
selamat menikmati dan maaf kalau typo
Author pov
hari pun berlalu kini siang berganti malam seorang pria berdiri di depan pintu dia ragu untuk mengetuk tapi rasa rindunya tidak bisa tertahan , dia diam beberapa saat menetralkan perasaanya yang tak karuan untuk menerima apa yang terjadi .
Tok
Tok
dengan berani dia mengetuk pintu dan kini terbuka seorang wanita perempuan keluar tapi beliau langsung terdiam , tubuh rapuh itu tampak bergetar dan nampak sangat syok nyonya kim berjalan mundur lalu bergegas menutup pintu tapi di tahan .
" tunggu bu sebentar saja.."
" per-gi ! pergi kau . " usir nyonya kim
" jangan begini ku mohon aku merindukan mu , apakah ibu tak pernah merindukan ku? " ucap nya dengan sedikit parau
" aku bilang pergi jangan menganggu ku ! kenapa datang? sekian lama baru kau datang , aku sudah menganggap mu tak ada ! peeeeergi ! "
" apa salah ku? semua itu bukan mau ku ! "
pria asing itu masuk dan menutup pintu nyonya kim menatap dengan ekspresi tak terbaca dia adalah si mr.ice .
" apalagi sekarang? jangan mengganggu ku . "
" bagimana bisa ibu mengatakan itu? biar bagaimana pun aku tetap putra mu , maaf untuk semua nya untuk masa lalu yang menyakitkan tapi ini salah kakek dan kenapa ibu ikut menyalahkan ku ! "
" kau adalah pewaris kim corp bagaimana kau mempunyai ibu yang miskin seperti ku hikss.. ! " nyonya kim terisak
" aku tidak mau menjadi pewaris dan kehilangan semua keluarga ku ! semua sia-sia aku kesepian , kalian meninggalkan aku sendiri di sana . "
" kakek mu tak menginginkan kami ! dia hanya butuh pewaris untuk apa datang? "
mari sedikit berkenalan dengan asal usul keluarga nyonya kim sebenarnya beliau menikah dengan putra tunggal kim crop sedangkan dia adalah wanita sederhana , tuan kim yaitu mendiang ayah kalina jatuh cinta padanya waktu itu si miskin dan si kaya masih berlaku tapi karena kegigihan tuan kim mempertahankan cinta nya dan mengancam takan mau meneruskan perusahaan .
tak lama kemudian mereka menikah nyonya kim kini sedang mengandung anak pertama dan kebetulan status si bayi adalah seorang putra otomatis si tuan besar sangat senang , setelah cucu yang begitu di nanti lahir pesta secara besar2ran di lakukan menyambut si pewaris dan hal buruk pun terjadi si tuan besar mengusir nyonya kim setelah si sulung berusia 4 tahun dan dia mempunyai adik yaitu Kalina yang baru 1 tahun .
tuan besar hanya menginginkan cucu laki-laki jadi mengusir nyonya kim dari rumah tentu membuat tuan kim marah besar mendengar istrinya di perlakukan seperti itu , dia juga ikut di usir karena tuan kim muak dengan keegoisan ayah nya hingga dia ikut pergi tetapi si sulung di tinggalkan disana karena hanya dia yang di inginkan dia bernama Araga kim kaka dari Kalina .
setelah itu mereka tak bisa melakukan apa2 karena tuan besar adalah orang yang berkuasa mereka memendam rindu pada si sulung dan tak pernah memberitaukan Kalina jika dia punya kakak , biarlah Kalina menjadi putri mereka satu-satunya hingga tuan kim mulai sakit2tan hingga meninggal tak ada satupun keluarga dari pihak suaminya yang datang bahkan Araga juga tak ada .
" lupakan saja semuanya ! dan kembalilah ke istana mu semua sudah selesai , bahkan kau tak datang ketika ayah mu meninggal . " nyonya kim terduduk di lantai dan menatap kosong ke arah jendela
" bagaimana aku tidak datang jika aku tak ada di sini ! apa ibu pikir kakek ku mengasuhku? tidak sama sekali , pada saat kalian pergi dia langsung mengirim ku ke italy ! aku tumbuh dalam asuhan orang lain . "
nyonya kim sangat terkejut jadi selama ini putranya di kirim ke luar negri
" aku berjuang sendiri di sana bahkan kakek setiap tahun hanya mengirim surat bukan bertanya tentang kabar tetapi perintah aku harus belajar dengan benar , tak ada ucapan selamat natal lalu pada saat aku menerima kabar ayah meninggal rasanya ingin sekali mengakhiri hidup dan menyerah akan semua ini bu ! " Araga berucap frustasi
" hikss.." nyonya kim terisak kencang
" setelah aku tumbuh dewasa dan memiliki orang kepercayaan lalu ku suruh dia mengawasi ibu dan Kalina sudah ada ratusan photo kalian hanya dengan itu aku bisa melihat , jika aku menyerah tak ada yang menjaga mu dan adik ku maka setelahnya aku bertekad untuk berhasil dalam mengendalikan kekuaasan yang kakek punya hingga semua itu menjadi milik ku..setelah itu aku bersumpah akan menjemput mu dan Kalina jadi bagaimana mungkin ibu melakukan ini ! semua sama beratnya tak ada siapapun di samping ku buuu . " Araga duduk bersimpuh dan menangis di hadapan sang ibu
" pangeran ku..jagaon ku..maaf sayang ibu tak pernah tau derita yang kau alami juga maafkan kami yang tak bisa berbuat apupun . " nyonya kim beringsut mendekat lalu memeluk Araga dan menumpahkan segala kerinduan yang terpendam
" jangan membenci ku semua ini terlalu sulit . " ucap Araga sambil menangis dalam dekapan yang selama ini dia impiakan rasanya sangat hangat
" aku tidak pernah membenci mu ibu hanya takut sayang . " tangan lentik itu menangkup pipi Araga dan mengecupi seluruh wajah si sulung sungguh tampan persis seperti mendiang suaminya
" aku merindukan mu dan kalina dia tak mengenaliku . " ucap Araga
" maaf kami tak pernah memberitau jika dia mempunyai seorang kakak karena ibu takut Kalina ingin bertemu sedangkan kekek mu takan memberi izin , jadi dia tau hanya seorang anak tunggal ibu juga sangat merindukan mu jagoan terima kasih sudah bertahan sampai saat ini ibu bangga memiliki mu . "
sepasang ibu dan anak menangis mereka tak menyalahkan takdir jika ini memang sudah jalan yang harus di lewati harus bagiamana?
__ADS_1
In Mansion
ruang kerja Kris sudah porak poranda ketika Ares pulang mengambil laporan dia di buat mengamuk melihat keadaan ibunya Ares melihat mobil sang ayah berarti sudah pulang , lalu pria itu pun masuk tapi melihat rumah sepi dan berpikir mommy nya pergi ke rumah nenek kim tapi seseorang bilang kedua orang tuanya sedang di atas .
Ares naik ke atas dan mengetuk pintu tapi tak ada jawaban juga kamar itu terkunci hati si tampan sudah was-was dan berakhir mendobrak pintu dan melihat pemandangan yang membuat emosinya muncul , dia menemukan Kalina dilantai dengan segera Ares menggendong ke atas kasur dan berteriak menyuruh memanggil dokter lalu setelah nya turun ke bawah dengan luapan amarah .
" mulai sekarang kau jangan menyentuh ibu ku . " Ares menatap bengis pada Kris
" sebenarnya apa yang ada dalam pikiran dad ! " ujar Gavin
" haruskah aku menyeret dad ke atas ring sekarang? " timpal Ansel
" kalian tak mengerti ! apa yang akan kalian lakukan ketika melihat kekasih mu di peluk orang lain? , tentu saja marah bukan? itu yang dad rasakan sekarang melihat ibu kalian berpelukan dengan pria lain . " Kris menatap tajam ke 3 putranya
" aku takan marah itulah gunanya tuhan memberikan akal untuk berpikir ! kenapa tak bertanya? dad itu bodoh , juga tak pernah berubah dan selalu melakukan hal yang sama aku bosan ! apa salah mommy pada mu . " jawab Gavin
" kalian tidak mengerti dad ! hanya selalu bisa menyalahkan . "
" bagaimana kami akan mengerti jika hal yang sama terus terulangi ! aku tau semua manusia selalu mempunyai kelebihan dan kekurangan dan jangan selalu melihat kekurangan nya , menjadikan kekurangan seseorang sebagai bahan diskusi tapi melihat kelebihan nya itu lebih baik..tapi apa? yang dad perlihatkan selalu kekurangan mu yang tak pernah ingin berubah ! " ucap Ares
" mom selalu bilang ketika daddy bersikap kasar padanya * jangan terlalu membenci dad dia tak sengaja melakukan nya * sebaik itu perempuan yang kau sakiti , dia merawat kami dengan baik hingga tumbuh menjadi para pria hebat selalu mementingkan kita tanpa melihat dirinya sendiri memberikan semua cinta dan kasih sayang..kami semua merepotkan nya tapi tak ada lelah yang terucap bahkan senyuman yang selalu di perlihatkan , apa sungguh dad tak ingin berterima kasih pada mom? dia sudah membesarkan anak-anak mu bahkan mengurus mu wanita yang tak pernah menuntut apapun . " Ansel menatap pada Kris
Kris terduduk di kursi kerjanya ekspresinya campur aduk
" bukankah wanita itu di ciptakan dari tulang rusuk pria? bukan dari kepalanya untuk jadikan atasan nya bukan juga dari kaki untuk di jadikan alasnya , melainkan dari sisinya untuk di jadikan teman hidup dekat dengan lengan untuk di lindungi dan dekat dengan hati untuk di cintai ! kami kecewa pada mu . " ucap Gavin
ketiga pria itu pergi dari sana meningglkan Kris sendiri dan naik untuk melihat keadaan Kalina yang di temani Alena , si bungsu juga menangis melihat keadaan ibunya yang seperti ini dan semakin membuat para pria semakin murka pada Kris .
" lihat mata mu jadi sembab begini princes . " Kalina mengusap rambut Alena
" aku khawatir dengan mom . " Alena memeluk ibunya dengan erat
" mom tidak papa sayang . "
clekk
" halo prince.." sapa Kalina sambil tersenyum
" bagaimana keadaan mommy? " Gavin duduk di sisi ranjang
" mom baik-baik saja . "
hati Ares kembali berdesir melihat warna ungu yang tercetak jelas di sudut bibir ibunya belum lagi memar pada pergelangan tangan .
" brengs*k kau dad . " Ares berucap lirih
tolong ampuni dia sekali ini saja tuhan karena mengumpati ayah nya belum lagi tadi dia memukul wajah Kris karena kelewat emosi , untung si sulung datang karena ingin makan siang di rumah dan segera pergi berlari keruangan ayah nya ketika mendengar suar ribut lalu berakhir melihat Ares sedang memukuli Kris .
ntah apa yang akan terjadi jika Gavin tak ada datang mungkin beda cerita jika sudah marah Ares sebelas dua belas dengan Kris apalagi sudah menyangkut soal ibunya .
" Ares kenapa diam saja? " panggi Kalina
dia pun mendongkak lalu bergabung dengan mereka
" maaf aku tak bisa menjaga mu mom . " ucap Ares
" kalian selalu menjaga ku terima kasih ya..sungguh mommy sangat bersyukur memiliki kalian ketika mom merasa ingin menyerah , wajah2 ini yang kembali membuat mom semangat ternyata aku tak sendiri karena memiliki 3 jagoan dan 1 orang prinses . " ujar Kalina
lalu semuanya memeluk Kalina secara bersamaan terima kasih telah memberikan wanita setengah dewi untuk menjadi ibunya , Ares ingin sekali berbagi cerita mengadukan perbuatan sang ayah tapi pada siapa? dia tak mau membuat grandpa nya khawatir mungkin akan menyenangkan jika dia memiliki seseorang dari pihak ibu tapi sayang ibunya adalah anak tunggal .
....
pagi pun mulai menjelang sepasang mata cantik mulai terbuka mengerjap secara perlahan dia melihat Alena yang masih terlelap , Kalina bangun dan mengecup kening putrinya dia pergi ke kamar mandi setelah selesai dia menambahkan wajah nya menggunakan bedak agar menyamarkan memar lalu turun ke bawah
di sana sangat sepi tak ada sosok yang Kalina cari lalu dia berjalan keruangan kerja dan dengan ragu membuka pintu siapa tau saja ada di dalam .
__ADS_1
" dad.." panggil nya dengan lembut
tapi tak ada siapapun di sana dan perempuan cantik itu terkejut ketika melihat ruangan di sini sangat berantakan pecahan kaca di mana2 , waktu Ares marah dia melemparkan semua barang-barang hingga mengenai jendela tempat ini terlihat seperti sudah di hantam badai .
" selamat pagi nyonya.." sapa salah satu maid
" pagi apa kamu tau di mana tua-n? " ucap Kalina dengan khawatir bagaimana jika suaminya terluka apa yang dilakukan oleh anak2nya
" saya melihat tadi malam tuan pergi dan belum pulang hingga saat ini nyonya . "
" begitu ya terima kasih , tolong bereskan di dalam maaf merepotkan . "
Kalina segera pergi dia gelisah kemana Kris pergi? kenapa belum kembali kerumah dan dia tersentak ketika ada yang memeluknya dari belakang .
" morning mom . " sapa Ares
" morning too prince mommy akan buat sarapan , eum itu ada yang ingin mom tanyakan . " Kalina berbalik dan menatap Ares
" apa yang ingin mom tanyakan? jika tentang dad aku tak ingin membahas nya ini masih pagi bisa hancur mood ku , tapi mom jangan khawatir pria tua itu masih hidup maaf kemarin aku terlalu emosi dan mengancurkan ruangan dad . "
Kalina mengerti dia pun pergi ke dapur dia membuat sarapan kini semua orang sudah bangun lalu makan bersama dan terdengar suara mobil itu Leon dan Kanaya mereka akan berangkat bersama , mobil Ansel sedang ngadat jadi masuk bengkel jadi mereka akan berangkat dengan Leon kedua adik kaka itu pun masuk.
" selamat pagi kak Gavin . " sapa keduanya
" pagi apa kalian sudah sarapan? " Gavin menyimpan map dia sedang memeriksa laporan
" sudah kak tadi apa si kembar sudah siap? kita akan berangkat bersama . " ucap leon
" sudah tunggu sebentar mereka sedang di atas . "
Leon dan Kanaya menghampiri Kalina untuk menyapanya tapi mereka tak melihat daddy kris kemana pria tampan itu , setelah menyapa Leon naik ke atas sedangkan Kanaya duduk di ruang tengan dan terkejut ketika ada seseorang bersandar di bahunya .
" pagi honey.." ucap Ares
" pagi ka-k ku pikir kaka sudah berangkat ke kampus . " jawab Kanaya dengan gugup
" sebentar lagi memang nya kenapa? " kemudian Ares menatapnya dengan lekat
" tidak aku hanya bertanya . " Kanaya memalingkan wajahnya
" kamu cantik sekali pagi ini . " Ares mengecup punggung tangan Kanaya dan pergi dari sana
si cantik terbengong tidak taukah jantung nya hampir copot ! lalu ada yang meraih tangan Kanaya membantunya untuk berdiri .
" ayo berangkat sweet heart . " ucap Ansel
" ah iy-a kak . "
mereka segera pergi dan pamit pada Kalina karena sebentar lagi akan masuk Alena di depan bersama dengan Leon dan tentu sisanya berada di belakang .
" hahh.." Ansel menghela napas dan bersandar di bahu Kanaya
" ada apa kak? apa ada masalah? "
" aku hanya sedang lelah , kau cantik bahkan matahari kalah terang . " Ansel menatap pada gadis di samping nya
" cih pagi2 sudah gombal ! " pipi Kanaya merona ada apa dengan mereka Ares dan Ansel secara kompak melakukan itu
akhirnya mereka tiba di sekolah Leon memakirkan mobil dan seorang pria tersenyum ke arah si kembar Araga sudah ada di sana , dia menginap di rumah ibunya dan sarapan bersama setelah sekian lama dia berniat mengajak sang ibu untuk tinggal di mansion atau bahkan mereka akan pergi ke italy jika mau .
" sampai bertemu nanti lovely twins . " ucap Araga dia pergi setelah si kembar masuk
nyonya kim akan menjelaskan semuanya pada Kalina jika dia mempunyai seorang kaka Araga mau mereka berkumpul bersama tapi dia tak bisa egois , si bungsu bahagia dengan anak beserta suaminya kecuali Kalina di sakiti maka Araga takan segan membawa sang adik pergi bersama yang lain ke italy .
hai love tadinya mau datang sore tapi nanti ada sedikit kegiatan jadi sekarang aja takut gak keburu
__ADS_1
semangat untuk hari ini ya mine , sehat selalu untuk semuanya
sampai bertemu di next episod