Sugar Family

Sugar Family
Bagian 66


__ADS_3

Author pov


pagi mulai menyapa matahari sudah bersiap menemani orang2 untuk menjalankan aktivitas membuat seseorang terusik dari tidurnya , Ares terbangun semalam dia tidur di asrama rumah sakit lalu mengambil sebotol air .


Brak


pria tampan itu terlonjak ketika pintu di buka dengan tak santai


" pintu nya bisa roboh Ren ! " omel Ares


" kenapa kau tidak memberi tau dad kecelakaan ! dasar menyebalkan . " ujar Ren


" aku lupa . "


" singa bodoh aku khawatir ! " saking gemas nya Ren menjambak rambut Ares


" aduh..aduh sakit lepaskan aku ! " protes Ares


lalu Jinan masuk ke dalam sudah siap dengan jas putihnya


" lepaskan dia Ren kepalanya bisa copot . " ujar Jinan


" teman mu menjengkelkan Jeon Jinan ! "


Ares mengusap2 kepalanya yang terasa perih mereka akan mengjenguk Kris sebelum bekerja si Lion pun bergegas mandi , setelah selesai mereka pergi ke ruang rawat di sana Kalina sedang membersihkan tangan Kris dengan air hangat .


" selamat pagi mom.." sapa Jinan dan Ren


" selamat pagi para tampan mom , ayo kemari apa kalian sudah sarapan? " tanya Kalina


" sudah ini aku bawakan bubur abalone dan puding buah untuk mommy . " Jinan memberikan paper bag pada Kalina


" lalu ini Vitamin agar mom tidak sakit . " tambah Ren


" ya ampun kalian tidak usah repot-repot terima kasih nak . " Kalina terseyum hangat


" sama2 semoga daddy lekas sembuh . " ucap Jinan


" mom harus pulang dan beristirahat . " Ares menghampiri ibunya


" di sini mom juga istirahat sayang nanti kalau pulang dad bangun bagaimana? " Kalina mengusap pipi Ares


" tapi aku tidak mau mom sakit . "


" tidak papa ini sudah menjadi kewajiban mom merawatnya selalu ada dalam keadaan sedih ataupun senang , sebagai bakti mommy pada daddy mu pria yang selalu membuat mom bahagia dan beruntung memilikinya . " ujar Kalina


" sebenarnya kami semua yang beruntung memiliki mu terima kasih sudah membawa ku dan adik2 melihat indahnya dunia , mommy tetap menjadi perempuan tercantik bagi ku dan aku sangat menyayangi mu . " Ares mengecup kening Kalina


Jinan dan Ren ikut terharu mendengar nya Ares memang mengerikan tetapi dia adalah anak yang begitu berbakti , lalu ada seorang wanita cantik dengan segaram sekolah nya masuk ke dalam sambil membawa bekal .


" selamat pagi semua . " sapa Kanaya


" ayo masuk prinses . " ujar Kalina


" ya ampun istri ku cantik sekali , selamat pagi cinta . " Ares mengecup bibir Kanaya


" ck sifat bucin nya kambuh lagi ! . " cibir Ren


" ini aku bawakan makanan untuk kaka dan mommy mama yang memasak . " ucap Kanaya


" terima kasih cinta pengertian sekali . " ujar Ares


" ayo keluar ini bukan tempat untuk kita kalau


begitu kami permisi dulu mom , nanti mampir lagi segera sembuh ya dad . " Jinan memegang tangan Kris dan menarik Ren keluar


....


In Mansion


suasana di sana begitu ribut Ansel cs pulang untuk membersihkan diri mereka akan berangkat ke kampus , Alena menginap di rumah grandpa Wu di temani Yena agar dia tidak merasa kesepian .


" Rubby berhenti berlari dan ayo kita mandi ! aku harus ke kampus . " omel Jeno


si bungsu Jung yang kini mengurus si cantik kesayangan Kris dari tadi sibuk mengejar Rubby


" ayo cantik kemari kita mandi . "

__ADS_1


secara ajaib Rubby menghampiri Jeno karena kata2 manis nya sedangkan Jaewu memandang aneh .


" kau terlihat aneh Jung berbicara romantis pada angsa . " ucap Jaewu


" kau tidak akan mengerti Na . " jawab Jeno


" ini ramen mu sudah jadi dan ini milik Jeno . " Vinson menaruh 2 mangkuk ramen di meja


" terima kasih bukankah hari ini kamu kelas pagi Xavier? " Jaewu mengambil ramen nya


" aku bertukar kelas jadi siang . " ujar Vinson


di dapur Leon sibuk membuat susu untuk semua nya maid di liburkan untuk sementara .


" ini susu nya jangan lupa sarapan aku membuatkan omlet . " ucap Leon


" terima kasih tapi kenapa hanya satu? lalu kalian? " tanya Ansel


" yang lain memasak ramen semua sudah beres dan aku ada kelas sebentar lagi nanti ku temani kembali ke rumah sakit . "


" maaf merepotkan mu bahkan kau sampai mengurus ku . "


" itulah gunanya saudara..sampaikan pada yang lain aku berangkat dulu , jangan lupa habiskan susunya . " Leon mengambil tas nya


Ansel mengantar Leon keluar dia meminjam mobil milik Gavin agar tidak bolak balik dan segera pergi ke kampus .


...


Ares menyempatkan mengantar Kanaya kini di ruangan hanya ada Kalina dia memijat kaki Kris agar tidak kaku jika sadar nanti , lalu pintu terbuka 2 orang pria tampan masuk dengan membawa makanan .


" Hai mine.." sapa Leo


" selamat pagi love . " ujar Mark


" selamat pagi kalian tidak ke kantor? " tanya Kalina


" kami mampir sebentar ayo duduk lihat aku bawa cake kesukaan mu , sudah makan? jangan sampai sakit . " Leo menarik tangan Kalina dan duduk di sofa


" aku sudah makan kak tadi Kanaya membawa bekal , terus tadi mendapat kiriman dari teman2 Ares . " ucap Kalina


" syukurlah jangan sampai sakit love . " Mark duduk di samping kanan Kalina


" apa sudah ada kemajuan? " tanya Leo


" belum dia masih betah tertidur . " Kalina menatap pada Kris


" sebentar lagi dia akan bangun jangan khawatir Love . "


" iya semua akan baik-baik saja jangan terlalu di pikirkan Mine . "


Mark dan Leo secara berbarengan mengecup punggung tangan Kalina dan terus memberikan semangat .


" maaf aku baru datang sweet heart . "


Kalina mendongkak ternyata kaka nya yang datang menjenguk , Airin membawa buket bunga dan parsel buah .


" kakak.." Kalina memeluk Araga dengan erat


" aku baru mendapat kabar ini dari Gerall , benar2 ku terkejut sweet heart . " Araga mengecup kening Kalina


" iya aku juga tak menyangka akan mendapat musibah ini kak . "


" sabar ya mom semoga daddy cepat sembuh . " ucap Airin


" Terima kasih sayang . " Kalina pun memeluk Airin


" dimana para kesayangan ku? " tanya Araga


" mereka sedang pulang dan Ares sudah kembali berkerja . "


Araga mengangguk dan mengobrol bersama dari bandara langsung ke rumah sakit setelah ini akan pergi kerumah ibunya .


...


hari semakin siang Alena sedang makan bersama Arka dia sengaja meluangkan waktu karena memang tidak ada jadwal , kedua orang tuanya juga menjenguk Kris dan berharap segera sembuh agar bisa lamaran .


" kaka pasti sibuk padahal aku bisa makan siang di kantin saja . " ucap Alena

__ADS_1


" saya tidak ada jadwal ingin tambah apa lagi? " tanya Arka


" tidak ini sudah cukup kak . "


" apa tidur mu nyenyak? lihat mata cantik ini terlihat sembab . " Arka mengusap mata Alena


" tidur ku nyenyak karena di temani kak Yena nanti ingin pulang ke rumah sakit . "


" baiklah nanti saya jemput dan kita jenguk dad lagi . "


" tidak perlu kak aku bisa naik taxi atau bareng dengan kak Ansel . " ujar Alena


" saya tidak menerima penolakan . "


Arka pun mengecup bibir Alena yang membuat si cantik merona .


...


waktu memang cepat berlalu kini malam sudah mulai menyapa di ruang perwatan sudah ramai kembali si sulung sudah pulang dari kantor , Yena dan Kanaya juga berada di sana Ansel bermain ponsel Alena bermanja dengan Kalina sedangkan Ares masih di ruang visum .


" cairan infus nya sudah habis akan saya ganti dulu kak . " ujar Arka pada Gavin


" baiklah ganti saja . " jawab Gavin


Arka mengambil cairan baru dan melepas secara perlahan jarum nya tetapi dia sangat terkejut ketika melihat tangan Kris bergerak .


" dad.." panggil Arka


semua orang disana langsung berdiri dan mengelilingi kasur mata tajam itu mulai mengerjap air mata Kalina langsung menetes , secara bersamaan Ares masuk dan melepas jasnya dia menghampiri ranjang sang ayah .


" halo dad akhirnya bangun juga . " ucap Arka


Kris tersenyum tipis Arka mengecek monitor semua nya sudah stabil dengan segera Kalina memeluk sang suami .


" kenapa lama sekali tidurnya aku merindukan mu hiks.." ujar Kalina


" maafkan aku sayang . " Kris berucap lirih


Hot Devil is back !


semua orang menangis haru kini semua sudah baik-baik saja si kembar juga memeluk ayah nya .


" terima kasih sudah bangun dad . " ucap Gavin


" maaf sudah membuat khawatir kalian semuaa , Arka tolong lepas masker oksigen nya ini mengganggu . " pinta Kris


dokter Jung pun melepas masker nya karena pernapasan Kris sudah normal .


" apa ingin minum? " Kalina mengusap kepala Kris


" iya aku haus sayang dan setelah itu ingin cium ya kangennnn , terus selama aku sakit Rubby bagaimana? " tanya Kris


Ares berdecak baru sadar dari koma langsung minta cium dasar kantong hormon berjalan , di tambah angsa yang di tanyakan pertama kali oleh nya semua orang tidak bisa berkata2 .


" dad kelamaan bangun dan mom sibuk mengurus di mansion tidak ada yang memasak , waktu itu aku lapar dan terpaksa membuat angsa goreng maafkan aku . " ucap Ares


" ap-a Rubby? hiks sayang Ares menggoreng nya bagaimana ini . "


Kalina langsung gelagapan melihat suaminya menangis dan Arka hanya cengo si sulung memberikan cubitan sayang pada Ares , si kepala keluarga baru bangun malah di buat menangis sedangkan Ares hanya tertawa .


" tidak dad kak Ares hanya bercanda Rubby masih ada , Jeno mengurus nya dengan baik bahkan dia semakin sexy . " ucap Ansel


" benarkah cantik ku masih ada? " mata Kris sudah basah oleh air mata


" iya sudah jangan menangis . " Ansel mengusap lengan kekar itu


Ares malah tertawa terbahak tapi lebih baik seperti itu dari melihat Kris terbaring tak berdaya , Gavin menggeleng melihat sifat jail adiknya sebuah pesan masuk ke ponsel si Lion dan segera dia buka .


**Uncle Ice..


pulanglah sebentar mainan baru mu sudah datang ayo bersenang-senang prince** .


seringai muncul di bibir Ares dia memakai jaket nya dan pamit sebentar hadiah dari Araga sudah menunggu untuk segera di sentuh , Arka penasaran mau kemana malam2 begini haruskah dia ikut menemani Ares pergi atau tidak .


Hai ketemu lagi sama aku


dad nya udah bangun sekarang

__ADS_1


sampai bertemu di next episod


__ADS_2