Sugar Family

Sugar Family
New episode SF 5


__ADS_3

Author pov


Ares membereskan alat2 nya karena proses identifikasi sudah selesai kasus hari ini lumayan menyita waktu , pemeriksaan yang lama di tambah di barengi dengan proses cukup rumit seorang pria datang dengan 2 gelas kopi .


" ini kak di minum dulu . " ucap Jeno


" Terima kasih . "


" apa perkembangan tentang teror itu belum ada titik terang? "


" belum dia membuat suasana seolah kembali tenang , lalu setelah itu akan datang dengan kejutan . " ujar Ares


" lalu sekarang bagimana? apa semua akan aman? jujur aku agak cemas . " keluh Jeno


" apa yang kamu takutkan? semua akan baik2 saja Jung . " Ares meneguk kopinya


Brak


kedua pria tampan itu terlonjak ketika pintu di buka dengan tak santai .


" apa lagi? pengaman nya habis? beli sendiri jangan menitip pada ku . " tanya Ares pada Viona


" ish bukan Lion ! anak-anak siapa yang akan menjemput aku lupa . "


" kak Yena dan Alena karena Elina sedang mengurus data siswa , lalu Kanaya pergi bersama dengan mama . "


" lalu suami ku di mana? " tanya Viona


" mana ku tau kau pikir aku pengasuh ! "


Jeno hanya menjadi penonton setiap kali mereka berdebat .


" kenapa masih di sini? kita akan makan siang bersama dengan Profesor Byun . " Arka datang menyusul


" aku tidak ikut . " ucap Ares


" kenapa begitu? " tanya Arka


" malas . "


" sebentar saja ayolah jangan membuat keributan Lion . "


" keributan apa kak? aku tidak membakar rumah sakit . "


" akan ada omongan aneh jika dokter Wu dari forensik sombong , selalu menolak makan dengan para jajaran petinggi rumah sakit . " ujar Arka


" ku buat orang yang membuat gosip itu tak bisa bicara . "


" hanya sebentar nanti kita kabur . " bisik Jeno


Ares berdecak bukan ingin tidak sopan tapi pasti berujung bisnis ketika berbincang nama sang ayah akan selalu di sebut , menawarkan berbagai kerja sama agar keluarga Wu mau menjadi investor kenapa tidak temui saja langsung .


" pasti mereka punya maksud dengan makan siang ini . " Ares memakai jas putih nya


" maksud mu apa? " tanya Viona


" awal-awal memang berbicara biasa tapi nanti pasti akan ada berkas yang di berikan , sekalian tolong berikan ini pada Tuan besar Wu siapa tau saja tertarik menjadi investor . kami mengandalkan mu ish sungguh aku muak jika memang begitu temui saja langsung si pak tua kan bisa ! " omel Ares


" sudahlah aku pusing ayo turun ! " ajak Arka


Ares yang terus menggerutu sungguh malas sekali untuk bergabung makan siang .


...


di sekolah anak-anak sudah pulang mereka di jemput oleh Yena dan Alena tetapi para bocah lucu pulang terlebih dulu , karena Alena harus mengantar bekal untuk Ansel ke kantor Elina bolang kakanya tidak sarapan karena buru2 .


" sekalian antar bekal juga membawa berkas laporan milik kak Gavin . " gumam Alena


sekalian si prinses Wu mengambil titipan dari kaka sulung nya .


...


In Office


Ansel sedang berkutat dengan kertas perkerjaan memang selalu banyak ternyata menjadi CEO sesulit ini , banyak laporan yang belum di cek dan kontrak kerja sama menumpuk di meja merepotkan memang .


" ayo makan siang . " ajak Winter


" duluan . "


" tidak seru makan sendirian aku tidak mau kamu sakit . "


" pekerjaan ku masih banyak . " ujar Ansel


" kita pesan saja bagaimana? " Winter merapihkan dasi Ansel


" boleh . "


Winter pun mengambil ponsel dan memesan makan lalu menutup laptop tentu membuat si presedir protes .


" jangan marah beristirahat sebentar tampan ayo kita duduk di sana . "


" aku tidak suka menunda . " Ansel melonggarkan dasi nya


" tentu tidak bisa jika nanti sakit bagaimana? tangan ku pegal , boleh ya nanti ku suruh orang untuk mengerjakan berkas? " Winter menyandar pada Ansel


" kenapa? itu tugas mu bukan . "


" iya tapi banyak mengertilah sayang . "


" ya terserah saja . "


" terima kasih kamu memang selalu pengertian . " ujar Winter

__ADS_1


clekk


pintu terbuka seorang wanita cantik masuk kedalam dan tentu sangat terkejut .


" begini kelakuan mu ternyata . " ucap Alena


" lho kenapa kamu di sini? " Ansel berdiri menghampiri sang adik


" kenapa aku menganggu? oh maaf pasti kaka sedang mengenang masa lalu . "


" jangan bicara aneh-aneh kaka tidak suka . " ujar Ansel


" adik mu memang tak pernah punya sopan santun main masuk saja . " timpal Winter


" jal*ng saja di izinkan masuk kenapa aku tidak boleh? " Alena tertawa sinis


" siapa yang kau sebut ! jaga ucapan mu ! " Winter marah mendengar itu


" aku tak menyebut siapa pun kenapa kau marah apa merasa? "


" hentikan kenapa kalian malah ribut ada apa kemari hm? " lerai Ansel


" kaka tidak sarapan jadi istri mu meminta tolong untuk mengantar bekal . "


" padahal makanan delivery banyak so sibuk memasak . " cibir Winter


" itulah istri yang sempurna bukan hanya bisa melelang tubuh . " jawab Alena


" kau selalu berkata omong kosong ! bahkan kata2 mu seperti orang tak berpendidikan . "


" kenapa malah kalian jadi ribut lagi . " cegah Ansel


" adik mu tak pernah menghargai orang dia selalu memandang rendah sesama , bahkan melukai perasaan ku apa begini didikan keluarga Wu . " Winter menatap pada Ansel dengan mata yang berkaca-kaca


" kalau tidak merasa kenapa terluka? hidup mu drama sekali sialan . " sanggah Alena


" perhatikan ucapan mu Alena jangan bicara tak sopan begitu . " peringat Ansel


" kenapa aku harus sopan? maksud kaka aku harus menjaga etika ketika berhadapan dengan manusia seperti dia , aku tau harus seperti apa ketika bersikap mana yangmemang pantas di hargai . "


" lihat sungguh tak ada yang patut di contoh dari adik bungsu mu ! "


" diam sampah seperti mu tak berhak berbicara di sini ! " ujar Alena


" cukup Alena Wu jangan membuat keributan ! " bentak Ansel


tentu si prinses Wu terkejut mendengar bentakan dari sang kaka .


" kaka membentak ku? "


" Maaf bukan begitu sayang tolong jangan salah paham . " ucap Ansel dengan menyesal


Brak


Alena melempar bekal ke meja dan pergi dari sana tentu saja Ansel merasa bersalah , dia menahan tangan lentik itu dengan segera .


" lepaskan jangan memperdulikan ku lagi ! urus saja wanita mu . " sentak Alena


" kaka mohon jangan begini . " di dekap nya Alena


" aku tidak suka pria plin plan . "


" siapa yang begitu? kenapa kamu sama dengan yang lain?? menganggap berlebihan pada suatu hal , aku tak ada niat untuk berpaling dari Elina tolong berhenti berpikiran buruk tentang ku itu sama saja kalian tidak percaya pada ku . "


" ini bukan soal percaya atau tidak tapi sikap mu yang hanya diam sudah menjawab semua nya , membiarkan bibit kehancuran masuk dalam kehidupan rumah tangga mu ! bisakah kaka sadar sebentar? "


" bahkan aku tak punya waktu untuk meladeni semua itu sayang ! percayalah pada ku . "


" aku tidak mau percaya . "


Alena mendorong Ansel dan segera pergi dari kantor si tampan berteriak frustasi .


...


Kris duduk santai dengan rokok di temani segelas wine dan perempuan cantik sedang terlihat gelisah .


" jangan lakukan apapun pada putri ku Kris ! " ujar Yerin


" aku tak melakukan apapun . "


" ya tapi tidak dengan putra mu bilang pada Ares jangan menyakiti dia . "


" Ares tidak pernah mengusik orang jika bukan orang itu yang mulai , dia juga tidak suka masa lalu kembali menganggu kehidupan adik2 nya . " jawab Kris


" demi Tuhan aku tidak tau apa yang sedang di rencakan Winter bahkan aku heran dia masih belum mau menikah , bahkan dia izin ingin ke Seoul karena sudah mendapat pekerjaan tapi malah akan mengusik kehidupan Ansel . "


" kau tidak becus dalam mendidik dia . "


" aku tau tapi jangan sakiti Winter . " Yerin pun menangis


" apa kau yang menyuruh karena masih dendam karena dulu ku duakan? " Kris mengangkat dagu Yerin


" tentu saja tidak tua bangka ! kita berpisah secara baik2 . "


" bagus kalau begitu aku masih baik memberitahu mu soal ini , jika niat Winter hanya bercanda hentikan saja Ares tidak bisa di ajak bercanda . "


" kau sama tidak berguna Kris ! dia putra mu kenapa tak kamu hentikan . " omel Yerin


" aku juga takut pada Ares waktu lalu pada saat meminta pendapat ingin tinggal berdua dengan Kalina , dia mengikat ku di gudang dengan bom yang menyala karena tak rela jika harus berpisah dengan ibu nya . "


" sifat iblis mu semua turun pada dia ! "


" ya si brengs*k Ares Wu tak bisa ku kendalikan

__ADS_1


. " ujar Kris


" aku akan berusaha mengamankan putri ku atau akan ku bawa dia kembali luar negeri . "


" tentu aku begini karena masih menghargai mu sebagai ibunya , tapi jika Winter masih tetap nekat itu di luar kendali ku . "


Kris memakai jas bersiap untuk pergi Yerin sengaja terbang ke seoul karena si mantan suami bilang ingin membahas sesuatu , dia sangat terkejut ketika mendengar semua tingkah laku Winter , kenapa berani berurusan dengan keluarga mantan suaminya yang di pastikan tak waras itu .


...


Kalina sedang mengelap meja hari ini kedai cukup ramai dia heran dengan Alena karena terlihat marah , si bungsu menyusul karena Alana sedang bekunjung ke mansion Jung di sana juga ada Siena .


" aku pulanggg.."


Sepasang lengan kekar memeluk dengan erat dari belakang .


" ya ampun Ares kamu membuat mommy terkejut saja . "


" abis dari tadi fokus terus dimana nenek? "


" pergi sebentar ke rumah . "


lalu tak lama kemudian seorang pria masuk ke kedai .


Srekk


Ares di dorong menjauh dan hampir saja menyapa lantai .


" kau bosan hidup sialan ! " Ares berbalik dan melihat siapa yang mendorong


" jangan sentuh istri ku . " suara datar langsung terdengar


" ku pikir siapa ternyata seorang kakek renta . " ujar Ares


" coba ulangi siapa yang kau bilang renta brengs*k ! bahkan aku masih mampu melenyapkan mu . " jawab Kris


" nyee..nyee..nyee " ejek si Lion


Kris mengeluarkan revolver yang terisi penuh dengan peluru dan menghampiri Ares , sontak Kalina panik jangan sampai kedai luluh lantah karena perang dadakan .


" daddy hentikannnnn.. putra mu hanya bercandaaaa . " teriak Kalina


Ares berlari keluar kedai dengan Kris yang mengejar nya


Dor


Dor


hujaman peluru mengincar si Lion sontak membuat orang2 ketakutan , mereka menuju area taman yang sepi .


" dasar baperan gitu doang ngambek ! kenapa kurang jatah ya dad , atau sudah tidak kuat bermain karena sudah tua . " teriak Ares


" ku pastikan hari kau di alam baka iblis sialaaannnn ! " ujar Kris


tidak tau siapa yang akan menang tapi Kris hanya sedang bercanda dengan Ares .


...


In Caffe


Leon menikmati kopi yang baru saja di pesan dari rumah sakit langsung kemari karena Viona membawa mobil sendiri , Ansel masih belum bicara dia memutuskan meninggalkan pekerjaan karena sudah kehilangan mood .


" Alena marah pada ku . " adu Ansel


" terus? "


" apanya yang terus berikan aku solusi Leon Wu ish dasar tidak peka ! "


" solusi ku mendadak hilang jika di pakai untuk menasehati orang bodoh . "


" siapa yang kamu sebut bodoh . "


" kau . "


" berhenti memojokan ku ! kenapa sekarang aku jadi serba salah di mata kalian . " ucap Ansel


" karena memang ada yang salah dengan otak muu . "


" bahkan kau tidak tau masalah nya ! "


" aku tau karena masalah mu hanya Winter . " Leon tersenyum sinis


" sudahlah aku lelah . "


" jangan sampai karena hal ini kamu kehilangan keluarga kecil mu , tapi jika sampai terjadi aku adalah orang pertama yang akan memberikan selamat . "


Ansel hanya diam mendengar ucapan saudara nya .


" apalagi ketika melihat mu merasa bersalah pada Elina hingga sekarat itu pasti sangat menyenangkan , dengan bahagia akan ku adakan pesta untuk kebodohan mu . aku siapkan juga pemakaman mewah ketika kau berencana mengakhiri hidup . " sambung Leon


" jahat sekali . " gunam Ansel


" jika tidak mau itu terjadi pecat dia sekarang juga . " ucap Leon


" apa yang harus ku jadikan alasan untuk memecat dia? "


" bilang saja jika di kantor tak butuh wanita penghibur . "


Ansel diam dia memang pria yang profesional tidak pernah membawa masalah pribadi pada pekerjaan .


Hai ketemu lagi di minggu malam


maaf jarang up lagi so sibuk hehe

__ADS_1


sehat selalu ya loveeee


sampai bertemu di next episod


__ADS_2