
Author pov
setelah adegan haru itu terjadi Ares dapat tidur dengan nyenyak bahkan besok pagi dia akan lari pagi bersama , kembali menjalani hubungan yang hangat dengan sang ayah bagi Ares hadiah pernikahan terindah adalah kata maaf dari Kris .
" suami ku memang terbaik terima kasih sudah memaafkan Ares . " Kalina menangkup wajah Kris
" karena tidak bisa di pungkuri aku tetap menyanyangi putra nakal mu sayang . " jawab Kris
" tentu saja bahkan dulu kamu sangat menanti kelahiran Ares , aku senang keluarga kita utuh kembali . "
" berikan aku hadiah karena telah berbaikan dengan si singa nakal itu . "
" hadiah apa dad? " tanya Kalina
" berikan vitamin seperti biasanya mom . "
dengan segera Kris membuka tali piayama Kalina dan mendorong tubuh ramping itu ke ranjang mengecupi semua nya tanpa terlewat , surai legam Kris di remat sebagai pelampiasan oleh si mommy tidak ada yang berubah Kalina tetap candu nya .
....
sedangkan di kamar Arka sedang mengumpat bagaimana tidak suara panas itu terdengar karena kamar mereka bersebelahan , hanya di lantai atas yang memiliki fasilitas kedap suara geraman calon ayah mertuanya begitu jelas sehebat apa permainan di dalam sana .
" oh Fu*k kenapa aku harus tidur di sini ! begini banget nasib jadi jomblo . " ucap Arka sambil menutup kepala nya dengan bantal
si dokter tampan mencoba memejamkan mata anggap saja ini ujian .
...
tak terasa pagi mulai menyapa udara sejuk menusuk kulit hari yang cerah di Italy maid sudah mulai beraktivitas , mereka menyiapkan sarapan untuk keluarga besar Tuan nya kepala Chef akan memasak .
" pastikan tidak ada makanan yang terlewat . " ujar Gerall
" apa yang harus saya buat untuk Tuan Muda Ares? " tanya kepala Chef
" makanan seperti biasanya saja . "
lalu terdengar suara mobil memasuki halaman Gerall keluar menyambut tamu nya
" selamat pagi Tuan Gavin dan nona Yena " sapa Gerall
" selamat pagi apa dad dan mom sudah bangun? " tanya Gavin
" mereka belum bangun mungkin sebentar lagi apa yang lain akan ikut pulang? "
" iya yang lain akan ikut menyusul . "
" baiklah kalau begitu mari silahkan masuk . "
mereka pun masuk Arka sudah bangun bahkan sudah mandi dia masih terlihat mengantuk , jika ingin tau Kris berhenti bermain di jam 3 pagi rasanya si dokter ingin menangis .
" selamat pagi dokter Jung . " sapa Gavin
" ah sela-mat pagi kak . " ujar Arka
" sepertinya kamu masih mengantuk apa semalam bergadang? "
" iya saya menonton pertandingan bola . "
Arka tersenyum canggung tidak mungkin dia bilang alasan yang sesungguh nya pada si sulung yang benar saja , lalu dari arah tangga Alena dan Ansel beserta Jeno turun kini mansion sudah terlihat ramai lalu beberapa mobil kembali datang keluarga Wu dan Kim sudah tiba .
" selamat pagi semua " sapa Tuan Wu
" selamat pagi grandpa . " jawab Arka
" hari yang cerah untuk jalan-jalan pagi , bagaimana jika kita berkeliling dokter Jung? "
" itu ide yang bagus saya juga tadinya akan berkeliling . "
" Mark ayo ikut papa jalan2 . " ajak Tuan Wu
" tidak mau papa saja sana biar sehat dan terlihat muda . " jawab Mark
Plak
Tuan menggeplak belakang kepala putra bungsu nya dengan koran
" bocah pemalas ! " cibir Tuan Wu
" ish sakit tau ! mama lihat papa memukul ku . " adu Mark pada sang ibu
" pengadu sekali sadarlah kau sebentar lagi jadi kakek Mark Wu . " omel Leo
" biarkan saja mama kakak juga mengomeli ku ! meyebalkan . "
" jangan mengganggu adik mu Leo Wu ! " teriak si nyonya besar
__ADS_1
lalu Kris dan Kalina keluar dari kamar ternyata semua keluarga nya sudah tiba begitu juga dengan Ares beserta Kanaya , di sana ramai sekali belum lagi para remaja yang sangat berisik sekali .
" Hai kak . " sapa Kaira
" halo maaf ya aku sedikit terlambat bagun . " ujar Kalina
" tidak papa kami juga baru tiba . "
" di mana kak Diana? "
" oh dia di dapur beserta mama dan ibu . "
Kalina dan Kaira pun menyusul para ibu yang sedang sibuk ikut membantu menyiapkan sarapan, karena anggota keluarga mereka seperti satu kelurahan .
" sibuk banget pengantin baru . " ucap Ares
" ih bikin kaget aja kalau gelas nya jatuh bagaimana Lion ! " Airin memekul dada Ares
" hehe maaf abis fokus banget , kopi untuk siapa? buatin sekalian . "
" untuk suami ku tentu nya wah berani sekali menyuruh aunty mu ! " ucap Airin
" nama nya sekalian aunty bukan menuyuruh . " cibir Ares
" iya baiklah aku buatkan untuk pengantin baru juga . "
Ares pun berterima kasih dan bergabung di ruang tamu bersama yang lain .
" kata nya mau lari pagi tapi kenapa baru bangun dad? " Ares tiduran di paha Kris
" maaf prince dad kesiangan . " jemari panjang Kris mengusap rambut si Lion
semua orang yang di sana langsung terdiam apa ini? bahkan Ares terlihat manja pada Kris .
" apa ada yang kita lewatkan? " tanya Araga
" wah luar biasa pemandangan ini . " timpal Gavin
" kalian sudah baikan? sejak kapan? akhirnya 2 es balok mencair ! " tambah Mark
" ck kalian berisik sekali ! " jawab Kris
" syukurlah jika kalian sudah akur . " ujar Leo
" tentu saja papa karena dad sayang aku , iyakan dad? " Ares mendongak menatap pada sang ayah
" hehe nanti ku beri cucu ya . " ucap Ares dengan semangat
" jangan dulu putri ku masih sekolah ! " protes Leo
" kenapa? pasti lucu kalau punya dede bayi jangan menolak rezeki papa ! " sanggah Ares
" papa tidak menolak hanya saja jangan terburu2 ! nikmati waktu berdua . "
" bibit putra ku pasti unggul ! " bela Kris
" bukan masalah itu sudah diam jangan membela putra mu ! "
" tapi dia juga menantu mu ! bahkan dulu kau juga begitu sekali hantam langsung jadi Leon , kenapa sekarang Ares tidak boleh? hey jangan begitu dude . " si hot daddy tak mau kalah
" kenapa jadi membahas ini ! aku benar2 tak habis pikir mempunyai besan sialan seperti mu ! "
karena kesal Leo menerjang Kris hingga mereka berdua terjatuh di karpet bulu si papa dengan ganas nya menjambak rambut Kris .
" lepasakan sakit brengs*k ! " umpat Kris
" rasakan pembalasan ku singa tua ! " ucap Leo
Araga , Ares , Mark dan Gavin hanya menatap datar ke arah dua pria yang sedang saling jambak indah sekali .
" kalian berdua ini sedang apa? hentikaaaaannn pria2 bodoh ! " teriak nyonya Wu
Leo mendang Kris hingga tersungkur ke bantal rambut mereka sudah acak2kan .
" Tuhan kuatkan aku untuk menghadapi kelakuan para pria gila turunan suami ku . " nyonya Wu mengusap dadanya
" mereka sedang apa sih? " tanya Diana
" tidak tau mama pusing lebih baik kita sarapan saja , jangan menunggu mereka ayo pergi sayang . "
nyonya Wu mengajak pergi Diana ke ruang makan terserah mereka ingin makan atau tidak .
....
Arka menggenggam tangan Alena mereka sedang berjalan2 di danau bukan tadi pergi bersama Tuan Wu? iya itu memang benar , beliau kini sedang bersama 4 sekawan mereka ikut jalan2 menikmati indah nya pagi di Italia .
__ADS_1
" kaka besok pulang ya? " Alena memulai obrolan
" iya orang tua saya pulang dari London , katanya mereka ingin membahas sesuatu . " jawab Arka
" sepertinya ada hal yang penting besok aku antar ke bandara . "
" tidak usah besok saya akan pergi dengan Jeno jangan rindu . "
" ish pede sekali ! "
" sebelum saya pergi bisa tidak beri jawaban terlebih dulu? " Arka menatap lekat gadis di samping nya
" jawaban apa kak? "
" pertanyaan saya masih yang itu belum berubah sayang . " ucap Arka
hati berdetak pipinya kembali merona ketika Arka memanggil seperti itu .
" iya ak-u mau kak . " jawab Alena malu-malu
" yes terima kasih manis aku sangat mencintai mu . " Arka langsung memeluk Alena dengan erat
" malu di liatin orang jangan peluk2 ! "
tidak sia-sia penantian Arka cinta nya kini terbalas si dokter Jung sangat bahagia .
...
tak terasa hari cepat berlalu malam pun kembali hadir Kris dan Araga di tambah Ares pergi ke perusahaan Kim Crop ada yang ingin di bahas , mereka berjalan ke loby tapi ada beberapa orang yang berpakaian hitam masuk dengan seorang pria paru baya .
" maaf mengganggu waktu kalian . " ucap pria itu
" siapa? " tanya Araga
" ck untuk apa kau ada di sini ! " sela Ares
" kamu mengenal nya? " tanya Kris
" dia yang mengaku ayah kandung kak Gavin dad . "
" aku memang ayah nya bocah ! " ujar Tuan Kim
wajah Kris langsung berubah ternyata ini orang yang membuat Gavin menderita dan ntah bagaimana dia bisa di sini .
" ada apa? " suara Kris terdengar dingin
" aku ingin membawa anak ku pulang ! " ucap Tuan Kim
" anak ku? siapa yang kau sebut anak mu itu?
" tentu saja Gavin Kim ! kembalikan dia pada ku kalian tak berhak . "
" nama nya Gavin Wu tidak berhak? kau salah besar dia adalah putra ku . " jawab Kris
" aku tidak ingin ribut bisa tidak pertemukan kami berdua . "
" baiklah kita lihat siapa yang Gavin pilih . " ujar Araga
mereka pun pergi ke mansion membawa Tuan Kim untuk menyelesaikan ini baik-baik tak lama kemudian mereka sampai , mata Gavin membulat ketika melihat sosok pria yang datang untuk apa dia ke sini .
" siapa dia? " tanya Mark
" ayah kandung Gavin . " jawab Kris
suara senyap seketika Yena juga sangat terkejut ternyata ini adalah mertua nya .
" selamat malam mari silahkan duduk , anak2 pergilah tidur . " ujar sang kakek
mereka pun menurut begitu juga dengan Yena ibu hamil tak boleh banyak pikiran .
" aku masuk atau bagaimana dad? " bisik Arka
" tetap di sini . "
" berikan aku waktu berdua dengan putra ku . " pinta Tuan Kim
" kalian bisa memakai ruang kerja . " jawab Araga
Gavin menatap pada Kris terlihat sorot takut pada mata si sulung tapi dengan senyuman hangat Kris meyakinkan semua akan baik2 saja .
Hal love ketemu lagi di minggu malam nya
sehat selalu sayang kuh
sampai bertemu di next episod
__ADS_1
para buncin mommy