
Author pov
Kanaya sudah pulang dari rumah sakit semua orang menyambut dengan senang jadi mansion Wu ramai sekali , para ibu menyiapkan banyak makanan untuk merayakan kepulangan si kembar bermacam aktivitas terlihat .
" kamu ini sedang mencari apa ! " omel Kris pada si sulung
" aku mencari berkas yang ada di meja kenapa tidak ada . " ujar Gavin
" mungkin terbawa ke ruang kerja diamlah boy kenapa dari tadi bergerak rusuh . " Kris menepuk punggung baby Gray
" aku titip dia dulu dad . "
" cepatlah pinggang ku rasa nya pegal sekali . "
Gavin pun pergi ke ruang kerja dan Mark datang sambil membawa kopi .
" ambil dulu dia pinggang ku sakit ! " pinta Kris
" ck dasar tua . " cibir si bungsu
" kau juga sudah tua sialan . "
" jangan memaki di depan anak kecil ! hey itu kopi ku kenapa di minum . " protes Mark
" minta sedikit dasar pelit ! "
lalu Leo juga bergabung di sana cuaca cukup panas hari ini .
" si kembar tidur? " tanya Mark
" iya mereka baru saja mendapat asi . " jawab Leo
" apa proyek di Busan lancar Kris? "
" tidak tau aku menyerahkan nya pada Gavin saat ini sedang tidak ingin mengerjakan apapun . "
suara ribut kian bertambah ketika Ansel cs juga hadir di sana .
" Siena lihat uncle belikan mainan untuk mu . " ujar Vinson
" apa kau tidak bosan membelikan mainan setiap hari , di kamar sudah menumpuk dan penuh . " omel Jeno
" terserah aku saja sekalian untuk si kembar dan baby Gray . "
Vinson membeli 4 box besar mainan untuk para bayi lucu padahal mereka belum mengerti .
" ini minuman dingin nya . " ucap Elina
" terima kasih sayang . " Ansel mengecup bibir sang istri
" ih malu banyak orang . "
" biarkan mereka iri dengan kita . "
" Naaa ayo buat ramen . " teriak Vinson
" jangan berteriak kuping ku sakit Xavier ! " keluh Jaewu
Arka dan Ares masih di rumah sakit kedua pria itu sangat sibuk .
" sayang ambilkan puding di toko biasa . " Kaira datang ke ruang tamu
" kenapa tidak di delivery hari ini panas . " ujar Leo
" mereka tidak melayani delivery untuk hari ini cepatlah hanya sebentar . "
" suruh anak-anak saja . " tolak si papa
" hanya sebentar nanti malam aku yang main di atas . " bisik kaira pada sang suami
" oke baiklah kalau begitu dear . " Leo berucap dengan semangat
Leon turun kebetulan dia baru selesai mandi hari ini kampus sedang libur jika ada yang bertanya dimana para ibu muda , mereka di kamar dengan Kanaya membahas berbagi hal seputar dunia Wanita .
" ikut papa . " Leo menarik tangan putra nya
" mau kemana pa? "
" membawa puding di toko biasa tidak seru mengambil sendiri . "
" kalau begitu aku saja yang ambil . "
" tidak usah kita pergi berdua nanti papa tidak beri jatah sama mama . " ujar Leo
Leon segera memakai jaket nya untuk mengantar si papa gula membeli puding .
....
In Hospital
Ares sudah menyelesaikan tugas nya identifikasi beres hanya tinggal mencatat data Ren dan Jinan tidak masuk hari ini , jadi di bantu oleh petugas lain dia membuka sarung tangan untuk bergegas pulang .
" apa sudah selesai? jadwal mu setengah hari bukan? " Viona langsung masuk kedalam
__ADS_1
" ya . "
" ayo pergi bersama mama bilang hari ini sedang kumpul di rumah . " ucap Viona
" memang tidak ada jadwal? " tanya Ares
" aku juga sudah selesai tak sabar aku ingin pamer . "
" pamer apa? "
Viona langsung membuka kancing baju nya sehingga nampak bra renda hitam yang sexy , Ares hanya diam melihat tingkah ajaib perempuan ini sudah terlampau biasa .
" sexy sekali bukan? siapa tau si tampan tergoda untuk menyentuh nya . " Viona berucap semangat
" Leon takan tergoda bahkan tidak di lirik . "
" kenapa begitu lihat ukuran aset ku menjadi medium , ayo pegang kalau tidak percaya sudah ada kemajuan singa ! " Viona mengarahkan dadanya pada Ares
" milik Kanaya masih terbaik kancingkan kembali baju mu ! "
mereka pun keluar Ares mengajak Arka untuk pulang karena dia tak membawa motor , para dokter ini memiliki jadwal yang sama jadi bisa ikut berkumpul .
" dokter Jung ayo pulang . " ajak Viona
" di suruh ke rumah ya? bisa bertemu dengan kekasih tampan mu . " ucap Arka
" hehe iya walaupun kaku seperti kenebo tapi saya sayang . "
" cepatlah aku lapar ! " protes Ares
" dasar tidak sabaran . " cibir Viona
setelah sampai parkiran Arka membawa mobil Viona duduk di depan dan Ares di belakang .
" dokter Jung bagaimana caranya agar membuat pria peka? " tanya Viona
" bagaimana ya saya juga tidak tau mungkin dengan membuat dia cemburu , memang siapa yang tidak peka? " jawab Arka
" terbalik malah saya yang merasa cemburu tentu saja Leon siapa lagi , kemarin bahkan saya marah tapi pria itu dengan polos bertanya apa aku melakukan kesalahan? . sudah tau saya cemburu ish tapi tidak sadar sama sekali . "
" haha kasian sekali niat ingin di rayu malah di abaikan . " Ares tertawa puas
" diam kamu sudah turunan selain muka datar kaya tembok di tambah gak peka ! "
" kenapa tidak buat dia cemburu saja? misal kamu bilang akan pergi reuni dan bertemu teman2 yang tampan semasa kuliah , saya pikir itu akan menyenangkan melihat Leon cemburu saya juga penasaran . " saran Arka
" wah ide bagus itu kira2 dia cemburu tidak ya ! "
" nanti langsung di praktekan saja . "
" kami pulang.." ujar Ares
" welocome home sayang cucu grandma sudah pulang , oh ada dokter Park selamat siang manisss . " sapa nyonya Wu
" selamat siang kembali grandma semakin cantik saja . " Viona membungkuk memberi salam
" bisa saja membuat wanita tua ini senang . "
" grandma tidak menyapa ku . " protes Arka
" uhh dokter tampan grandma jangan merajuk . " nyonya Wu mengusap pipi Arka
Ares berdecih lalu pergi untuk mandi dan berganti baju nyonya Wu mengajak Viona bergabung .
" Ares tunggu sebentar . " panggil Kris
" apa? "
" tolong panggil mommy buatkan dad minuman dingin . "
" aku gerah ingin mandi panggil saja sendiri ! "
" hanya sebentar ! "
" No . "
" tidak berguna sudah sana pergi . " omel Kris
" sudah tau tidak berguna kenapa masih membesarkan ku . "
" iblis sialan ! "
dengan cuek Ares pergi begitu saja seketika darah Kris mendidih ingin rasanya dia cekik si Lion , susana semakin riuh ketika Araga dan Airin telah berkunjung bahkan si cantik sebentar lagi akan segera menjadi ibu .
" suka hadiah dari ku boy? " tanya Araga pada Ares yang sudah selesai mandi
" iya samurai nya bagus tapi akan lebih bagus jika di belikan alat pembuat bahan peledak . " ucap Ares
" bisa di atur akan uncle belikan nanti untuk si kembar . "
" lalu setelah itu akan meratakan mansion . " Alena meletakan kopi untuk Araga
" tidak akan prinses baby nakal tidak? " Araga mengusap perut Alena
__ADS_1
" baby baik hanya sering banyak bertingkah membuat suami ku repot . "
" haha bagus nak ayo lanjutkan kita buat si dokter Jung itu repot . " Araga berucap bangga
Airin datang sambil membawa nampan berisi makanan .
" jangan banyak bergerak . " Ares membantu nya duduk
" hanya mengambil makanan Lion . " ucap Airin
" kapan dia lahir? "
" kata dokter masih 2 minggu lagi . " Airin mengusap perut nya
" di percepat saja agar bisa bergabung dengan si kembar , Gray juga Siena . " ucap Araga
" ish mana bisa sayang tunggu waktu saja . "
lalu Yena datang dan membantu Kanaya duduk dia bosan jika berada di kamar .
" kenapa tidak istirahat saja . " Ares menghampiri sang istri
" dia bosan jika hanya di kamar . " jawab Yena
" sini duduk dengan ku Kanaya . " ajak Airin
" aku senang di sini ramai sekali baby dengan para grandpa di ruang tamu . " ucap Kanaya
" biarkan saja biar kita bisa berdua . " Ares mengecup bibir Kanaya
di ruang tamu ada box yang berisi para bayi mungil dan menggemaskan Kris mengajak mereka bermain .
" Kean diam jangan menangis kamu mau apa sih ! jangan menjengkelkan seperti daddy mu . " si hot grandpa menggendong nya
sedangkan Sean anteng begitu juga dengan Siena dan Gray pinggang Kris sudah pegal .
" tolong kalian jangan menangis pinggang dad sakit . "
" dad maaf merepotkan aku harus membantu mom masak . " ujar Siyeon
" tidak papa pergilah mereka dad yang jaga . "
Leon dan Leo baru sampai membawa puding pesanan tentu saja Viona senang melihat sang kekasih pulang .
...
ketika jamuan makan siang sudah selsai semua berbincang para pria asik dengan obrolan mereka , begitu juga para ibu yang tak kalah heboh suara cetar Kaira tambah meramaikan suasana .
" sayang tugas mu sudah selesai? " Viona bersandar pada Leon
" sudah selesai besok sibuk tidak? "
" memang kenapa? "
" bagaimana jika kita pergi mentonton? menghabisakan waktu bersama . " ucap Leon
Viona mendadak terharu kerasukan apa dia mengajak kencan dengan jail Arka menguping mereka .
" bisa tidak ya karena besok aku akan pergi reuni kampus . " Viona menjalankan rencana untuk membuat Leon cemburu
" oh begitu baiklah lain kali saja pergi nya . "
" kamu izinin pergi? ko gak larang saya? " ujar Viona
" kenapa harus di larang? itukan acara reuni kamu sama temen2 yang lain . " jawab Leon
" di sana banyak pria tampan ! " ucap si manis
" terus? "
" kamu gak cemburu saya pergi sama yang lain? "
" engga . "
Viona ingin menangis mendengar jawaban Leon kenapa dia yang di buat kesal .
" terserah kamu emang gak cinta sama saya ! "
" lhoo kenapa jadi marah? "
" saya mau pulang . " rajuk Viona
" baiklah aku antar . " dengan tanpa beban Leon mengatakan itu
mata Viona berkaca kenapa malah di antar benaran dia ingin bujuk oleh Leon agar tidak pulang .
" mamaaaa hikss putra mu jahat ! " tangis Viona pecah
Viona langsung berlari kearah Kaira semua pasang mata menatap pada Leon yang sedang bingung , Arka menepuk kening sungguh harus kuat mental menghadapi seorang Leon Wu dia terlalu banyak berteman dengan buku .
kasih up nih sama aku hehe
selamat bersantai loveee
__ADS_1
sampai berjumpa di next episod