Sugar Family

Sugar Family
Bagian 60


__ADS_3

Author pov


setelah adegan haru itu terjadi Ares dapat tidur dengan nyenyak bahkan besok pagi dia akan lari pagi bersama , kembali menjalani hubungan yang hangat dengan sang ayah bagi Ares hadiah pernikahan terindah adalah kata maaf dari Kris .


" suami ku memang terbaik terima kasih sudah memaafkan Ares . " Kalina menangkup wajah Kris


" karena tidak bisa di pungkuri aku tetap menyanyangi putra nakal mu sayang . " jawab Kris


" tentu saja bahkan dulu kamu sangat menanti kelahiran Ares , aku senang keluarga kita utuh kembali . "


" berikan aku hadiah karena telah berbaikan dengan si singa nakal itu . "


" hadiah apa dad? " tanya Kalina


" berikan vitamin seperti biasanya mom . "


dengan segera Kris membuka tali piayama Kalina dan mendorong tubuh ramping itu ke ranjang mengecupi semua nya tanpa terlewat , surai legam Kris di remat sebagai pelampiasan oleh si mommy tidak ada yang berubah Kalina tetap candu nya .


....


sedangkan di kamar Arka sedang mengumpat bagaimana tidak suara panas itu terdengar karena kamar mereka bersebelahan , hanya di lantai atas yang memiliki fasilitas kedap suara geraman calon ayah mertuanya begitu jelas sehebat apa permainan di dalam sana .


" oh Fu*k kenapa aku harus tidur di sini ! begini banget nasib jadi jomblo . " ucap Arka sambil menutup kepala nya dengan bantal


si dokter tampan mencoba memejamkan mata anggap saja ini ujian .


...


tak terasa pagi mulai menyapa udara sejuk menusuk kulit hari yang cerah di Italy maid sudah mulai beraktivitas , mereka menyiapkan sarapan untuk keluarga besar Tuan nya kepala Chef akan memasak .


" pastikan tidak ada makanan yang terlewat . " ujar Gerall


" apa yang harus saya buat untuk Tuan Muda Ares? " tanya kepala Chef


" makanan seperti biasanya saja . "


lalu terdengar suara mobil memasuki halaman Gerall keluar menyambut tamu nya


" selamat pagi Tuan Gavin dan nona Yena " sapa Gerall


" selamat pagi apa dad dan mom sudah bangun? " tanya Gavin


" mereka belum bangun mungkin sebentar lagi apa yang lain akan ikut pulang? "


" iya yang lain akan ikut menyusul . "


" baiklah kalau begitu mari silahkan masuk . "


mereka pun masuk Arka sudah bangun bahkan sudah mandi dia masih terlihat mengantuk , jika ingin tau Kris berhenti bermain di jam 3 pagi rasanya si dokter ingin menangis .


" selamat pagi dokter Jung . " sapa Gavin


" ah sela-mat pagi kak . " ujar Arka


" sepertinya kamu masih mengantuk apa semalam bergadang? "


" iya saya menonton pertandingan bola . "


Arka tersenyum canggung tidak mungkin dia bilang alasan yang sesungguh nya pada si sulung yang benar saja , lalu dari arah tangga Alena dan Ansel beserta Jeno turun kini mansion sudah terlihat ramai lalu beberapa mobil kembali datang keluarga Wu dan Kim sudah tiba .


" selamat pagi semua " sapa Tuan Wu


" selamat pagi grandpa . " jawab Arka


" hari yang cerah untuk jalan-jalan pagi , bagaimana jika kita berkeliling dokter Jung? "


" itu ide yang bagus saya juga tadinya akan berkeliling . "


" Mark ayo ikut papa jalan2 . " ajak Tuan Wu


" tidak mau papa saja sana biar sehat dan terlihat muda . " jawab Mark


Plak


Tuan menggeplak belakang kepala putra bungsu nya dengan koran


" bocah pemalas ! " cibir Tuan Wu


" ish sakit tau ! mama lihat papa memukul ku . " adu Mark pada sang ibu


" pengadu sekali sadarlah kau sebentar lagi jadi kakek Mark Wu . " omel Leo


" biarkan saja mama kakak juga mengomeli ku ! meyebalkan . "


" jangan mengganggu adik mu Leo Wu ! " teriak si nyonya besar

__ADS_1


lalu Kris dan Kalina keluar dari kamar ternyata semua keluarga nya sudah tiba begitu juga dengan Ares beserta Kanaya , di sana ramai sekali belum lagi para remaja yang sangat berisik sekali .


" Hai kak . " sapa Kaira


" halo maaf ya aku sedikit terlambat bagun . " ujar Kalina


" tidak papa kami juga baru tiba . "


" di mana kak Diana? "


" oh dia di dapur beserta mama dan ibu . "


Kalina dan Kaira pun menyusul para ibu yang sedang sibuk ikut membantu menyiapkan sarapan, karena anggota keluarga mereka seperti satu kelurahan .


" sibuk banget pengantin baru . " ucap Ares


" ih bikin kaget aja kalau gelas nya jatuh bagaimana Lion ! " Airin memekul dada Ares


" hehe maaf abis fokus banget , kopi untuk siapa? buatin sekalian . "


" untuk suami ku tentu nya wah berani sekali menyuruh aunty mu ! " ucap Airin


" nama nya sekalian aunty bukan menuyuruh . " cibir Ares


" iya baiklah aku buatkan untuk pengantin baru juga . "


Ares pun berterima kasih dan bergabung di ruang tamu bersama yang lain .


" kata nya mau lari pagi tapi kenapa baru bangun dad? " Ares tiduran di paha Kris


" maaf prince dad kesiangan . " jemari panjang Kris mengusap rambut si Lion


semua orang yang di sana langsung terdiam apa ini? bahkan Ares terlihat manja pada Kris .


" apa ada yang kita lewatkan? " tanya Araga


" wah luar biasa pemandangan ini . " timpal Gavin


" kalian sudah baikan? sejak kapan? akhirnya 2 es balok mencair ! " tambah Mark


" ck kalian berisik sekali ! " jawab Kris


" syukurlah jika kalian sudah akur . " ujar Leo


" tentu saja papa karena dad sayang aku , iyakan dad? " Ares mendongak menatap pada sang ayah


" hehe nanti ku beri cucu ya . " ucap Ares dengan semangat


" jangan dulu putri ku masih sekolah ! " protes Leo


" kenapa? pasti lucu kalau punya dede bayi jangan menolak rezeki papa ! " sanggah Ares


" papa tidak menolak hanya saja jangan terburu2 ! nikmati waktu berdua . "


" bibit putra ku pasti unggul ! " bela Kris


" bukan masalah itu sudah diam jangan membela putra mu ! "


" tapi dia juga menantu mu ! bahkan dulu kau juga begitu sekali hantam langsung jadi Leon , kenapa sekarang Ares tidak boleh? hey jangan begitu dude . " si hot daddy tak mau kalah


" kenapa jadi membahas ini ! aku benar2 tak habis pikir mempunyai besan sialan seperti mu ! "


karena kesal Leo menerjang Kris hingga mereka berdua terjatuh di karpet bulu si papa dengan ganas nya menjambak rambut Kris .


" lepasakan sakit brengs*k ! " umpat Kris


" rasakan pembalasan ku singa tua ! " ucap Leo


Araga , Ares , Mark dan Gavin hanya menatap datar ke arah dua pria yang sedang saling jambak indah sekali .


" kalian berdua ini sedang apa? hentikaaaaannn pria2 bodoh ! " teriak nyonya Wu


Leo mendang Kris hingga tersungkur ke bantal rambut mereka sudah acak2kan .


" Tuhan kuatkan aku untuk menghadapi kelakuan para pria gila turunan suami ku . " nyonya Wu mengusap dadanya


" mereka sedang apa sih? " tanya Diana


" tidak tau mama pusing lebih baik kita sarapan saja , jangan menunggu mereka ayo pergi sayang . "


nyonya Wu mengajak pergi Diana ke ruang makan terserah mereka ingin makan atau tidak .


....


Arka menggenggam tangan Alena mereka sedang berjalan2 di danau bukan tadi pergi bersama Tuan Wu? iya itu memang benar , beliau kini sedang bersama 4 sekawan mereka ikut jalan2 menikmati indah nya pagi di Italia .

__ADS_1


" kaka besok pulang ya? " Alena memulai obrolan


" iya orang tua saya pulang dari London , katanya mereka ingin membahas sesuatu . " jawab Arka


" sepertinya ada hal yang penting besok aku antar ke bandara . "


" tidak usah besok saya akan pergi dengan Jeno jangan rindu . "


" ish pede sekali ! "


" sebelum saya pergi bisa tidak beri jawaban terlebih dulu? " Arka menatap lekat gadis di samping nya


" jawaban apa kak? "


" pertanyaan saya masih yang itu belum berubah sayang . " ucap Arka


hati berdetak pipinya kembali merona ketika Arka memanggil seperti itu .


" iya ak-u mau kak . " jawab Alena malu-malu


" yes terima kasih manis aku sangat mencintai mu . " Arka langsung memeluk Alena dengan erat


" malu di liatin orang jangan peluk2 ! "


tidak sia-sia penantian Arka cinta nya kini terbalas si dokter Jung sangat bahagia .


...


tak terasa hari cepat berlalu malam pun kembali hadir Kris dan Araga di tambah Ares pergi ke perusahaan Kim Crop ada yang ingin di bahas , mereka berjalan ke loby tapi ada beberapa orang yang berpakaian hitam masuk dengan seorang pria paru baya .


" maaf mengganggu waktu kalian . " ucap pria itu


" siapa? " tanya Araga


" ck untuk apa kau ada di sini ! " sela Ares


" kamu mengenal nya? " tanya Kris


" dia yang mengaku ayah kandung kak Gavin dad . "


" aku memang ayah nya bocah ! " ujar Tuan Kim


wajah Kris langsung berubah ternyata ini orang yang membuat Gavin menderita dan ntah bagaimana dia bisa di sini .


" ada apa? " suara Kris terdengar dingin


" aku ingin membawa anak ku pulang ! " ucap Tuan Kim


" anak ku? siapa yang kau sebut anak mu itu?


" tentu saja Gavin Kim ! kembalikan dia pada ku kalian tak berhak . "


" nama nya Gavin Wu tidak berhak? kau salah besar dia adalah putra ku . " jawab Kris


" aku tidak ingin ribut bisa tidak pertemukan kami berdua . "


" baiklah kita lihat siapa yang Gavin pilih . " ujar Araga


mereka pun pergi ke mansion membawa Tuan Kim untuk menyelesaikan ini baik-baik tak lama kemudian mereka sampai , mata Gavin membulat ketika melihat sosok pria yang datang untuk apa dia ke sini .


" siapa dia? " tanya Mark


" ayah kandung Gavin . " jawab Kris


suara senyap seketika Yena juga sangat terkejut ternyata ini adalah mertua nya .


" selamat malam mari silahkan duduk , anak2 pergilah tidur . " ujar sang kakek


mereka pun menurut begitu juga dengan Yena ibu hamil tak boleh banyak pikiran .


" aku masuk atau bagaimana dad? " bisik Arka


" tetap di sini . "


" berikan aku waktu berdua dengan putra ku . " pinta Tuan Kim


" kalian bisa memakai ruang kerja . " jawab Araga


Gavin menatap pada Kris terlihat sorot takut pada mata si sulung tapi dengan senyuman hangat Kris meyakinkan semua akan baik2 saja .


Hal love ketemu lagi di minggu malam nya


sehat selalu sayang kuh


sampai bertemu di next episod

__ADS_1


para buncin mommy



__ADS_2