Sugar Family

Sugar Family
Bagian 100


__ADS_3

Author pov


hari pun berganti kini hari bahagia Vinson pun datang setelah melalui pemberkatan mereka pergi ke tempat resepsi , tapi semua orang heran ini mau kemana bahkan pihak keluarga tidak tau tempat resepsi nya di mana .


semua berdecak kagum ketika area pantai sudah terlihat pulau yang terlihat indah di tambah pasir putih menjadi hiasan , mereka turun sudah ada kapal pesiar dengan 3 lantai juga mobil2 tamu sudah bejejer rapi di sana .


" ini kita mau kemana sih? " tanya Ansel


" aku juga tidak tau . " jawab Leon


beberapa orang menyambut kedatangan rombongan .


" tempat pernikahan di sini kak? " tanya Mark


" iya putra mu ingin menikah di lautankan? kita mengadakan resepsi di kapal . " ujar Kris


" hah? apa tidak salah? " Leo juga bertanya dengan bingung


konsep pernikahan Vinson Kris yang mengatur sendiri semua di ubah .


" kenapa jadi ingin renang . " ujar Jaewu


" ish sudah tau aku phobia dengan air malah mengadakan pesta tengah lautan , kalau mengadakan konsep yang benar saja sialan ." kaki Jeno lemas karena akan naik kapal


" maksud ku bukan begini aku ingin hotel yang dekat pantai , ini di luar ekspetasi ku brengs*k daddy memang suka buat kejutan . " jawab Vinson


Jeno dan si pengantin baru malah berdebat Siyeon membantu suami nya dan si mungil gendong oleh Arka , kini mereka sudah berada di kapal dan ada pelaminan luas bahkan ini tidak seperti di kapal .


" wahh kita seperti sedang berlibur . " Kanaya memotret pemandangan yang begitu indah


" harusnya aku tadi bawa bikini darling . " ujar Viona


" kita mau resepsi jangan aneh2 . " jawab Leon


" Kanaya , kak Viona ayo kita berphoto jangan melewatkan view sebagus ini . " Alena datang dengan heboh


" tentu saja kita berphoto sampai memori penuuhh . " ucap Viona


ketiga wanita cantik itu pun pergi Vinson dan Riyu sudah berdiri di sana , tamu mulai memberikan selamat mereka terkagum dengan pernikahan ini .


" diam jangan menangis kalian ingin berenang tengah laut hm? " ucap Ares pada si kembar yang sedang rewel


" mereka mungkin haus Lion . " Yena datang sambil membawa baby


" bilang kalau kalian itu haus . " Ares pun memberikan susu


" sayang jika ingin berphoto pergilah biar dia dengan ku . " ujar Gavin


" kak Yenaaaa ayo kemari bergabung . " teriak Kanaya


Gavin pun membawa baby dan membiarkan istrinya pergi Elina sedang membantu merapihkan dasi sang suami .


" kenapa dulu konsep kita tidak begini . " ucap Ansel


" udah sah ini masa mau ngulang lagi . " jawab Elina


" tapi pernikahan Vinson bagus banget sayang . " ucap Ansel sambil memakan kue


" ini hadiah untuk dia karena menjadi penutup di keluarga kita , jadi harus spesial di banding yang lain . " Elina mencubit gemas pipi Ansel


" kenapa masih disini ayo kita berphoto . " Alena datang dan menarik tangan Elina


" duh aku malu engga deh . " tolak Elina si manis memang pendiam


" malu apanya udah ayoo . "


Alena pun segera membawa pergi Elina musik romantis menjadi latar pelengkap semua menikmati pesta .


" bener dong ini jadi kenyataan , lihat Siena bagus sekali kan . " gumam Arka pada bayi kecil di gendongan nya


" bagaimana Jung konsep dad bagus tidak? " Kris datang menghampiri si dokter


" bagus banget dad jadi di sewa apa di beli? " tanya Arka


" daddy beli saja jika Vinson tidak mau lumayan buat koleksi . "


" maaf kak merepotkan Siena dengan ku saja . " Siyeon menghampiri 2 pria tampan itu


" tidak papa lagian dia anteng Jeno di mana? " tanya Arka


" dia berdiam diri di pojok bahkan wajah nya sudah seperti tak bernyawa . " ujar Siyeon


" memang Jeno kenapa? " tanya Kris

__ADS_1


" dia phobia dengan air dad . " dokter Jung memberikan baby pada sang ibu


Kris menyeringai dan pergi menghampiri si bungsu Jung yang sedang berdiam diri .


" Jung.." panggil Kris


" hm? " Jeno mendongak keringat sudah becucuran


" kamu takut? ini di kapal bukan di air . "


" aku tidak takut hanya tidak suka ! " protes Jeno


" bagaimana jika Rubby tau kau takut air padahal Rubby suka dengan air , kalian memang sudah seharusnya berpisah . "


" ish diamlah jangan membahas itu dad ! "


lalu Kalina datang membawa segelas air hangat dia tau keadaan Jeno .


" ini minum dulu . " ujar Kalina


" maaf mom aku merepotkan . "


" ya ampun kamu pucat sekali tampan pergilah ke kamar , eh apa di sini ada tempat istirahat kak Kris? " tanya Kaira


" tentu saja di setiap lantai ada kamar terserah ingin di mana . "


" pergilah istirahat Jeno . " ujar Diana


para ibu sedang menenangkan si tampan mereka tak tega dengan wajah yang sudah pias .


" tidak bunda ini pernikahan Vinson aku harus tetap di sini . " tolak Jeno


lalu ada beberapa orang yang ikut bergabung bersama mereka .


" ada apa? " tanya Tuan Wu


" Jeno memiliki masalah dengan perairan papa . " jawab Kalina


" hey jagoan semua akan baik2 saja . " Tuan Wu mengusap rambut Jeno


" kalau begitu diam saja dengan mama di sini jangan kemana2 . " timpal nyonya Wu


" kamu sudah makan nak? " tanya nyonya kim


...


kapal secara perlahan maju dan kini sudah berada di tengah lautan suara debur ombak semakin membuat susana semakin indah , birunya air serta putih nya awan adalah dekorasi tambahan alami tamu banyak menghabiskan waktu di luar kapal .


" aku tidak menyangka pernikahan kita akan sangat estetik begini . " ucap Riyu


" pernikahan kita daddy sendiri yang merancang , bahkan konsep dari bunda semua total di ubah kecuali gaun mu . " jawab Vinson


" selamat pengantin baru semoga bahagia dan cepat di berikan baby ya . " Araga datang memberikan selamat


" Terima kasih sudah datang uncle . " Vinson tersenyum


" tentu aku datang boy ini pernikahan terakhir . " ujar Araga


" selamat ya cantik . " ucap Airin


" Terima kasih ya ampunn baby tampan sekaali . " Riyu bersemangat ketika melihat bayi di gendongan Airin


...


di luar Viona dan Leon sedang mengagumi pemandangan mereka sudah pulang dari Roma setelah menghabiskan waktu 1 minggu disana .


" darling kira-kira bisa tidak bercinta di air? kita coba yu . " ajak Viona


" yang benar saja tenggelam yang ada . " jawab Leon


" kenapa tidak bisa masa kalah dengan ikan ! " omel Viona


Leon terdiam bagaiamana cara menjelaskan pada sang istri tercinta yang kelewatan pintar ini .


" daddy apa kita bisa bercinta dia air? " teriak Viona ketika melihat Kris


Arka yang sedang meminum wine pun tersedak dan Leon menutup wajah para tamu menahan tawa karena mendengar pertanyaan aneh itu .


" bisa asal jangan di tengah lautan saja . " jawab Kris


" kamu dengar tidak kata dad juga bisa ! nanti aku ingin coba . " Viona menatap pada Leon


" nanti gak bisa jalan nangis jangan nantang ya kamu . " cibir Leon

__ADS_1


" tapi nanti aku yang di atas kamu diem . "


pesta pun terus berlanjut semua orang menyaksikan matahari tenggelam yang begitu indah .


...


resepsi sudah selesai kapal sudah kembali ketepian para tamu undangan sudah pulang Vinson belum memiliki rencana bulan madu , Ansel mampir sebentar ke minimarket untuk membeli beberapa kaleng bir Elina pulang dengan yang lain .


" apa ada tambahan lagi Tuan? " tanya kasir


" tidak ada kembalian nya ambil saja . "


Ansel pun keluar dan duduk sebentar di kursi hari ini cukup melelahkan .


" Hai.." sapa seseorang


suara ini membuat Ansel mematung suara yang pernah menyemangati hari2 si tampan .


" mau apa? "


" aku ingin menyapa sudah lama sekali kita tak bertemu dan sekalian meminta maaf . " ucap Winter


ya dia adalah Winter wanita yang pernah begitu Ansel cintai bahkan hidupnya berantakan kala dia putus .


" itu sudah berlalu lupakan saja . "


" maaf tak datang ke pernikahan mu dan yang lain aku takut kalian membenci ku . "


" aku memang membenci mu kau nyaris hancurkan hubungan ku dengan Jeno ! , sekarang untuk apa muncul lagi . " Ansel berucap datar pada Winter


" justru karena itu aku ingin meminta maaf Ansel tolong jangan benci lagi . " mata Winter berkaca


" pergi . "


Winter berdiri dan menatap Ansel yang bahkan tak melihat nya .


" aku memang akan pergi tapi tolong maafkan dulu aku tidak mau seseorang masih membenci ku di sini , semua ini memang menyakiti mu dan aku menyesal rasa bersalah sangat menganggu bahkan tidur pun tidak nyenyak . " tangan lentik Winter memegang pipi Ansel


" aku maafkan . "


Ansel berdiri dan pergi menghentikan taxi .


" pulanglah jangan berjalan sendirian lupakan saja itu hanya cerita masa lalu . "


" Terima kasih . "


" kemana pun kamu pergi semoga selalu bahagia jangan sakiti pria yang nanti mencintai mu , cukup hanya aku jangan di ulang lagi . " Ansel menatap Winter dengan tulus


" iya aku janji . "


Ansel pun menutup pintu taxi dan berjalan pulang karena mini market cukup dekat dari rumah , tapi dia terkejut ketika melihat pria memegang balok kayu sedang menatap tajam ke arah nya .


" apa yang kaka lakukan di sini? " tanya Ansel


" menghantam mu dengan ini karena ku pikir akan terjadi adegan romatis dengan mantan mu . " ucap Ares


ternyata sedari tadi Ares ikut memperhatikan si Lion ingin membeli ramen tapi malah di suguhkan adegan film , dia mengambil balok kayu dan akan menghajar adiknya jika nanti terjadi adegan yang di larang .


" jadi orang jangan punya pikiran negatif ! " cibir Ansel


" cuma antisipasi . "


" halah kaka ngeles aja sudah ayo pulang . "


" belikan aku ramen . "


" pergi saja sendiri kenapa malah menyuruh ku awas ah aku mau pulang . " ucap Ansel


Ares menarik jas Ansel sehingga membuat nya agak tercekik .


" kaka aku gak bisa napas ! "


" belikan dulu ramen atau ku adukan pada istri mu kalau kamu udah ketemu mantan . " ancam Ares


" aduan banget gak asik jadi cowo dasar singa tua ! "


Ansel membawa uang untuk membeli ramen dan berjalan ke arah minimarket di iringi dengan kata2 mutiara , Ares itu suka iritasi kalau melihat adegan seperti itu untung saja dia tak menghujani mereka dengan peluru .


Hai ketemu lagi sama aku


selamat beraktivitas dan semoga hari kalian menyenangkan serta penuh kebahagian


sampai bertemu di next episod

__ADS_1


__ADS_2