
Author pov
pagi mulai menyapa matahari sudah bersiap menemani orang2 untuk menjalankan aktivitas membuat seseorang terusik dari tidurnya , Ares terbangun semalam dia tidur di asrama rumah sakit lalu mengambil sebotol air .
Brak
pria tampan itu terlonjak ketika pintu di buka dengan tak santai
" pintu nya bisa roboh Ren ! " omel Ares
" kenapa kau tidak memberi tau dad kecelakaan ! dasar menyebalkan . " ujar Ren
" aku lupa . "
" singa bodoh aku khawatir ! " saking gemas nya Ren menjambak rambut Ares
" aduh..aduh sakit lepaskan aku ! " protes Ares
lalu Jinan masuk ke dalam sudah siap dengan jas putihnya
" lepaskan dia Ren kepalanya bisa copot . " ujar Jinan
" teman mu menjengkelkan Jeon Jinan ! "
Ares mengusap2 kepalanya yang terasa perih mereka akan mengjenguk Kris sebelum bekerja si Lion pun bergegas mandi , setelah selesai mereka pergi ke ruang rawat di sana Kalina sedang membersihkan tangan Kris dengan air hangat .
" selamat pagi mom.." sapa Jinan dan Ren
" selamat pagi para tampan mom , ayo kemari apa kalian sudah sarapan? " tanya Kalina
" sudah ini aku bawakan bubur abalone dan puding buah untuk mommy . " Jinan memberikan paper bag pada Kalina
" lalu ini Vitamin agar mom tidak sakit . " tambah Ren
" ya ampun kalian tidak usah repot-repot terima kasih nak . " Kalina terseyum hangat
" sama2 semoga daddy lekas sembuh . " ucap Jinan
" mom harus pulang dan beristirahat . " Ares menghampiri ibunya
" di sini mom juga istirahat sayang nanti kalau pulang dad bangun bagaimana? " Kalina mengusap pipi Ares
" tapi aku tidak mau mom sakit . "
" tidak papa ini sudah menjadi kewajiban mom merawatnya selalu ada dalam keadaan sedih ataupun senang , sebagai bakti mommy pada daddy mu pria yang selalu membuat mom bahagia dan beruntung memilikinya . " ujar Kalina
" sebenarnya kami semua yang beruntung memiliki mu terima kasih sudah membawa ku dan adik2 melihat indahnya dunia , mommy tetap menjadi perempuan tercantik bagi ku dan aku sangat menyayangi mu . " Ares mengecup kening Kalina
Jinan dan Ren ikut terharu mendengar nya Ares memang mengerikan tetapi dia adalah anak yang begitu berbakti , lalu ada seorang wanita cantik dengan segaram sekolah nya masuk ke dalam sambil membawa bekal .
" selamat pagi semua . " sapa Kanaya
" ayo masuk prinses . " ujar Kalina
" ya ampun istri ku cantik sekali , selamat pagi cinta . " Ares mengecup bibir Kanaya
" ck sifat bucin nya kambuh lagi ! . " cibir Ren
" ini aku bawakan makanan untuk kaka dan mommy mama yang memasak . " ucap Kanaya
" terima kasih cinta pengertian sekali . " ujar Ares
" ayo keluar ini bukan tempat untuk kita kalau
begitu kami permisi dulu mom , nanti mampir lagi segera sembuh ya dad . " Jinan memegang tangan Kris dan menarik Ren keluar
....
In Mansion
suasana di sana begitu ribut Ansel cs pulang untuk membersihkan diri mereka akan berangkat ke kampus , Alena menginap di rumah grandpa Wu di temani Yena agar dia tidak merasa kesepian .
" Rubby berhenti berlari dan ayo kita mandi ! aku harus ke kampus . " omel Jeno
si bungsu Jung yang kini mengurus si cantik kesayangan Kris dari tadi sibuk mengejar Rubby
" ayo cantik kemari kita mandi . "
__ADS_1
secara ajaib Rubby menghampiri Jeno karena kata2 manis nya sedangkan Jaewu memandang aneh .
" kau terlihat aneh Jung berbicara romantis pada angsa . " ucap Jaewu
" kau tidak akan mengerti Na . " jawab Jeno
" ini ramen mu sudah jadi dan ini milik Jeno . " Vinson menaruh 2 mangkuk ramen di meja
" terima kasih bukankah hari ini kamu kelas pagi Xavier? " Jaewu mengambil ramen nya
" aku bertukar kelas jadi siang . " ujar Vinson
di dapur Leon sibuk membuat susu untuk semua nya maid di liburkan untuk sementara .
" ini susu nya jangan lupa sarapan aku membuatkan omlet . " ucap Leon
" terima kasih tapi kenapa hanya satu? lalu kalian? " tanya Ansel
" yang lain memasak ramen semua sudah beres dan aku ada kelas sebentar lagi nanti ku temani kembali ke rumah sakit . "
" maaf merepotkan mu bahkan kau sampai mengurus ku . "
" itulah gunanya saudara..sampaikan pada yang lain aku berangkat dulu , jangan lupa habiskan susunya . " Leon mengambil tas nya
Ansel mengantar Leon keluar dia meminjam mobil milik Gavin agar tidak bolak balik dan segera pergi ke kampus .
...
Ares menyempatkan mengantar Kanaya kini di ruangan hanya ada Kalina dia memijat kaki Kris agar tidak kaku jika sadar nanti , lalu pintu terbuka 2 orang pria tampan masuk dengan membawa makanan .
" Hai mine.." sapa Leo
" selamat pagi love . " ujar Mark
" selamat pagi kalian tidak ke kantor? " tanya Kalina
" kami mampir sebentar ayo duduk lihat aku bawa cake kesukaan mu , sudah makan? jangan sampai sakit . " Leo menarik tangan Kalina dan duduk di sofa
" aku sudah makan kak tadi Kanaya membawa bekal , terus tadi mendapat kiriman dari teman2 Ares . " ucap Kalina
" syukurlah jangan sampai sakit love . " Mark duduk di samping kanan Kalina
" apa sudah ada kemajuan? " tanya Leo
" belum dia masih betah tertidur . " Kalina menatap pada Kris
" sebentar lagi dia akan bangun jangan khawatir Love . "
" iya semua akan baik-baik saja jangan terlalu di pikirkan Mine . "
Mark dan Leo secara berbarengan mengecup punggung tangan Kalina dan terus memberikan semangat .
" maaf aku baru datang sweet heart . "
Kalina mendongkak ternyata kaka nya yang datang menjenguk , Airin membawa buket bunga dan parsel buah .
" kakak.." Kalina memeluk Araga dengan erat
" aku baru mendapat kabar ini dari Gerall , benar2 ku terkejut sweet heart . " Araga mengecup kening Kalina
" iya aku juga tak menyangka akan mendapat musibah ini kak . "
" sabar ya mom semoga daddy cepat sembuh . " ucap Airin
" Terima kasih sayang . " Kalina pun memeluk Airin
" dimana para kesayangan ku? " tanya Araga
" mereka sedang pulang dan Ares sudah kembali berkerja . "
Araga mengangguk dan mengobrol bersama dari bandara langsung ke rumah sakit setelah ini akan pergi kerumah ibunya .
...
hari semakin siang Alena sedang makan bersama Arka dia sengaja meluangkan waktu karena memang tidak ada jadwal , kedua orang tuanya juga menjenguk Kris dan berharap segera sembuh agar bisa lamaran .
" kaka pasti sibuk padahal aku bisa makan siang di kantin saja . " ucap Alena
__ADS_1
" saya tidak ada jadwal ingin tambah apa lagi? " tanya Arka
" tidak ini sudah cukup kak . "
" apa tidur mu nyenyak? lihat mata cantik ini terlihat sembab . " Arka mengusap mata Alena
" tidur ku nyenyak karena di temani kak Yena nanti ingin pulang ke rumah sakit . "
" baiklah nanti saya jemput dan kita jenguk dad lagi . "
" tidak perlu kak aku bisa naik taxi atau bareng dengan kak Ansel . " ujar Alena
" saya tidak menerima penolakan . "
Arka pun mengecup bibir Alena yang membuat si cantik merona .
...
waktu memang cepat berlalu kini malam sudah mulai menyapa di ruang perwatan sudah ramai kembali si sulung sudah pulang dari kantor , Yena dan Kanaya juga berada di sana Ansel bermain ponsel Alena bermanja dengan Kalina sedangkan Ares masih di ruang visum .
" cairan infus nya sudah habis akan saya ganti dulu kak . " ujar Arka pada Gavin
" baiklah ganti saja . " jawab Gavin
Arka mengambil cairan baru dan melepas secara perlahan jarum nya tetapi dia sangat terkejut ketika melihat tangan Kris bergerak .
" dad.." panggil Arka
semua orang disana langsung berdiri dan mengelilingi kasur mata tajam itu mulai mengerjap air mata Kalina langsung menetes , secara bersamaan Ares masuk dan melepas jasnya dia menghampiri ranjang sang ayah .
" halo dad akhirnya bangun juga . " ucap Arka
Kris tersenyum tipis Arka mengecek monitor semua nya sudah stabil dengan segera Kalina memeluk sang suami .
" kenapa lama sekali tidurnya aku merindukan mu hiks.." ujar Kalina
" maafkan aku sayang . " Kris berucap lirih
Hot Devil is back !
semua orang menangis haru kini semua sudah baik-baik saja si kembar juga memeluk ayah nya .
" terima kasih sudah bangun dad . " ucap Gavin
" maaf sudah membuat khawatir kalian semuaa , Arka tolong lepas masker oksigen nya ini mengganggu . " pinta Kris
dokter Jung pun melepas masker nya karena pernapasan Kris sudah normal .
" apa ingin minum? " Kalina mengusap kepala Kris
" iya aku haus sayang dan setelah itu ingin cium ya kangennnn , terus selama aku sakit Rubby bagaimana? " tanya Kris
Ares berdecak baru sadar dari koma langsung minta cium dasar kantong hormon berjalan , di tambah angsa yang di tanyakan pertama kali oleh nya semua orang tidak bisa berkata2 .
" dad kelamaan bangun dan mom sibuk mengurus di mansion tidak ada yang memasak , waktu itu aku lapar dan terpaksa membuat angsa goreng maafkan aku . " ucap Ares
" ap-a Rubby? hiks sayang Ares menggoreng nya bagaimana ini . "
Kalina langsung gelagapan melihat suaminya menangis dan Arka hanya cengo si sulung memberikan cubitan sayang pada Ares , si kepala keluarga baru bangun malah di buat menangis sedangkan Ares hanya tertawa .
" tidak dad kak Ares hanya bercanda Rubby masih ada , Jeno mengurus nya dengan baik bahkan dia semakin sexy . " ucap Ansel
" benarkah cantik ku masih ada? " mata Kris sudah basah oleh air mata
" iya sudah jangan menangis . " Ansel mengusap lengan kekar itu
Ares malah tertawa terbahak tapi lebih baik seperti itu dari melihat Kris terbaring tak berdaya , Gavin menggeleng melihat sifat jail adiknya sebuah pesan masuk ke ponsel si Lion dan segera dia buka .
**Uncle Ice..
pulanglah sebentar mainan baru mu sudah datang ayo bersenang-senang prince** .
seringai muncul di bibir Ares dia memakai jaket nya dan pamit sebentar hadiah dari Araga sudah menunggu untuk segera di sentuh , Arka penasaran mau kemana malam2 begini haruskah dia ikut menemani Ares pergi atau tidak .
Hai ketemu lagi sama aku
dad nya udah bangun sekarang
__ADS_1
sampai bertemu di next episod