
Author pov
Ares membereskan alat2 nya karena proses identifikasi sudah selesai kasus hari ini lumayan menyita waktu , pemeriksaan yang lama di tambah di barengi dengan proses cukup rumit seorang pria datang dengan 2 gelas kopi .
" ini kak di minum dulu . " ucap Jeno
" Terima kasih . "
" apa perkembangan tentang teror itu belum ada titik terang? "
" belum dia membuat suasana seolah kembali tenang , lalu setelah itu akan datang dengan kejutan . " ujar Ares
" lalu sekarang bagimana? apa semua akan aman? jujur aku agak cemas . " keluh Jeno
" apa yang kamu takutkan? semua akan baik2 saja Jung . " Ares meneguk kopinya
Brak
kedua pria tampan itu terlonjak ketika pintu di buka dengan tak santai .
" apa lagi? pengaman nya habis? beli sendiri jangan menitip pada ku . " tanya Ares pada Viona
" ish bukan Lion ! anak-anak siapa yang akan menjemput aku lupa . "
" kak Yena dan Alena karena Elina sedang mengurus data siswa , lalu Kanaya pergi bersama dengan mama . "
" lalu suami ku di mana? " tanya Viona
" mana ku tau kau pikir aku pengasuh ! "
Jeno hanya menjadi penonton setiap kali mereka berdebat .
" kenapa masih di sini? kita akan makan siang bersama dengan Profesor Byun . " Arka datang menyusul
" aku tidak ikut . " ucap Ares
" kenapa begitu? " tanya Arka
" malas . "
" sebentar saja ayolah jangan membuat keributan Lion . "
" keributan apa kak? aku tidak membakar rumah sakit . "
" akan ada omongan aneh jika dokter Wu dari forensik sombong , selalu menolak makan dengan para jajaran petinggi rumah sakit . " ujar Arka
" ku buat orang yang membuat gosip itu tak bisa bicara . "
" hanya sebentar nanti kita kabur . " bisik Jeno
Ares berdecak bukan ingin tidak sopan tapi pasti berujung bisnis ketika berbincang nama sang ayah akan selalu di sebut , menawarkan berbagai kerja sama agar keluarga Wu mau menjadi investor kenapa tidak temui saja langsung .
" pasti mereka punya maksud dengan makan siang ini . " Ares memakai jas putih nya
" maksud mu apa? " tanya Viona
" awal-awal memang berbicara biasa tapi nanti pasti akan ada berkas yang di berikan , sekalian tolong berikan ini pada Tuan besar Wu siapa tau saja tertarik menjadi investor . kami mengandalkan mu ish sungguh aku muak jika memang begitu temui saja langsung si pak tua kan bisa ! " omel Ares
" sudahlah aku pusing ayo turun ! " ajak Arka
Ares yang terus menggerutu sungguh malas sekali untuk bergabung makan siang .
...
di sekolah anak-anak sudah pulang mereka di jemput oleh Yena dan Alena tetapi para bocah lucu pulang terlebih dulu , karena Alena harus mengantar bekal untuk Ansel ke kantor Elina bolang kakanya tidak sarapan karena buru2 .
" sekalian antar bekal juga membawa berkas laporan milik kak Gavin . " gumam Alena
sekalian si prinses Wu mengambil titipan dari kaka sulung nya .
...
In Office
Ansel sedang berkutat dengan kertas perkerjaan memang selalu banyak ternyata menjadi CEO sesulit ini , banyak laporan yang belum di cek dan kontrak kerja sama menumpuk di meja merepotkan memang .
" ayo makan siang . " ajak Winter
" duluan . "
" tidak seru makan sendirian aku tidak mau kamu sakit . "
" pekerjaan ku masih banyak . " ujar Ansel
" kita pesan saja bagaimana? " Winter merapihkan dasi Ansel
" boleh . "
Winter pun mengambil ponsel dan memesan makan lalu menutup laptop tentu membuat si presedir protes .
" jangan marah beristirahat sebentar tampan ayo kita duduk di sana . "
" aku tidak suka menunda . " Ansel melonggarkan dasi nya
" tentu tidak bisa jika nanti sakit bagaimana? tangan ku pegal , boleh ya nanti ku suruh orang untuk mengerjakan berkas? " Winter menyandar pada Ansel
" kenapa? itu tugas mu bukan . "
" iya tapi banyak mengertilah sayang . "
" ya terserah saja . "
" terima kasih kamu memang selalu pengertian . " ujar Winter
__ADS_1
clekk
pintu terbuka seorang wanita cantik masuk kedalam dan tentu sangat terkejut .
" begini kelakuan mu ternyata . " ucap Alena
" lho kenapa kamu di sini? " Ansel berdiri menghampiri sang adik
" kenapa aku menganggu? oh maaf pasti kaka sedang mengenang masa lalu . "
" jangan bicara aneh-aneh kaka tidak suka . " ujar Ansel
" adik mu memang tak pernah punya sopan santun main masuk saja . " timpal Winter
" jal*ng saja di izinkan masuk kenapa aku tidak boleh? " Alena tertawa sinis
" siapa yang kau sebut ! jaga ucapan mu ! " Winter marah mendengar itu
" aku tak menyebut siapa pun kenapa kau marah apa merasa? "
" hentikan kenapa kalian malah ribut ada apa kemari hm? " lerai Ansel
" kaka tidak sarapan jadi istri mu meminta tolong untuk mengantar bekal . "
" padahal makanan delivery banyak so sibuk memasak . " cibir Winter
" itulah istri yang sempurna bukan hanya bisa melelang tubuh . " jawab Alena
" kau selalu berkata omong kosong ! bahkan kata2 mu seperti orang tak berpendidikan . "
" kenapa malah kalian jadi ribut lagi . " cegah Ansel
" adik mu tak pernah menghargai orang dia selalu memandang rendah sesama , bahkan melukai perasaan ku apa begini didikan keluarga Wu . " Winter menatap pada Ansel dengan mata yang berkaca-kaca
" kalau tidak merasa kenapa terluka? hidup mu drama sekali sialan . " sanggah Alena
" perhatikan ucapan mu Alena jangan bicara tak sopan begitu . " peringat Ansel
" kenapa aku harus sopan? maksud kaka aku harus menjaga etika ketika berhadapan dengan manusia seperti dia , aku tau harus seperti apa ketika bersikap mana yangmemang pantas di hargai . "
" lihat sungguh tak ada yang patut di contoh dari adik bungsu mu ! "
" diam sampah seperti mu tak berhak berbicara di sini ! " ujar Alena
" cukup Alena Wu jangan membuat keributan ! " bentak Ansel
tentu si prinses Wu terkejut mendengar bentakan dari sang kaka .
" kaka membentak ku? "
" Maaf bukan begitu sayang tolong jangan salah paham . " ucap Ansel dengan menyesal
Brak
Alena melempar bekal ke meja dan pergi dari sana tentu saja Ansel merasa bersalah , dia menahan tangan lentik itu dengan segera .
" lepaskan jangan memperdulikan ku lagi ! urus saja wanita mu . " sentak Alena
" kaka mohon jangan begini . " di dekap nya Alena
" aku tidak suka pria plin plan . "
" siapa yang begitu? kenapa kamu sama dengan yang lain?? menganggap berlebihan pada suatu hal , aku tak ada niat untuk berpaling dari Elina tolong berhenti berpikiran buruk tentang ku itu sama saja kalian tidak percaya pada ku . "
" ini bukan soal percaya atau tidak tapi sikap mu yang hanya diam sudah menjawab semua nya , membiarkan bibit kehancuran masuk dalam kehidupan rumah tangga mu ! bisakah kaka sadar sebentar? "
" bahkan aku tak punya waktu untuk meladeni semua itu sayang ! percayalah pada ku . "
" aku tidak mau percaya . "
Alena mendorong Ansel dan segera pergi dari kantor si tampan berteriak frustasi .
...
Kris duduk santai dengan rokok di temani segelas wine dan perempuan cantik sedang terlihat gelisah .
" jangan lakukan apapun pada putri ku Kris ! " ujar Yerin
" aku tak melakukan apapun . "
" ya tapi tidak dengan putra mu bilang pada Ares jangan menyakiti dia . "
" Ares tidak pernah mengusik orang jika bukan orang itu yang mulai , dia juga tidak suka masa lalu kembali menganggu kehidupan adik2 nya . " jawab Kris
" demi Tuhan aku tidak tau apa yang sedang di rencakan Winter bahkan aku heran dia masih belum mau menikah , bahkan dia izin ingin ke Seoul karena sudah mendapat pekerjaan tapi malah akan mengusik kehidupan Ansel . "
" kau tidak becus dalam mendidik dia . "
" aku tau tapi jangan sakiti Winter . " Yerin pun menangis
" apa kau yang menyuruh karena masih dendam karena dulu ku duakan? " Kris mengangkat dagu Yerin
" tentu saja tidak tua bangka ! kita berpisah secara baik2 . "
" bagus kalau begitu aku masih baik memberitahu mu soal ini , jika niat Winter hanya bercanda hentikan saja Ares tidak bisa di ajak bercanda . "
" kau sama tidak berguna Kris ! dia putra mu kenapa tak kamu hentikan . " omel Yerin
" aku juga takut pada Ares waktu lalu pada saat meminta pendapat ingin tinggal berdua dengan Kalina , dia mengikat ku di gudang dengan bom yang menyala karena tak rela jika harus berpisah dengan ibu nya . "
" sifat iblis mu semua turun pada dia ! "
" ya si brengs*k Ares Wu tak bisa ku kendalikan
__ADS_1
. " ujar Kris
" aku akan berusaha mengamankan putri ku atau akan ku bawa dia kembali luar negeri . "
" tentu aku begini karena masih menghargai mu sebagai ibunya , tapi jika Winter masih tetap nekat itu di luar kendali ku . "
Kris memakai jas bersiap untuk pergi Yerin sengaja terbang ke seoul karena si mantan suami bilang ingin membahas sesuatu , dia sangat terkejut ketika mendengar semua tingkah laku Winter , kenapa berani berurusan dengan keluarga mantan suaminya yang di pastikan tak waras itu .
...
Kalina sedang mengelap meja hari ini kedai cukup ramai dia heran dengan Alena karena terlihat marah , si bungsu menyusul karena Alana sedang bekunjung ke mansion Jung di sana juga ada Siena .
" aku pulanggg.."
Sepasang lengan kekar memeluk dengan erat dari belakang .
" ya ampun Ares kamu membuat mommy terkejut saja . "
" abis dari tadi fokus terus dimana nenek? "
" pergi sebentar ke rumah . "
lalu tak lama kemudian seorang pria masuk ke kedai .
Srekk
Ares di dorong menjauh dan hampir saja menyapa lantai .
" kau bosan hidup sialan ! " Ares berbalik dan melihat siapa yang mendorong
" jangan sentuh istri ku . " suara datar langsung terdengar
" ku pikir siapa ternyata seorang kakek renta . " ujar Ares
" coba ulangi siapa yang kau bilang renta brengs*k ! bahkan aku masih mampu melenyapkan mu . " jawab Kris
" nyee..nyee..nyee " ejek si Lion
Kris mengeluarkan revolver yang terisi penuh dengan peluru dan menghampiri Ares , sontak Kalina panik jangan sampai kedai luluh lantah karena perang dadakan .
" daddy hentikannnnn.. putra mu hanya bercandaaaa . " teriak Kalina
Ares berlari keluar kedai dengan Kris yang mengejar nya
Dor
Dor
hujaman peluru mengincar si Lion sontak membuat orang2 ketakutan , mereka menuju area taman yang sepi .
" dasar baperan gitu doang ngambek ! kenapa kurang jatah ya dad , atau sudah tidak kuat bermain karena sudah tua . " teriak Ares
" ku pastikan hari kau di alam baka iblis sialaaannnn ! " ujar Kris
tidak tau siapa yang akan menang tapi Kris hanya sedang bercanda dengan Ares .
...
In Caffe
Leon menikmati kopi yang baru saja di pesan dari rumah sakit langsung kemari karena Viona membawa mobil sendiri , Ansel masih belum bicara dia memutuskan meninggalkan pekerjaan karena sudah kehilangan mood .
" Alena marah pada ku . " adu Ansel
" terus? "
" apanya yang terus berikan aku solusi Leon Wu ish dasar tidak peka ! "
" solusi ku mendadak hilang jika di pakai untuk menasehati orang bodoh . "
" siapa yang kamu sebut bodoh . "
" kau . "
" berhenti memojokan ku ! kenapa sekarang aku jadi serba salah di mata kalian . " ucap Ansel
" karena memang ada yang salah dengan otak muu . "
" bahkan kau tidak tau masalah nya ! "
" aku tau karena masalah mu hanya Winter . " Leon tersenyum sinis
" sudahlah aku lelah . "
" jangan sampai karena hal ini kamu kehilangan keluarga kecil mu , tapi jika sampai terjadi aku adalah orang pertama yang akan memberikan selamat . "
Ansel hanya diam mendengar ucapan saudara nya .
" apalagi ketika melihat mu merasa bersalah pada Elina hingga sekarat itu pasti sangat menyenangkan , dengan bahagia akan ku adakan pesta untuk kebodohan mu . aku siapkan juga pemakaman mewah ketika kau berencana mengakhiri hidup . " sambung Leon
" jahat sekali . " gunam Ansel
" jika tidak mau itu terjadi pecat dia sekarang juga . " ucap Leon
" apa yang harus ku jadikan alasan untuk memecat dia? "
" bilang saja jika di kantor tak butuh wanita penghibur . "
Ansel diam dia memang pria yang profesional tidak pernah membawa masalah pribadi pada pekerjaan .
Hai ketemu lagi di minggu malam
maaf jarang up lagi so sibuk hehe
__ADS_1
sehat selalu ya loveeee
sampai bertemu di next episod