Sugar Family

Sugar Family
Bagian 25


__ADS_3

selamat menikmati dan maaf kalau typo


Author pov


pagi pun mulai menyapa kicauan burung mulai terdengar para ibu sudah sibuk di dapur membuat sarapan anak-anak berjemur di pantai , Kris berjalan ke kamar dan membuka pintu terlihat seseorang masih bergulung dengan selimut .


" ayo bangunnnn.." Kris naik ke ranjang dan memeluk nya


" menyingkir dari ku ini masih pagi Kris wu . " ucap Leo dengan suara serak


" temani aku jalan-jalan yuu? " rengek Kris


" tidak mau pergi saja sendiri . "


" kau harus sering jalan-jalan Leo wu kan sudah tua agar tetap sehat . "


" kau juga sudah tua sialan ! "


pagi ini di awali perdebatan dua pria tampan Kris terus membujuk saudaranya agar menemani dia jalan2 .


...


sedangkan Ansel dan Leon sedang pergi ke mini market membeli sesuatu mereka berjalan santai dan sambil berbincang .


" kak Ares dari malam terlihat murung apa sedang ada masalah? " tanya Leon


" si es balok pasti sedang galau karena semalam aku bilang akan menembak Kanaya . " jawab Ansel


" dasar gila jangan mempermainkan adik ku ! kau sudah pacaran dengan winter ! "


" aku tau ini hanya pancingan saja agar dia peka ! kita sudah membahas ini kau lupa? kak Ares menyukai Kanaya , kenapa semua keluarga ku tidak peka sih kau juga sama saja dengan mereka menyebalkan . "


" ini bukan lelucon? aku pikir kak Ares hanya sayang sebatas adik tanpa ada rasa cinta di dalam nya . " ucap Leon


" coba lihat matanya di sana ada yang berbeda makanya pacaran ! jangan sibuk baca buku mulu , jomblo tau apa soal beginian . " ejek Ansel


" jangan mengejek ku dasar sialan . "


" tunggu akuuuu.." teriak seseorang


keduanya berbalik dan melihat ke belakang Vinson berlari menyusul .


" kenapa meninggalkan aku ! " protes Vinson


" kau saja yang terlalu lama di kamar mandi Xavier . " jawab Ansel


" sudah ku bilang tunggu sebentar . "


" sudah jangan brisik kapan sampai nya ! ayo jalan . " sela Leon


ketiga saudara itu segera menyebrang dan di belakang ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi menghampiri mereka , mata Leon membulat melihat itu dengan segera dia mendorong Ansel dan Vinson .


Srakk


ketiga pria tersungkur ke sisi tortoar kepala Ansel terkantuk pada aspal tangan Vinson menghantam tortoar sedangkan Leon sedikit tersenggol mobil , membuat tubuhnya terdorong ke pinggir jalan dan mengerang merasakan sakit pada pada kakinya karena benturan tapi dia masih sadar memang seorang jagoan .


" Leonnnn.." panggil Ansel dia merasakan kepalanya berputar


" dasar brengs*k . " Vinson mencoba bangun dan melihat keadaan 2 saudaranya


semua orang berlari menolong dan memastikan keadaan mereka Vinson berjalan terseok dia mendekati Ansel karena dekat dengan nya .


" tolong Leon . " ucap Ansel dengan pelan


Vinson melihat ke arah Leon yang sedang di bantu beberapa orang dia meminta pada seseorang untuk menjaga Ansel .


" katakan pada ku mana yang sakit? " Vinson berucap panik


" kaki ku sa-kit sekali . " ucap Leon


" kita ke rumah sakit sekarang ayo bangun . "


" kening mu berdarah Xavier lalu Ansel bagaimana keadaanya? "


" Ansel juga terluka tapi kau masih bisa berjalan tidak? " tanya Vinson

__ADS_1


" aku masih kuat ayo pergi . "


mereka berterima kasih pada orang-orang yang telah menolong nya lalu ketiga pria tampan itu pergi menuju ke apotik terdekat , Vinson yang mengalami sedikit luka walaupun tangan nya terasa sakit dia pergi membeli obat untung ada apotik terdekat .


" kita harus pergi kerumah sakit takut kaki mu bermasalah . " ucap Ansel


" aku baik2 saja lihat pelipis mu berdarah . " Leon mengusap membersihkan darah nya


" apa orang itu buta? membawa kenderaan seperti orang tak waras padahal tadi itu lampu merah , bukanya harus berhenti ! atau jangan2 dia tidak punya uang untuk mengganti mata nya . " omel Ansel


" mungkin orang tadi memang tidak sengaja dan sedang terburu2 bagaimana kita menjelaskan ini pada orang rumah , pasti mereka akan khawatir terutama ibu kita juga grandma kenapa ada-ada saja sih lagi liburan gini harus ada tragedi . "


lalu Vinson pun sampai dia mengerluarkan kapas dan membersihkan luka2 mereka dan setelah selesai dia membalut luka Leon dan Ansel , mereka harus segera pulang tapi ada yang mengganjal dalam hati Ansel semua mobil terlihat berhenti tapi tidak dengan mobil tadi .


...


sedangkan di villa nyonya kim baru sampai Kalina sangat senang melihat sang ibu ikut menyusul ke sana . semua orang menatap penasaran pada pria gagah di samping nyonya kim , bahkan Diana , Kaira , Yena juga nyonya Wu terpesona padanya membuat para pria di sana meradang .


" aku senang akhirnya ikut menyusul tapi siapa pria yang ada di samping mu ini besan? " tanya tuan Wu


" dia putra sulung ku kakak kandung Kalina . " jawab nyonya kim


" hah? maksud nya bagai-mana bu? " Mark sangat terkejut


nyonya kim mulai bercerita semua nampak syok saat mendengar cerita itu bahkan tak percaya Kalina mempunyai saudara segagah ini , Kris yang baru pulang membeli kopi terkejut dan mata tajam itu menatap sengit ke arah Araga kenapa ada dia menyebalkan !


" sedang apa kau ada di sini tihangggg ! " Kris berjalan dan menunjuk2 wajah si kaka ipar


Araga hanya menatap datar ke arah Kris dan semua terkejut karena suara cetar si hot daddy


" ya ampuun Kris wu kau berisik sekali ! maaf ya tampan putra ku memang tak berakhlak , sungguh aku tak percaya pria gagah ini adalah kakak dari Kalina salam kenal panggil aku mama . " nyonya Wu menghampiri Araga dan menangkup pipi nya


" senang bertemu dengan mu mama . " ucap Araga


" ya ampun kenapa tampan sekali ! aku jadi ingin menikah lagi . " sela Kaira


Leo melotot mendengar itu istrinya minta di hukum awas saja nanti malam dia akan membuat Kaira tak bisa berjalan !


" salam kenal ya aku Diana . "


" aku Mark dan dia istri ku ! " Mark menekan perkataan nya dia cemburu ketika melihat Diana menatap kagum pada Araga


" aku Leo dia istri ku . " ucap Leo dia menarik pinggang Kaira yang masih melihat ke arah si sulung kim


Araga bingung dengan tatapan para pria Wu seolah takut tersaingi tapi dalam hal apa? sepertinya para pangeran Wu punya saingan baru , perhatian semua perempuan cantik mengarah padanya ternyata mereka kalah pamor oleh si uncle ice .


" uncleee.." Alena berlari dan memeluk pada Araga


" halo sayang uncle merindukan mu . " Araga mengecup kening Alena


" prinses kau tidak pernah seperti itu pada dad ! " protes Kris


" apa sih dad berisik ! " jawab si cantik


" jangan senyum2 kau tihang ! " omel si hot daddy pada Araga yang sedang tersenyum remeh


" kalian sudah akrab ya? " tanya tuan Wu


" iya begitulah kami memang sudah dekat dia anak yang sangat menggemaskan , tapi kadang juga bodoh bahkan anak tk lebih pintar darinya oppss maaf hanya bercanda saja kak Kris . " Araga tersenyum manis


semua orang menahan tawa bagimana mungkin ada orang yang menghina seorang Kris wu sesantai ini


" dasar si kurang ajar jangan so manis kau ! sejak kapan kau memanggil ku kakak ! , jangan tertipu dengan wajah tampan nya si tihang ini titisan iblis pergi kau ! " usir Kris


" jaga sikap mu Kris wu ! " peringat si tuan besar


" mama dia menyebalkan sungguh lihat papa memarahi ku ! " adu Kris pada ibunya


tapi nyonya Wu malah asik mengobrol dengan sang besan mengabaikan rengekan si malaikat maut Kris memghentakan kakinya karena kesal , Araga menyakan Ansel dan Ares karena tak ada sambil menunggu anak2 mereka mengobrol tentang berbagai hal mengenal lebih jauh sosok si sulung kim .


....


In Seoul


Airin sedang menunggu teman nya di perpustakaan mereka janjian untuk mengerjakan tugas bersama dia membaca beberapa materi , tapi berhenti sebentar akhir-akhir ini dia sedang di lema perasaan nya tak menentu membuat nya bimbang .

__ADS_1


" maaf ya aku lama tadi di panggil dosen dulu..ngelamun mulu ke sambet tau rasa ! " seorang perempuan cantik duduk bergabung


" ish ngagetin tau gak ! lagi galau aja gimana nih tolong aku suzy . " ucap Airin


" kamu sedang masalah apa? cerita sama aku setidaknya kita cari solusi bersama . " ucap suzy


" aku bicara gegabah lalu sekarang pusing sendiri kamu taukan aku pacaran sama Ares? aku cuma iseng bicara kaya gitu , padahal aku gak suka sama sekali Ares sudah ku anggap keluarga ku sendiri pokonya aku nyesel sama kata2 yang telah aku ucapkan . " Airin bercerita panjang lebar


" kau gila Seo Airin mempermainkan pangeran kampus lalu kenapa kau pacaran dengan nya? " suzy bertanya heboh


" aku ingin memberi tau aku berpacaran dengan Ares karena dia terlihat mirip dengan mantan kekasih ku , aku masih mencintai nya tapi aku berusaha mencintai Ares tetap tidak bisa jahat sekali kan? "


" jadi dengan kata lain kau menjadikan dia pelarian? dasar bodoh ! jangan main2 dengan keluarga Wu , lalu sekarang apa yang akan kau lakukan Airin? "


" aku memang salah maka dari itu aku ingin mengakhiri hubungan ini tapi bagaimana caranya? maafkan gadis jahat ini Lion.." Airin berucap dengan rasa bersalah


suzy juga terlihat berpikir masalah ini harus berakhir dengan baik-baik jangan sampai si hot Lion terluka lalu mengamuk menghacurkan kampus .


....


di paviliun belakang villa seorang pria tampan sedang menimum bir sudah banyak sekali kaleng yang kosong bahkan dia setengah sadar , hatinya tak tenang mengingat perkataan Ansel jadi Ares mencoba menghilangkan rasa sesak itu .


lalu secara kebetulan tak jauh dari sana Kanaya sedang menangis dia merasakan sedih mengetahui bahwa Ares kini mempunyai kekasih , dia tak sengaja melihat pesan Airin yang di kirim untuk pria itu Kanaya mencoba untuk sadar diri lalu dia bangun dan akan kembali ke villa .


" kau dari mana? " tanya Ares dia berjalan sempoyongan


Kanaya terkejut kenapa orang yang di hindari ada di sini ! dia berbalik untuk segera pergi


" tunggu jangan pergi ! " Ares meraih tangan Kanaya sedikit mencengkram nya


" lepas kak ! "


" diam ada yang ingin aku bicarakan dengan mu . "


" aku tidak mau bicara dengan mu . " Kanaya mencoba melepas cekalan itu


Ares menarik Kanaya dia membawanya ke salah satu ruangan yang ada di sana tak lupa menutup pintu


" aku harus pergi kak ! "


" jadilah yang kedua . " ucap Ares


gadis cantik itu menatap bingung apa maksudnya? apa karena efek mabuk


" aku tak mengerti apa yang kaka katakan . " ujar Kanaya


" jadilah yang kedua aku akan memiliki mu dan juga Airin pasti akan menyenangkan . "


Plakk


secara repleks Kanaya menampar Ares pandangan nya terlihat terluka kenapa tega sekali berucap begitu dia sama-sama wanita .


" tak ku sangka kaka begitu brengs*k ! " ucap Kanaya


Ares tak terima mendengar nya dia mempersempit jarak mengukung Kanaya menempel pada dinding lalu dia memberikan cumbuan , dua bilah lambium bertemu Kanaya sangat terkejut bahkan dia bisa merasakan rasa bir Ares menarik tengkuk si cantik dan kedua tangan lentik itu meremas baju Ares ketika gerakan itu semakin liar .


pria itu mengerakan kepalanya mencari posisi terbaik menikmati rasa manis dalam kegiatan panas kaki Kanaya melemas dia tak melawan , lalu dia memukul bahu Ares pertanda butuh okisgen keduanya terengah lalu dengan terburu2 Ares mengecupi leher jenjang Kanaya .


" hikss..kaka jahat aku membenci mu ! kak Airin akan marah . "


kewarasan nya sudah tak ada Ares mendorong Kanaya ke sofa yang ada samping dinding lalu menindihnya pandangan sayu membuat dia gila , lalu Ares kembali mengecupi kulit seputih susu itu bahkan memberikan tanda membuka satu persatu kancing baju Kanaya .


" ahkhhh..jangan kak . " Kanaya menahan nya tapi Ares tak mendengar


" aku frustasi karena mu maka kau harus bertanggung jawab . " ucap Ares


Kanaya memandang Ares wajah tampan yang begitu dia kagumi sedang menatap lapar ke arah nya belum lagi rambut yang berantakan , semakin membuat Ares terlihat sexy tangan kekar itu berhasil membuka seluruh kancing baju dan bra dengan renda hitam terlihat menantang untuk segera di lepaskan ini gila tapi nyata.


hai ketemu lagi sama aku maaf bagi kalian yang ngedukung Ares sama Airin


gimana ya emang dari awal mereka cuman penambah aja


jadi maaf banget kalau mau marah boleh kok sekalian hujat juga gak papa , nanti Airin bakal berjodoh sama seseorang yang gak kalah hot kaya si Lion .


sampai bertemu di next episod

__ADS_1


__ADS_2