Sugar Family

Sugar Family
Bagian 39


__ADS_3

Author pov


si kembar menempel dengan Kalina karena begitu senang akhirnya sang ibu bangun di tambah Gavin , tak lama kemudian pintu terbuka menampilkan 3 pria tampan dengan balutan jas dokter masuk ke dalam .


" mom.. " Ares berlari ke dalam lalu memeluk Kalina


" jagoan mom apa sudah selesai tugas nya? " Kalina mengecup pipi Ares


" sudah Terima kasih karena mom baik2 saja . " ucap Ares


" selamat malam dad . " sapa Jinan dan Ren


" selamat malam ternyata kalian ikut berkunjung ayo kemari duduk . " ucap Kris


" iya kami terkejut mendengar mom kecelakaan jadi mampir sekalian , ah sebentar kami akan melihat mom dulu . " ujar Ren


lalu Jinan dan Ren menghampiri Kalina mereka membawa buah segar dan sebuket bunga


" cepat sembuh ya mom . " ucap Jinan


" iya jangan terlalu lama sakit nya . " timpal Ren


" Terima kasih kalian repot2 jenguk mom , apa kalian sudah makan? " tanya Kalina


" belum kebetulan proses identifikasi belum selesai , kami izin sebentar karena ingin ikut melihat keadaan mom . " jawab Jinan


mereka pun berbincang suasana begitu hangat dan sebuah berita di TV terdengar .


telah terjadi kecelakaan mobil hingga membuat pemilik nya meninggal di tempat ini kabar duka untuk mentri keuangan , kami semua turut berduka cita akan kecelakaan ini semoga keluarga Jung tabah atas semua nya .


" uhukk.." Gavin yang sedang minum terbatuk mendengar berita itu


" Krystal? gadis yang malang ya ampun kenapa bisa begini? " mata Kalina berkaca mendengar nya


" jadi semua yang ku lihat hanya mimpi? " gunam Ansel


" aku benar2 tak menyangka mom besok aku izin akan ke rumah duka . " ucap Gavin


" tentu sayang pergilah sampaikan maaf mom karena tak bisa ikut melayat . "


sedangkan Kris dan Ares hanya menampakan wajah datar tak beraksi apapun setelah itu mereka pamit untuk kembali berkerja , dan ada tamu kembali dia membawa banyak makanan membuat si kembar senang .


" uncleeee.. " pekik Alena


" Hai princes uncle bawakan banyak makanan untuk kalian . " ucap Araga


" Terima kasih uncle . " ujar Gavin dan Ansel


" halo sayang aku senang kau sudah bangun . " Araga mengecup kening sang adik


" dimana ibu kak? "


" ibu tidak ikut tapi besok akan ke sini , mana yang sakit sweetheart? " tanya Araga


" semua nya kak kaki ku belum bisa banyak bergerak . " adu Kalina


" besok ku suruh dokter untuk memeriksa lagi sabar ya . "


Kris menepuk bahu Araga menyuruh pria itu keluar dan kini kedua pria dewasa itu duduk depan kolam kecil .


" kau yang membuat berita itu? " tanya Kris sambil menyalakan rokonya


" ya begitulah . "


" kenapa harus kecelakaan mobil? "


" lalu apa? mati di makan hiu begitu ! " omel Araga


" ck terserah yang penting aku tak ingin ribet . "


" sudah langsung aku bereskan kau repot apanyaaa ! "


" itu memang tugas mu tihang ! " ucap Kris


" setalah Gavin mungkin aku . " Araga menyandarkan tubuh nya


" apanya? "


" tentu saja menikah aku butuh kehangatan di ranjang . "


" wah jangan bercanda dengan ku , dengan siapa? memang nya ada yang mau dengan pria tua seperti mu? " Kris menatap si kaka ipar


" brengs*k aku tidak tua ! nanti aku kenalkan padanya dia manis . " Araga tersenyum memikirnya


" tidak semanis Kalina ! kau sudah bilang akan menikah pada istri ku? "


" belum nanti akan ku bicarakan menunggu waktu yang pas , aku ingin pesta pernikahan ku di gelar di italy kalian harus datang jangan khawatirkan tiket semua beres . "


" dihh aku masih mampu jangankan membeli tiket pesawat nya ku beli sekalian ! , Kalina meminta pulang dan di rawat jalan dia tidak nyaman . " ujar Kris


" lakukan saja akan ku suruh pihak rumah sakit memindahkan semua alat ke mansion . "


....


In Wu Mansion


Mark masih mengerjakan desain di ruang kerja nya masih banyak yang belum selesai dia sedikit meregangkan otot2 nya , lalu dia tersenyum ketika melihat pigura kecil di meja di sana terdapat photo Mark Kalina juga Jaemin .


" aku merindukan nya sedang apa dia? " gunam Mark


lalu pria itu mengambil ponsel nya dan akan menelpon tetapi seorang wanita cantik masuk sambil membawa segelas teh .


" apa pekerjaan nya masih banyak? " Diana pun duduk


" lumayan ada apa darling? " Mark menaruh kembali ponsel nya

__ADS_1


" tidak ada hanya aku bosan di kamar suami ku terus mengurung diri ruang kerja nya ! "


" maaf desain ini harus selesai kemari katanya merindukan ku . " Mark merentangkan tangan nya


Diana pun menghampiri lalu memeluk Mark akhir2 ini suaminya sangat sibuk .


" apa anak2 sudah tidur? " tanya Mark sambil mengecup bibir Diana


" belum Yena sedang menyusun laporan sedangkan Vinson bermain game , anak itu bukan nya mengerjakan tugas ! "


" nanti dia akan mengerjakan nya sayang apa gaun untuk Yena sudah selesai? "


" sedikit lagi selesai . "


" hanya tinggal 1 bulan lagi mereka akan menikah putri ku sudah besar . "


" semoga semua lancar . " Diana menyandar di bahu Mark


" iya aku senang nasib nya tidak seperti ku . " Mark tersenyum tipis


" memang nya nasib mu bagaimana? "


" aku tidak berhasil dengan cinta pertama bahkan rasa cinta ku yang begitu besar tak mampu memilikinya , rasa sakit yang begitu lama harus ku tanggung tapi demi dia bahagia aku rela melakukan nya . " ucap Mark sambil menatap lekat photo seseorang


" apa rasa cinta mu masih ada padanya? " tanya Diana


" tentu saja tidak darling semua cinta ku hanya untuk mu seorang , tapi tidak papa kan jika dia menjadi rangkaian dalam cerita ku? "


" semua orang punya cerita masing2 aku percaya pada mu . " Diana mengecup bibir suami tercinta nya


....


In Hospital


Ares duduk sebentar pandangan nya serasa berputar mungkin karena kurang tidur dan tugas yang banyak membuat tubuh dia lelah , proses identifikasi sudah selesai pria itu akan membelikan cake untuk Kanaya si cantik meminta nya .


" laporan sudah selesai tinggal di berikan pada Profesor Lee . " ucap Jinan


" hm "


" kau baik2 saja? " tanya Ren kemudian dia berjongkok di depan Ares


" aku baik . "


" wajah mu pucat Lion kau harus segera istirahat nanti sakit ! " omel Ren


" iya aku tau sudah sana pergi ! " Ares pun berdiri


lalu Jinan dan Ren segera pergi sedangkan Ares memakai jaket nya dia harus membelikan apa yang Kanaya mau , tak lama kemudian dia sampai di toko kue dan segera membeli nya setelah selesai si Lion pergi ke rumah papa Leo .


Tok


Tok


" lho kak Ares? ayo masuk . " ucap Leon


" Kanaya di kamar kalau papa dan mama ke rumah grandpa sebentar kak . "


lalu kedua pria tampan itu masuk Leon memanggil adiknya turun Kanaya sangat senang melihat si kekasih hati .


" aku rinduuuu.. " Kanaya memeluk Ares dan duduk di pangkuan nya


" tentu aku juga sayang apa tugas nya sudah di kerjakan? " Ares merapihkan rambut Kanaya


" sudah kak tapi apa kaka baik2 saja? " tanya Kanaya


" aku baik cinta itu kue yang kamu mau . "


" wah Terima kasih my Lion memang terbaik . "


Kanaya turun dan segera memakan kue nya Ares memejamkan mata sebentar mencoba menghilangkan rasa pusing nya .


...


hari pun berlalu kini Kalina akan pulang kamarnya di sulap menjadi ruang pewaratan si cantik masih menggunakan kursi roda karena kakinya masih sakit , di rumah Kris sudah ramai kebetulan ini hari minggu Araga meminta pihak rumah sakit mengirim dokter dengan rutin untuk memeriksa keadaan nya .


" apa yang kau butuhkan dear? " tanya Araga


" tidak ada kak Terima kasih ya maaf merepotkan mu . " ujar Kalina


" tentu saja tidak queen . "


" kamu istirahat sayang nanti mama buatkan teh herbal untuk mu . " ucap nyonya Wu


" Terima kasih mama . "


" oh iya ibu juga akan membuat bubur ablone kesukaan mu , sekarang kamu istirahat . " nyonya kim mengcup kening Kalina


mereka pun keluar membiarkan Kalina beristirahat Gavin sudah pergi ke rumah duka sedangkan Ares belum pulang dia di telpon oleh dosennya untuk kembali ke rumah sakit , Kanaya sempat meminta untuk dia izin sebentar tapi jika sudah menyangkut pekerjaan Ares tidak bisa sikap yang bertanggung jawab sudah melekat .


Kanaya hanya khawatir melihat wajah si kekasih hati yang seperti mayat hidup bahkan sampai saat ini belum pulang setelah malam itu pamit , dia berharap Ares baik2 saja semua berkumpul dan mengobrol nyonya kim membuat banyak hidangan.


" di mana daddy? " tanya Ansel pada Alena


" tidak tau kak . "


" daddy mu di belakang ada apa hm? " tanya Leo


" aku ingin memberikan formulir ini untuk di tanda tangani papa . " jawab Ansel


setelah itu Ansel pergi kebelakang dan melihat Kris yang sedang bermain kelereng di sana


" dad sedang apa? aku ingin meminta tanda tangan . " Ansel menghampiri sang ayah


" ayo bermain dengan dad . "

__ADS_1


" ck tidak mau apa dad tidak ada kerjaan? semua orang berkumpul ini malah main kelereng ! " omel Ansel


" suka2 dong apa ada masalah? berikan pada ku , memang susah menjadi orang tampan ada aja yang minta tanda tangan . " Kris mengambil kertas nya


sedangkan Ansel hanya berdecih PD sekali orang tua satu ini ! lalu dia pun pergi meninggalkan Kris yang kembali bermain kelereng .


...


Gavin harus kembali ke kantor sekertaris nya bilang ada masalah dia sudah dapat yang membantu nya kembali , niat hati setelah pulang dari rumah duka dia akan menghabiskan waktu dengan Yena di rumah .


" ada masalah apa? " Gavin masuk ke ruangan nya


" maaf menganggu hari libur anda presedir tapi ini masalah kontrak kerja kita . " ucap Mina


" memang nya kenapa dengan kontrak nya? "


" mereka membatalkan kerja sama dan para investor marah . "


" bagaimana mungkin bisa begitu ! mereka tak boleh seenaknya begini . " protes Gavin


" saya juga tidak paham presedir mendadak pihak sana membatalkan begitu saja , dan kita akan kehilangan beberapa saham karena para investor menganggap perusahaan ini tidak konsisten. " ucap Mina


" brengs*k kenapa jadi perusahaan ku yang di salahkan ! harus nya bukan kita yang mengalami kerugian , mereka yang harus bertanggung jawab bukan pihak di sini kemana otak mereka ! " si sulung Wu di buat emosi


Mina hanya diam wajah yang lembut itu mendadak mengerikan Gavin memutuskan rapat besok dan dia pulang ke mansion , tak lama dia sampai hari nya langsung menjadi hancur lalu Gavin masuk mengabaikan para pria yang sedang mengobrol di ruang tamu .


" kaka sudah pulang ingin ku buatkan kopi? " Yena menghampiri nya


" pergi jangan mengganggu ku . "


Yena terkejut dia melihat calon suaminya bersifat dingin


" ah maaf kak apa yang terjadi? " tanya Yena


" tidak ada . "


Gavin pun pergi ke ruangan kerja Yena takut apa dia melakukan kesalahan? kenapa pria itu mendadak begitu , Mark yang baru dari dapur memperhatikan keduanya lalu pergi ke ruang tamu .


" papa.. " panggil Mark pada sang ayah


" ada apa boy? " tanya Tuan Wu


" bukan nya ingin mengadu atau apa tapi ada yang salah dengan Gavin . " ucap Mark


" memang nya ada apa dengan anak itu? " Leo yang bertanya


" dia terlihat tidak bersahabat bahkan bersifat dingin pada Yena , apa ada yang terjadi? "


" mungkin itu hanya perasaan mu saja . " timpal Araga


" tidak kak Araga seperti nya ada terjadi apa tadi dia menyapa kalian? " tanya Mark


" tidak dia pergi begitu saja . " ujar Tuan Wu


lalu Kris menghampiri mereka sambil ngemil Biskuit dia bosan bermain kelereng dan duduk di sana .


" Kris pergi dan tanyakan apa yang terjadi putra mu sedang ada masalah . " titah Tuan Wu


" Anseeeeel kau sedang ada masalah apa? " teriak si hot daddy


plak


Tuan Wu menggeplak belakalang kepala Kris


" bukan Ansel bodoh tapi Gavin ! " omel Tuan Wu


" ish mana ku tau putra ku banyak ! lagian dia sedang tidak ada di rumah . " protes Kris


" Gavin baru pulang sepertinya mood dia sedang tidak baik , pergi tanyakan apa yang terjadi atau suruh dia kamari bicarakan dengan kami . " ujar Leo


Kris pun naik ke atas pergi ke ruang kerja dan masuk ke sana


" pergi aku ingin sendiri . " ujar Gavin


" ada apa? jangan merajuk seperti anak perawan Gavin Wu . " Kris berucap datar


" semua baik . "


" jangan coba berbohong atau dad akan menghukum mu ! "


" aku hanya lelah dad . " ucap Gavin


" lelah karena apa? lelah karena masalah hidup ya? turun semua menunggu di bawah , jangan sampai dad menyeret mu atau sekalian saja dad lempar ke bawah . "


Kris pun pergi terlebih dulu Gavin menghela napas dia segera menyusul karena takut ayah nya marah , di sana Araga menceritakan bahwa dia akan segera menikah tentu saja suasana menjadi heboh mereka tidak sabar untuk segera pergi ke italy .


....


di lain tempat seorang wanita cantik sedang tiduran di belakang ada lengan kekar yang memeluknya .


" nanti kita makan malam di mana sayang? " tanya pria itu


" aku tidak tau nanti malam Ansel mengajak bertemu . " ucap winter


" ck bocah itu menganggu saja ! "


" jangan seperti itu padanya sudah lepaskan tangan mu . "


" tidak mau aku masih merindukan mu . "


Winter diam dia memejamkan matanya dan ikut tidur siang dengan pria yang sedang memeluk nya sebelum nanti malam pergi bertemu Ansel .


Hai love ketemu lagi sama aku hehe


maaf ya agak lama biasa lagi so sibuk

__ADS_1


sehat selalu buat kalian semua semoga selalu bahagia .


sampai bertemu di next episod


__ADS_2