Sugar Family

Sugar Family
Bagian 33


__ADS_3

Author pov


In Seoul


matahari mulai menyapa orang-orang sudah beraktivitas kembali hari ini begitu cerah seorang gadis cantik cantik sedang diam di kelas , pelajaran belum di mulai karena para guru ada rapat sebentar lalu ada yang menghampiri nya .


" nih sarapan dulu nanti mama ngamuk . " Leon menaruh roti dan susu coklat


" makasih ya kak . "


" lagian ada2 aja pake di suruh piket segala maka nya jangan ceroboh , kalau mau berangkat periksa dulu udah lengkap apa belum . " ucap Leon


" nama nya juga lupa kak . " jawab Kanaya


gadis itu tak sempat sarapan karena sedang di hukum bersih2 kelas karena kemarin buku tugas nya ketinggalan Leon pun duduk .


" itu dasi nya kenapa berantakan banget sini aku rapihkan . " Kanaya melepas dasi Leon dan memasangkan kembali


" kamu harus belajar yang rajin masa pacar nya kak Lion bodoh . " Leon mengusap sisa selai di bibir Kanaya


" ish aku tidak bodoh ya ! " protes si manis


lalu ada yang mengecup pipi Kanaya dari samping


" selamat pagi sweet heart . " sapa Ansel


" selamat pagi kak tumben sendiri..kak Vinson sama kak Alena mana? " tanya Kanaya


" mereka di lapangan olahraga bersama Jaewu ayo pergi kita harus latihan . " ajak Ansel pada Leon


" iya baiklah aku pergi dulu berlajar yang rajin . " Leon mengusak rambut adik nya


" uuhh aku merindukan my hot Lion . " Kanaya membawa ponsel dan mengetik sesuatu


...


lalu di lapangan para siswa dan siswi tingkat akhir sedang melakukan pemanasan untuk berolahraga, 4 pria tampan sudah bersiap dengan baju basket mereka dan Alena menghampiri nya .


" ada yang ingin ku katakan pada kalian . " ucap Alena


" apa? " tanya Vinson


" ingin memberi tau jika aku dan Jaewu pacaran . "


mereka terkejut mendengar itu hey sejak kapan ! sungguh kejutan sekali


" sejak kapan? kenapa aku tidak tau? " tanya Ansel


" sudah berjalan 3 bulan dengan sekarang . " ujar Alena


" berani sekali menyembunyikan ini dari kami ! kenapa kau tidak bilang Na ! " protes Vinson


" aku mencari waktu yang tepat . " jawab Jaewu


" lama sekali sampai 3 bulan padahal kita selalu berkumpul bersama . " omel Leon


" aku yang mau jangan salahkan kekasih ku ! " bela Alena


" ya baiklah terserah kalian awas saja jika kau berani menyakiti nya Na , akan ku hajar sampai masuk ruang ICU atau ku bilang pada kak Ares untuk di jadikan bahan praktek . " ancam Ansel


" iya aku takan menyakiti nya . "


...


In Mansion Kim


Araga sedang memberi makan kedua singa jantan peliharaan nya si kucing besar terlihat semangat mengoyak daging , dia memelihara kedua singa itu dari kecil yang merupakan hadiah ulang tahun dari mendiang kakek nya .


" kakak.. " panggil seseorang


" ada apa sayang? " Araga melempar sisa daging lalu melepas sarung tangan nya


" apa tidak takut mereka lepas? di sini terlihat seperti hutan , kenapa memelihara singa yang lainkan bisa . " tanya Kalina


" mereka jinak jika pada ku honey dan aku membutuhkan mereka untuk mencabik orang2 yang menyentuh keluarga ku , jadi kalau si alien berbuat macam2 pada mu tinggal lepas saja mereka maka semua selesai . " Araga mengecup kening Kalina


Kalina sedang berkunjung ke rumah keluarga ayah nya dia baru ke sini lagi setalah belasan tahun tempat yang menjadi saksi bisu perpisahan mereka , lalu Araga membawa Kalina pergi dari taman belakang dan pergi melihat kolam buatan yang ada di sisi taman .


" pasti kaka kesepian tinggal di sini sendirian . "ucap Kalina


" tentu saja bahkan hari2 ku terasa berat darling . " Araga memeluk adiknya dari belakang sama2 menatap ke arah kolam


" aku..ayah..ibu.. selalu menghabiskan waktu bersama maaf ya kak kami tak ada di sisi mu . "


" jangan meminta maaf itu memang sudah menjadi jalan nya kini aku bisa berkumpul dengan kalian ini semua sudah cukup , mempunyai 4 keponakan yang tampan dan cantik sungguh aku sangat senang Terima kasih sudah menjaga ibu dengan baik . " ujar Araga

__ADS_1


" itu adalah kewajiban ku kenapa harus berterima kasih kak..banyak yang menjaga ibu termasuk anak2 , mereka membantu ku dalam segala hal membuat ku bertahan dalam situasi sesulit apapun . "


" ngomong2 aku jadi teringat jagoan ku yang sedang di Jepang bahkan dia tak pamit . "


" kaka sedang ada urusan ke busan jadi Ares tak sempat pamit . "


pria itu memang baru pulang dari busan jadi tidak bertemu dengan si Lion lalu Araga mengambil ponsel dan menghubungi nya .


Calling Ares...


" halo ada apa? " tanya seorang pria di sebrang sana


" sayang nya uncle lagi apa? ko gak pamit mau ke Jepang? , aku merindukan mu cepatlah pulang princeee . " ujar Araga


" baru beres praktek uncle tidak ada ! jadi aku pergi saja, iya nanti kalau sudah selesai aku pulang . "


" jangan lupa makan sayang . " Kalina mengambil ponsel sang kaka


" mommmmmy.. aku merindukan mu kenapa ada di sana? sedang dimana sekarang? " suara si tampan begitu bahagia mendengar ibunya


" mommy juga merindukan mu sedang berada di rumah kakek kim , jaga kesehatan boy jangan sampai sakit apa kamu sudah bertemu kakak mu? "


" oh begitu ya sudah mom bahkan dari kemarin aku tidur di apartemen nya . "


" bagus kalau begitu mommy senang . "


" aku akan segera pulang mom . "


" tentu saja kau harus pulang boy jangan nakal di sana baik2 bersama kakak mu . " Araga kembali mengambil ponsel nya


" aku anak baik kalau begitu sudahlah dulu ya aku menyanyangi mu dan mommy . "


" uncle jauh menyanyangi mu prince sampai jumpa . "


Pip


sambungan pun terputus Araga tersenyum mendengar ucapan itu


" Ares mengatakan bahwa dia menyayangi kita bahkan aku lebih menyanyangi kalian , tak ada yang lain kalian adalah hidup ku semesta ku . " Araga kembali memeluk Kalina


sepasang kakak adik itu saling memberikan afeksi kasih sayang yang sudah lama hilang .


....


setelah selesai berbincang dengan ibu berserta si uncle dia kembali masuk kedalam ruangan otopsi sekarang hanya tinggal memelakukan visum , waktu cepat berlalu proses identifikasi sudah selesai hingga tinggal menyusul laporan pria sedang berganti baju .


" sebenarnya kau tidur dimana semalam? " tanya Jinan


" di apartemen kakak ku . " jawab Ares


" wah enak sekali kau ! sedangkan kita harus tidur di asrama . " protes Ren


" masih untung kau tidak tidur di jalanan ! " ujar Ares


" kau akan tidur di sana lagi? " Jinan mengambil baju ganti


" iya aku akan menjemput nya dari kantor mobil nya ku bawa , jadi maaf ya kawan aku harus pergi duluan selamat bersenang2 . " si Lion mengambil tas nya


" pergi saja sana aku tak peduli ! " cibir Ren


Ares pun pergi untuk segera menjemput kakanya karena hari sudah mulai sore dia hanya berkerja sendiri Krystal ntah kemana , sejak insiden itu dia belum memperlihatkan wajah nya Gavin belum mempunyai sekertaris membuat dia kewalahan .


tak lama kemudian Ares sampai di kantor dia naik ke lantai paling atas dan melihat kaka sulung nya masih berkutat dengan berbagai kertas .


" apa tidak bosan setiap hari melihat kertas2 itu? " Ares masuk kemudian duduk di sofa


" tidak..kertas ini menghasilkan uang kau sudah makan? " tanya Gavin


" tidak sempat . "


" pesanlah kita kita makan di sini . "


" tidak mau ! aku merindukan masakan mu , ayo pulang kita makan di rumah kak . " Ares berdiri dan menghampiri sang kaka


" tunggu sebentar lagi ya . "


" ingin pulang kak.. aku ingin makan . " si tampan menggonyangkan lengan Gavin


" iya sebentar Lion aku akan menyelesaikan satu berkas lagi lalu kita pulang . " bujuk Gavin


" iya baiklah apa tidak bisa besok saja? "


" aku ingin selesai sampai nanti pertunangan ku jadi bisa santai Lion . "


" ck kenapa pake acara tunangan segala langsung nikahkan bisa? , jangan terlalu lama ya kalau tidak mau ku langkahi ! " ancam Ares

__ADS_1


" awas saja kau jangan coba-coba ! dimana2 kakak pertama yang menikah terlebih dulu , kau dan Kanaya belajar dengan benar baru memikirkan masa depan . " sanggah Gavin


Ares berdecih mendengar ucapan itu dia kembali ke sofa dan bermain ponsel sambil menunggu Gavin selesai .


...


Ansel sedang menuju perusahan si uncle ice dia ingin menagih janji untuk di belikan ps terbaru setelah menghabiskan waktu bersama dengan Kalina , pria itu mendapat telpon Tuan Choi ingin bertemu jadi dia pergi ke kantor dan Ansel di suruh datang ke perusahaan .


" tinggi banget bangunan nya apa gak takut runtuh . " Ansel berucap ngawur


dia berjalan dengan bingung tempat ini sangat luas banyak orang berlalu lalang walau hari sudah sore .


" aku harus kemana? kenapa telpon ku tidak dia angkat sih ! , mungkin uncle masih rapat . " Ansel melihat ponsel nya


" apa ada yang bisa di bantu? " seorang wanita mengahampiri Ansel


" maaf aku ingin bertanya di ma.. " ucapan itu terhenti seketika


" kau office boy baru kenapa masih di sana? ayo cepat kemari ! " teriak seorang pria


Ansel mengerinyit pria itu bicara padanya?


" oh kau OB baru itu ya? pergilah bersama dia untuk segera berkerja . " wanita itu mendorong bahu Ansel untuk segera pergi


what? apa dia tak salah dengar dasar sembarangan apa muka nya cocok jadi OB? , miris sekali pangeran Wu satu ini belum sempat dia menjawab pria tadi sudah menarik nya .


" segera ganti baju mu dan mulai mengepel jangan lambat ! di sini harus disiplin , juga taruh ponsel di loker jangan menggunakan di jam kerja ! " pria tadi meberikan alat2 kebersihan


" anda salah paham aku tidak ingin berkerja di sini tapi ingin bertemu dengan uncle . " ucap Ansel


" uncle siapa? sudah jangan banyak bicara . "


" nama nya Araga Kim . " jawab Ansel


pria itu melotot lalu menatap tajam pada remaja tampan di de depan nya


" berani sekali kau mengaku2 keponakan presedir ! jangan sembarangan , baru masuk sudah bertingkah dan ingin menipu sudah pakai baju mu ! " dengan tega pria itu melempar baju pada Ansel


" brengs*k yang ingin menipu itu siapa ! " umpat Ansel dengan pelan


sebenarnya ingin sekali dia menghajar orang itu tapi nasihat sang ibu selalu teringang Ansel dengan polosnya berganti baju , mungkin dia akan membuat para pekerja gagal fokus mana mungkin ada OB setampan ini .


Ansel mulai mengepel dan banyak pasang mata memperhatikan nya lalu berbisik dia tampan tapi sayang hanya OB , kini dia mengerti masih banyak orang yang memandang dari segi materi padahal harta tidak di bawa mati .


" selamat datang nona Krystal Jung. " seorang staf manager menyambut tamu yang datang


tunggu sepertinya Ansel pernah mendengar nama itu dia berbalik dan melihat seorang wanita yang terlihat angkuh dia di dampingi pria .


" apa presedir Kim ada? nona Jung sudah membuat janji dengan nya . " ucap Zion


" tentu akan saya beritau pada beliau bahwa tamu nya sudah datang . "


" cepatlah jangan membuat ku menunggu ! " perintah Krystal


mereka duduk untuk menunggu di panggil ke atas dan bertemu .


" hey kau buatkan kami teh ! " suruh Zion pada Ansel


tanpa banyak bicara Ansel pergi walaupun dia masih bingung mencari tempat membuat teh , tak lama kemudian selesai dan memberikan nya pada Zion .


" ini teh nya nona "


" uhukk.. " Krystal terbatuk lalu perempuan itu bediri


Byurr


Krystal menyiram nya pada Ansel membuat si tampan mengerang merasakan panas di wajah nya .


" teh nya kemanisan dasar tidak berguna ! pergi kau dari sini ! " usir Krystal


Ansel memejamkan mata menahan luapan emosi yang mulai muncul ternyata begini rasanya menjadi orang kecil , selalu diperlakukan semena2 kenapa? padahal mommy nya selalu bilang semua sama di mata tuhan dan berhak untuk di hargai .


dia akan meminta pada Araga untuk menaikan gaji petugas kebersihan di sini ! dan memecat orang2 yang berprilaku sampah , staff manager menyuruh Krystal menunggu di atas karena Araga masih di ruang pertemuan setelah itu mereka naik dan taka lama kemudian si presedir keluar karena ruang rapat memang di lantai bawah .


" uncleeeeeee... " teriak Ansel


Araga berbalik dan terkejut melihat jagoan nya ada disana semua orang menahan napas ketika mendengar Ansel memanggil pimpinan nya begitu , apalagi pria yang telah mengira dan mencibir Ansel bahwa dia hanya ingin menipu .


Hai love ketemu lagi sama aku maaf ya sekarang lagi agak sibuk


tapi akan selalu berusaha nemenin kalian


sehat selalu mine


sampai bertemu di next episod

__ADS_1


__ADS_2