Sugar Family

Sugar Family
Bagian 44


__ADS_3

Author pov


setelah adegan mengharukan malam tadi Ares memberitahukan jadwal cek up nya pada Kris mereka juga tidur bersama mengingat kembali kenangan masa kecil , kini si Lion sedang duduk di bangku taman kampus dia tidak langsung ke rumah sakit karena harus membawa proposal .


" pemandangan langka aku melihat mu di sini . " ucap seorang gadis cantik


" kenapa belum masuk? " tanya Ares


" aku ada kelas siang Lion kamu sudah makan? aku membawa bekal lhooo . " ujar Airin


" ingin berbagi apa ingin pamer? "


" eum pamer saja deh . " Airin tertawa jail


" ck sudah sana pergi ! "


" sensi banget mantan pacar ku ! ayo makan bersama soalnya kapan lagi ketemu , ntah ini hanya perasaan ku tapi kamu terlihat kurus . " ujar Airin


" itu efek lama gak ketemu aja dari dulu gak ada yang berubah , suapin lagi gak mau gerakin tangan anggap aja latihan jadi aunty yang baik . " pinta Ares


" uuh calon keponakan ku lagi manjaaaa gemes . " si cantik mencubit gemas pipi Ares


Airin pun membuka bekal nya dan langsung menyuapi Ares rasa ini tidak berubah masih sama, beruntung sekali si uncle bisa makan enak tiap hari .


" gimana udah dapet restu? " tanya Ares


" udah semua lancar nanti orang tua ku akan ke Seoul kalau di pikir2 lucu aja . "


" lucu apanya? "


" pacaran sama keponakan nya malah nikah sama uncle nya gimana gak lucu , nanti pas pernikahan aku gak mau tau kamu harus jadi orang pertama yang ngucapin selamat . "


Ares hanya tersenyum semoga saja dia bisa melakukan itu setelah selesai makan si Lion mengantar Airin ke kelas nya , sedangkan dia harus kembali ke rumah sakit karena karena Ren dan Jinan sudah ada di sana .


srett


dia dengan kuat mengerem motor nya ketika ada seorang gadis yang menghalangi jalan .


" apa kau tidak punya mata ! jika ingin mengakhiri hidup jangan di sini ! " teriak Ares


" ini ak-u kak akan ku kejelaskan nanti ayo pergi dari sini . " Winter naik ke motor Ares


dia sangat terkejut ternyata gadis yang hampir tertabrak itu adalah kekasih adiknya Winter dengan erat memeluk Ares , mereka pergi ke suatu tempat dan terlihat danau yang indah ntah kenapa pria itu malah membawa nya kemari .


" ada apa? kenapa kau berlari seperti orang bodoh ! jika tertabrak bagaimana? " Ares turun dari motor


" aku takut hikss.." Winter pun menangis


" jangan menagis nanti bisa salah paham ceritakan secara perlahan . "


" pasti kaka mengira aku selingkuh kan? apa yang di restoran semua tidak benar , aku tidak berniat membagi cinta ku dengan yang lain Ansel menjadi satu2 nya . " ucap Winter


" bagaimana aku tidak curiga dia memanggil mu dengan sebutan sayang ! memang nya siapa pria so ganteng itu? " tanya Ares


" nama nya Geovan mantan kekasih ku dulu waktu masih tinggal di luar negeri dia tidak mencintai ku hanya terobsesi saja , bahkan ini tidak terpikir dia menyusul ku sampai ke Seoul dan mengancam akan melukai orang2 yang dekat dengan ku jika tak mau kembali pacaran dengan nya aku takut dia akan melukai Ansel kak . "


" ck jadi dia hanya orang Sint*ng ya? harusnya kau cerita ini lebih awal jadi tidak menimbulkan kesalaha pahaman , sudah jangan menangis itu akan menjadi urusan ku ketika nanti kau bertemu dengan nya hubungi aku oke . " Ares merapihkan rambut Winter


" alasan aku berlari karena aku kabur dari apartemen nya sudah dua hari Geovan mengurung ku di sana , bagaimana jika dia mencari ku kak? bahkan aku berbohong pada mom bahwa sedang menginap di rumah teman karena ada tugas . "


" malam ini kamu menginap di rumah saja tidur dengan Alena , jadi aku bisa bertemu dengan dia secara langsung jika menyusul mu kerumah ku . "


" kaka tidak takut dengan nya? dia gila . " ucap Winter


si Lion langsung tertawa jadi penasaran segila apa mantan Winter apa dia lawan yang tangguh? kita lihat siapa jauh lebih gila .


....


In Office


Kris sedang menikmati secangkir kopi sekarang pikiran nya di penuhi Ares banyak sekali yang di khawatirkan tapi dia langsung menepis nya , juga Ares meminta jangan dulu memberitahu Kalina dan yang lain tapi seseorang harus tau .


" tumben sekali ke sini ada apa? " Araga masuk dia baru selesai rapat


" aku galau . " ucap Kris


" kenapa adik ku tidak memberikan jatah? wajar dia masih sakit jangan memaksanya ! " omel Araga


" ish bukan itu brengs*k ! " protes si hot daddy


" lalu apa sialan? bicara yang jelas ! " ujar Araga sambil meneguk Wine nya


" Ares sakit dan jantung nya bermasalah . "


Araga nyaris memuntahkan kembali minuman nya mata tajam itu membulat tunggu apa dia salah dengar?


" jangan bercanda dengan ku Kris Wu ! "


" apa wajah ku terlihat bercanda? mana ada guyonan yang mengatas namakan kematian tihang ! , bahkan semalam keponakan mu mengakui nya bagaimana sekarang? kepala ku hampir pecah ketika teringat tentang ini . "


" pemeriksaan nya pasti salah ! " sanggah Araga


" bahkan kemarin aku berbincang langsung dengan dokter yang menangani Ares semua ini benar . "

__ADS_1


Araga terlihat sangat syok hatinya mendadak resah mendengar si kesayangan tak tak baik2 saja .


" aku akan mencari pengobatan terbaik atau sekarang kita terbang ke Italy untuk mendapat perawatan , sekalian aku akan menyewa satu rumah sakit di sana untuk mengurus Ares bagaimana kau setuju? " tanya Araga


" tunggu sebentar kita perlu diskusi dengan dokter Jung . "


" siapa dia? "


" dokter yang menangani Ares saat ini sekaligus kaka tingkat di kampus nya . "


" nanti siang kita harus bertemu dengan nya ! "


Kris mengangguk memang benar ini harus segera di bahas sekarang setidaknya Araga tau apa yang terjadi .


....


lalu di sebuah sekolah tepatnya di kelas ada siswa pindahan yang akan bergabung dengan meraka seorang pria berdiri di depan , wajah tampan nya menjadi pusat perhatian hingga di kelas menjadi ricuh .


" perkenalkan diri mu . " ucap miss Gwen


" halo nama ku Jung Jeno salam kenal teman2 . "


" salam kenal juga Jeno . " ucap mereka serempak


" kamu bisa duduk di sebelah Ansel , tolong bantu teman baru mu . " ucap miss Gwen


Jeno pun pergi ke bangku Ansel dia memang duduk sendiri karena Vinson dengan Jaewu dan Leon dengan Sky .


" ayo duduk jangan hanya bengong saja . " ujar Ansel


" iya salam kenal tadi siapa nama mu? " tanya Jeno


" nama ku Ansel Wu kenapa kau pindah sekolah? korban bully ya? "


" sembarang justru aku pindah karena menghajar seseorang sampai masuk ICU , tapi wajar saja aku melakukan itu dia mesum dan masuk dalam kategori pelecahan . " bisik Jeno


" memang nya apa yang dia lakukan? "


" dia menvideo para siswi yang sedang berganti baju lalu setelah itu di sebar ke internet . "


" bangs*t sekali . " umpat Ansel


mereka berdua malah bergosip dan mengabaikan pelajaran miss Gwen Jeno orang yang menyenangkan .


istrihat pun tiba kini mereka sedang makan di kantin Jeno juga berkenalan dengan Kanaya dan Alena , karena Alena tidak sekelas dengan kakanya dia kelas 3D sedangkan Ansel kelas 3B mereka berbincang .


" Jeno ingin ikut gabung tim basket tidak? " tanya Vinson


" eum boleh tapi aku tidak terlalu hebat dalam bermain . " ucap Jeno


" kalau mau kau besok sudah bisa bergabung dengan kami . " tambah Jaewu


" kak nono tinggal dengan siapa? " Kanaya ikut mengobrol


" aku tinggal dengan kakak sedangkan orang tua ku berada di London . " jawab Jeno


" kenapa tidak ikut tinggal di London saja? biar keren tinggal di luar negeri . " Ansel memakan mandu nya


" tidak asik di sana sarapan nya roti aku itu pecinta nasi . "


" haha kau ada2 saja padahal kalau ingin nasi tinggal makan saja Jung Jeno . " Alena tertawa mendengar nya


" kakak mu sudah menikah apa belum? dia cewe apa cowo? " Vinson bertanya penasaran


" belum dia masih jomblo sibuk di rumah sakit mana sempat urusin hal begituan , kaka ku cowo tapi gak kalah berisik sama ibu2 kalau lagi ngomel bikin panas telinga . " ucap Jeno


Lagi-lagi mereka tertawa mendengar ucapan teman barunya si barbar Jung Jeno tapi orang seperti itu memang menyenangkan .


...


In Hospital


Ares baru selesai dia membuka sarung tangan nya dan menyimpan pisau bedah di kotak tadi dia sempat terlambat karena harus mengantar Winter terlebih dulu ke mansion , lalu dia mengambil jas putih nya untuk ke kantin membeli minuman dingin hari benar2 panas setelah dapat Ares duduk di kursi pojok .


" tumben sendiri dimana teman2 mu . " ucap seseorang


" selamat siang dokter Choi ntahlah mereka menghilang . " ujar Ares


" boleh aku bergabung di sini? tidak seru makan siang sendiri , kamu kenapa tidak makan? " tanya dokter Choi


" tentu saja dok aku juga senang ada teman bicara , belum terlalu lapar mungkin nanti saja makan nya . "


kedua pria itu asik berbincang lalu ada seseorang yang kembali bergabung dan terlihat membawa bekal .


" selamat siang dokter Jung . " sapa dokter Choi


" selamat siang kembali boleh ya saya bergabung di sini . " lalu Arka pun duduk


" tentu silahkan duduk . "


" ini makan . " ucap Arka sambil menyerahkan kotak bekal nya pada Ares


" kenapa aku? itu bekal mu dokter Jung aku tidak lapar . " tolak Ares

__ADS_1


" ini waktunya makan siang Lion Wu . " Arka melotot garang


" ck menyebalkan ! "


" kalian berdua menggemaskan . " ucap dokter Choi


" kalau aku sih iya tapi dokter Jung itu bukan menggemaskan tapi menjengkelkan . " protes Ares


Tak


Arka menjitak kening Ares dia adalah orang yang baik hati dan tidak sombong !


" berkaca sebelum bicara singa ! bahkan kau 100 kali lipat jauh lebih menjengkelkan . " omel Arka


dokter Choi hanya tertawa mereka sudah biasa dengan keributan yang di ciptakan si dokter Jung dengan si petugas tampan dari forensik , setelah memastikan Ares makan siang Arka kembali ke ruangan nya untuk melihat jadwal pemeriksaan pasien .


Tok


Tok


terdengar ketukan pintu dan kedua pria tampan yang terlihat gagah masuk ke dalam .


" halo dokter Jung . " sapa Kris


" oh selamat siang dad mari masuk dan silahkan duduk . " Arka berdiri dan membungkuk memberikan salam


" terima kasih apa kamu sibuk? " Kris dan Araga pun duduk


" kebetulan tidak karena jadwal ku masih 2 jam lagi , kenapa tidak memberi tau akan kemari? apa ingin mengecek jadwal cek up? " tanya Arka


Arka sempat melirik pada Araga siapa pria ini? bahkan wajah nya begitu datar persis asbes kalau tampan jangan di tanya .


" iya kami ingin membahas tentang pengobatan anak ku dan kenalkan dia Araga Kim uncle Ares . " ucap Kris


" oh begitu salam kenal tuan Araga saya Arka Jung . "


" aku tau . " jawab Araga


si dokter jadi gugup semua keluarga Ares tak ada bedanya dengan es balok !


" jadi apa langkah awal nya dok? " tanya Kris


Arka langsung menjelaskan detail nya pengobatan sudah di mulai dari 5 bulan yang lalu tapi hanya saja Ares masih sedikit nakal , dengan begini dia akan mendapat dukungan jika Ares berulah sudah ada ayah dan uncle nya yang akan mengurung nya .


....


hari sudah semakin sore Alena baru pulang karena ada kelas tambahan begitu juga dengan Ansel bahkan dia masih di kelas , gadis cantik itu malas menunggu kakanya maka dia akan pulang sendiri saja Alena pun berjalan ke halte depan sekolah.


lalu ada ada langkah terdengar dua orang pria yang mendekatinya .


" ayo pulang . " ucap kedua pria itu berbarengan


Alena mendongkak melihat siapa yang berbicara ternyata itu Jaewu dan si dokter ! sedang apa dia di sini?


" kalian sedang apa di sini? bukannya kamu masih ada kelas Na? " tanya Alena


" aku sengaja izin sebentar untuk mengantar mu pulang . " ucap Jaewu


" kalau saya kebetulan lewat dan melihat mu di sini siapa tau saja butuh tumpangan . " jawab Arka


" tidak usah dia akan pulang dengan ku lagian kau siapa? " sela Jaewu


" saya tidak bertanya pada mu gak usah kepo . " balas Arka


Alena merasa pusing mendengar ocehan kedua pria di depan nya


" Na kembali saja ke kelas nanti ketinggalan materi . " ucap Alena


" tapi ada yang ingin ku bahas dengan mu . "


" nanti saja cepatlah kembali . "


Jaewu pun menurut dia harus segera bicara dan kini hingga kini hanya mereka berdua .


" jadi milih pulang bareng saya? " Arka berucap senang


" dih GR sekali aku akan naik bus ! " ucap Alena dengan nge gas


" lho ko gitu? pulang bareng sama saya aja biar cepet juga aman , kamu masih marah? kamu bilang udah maafin saya . " ucap Arka


dia mengikuti Alena yang berjalan dan meninggalkan mobilnya begitu saja .


" nanti Rubby cemburu sana pulang jangan ngikutin aku ! "


" jangan marah2 sayang ayo pulang . "


Arka menggenggam erat tangan Alena tunggu kenapa hatinya berdebar bahkan dia tak bisa menolak ! sungguh menyebalkan .


Hai ketemu lagi sama aku hehe


semoga gak bosen ya ketemu terus


sampai bertemu di next episod

__ADS_1


saingan nya Jaewu



__ADS_2