
Author pov
hari pun berganti kini hari bahagia Vinson pun datang setelah melalui pemberkatan mereka pergi ke tempat resepsi , tapi semua orang heran ini mau kemana bahkan pihak keluarga tidak tau tempat resepsi nya di mana .
semua berdecak kagum ketika area pantai sudah terlihat pulau yang terlihat indah di tambah pasir putih menjadi hiasan , mereka turun sudah ada kapal pesiar dengan 3 lantai juga mobil2 tamu sudah bejejer rapi di sana .
" ini kita mau kemana sih? " tanya Ansel
" aku juga tidak tau . " jawab Leon
beberapa orang menyambut kedatangan rombongan .
" tempat pernikahan di sini kak? " tanya Mark
" iya putra mu ingin menikah di lautankan? kita mengadakan resepsi di kapal . " ujar Kris
" hah? apa tidak salah? " Leo juga bertanya dengan bingung
konsep pernikahan Vinson Kris yang mengatur sendiri semua di ubah .
" kenapa jadi ingin renang . " ujar Jaewu
" ish sudah tau aku phobia dengan air malah mengadakan pesta tengah lautan , kalau mengadakan konsep yang benar saja sialan ." kaki Jeno lemas karena akan naik kapal
" maksud ku bukan begini aku ingin hotel yang dekat pantai , ini di luar ekspetasi ku brengs*k daddy memang suka buat kejutan . " jawab Vinson
Jeno dan si pengantin baru malah berdebat Siyeon membantu suami nya dan si mungil gendong oleh Arka , kini mereka sudah berada di kapal dan ada pelaminan luas bahkan ini tidak seperti di kapal .
" wahh kita seperti sedang berlibur . " Kanaya memotret pemandangan yang begitu indah
" harusnya aku tadi bawa bikini darling . " ujar Viona
" kita mau resepsi jangan aneh2 . " jawab Leon
" Kanaya , kak Viona ayo kita berphoto jangan melewatkan view sebagus ini . " Alena datang dengan heboh
" tentu saja kita berphoto sampai memori penuuhh . " ucap Viona
ketiga wanita cantik itu pun pergi Vinson dan Riyu sudah berdiri di sana , tamu mulai memberikan selamat mereka terkagum dengan pernikahan ini .
" diam jangan menangis kalian ingin berenang tengah laut hm? " ucap Ares pada si kembar yang sedang rewel
" mereka mungkin haus Lion . " Yena datang sambil membawa baby
" bilang kalau kalian itu haus . " Ares pun memberikan susu
" sayang jika ingin berphoto pergilah biar dia dengan ku . " ujar Gavin
" kak Yenaaaa ayo kemari bergabung . " teriak Kanaya
Gavin pun membawa baby dan membiarkan istrinya pergi Elina sedang membantu merapihkan dasi sang suami .
" kenapa dulu konsep kita tidak begini . " ucap Ansel
" udah sah ini masa mau ngulang lagi . " jawab Elina
" tapi pernikahan Vinson bagus banget sayang . " ucap Ansel sambil memakan kue
" ini hadiah untuk dia karena menjadi penutup di keluarga kita , jadi harus spesial di banding yang lain . " Elina mencubit gemas pipi Ansel
" kenapa masih disini ayo kita berphoto . " Alena datang dan menarik tangan Elina
" duh aku malu engga deh . " tolak Elina si manis memang pendiam
" malu apanya udah ayoo . "
Alena pun segera membawa pergi Elina musik romantis menjadi latar pelengkap semua menikmati pesta .
" bener dong ini jadi kenyataan , lihat Siena bagus sekali kan . " gumam Arka pada bayi kecil di gendongan nya
" bagaimana Jung konsep dad bagus tidak? " Kris datang menghampiri si dokter
" bagus banget dad jadi di sewa apa di beli? " tanya Arka
" daddy beli saja jika Vinson tidak mau lumayan buat koleksi . "
" maaf kak merepotkan Siena dengan ku saja . " Siyeon menghampiri 2 pria tampan itu
" tidak papa lagian dia anteng Jeno di mana? " tanya Arka
" dia berdiam diri di pojok bahkan wajah nya sudah seperti tak bernyawa . " ujar Siyeon
" memang Jeno kenapa? " tanya Kris
__ADS_1
" dia phobia dengan air dad . " dokter Jung memberikan baby pada sang ibu
Kris menyeringai dan pergi menghampiri si bungsu Jung yang sedang berdiam diri .
" Jung.." panggil Kris
" hm? " Jeno mendongak keringat sudah becucuran
" kamu takut? ini di kapal bukan di air . "
" aku tidak takut hanya tidak suka ! " protes Jeno
" bagaimana jika Rubby tau kau takut air padahal Rubby suka dengan air , kalian memang sudah seharusnya berpisah . "
" ish diamlah jangan membahas itu dad ! "
lalu Kalina datang membawa segelas air hangat dia tau keadaan Jeno .
" ini minum dulu . " ujar Kalina
" maaf mom aku merepotkan . "
" ya ampun kamu pucat sekali tampan pergilah ke kamar , eh apa di sini ada tempat istirahat kak Kris? " tanya Kaira
" tentu saja di setiap lantai ada kamar terserah ingin di mana . "
" pergilah istirahat Jeno . " ujar Diana
para ibu sedang menenangkan si tampan mereka tak tega dengan wajah yang sudah pias .
" tidak bunda ini pernikahan Vinson aku harus tetap di sini . " tolak Jeno
lalu ada beberapa orang yang ikut bergabung bersama mereka .
" ada apa? " tanya Tuan Wu
" Jeno memiliki masalah dengan perairan papa . " jawab Kalina
" hey jagoan semua akan baik2 saja . " Tuan Wu mengusap rambut Jeno
" kalau begitu diam saja dengan mama di sini jangan kemana2 . " timpal nyonya Wu
" kamu sudah makan nak? " tanya nyonya kim
...
kapal secara perlahan maju dan kini sudah berada di tengah lautan suara debur ombak semakin membuat susana semakin indah , birunya air serta putih nya awan adalah dekorasi tambahan alami tamu banyak menghabiskan waktu di luar kapal .
" aku tidak menyangka pernikahan kita akan sangat estetik begini . " ucap Riyu
" pernikahan kita daddy sendiri yang merancang , bahkan konsep dari bunda semua total di ubah kecuali gaun mu . " jawab Vinson
" selamat pengantin baru semoga bahagia dan cepat di berikan baby ya . " Araga datang memberikan selamat
" Terima kasih sudah datang uncle . " Vinson tersenyum
" tentu aku datang boy ini pernikahan terakhir . " ujar Araga
" selamat ya cantik . " ucap Airin
" Terima kasih ya ampunn baby tampan sekaali . " Riyu bersemangat ketika melihat bayi di gendongan Airin
...
di luar Viona dan Leon sedang mengagumi pemandangan mereka sudah pulang dari Roma setelah menghabiskan waktu 1 minggu disana .
" darling kira-kira bisa tidak bercinta di air? kita coba yu . " ajak Viona
" yang benar saja tenggelam yang ada . " jawab Leon
" kenapa tidak bisa masa kalah dengan ikan ! " omel Viona
Leon terdiam bagaiamana cara menjelaskan pada sang istri tercinta yang kelewatan pintar ini .
" daddy apa kita bisa bercinta dia air? " teriak Viona ketika melihat Kris
Arka yang sedang meminum wine pun tersedak dan Leon menutup wajah para tamu menahan tawa karena mendengar pertanyaan aneh itu .
" bisa asal jangan di tengah lautan saja . " jawab Kris
" kamu dengar tidak kata dad juga bisa ! nanti aku ingin coba . " Viona menatap pada Leon
" nanti gak bisa jalan nangis jangan nantang ya kamu . " cibir Leon
__ADS_1
" tapi nanti aku yang di atas kamu diem . "
pesta pun terus berlanjut semua orang menyaksikan matahari tenggelam yang begitu indah .
...
resepsi sudah selesai kapal sudah kembali ketepian para tamu undangan sudah pulang Vinson belum memiliki rencana bulan madu , Ansel mampir sebentar ke minimarket untuk membeli beberapa kaleng bir Elina pulang dengan yang lain .
" apa ada tambahan lagi Tuan? " tanya kasir
" tidak ada kembalian nya ambil saja . "
Ansel pun keluar dan duduk sebentar di kursi hari ini cukup melelahkan .
" Hai.." sapa seseorang
suara ini membuat Ansel mematung suara yang pernah menyemangati hari2 si tampan .
" mau apa? "
" aku ingin menyapa sudah lama sekali kita tak bertemu dan sekalian meminta maaf . " ucap Winter
ya dia adalah Winter wanita yang pernah begitu Ansel cintai bahkan hidupnya berantakan kala dia putus .
" itu sudah berlalu lupakan saja . "
" maaf tak datang ke pernikahan mu dan yang lain aku takut kalian membenci ku . "
" aku memang membenci mu kau nyaris hancurkan hubungan ku dengan Jeno ! , sekarang untuk apa muncul lagi . " Ansel berucap datar pada Winter
" justru karena itu aku ingin meminta maaf Ansel tolong jangan benci lagi . " mata Winter berkaca
" pergi . "
Winter berdiri dan menatap Ansel yang bahkan tak melihat nya .
" aku memang akan pergi tapi tolong maafkan dulu aku tidak mau seseorang masih membenci ku di sini , semua ini memang menyakiti mu dan aku menyesal rasa bersalah sangat menganggu bahkan tidur pun tidak nyenyak . " tangan lentik Winter memegang pipi Ansel
" aku maafkan . "
Ansel berdiri dan pergi menghentikan taxi .
" pulanglah jangan berjalan sendirian lupakan saja itu hanya cerita masa lalu . "
" Terima kasih . "
" kemana pun kamu pergi semoga selalu bahagia jangan sakiti pria yang nanti mencintai mu , cukup hanya aku jangan di ulang lagi . " Ansel menatap Winter dengan tulus
" iya aku janji . "
Ansel pun menutup pintu taxi dan berjalan pulang karena mini market cukup dekat dari rumah , tapi dia terkejut ketika melihat pria memegang balok kayu sedang menatap tajam ke arah nya .
" apa yang kaka lakukan di sini? " tanya Ansel
" menghantam mu dengan ini karena ku pikir akan terjadi adegan romatis dengan mantan mu . " ucap Ares
ternyata sedari tadi Ares ikut memperhatikan si Lion ingin membeli ramen tapi malah di suguhkan adegan film , dia mengambil balok kayu dan akan menghajar adiknya jika nanti terjadi adegan yang di larang .
" jadi orang jangan punya pikiran negatif ! " cibir Ansel
" cuma antisipasi . "
" halah kaka ngeles aja sudah ayo pulang . "
" belikan aku ramen . "
" pergi saja sendiri kenapa malah menyuruh ku awas ah aku mau pulang . " ucap Ansel
Ares menarik jas Ansel sehingga membuat nya agak tercekik .
" kaka aku gak bisa napas ! "
" belikan dulu ramen atau ku adukan pada istri mu kalau kamu udah ketemu mantan . " ancam Ares
" aduan banget gak asik jadi cowo dasar singa tua ! "
Ansel membawa uang untuk membeli ramen dan berjalan ke arah minimarket di iringi dengan kata2 mutiara , Ares itu suka iritasi kalau melihat adegan seperti itu untung saja dia tak menghujani mereka dengan peluru .
Hai ketemu lagi sama aku
selamat beraktivitas dan semoga hari kalian menyenangkan serta penuh kebahagian
sampai bertemu di next episod
__ADS_1