Sugar Family

Sugar Family
Bagian 94


__ADS_3

Author pov


Kanaya sudah pulang dari rumah sakit semua orang menyambut dengan senang jadi mansion Wu ramai sekali , para ibu menyiapkan banyak makanan untuk merayakan kepulangan si kembar bermacam aktivitas terlihat .


" kamu ini sedang mencari apa ! " omel Kris pada si sulung


" aku mencari berkas yang ada di meja kenapa tidak ada . " ujar Gavin


" mungkin terbawa ke ruang kerja diamlah boy kenapa dari tadi bergerak rusuh . " Kris menepuk punggung baby Gray


" aku titip dia dulu dad . "


" cepatlah pinggang ku rasa nya pegal sekali . "


Gavin pun pergi ke ruang kerja dan Mark datang sambil membawa kopi .


" ambil dulu dia pinggang ku sakit ! " pinta Kris


" ck dasar tua . " cibir si bungsu


" kau juga sudah tua sialan . "


" jangan memaki di depan anak kecil ! hey itu kopi ku kenapa di minum . " protes Mark


" minta sedikit dasar pelit ! "


lalu Leo juga bergabung di sana cuaca cukup panas hari ini .


" si kembar tidur? " tanya Mark


" iya mereka baru saja mendapat asi . " jawab Leo


" apa proyek di Busan lancar Kris? "


" tidak tau aku menyerahkan nya pada Gavin saat ini sedang tidak ingin mengerjakan apapun . "


suara ribut kian bertambah ketika Ansel cs juga hadir di sana .


" Siena lihat uncle belikan mainan untuk mu . " ujar Vinson


" apa kau tidak bosan membelikan mainan setiap hari , di kamar sudah menumpuk dan penuh . " omel Jeno


" terserah aku saja sekalian untuk si kembar dan baby Gray . "


Vinson membeli 4 box besar mainan untuk para bayi lucu padahal mereka belum mengerti .


" ini minuman dingin nya . " ucap Elina


" terima kasih sayang . " Ansel mengecup bibir sang istri


" ih malu banyak orang . "


" biarkan mereka iri dengan kita . "


" Naaa ayo buat ramen . " teriak Vinson


" jangan berteriak kuping ku sakit Xavier ! " keluh Jaewu


Arka dan Ares masih di rumah sakit kedua pria itu sangat sibuk .


" sayang ambilkan puding di toko biasa . " Kaira datang ke ruang tamu


" kenapa tidak di delivery hari ini panas . " ujar Leo


" mereka tidak melayani delivery untuk hari ini cepatlah hanya sebentar . "


" suruh anak-anak saja . " tolak si papa


" hanya sebentar nanti malam aku yang main di atas . " bisik kaira pada sang suami


" oke baiklah kalau begitu dear . " Leo berucap dengan semangat


Leon turun kebetulan dia baru selesai mandi hari ini kampus sedang libur jika ada yang bertanya dimana para ibu muda , mereka di kamar dengan Kanaya membahas berbagi hal seputar dunia Wanita .


" ikut papa . " Leo menarik tangan putra nya


" mau kemana pa? "


" membawa puding di toko biasa tidak seru mengambil sendiri . "


" kalau begitu aku saja yang ambil . "


" tidak usah kita pergi berdua nanti papa tidak beri jatah sama mama . " ujar Leo


Leon segera memakai jaket nya untuk mengantar si papa gula membeli puding .


....


In Hospital


Ares sudah menyelesaikan tugas nya identifikasi beres hanya tinggal mencatat data Ren dan Jinan tidak masuk hari ini , jadi di bantu oleh petugas lain dia membuka sarung tangan untuk bergegas pulang .


" apa sudah selesai? jadwal mu setengah hari bukan? " Viona langsung masuk kedalam

__ADS_1


" ya . "


" ayo pergi bersama mama bilang hari ini sedang kumpul di rumah . " ucap Viona


" memang tidak ada jadwal? " tanya Ares


" aku juga sudah selesai tak sabar aku ingin pamer . "


" pamer apa? "


Viona langsung membuka kancing baju nya sehingga nampak bra renda hitam yang sexy , Ares hanya diam melihat tingkah ajaib perempuan ini sudah terlampau biasa .


" sexy sekali bukan? siapa tau si tampan tergoda untuk menyentuh nya . " Viona berucap semangat


" Leon takan tergoda bahkan tidak di lirik . "


" kenapa begitu lihat ukuran aset ku menjadi medium , ayo pegang kalau tidak percaya sudah ada kemajuan singa ! " Viona mengarahkan dadanya pada Ares


" milik Kanaya masih terbaik kancingkan kembali baju mu ! "


mereka pun keluar Ares mengajak Arka untuk pulang karena dia tak membawa motor , para dokter ini memiliki jadwal yang sama jadi bisa ikut berkumpul .


" dokter Jung ayo pulang . " ajak Viona


" di suruh ke rumah ya? bisa bertemu dengan kekasih tampan mu . " ucap Arka


" hehe iya walaupun kaku seperti kenebo tapi saya sayang . "


" cepatlah aku lapar ! " protes Ares


" dasar tidak sabaran . " cibir Viona


setelah sampai parkiran Arka membawa mobil Viona duduk di depan dan Ares di belakang .


" dokter Jung bagaimana caranya agar membuat pria peka? " tanya Viona


" bagaimana ya saya juga tidak tau mungkin dengan membuat dia cemburu , memang siapa yang tidak peka? " jawab Arka


" terbalik malah saya yang merasa cemburu tentu saja Leon siapa lagi , kemarin bahkan saya marah tapi pria itu dengan polos bertanya apa aku melakukan kesalahan? . sudah tau saya cemburu ish tapi tidak sadar sama sekali . "


" haha kasian sekali niat ingin di rayu malah di abaikan . " Ares tertawa puas


" diam kamu sudah turunan selain muka datar kaya tembok di tambah gak peka ! "


" kenapa tidak buat dia cemburu saja? misal kamu bilang akan pergi reuni dan bertemu teman2 yang tampan semasa kuliah , saya pikir itu akan menyenangkan melihat Leon cemburu saya juga penasaran . " saran Arka


" wah ide bagus itu kira2 dia cemburu tidak ya ! "


" nanti langsung di praktekan saja . "


" kami pulang.." ujar Ares


" welocome home sayang cucu grandma sudah pulang , oh ada dokter Park selamat siang manisss . " sapa nyonya Wu


" selamat siang kembali grandma semakin cantik saja . " Viona membungkuk memberi salam


" bisa saja membuat wanita tua ini senang . "


" grandma tidak menyapa ku . " protes Arka


" uhh dokter tampan grandma jangan merajuk . " nyonya Wu mengusap pipi Arka


Ares berdecih lalu pergi untuk mandi dan berganti baju nyonya Wu mengajak Viona bergabung .


" Ares tunggu sebentar . " panggil Kris


" apa? "


" tolong panggil mommy buatkan dad minuman dingin . "


" aku gerah ingin mandi panggil saja sendiri ! "


" hanya sebentar ! "


" No . "


" tidak berguna sudah sana pergi . " omel Kris


" sudah tau tidak berguna kenapa masih membesarkan ku . "


" iblis sialan ! "


dengan cuek Ares pergi begitu saja seketika darah Kris mendidih ingin rasanya dia cekik si Lion , susana semakin riuh ketika Araga dan Airin telah berkunjung bahkan si cantik sebentar lagi akan segera menjadi ibu .


" suka hadiah dari ku boy? " tanya Araga pada Ares yang sudah selesai mandi


" iya samurai nya bagus tapi akan lebih bagus jika di belikan alat pembuat bahan peledak . " ucap Ares


" bisa di atur akan uncle belikan nanti untuk si kembar . "


" lalu setelah itu akan meratakan mansion . " Alena meletakan kopi untuk Araga


" tidak akan prinses baby nakal tidak? " Araga mengusap perut Alena

__ADS_1


" baby baik hanya sering banyak bertingkah membuat suami ku repot . "


" haha bagus nak ayo lanjutkan kita buat si dokter Jung itu repot . " Araga berucap bangga


Airin datang sambil membawa nampan berisi makanan .


" jangan banyak bergerak . " Ares membantu nya duduk


" hanya mengambil makanan Lion . " ucap Airin


" kapan dia lahir? "


" kata dokter masih 2 minggu lagi . " Airin mengusap perut nya


" di percepat saja agar bisa bergabung dengan si kembar , Gray juga Siena . " ucap Araga


" ish mana bisa sayang tunggu waktu saja . "


lalu Yena datang dan membantu Kanaya duduk dia bosan jika berada di kamar .


" kenapa tidak istirahat saja . " Ares menghampiri sang istri


" dia bosan jika hanya di kamar . " jawab Yena


" sini duduk dengan ku Kanaya . " ajak Airin


" aku senang di sini ramai sekali baby dengan para grandpa di ruang tamu . " ucap Kanaya


" biarkan saja biar kita bisa berdua . " Ares mengecup bibir Kanaya


di ruang tamu ada box yang berisi para bayi mungil dan menggemaskan Kris mengajak mereka bermain .


" Kean diam jangan menangis kamu mau apa sih ! jangan menjengkelkan seperti daddy mu . " si hot grandpa menggendong nya


sedangkan Sean anteng begitu juga dengan Siena dan Gray pinggang Kris sudah pegal .


" tolong kalian jangan menangis pinggang dad sakit . "


" dad maaf merepotkan aku harus membantu mom masak . " ujar Siyeon


" tidak papa pergilah mereka dad yang jaga . "


Leon dan Leo baru sampai membawa puding pesanan tentu saja Viona senang melihat sang kekasih pulang .


...


ketika jamuan makan siang sudah selsai semua berbincang para pria asik dengan obrolan mereka , begitu juga para ibu yang tak kalah heboh suara cetar Kaira tambah meramaikan suasana .


" sayang tugas mu sudah selesai? " Viona bersandar pada Leon


" sudah selesai besok sibuk tidak? "


" memang kenapa? "


" bagaimana jika kita pergi mentonton? menghabisakan waktu bersama . " ucap Leon


Viona mendadak terharu kerasukan apa dia mengajak kencan dengan jail Arka menguping mereka .


" bisa tidak ya karena besok aku akan pergi reuni kampus . " Viona menjalankan rencana untuk membuat Leon cemburu


" oh begitu baiklah lain kali saja pergi nya . "


" kamu izinin pergi? ko gak larang saya? " ujar Viona


" kenapa harus di larang? itukan acara reuni kamu sama temen2 yang lain . " jawab Leon


" di sana banyak pria tampan ! " ucap si manis


" terus? "


" kamu gak cemburu saya pergi sama yang lain? "


" engga . "


Viona ingin menangis mendengar jawaban Leon kenapa dia yang di buat kesal .


" terserah kamu emang gak cinta sama saya ! "


" lhoo kenapa jadi marah? "


" saya mau pulang . " rajuk Viona


" baiklah aku antar . " dengan tanpa beban Leon mengatakan itu


mata Viona berkaca kenapa malah di antar benaran dia ingin bujuk oleh Leon agar tidak pulang .


" mamaaaa hikss putra mu jahat ! " tangis Viona pecah


Viona langsung berlari kearah Kaira semua pasang mata menatap pada Leon yang sedang bingung , Arka menepuk kening sungguh harus kuat mental menghadapi seorang Leon Wu dia terlalu banyak berteman dengan buku .


kasih up nih sama aku hehe


selamat bersantai loveee

__ADS_1


sampai berjumpa di next episod


__ADS_2