
Author pov
setelah makan malam selesai mereka membahas sipat si sulung Yena di kamar Kalina dia menenangkan si ibu yang sedang mengandung Gavin benar2 tidak mau bicara , sekarang pria itu mengurung diri di ruang kerja pasti ada yang salah Kris sebagai kepala harus tau apa penyebab nya .
" apa mungkin kantor bangkrut dad? " tanya Ansel
" mana mungkin 2 hari yang lalu kaka mu berhasil memenangkan tender senilai ratusan juta . " jawab Kris
" mungkin mood nya naik turun tapi kan yang hamil kak Yena . " Ansel jadi bingung
" bisa saja kaka mu yang mengidam waktu mom mengandung kalian dad yang kena . "
" benarkah? masa sih . "
" iya bahkan kepala dad selalu pusing dan ingin ini itu . "
banyak sekali korban ketika si hot daddy mengidam semua orang kebagian .
" tanyakan pada nya apa yang terjadi jangan seperti anak gadis . " ujar Ares
" mungkin dia benar2 sedang pusing boy . " ujar Kris
" pusing dengan kerjaan jangan di bawa ke rumah orang tidak salah jadi pelampiasan , pria macam itu? aku tidak suka benar2 menyebalkan . " omel Ares
Kris dan Ansel diam jangan sampai si Lion ikut mengamuk lalu dia pergi ke ruang kerja untuk menyelesaikan ini .
Tok
Tok
" apa dad boleh masuk? "
karena tidak ada jawaban Kris pun masuk dan melihat putra sulung nya sedang minum wine .
" aku ingin sendiri . " ucap Gavin
" ada apa hm? "
" tidak ada apa-apa . "
" dad tidak buta Gavin Wu sikap mu yang seperti ini membuat semua orang jengah ! "
" maka dari itu pergi dan jangan mengurusi ku ! " ujar Gavin
Kris memejamkan mata nya agar tidak ikut terbawa emosi lalu pintu terbuka ternyata Ares menyusul .
" kenapa kalian malah kemari keluar . "
" cih kekanak2kan . " cibir Ares
" kau tidak tau masalah nya jadi diam saja ! " ucap Gavin
" itulah gunanya mulut untuk di gunakan katakan apa yang terjadi , jangan seperti orang bodoh marah2 tidak jelas ! " jawab Ares
" Ares Wu jangan berucap begitu dia kaka mu ." sela Kris
" apa yang salah dengan kata2 ku? berbagi beban bukan suatu kesalahan ! apa kaka sedang merasa sedih? , aku pernah di posisi itu di kekang kecewa di hempas luka dan di tekan kenyataan yang harus di lakukan adalah bercerita dan menjaga hati mu agar kelak tak lagi mati di cekik harapan semu . " ujar Ares
" adik mu benar boy katakan apa yang menjadi masalah nya? " Kris pun duduk
" ayah.. " ucap Gavin dengan lirih
" ada apa dengan Mark? "
" bukan ayah Mark tapi ayah kandung ku dia tiba2 datang begitu saja , aku benci melihat nya ! untuk apa muncul lagi . "
" benarkah ayah kandung mu datang? " Kris terkejut mendengar nya
" iya dad aku takut dan perasaan terbesar nya aku kecewa sekarang harus bersikap bagaimana? "
" dimana kalian bertemu? kamu bilang pada dad hari ini ada rapat dengan tuan Choi . "
" iya memang benar tapi setelah rapat aku pergi ke coffe shop , aku bertemu dengan nya . " ujar Gavin
" semua akan baik2 saja jangan takut . " Kris memeluk si sulung
" aku takut di bawa dan di pukul lagi itu sakit ! " Gavin meremat baju sang ayah
trauma Gavin sedikit muncul emosi nya menjadi tidak stabil membuat dia tak sengaja melukai perasaan istri tercinta .
" takan ada yang bisa membawa mu selama nya kamu tetap putra ku persetan dengan aliran darah , dad pastikan si tua itu takan macam2 jika berbuat ulah kamu tau siapa yang akan turun tangan . " ucap Kris
" Terima kasih dad maaf atas sikap kasar ku . "
" tidak papa kamu harus meminta maaf Yena kamu melukai nya boy , bahkan hari ada kabar bahagia dari istri mu . "
" kabar apa dad? " tanya Gavin
" tanyakan sendiri jangan lupa sambil meminta maaf . "
" iya aku akan meminta maaf eum Lion maaf untuk tadi . " Gavin melihat pada Ares yang sedang menatap datar ke arah nya
" hm . " ucap Ares
" jangan marah Lion . "
" aku kesal bukan marah pergi sana ! " usir Ares
__ADS_1
" prince.." peringat Kris
" iya baiklah pergilah minta maaf kak tapi ingat jangan di ulangi lagi , maka jika sampai terulang maaf saja aku takan segan memukul mu " ancam Ares
Gavin mengusak rambut Ares dia akan menayakan kabar bahagia itu pada Yena .
" mau kemana Ares? " tanya Kris
" berkencan . "
" ini sudah malam besok saja ! "
" malam apanya ini baru jam tujuh dad . " protes Ares
" tetap saja malam kamu membawa anak gadis keluar , jangan cari mati Leo bisa menghajar mu bodoh ! "
" aku takan kemana2 Kanaya ingin di bawakan cemilan ! jadi kami akan berkecan di rumah , mungkin menambah daptar cucu untuk mu pasti menyenangkan . " ucap Ares
" jangan macam-macam kamu ! tidak boleh melakukan apapun sebelum menikah . " jawab Kris
" maka dari itu cepat laksanakan pernikahan untuk ku jangan terlalu menuda atau.. " Ares tak melanjutkan ucapan nya
" atau apa lanjutkan jika bicara . "
Ares pun berjalan dan mendekat pada ayah nya
" aku akan membuat Kanaya mengandung penerus ku dengan begitu pernikahan akan di laksanakan bukan , karena dad dulu juga begitu membuat mom memiliki ku agar kau bisa menikahi nya jadi kita satu sama . " bisik si Lion
" baj*ngan . " umpat Kris
" sifat itu ku dapatkan dari mu dad . "
Kris terdiam melihat Ares pergi kenapa sipat iblis nya harus turun dia akan lebih senang jika sikap si Lion seperti yang lain , sekalem Gavin sepenurut Ansel dan selembut Alena atau bahkan sebaik Kalina tetapi apa prilaku nya jauh lebih mengerikan .
...
Alena sedang membaca komik di kamar gadis itu terlihat asik sebenarnya dia ingin menghibur Yena , tapi sudah ada sang ibu yang melakukan nya lalu tak lama kemudian dering ponsel terdengar .
My handsome Jung ****Calling****..
" selamat malam sayang . " sapa seseorang di sebrang sana
" selamat malam kak sudah pulang? "
" belum saya masih di rumah sakit , jangan lupa makan . "
" aku sudah makan harusnya kaka yang jangan lupa , apa pekerjaan masih banyak? "
" kenapa rindu ya sama saya? sama kalau gitu saya juga rindu sama kamu . "
" dih apaan pede banget ! hanya ingin bertanya coklat yang tempo hari beli di mana , enak pengen beli buat besok . " protes Alena
" eh? ga-k usah besok aku bisa membeli nya sendiri . "
" tidak papa sayang sekalian ketemu dulu sebentar , saya udah rindu berat sampai bertemu nanti . "
Pip
hati Alena berdetak kenapa sikap nya manis sekali jadi sudah tidak perlu di ragukan lagi dari si pria Jung .
...
Ares membuka helm nya dia baru sampai di rumah Kanaya membawa satu keresek besar berisi makanan , pasti dia senang melihat hot Lion nya datang berkunjung apalagi di sela kesibukan yang menggunung .
Tok
Tok
tak lama pintu terbuka dan sebuah pelukan hangat Ares dapatkan .
" anak mama kenapa baru datang ayo masuk . " ujar Kaira
" selamat malam mama apa Kanaya ada? " tanya Ares
" selamat malam tampan dia ada di kamar . "
mereka pun masuk kedalam dia sana ada Leo yang sedang memeriksa email dan Leon yang membaca buku .
" selamat malam papa . " sapa Ares
" mau apa ke sini malam2? " ujar Leo
" tentu saja bertemu calon istri ku papa memang nya tidak boleh . "
" jangan kemana2 kamu tidak boleh membawa gadis cantik ku keluar ! "
" ck tenang saja aku takan membawa nya keluar tapi akan ku bawa dia ke pelaminan , mama boleh aku langsung ke atas? " izin Ares pada Kaira
" pergilah ingin mama buatkan apa? "
" Terima kasih tidak perlu jika nanti aku menginginkan sesuatu akan ku buat sendiri . "
" jangan macam-macam kau ! " ancam Leo
Ares pergi ke atas dia memberikan sebagian makanan pada Leon pria itu pun sampai di kamar
" Hai sayang aku bawakan pesanan mu . " ujar Ares
__ADS_1
" kaka aku rinduuuu " Kanaya berlari memeluk si kekasih hati
" aku juga merindukan mu kenapa semakin cantik saja . " ucap Ares jiwa bucin nya mulai keluar
" jangan merayu tuan Wu . "
" itu memang fakta nya dear kamu akan menjadi perempuan tercantik setelah mommy . "
Ares pun duduk di pinggir ranjang dengan Kanaya di pangkuan nya
" kenapa tidak memberitau ku akan datang? " Kanaya mengecup pipi Ares
" ingin membuat kejutan . "
" My Lion memang romantis akan kuberi hadiah . "
Kanaya dengan segera menarik si tampan dan memberikan cumbuan panas yang di Terima dengan senang hati oleh Ares , mereka saling mendominasi memiringkan kepala guna mencari spot terbaik lalu Ares membalik Kanaya hingga gadis itu tertidur di ranjang .
cumbuan nya terlepas dan kini turun ke bawah menyapa kulit seputih susu milik Kanaya leher jenjang itu di berikan tanda , membuat si cantik meremas rambut Ares karena sensasi yang di rasakan .
" ughh..jangan di sana nanti papa lihat . " ujar Kanaya
" tidak masalah biarkan mereka tau kau hanya milik ku . " ucap Ares
Ares segera menghentikan kegiatan itu sebelum kewarasan nya hilang lihat tanda yang di ukir sangat indah , dia menatap Kanaya yang berada di bawah kukungan nya benar2 sangat cantik sial pikiran Ares jadi kemana-mana .
" Terima kasih telah hadir dalam hidup ku dan teruslah di samping ku , menua bersama menciptakan rangkai cerita indah sampai waktu kita habis . " Ares mengecup kening Kanaya
rasanya Kanaya ingin berteriak melihat si irit bicara berubah menjadi pria paling romantis sungguh kebahagian yang terbesar .
...
pagi pun mulai menyapa burung sudah berkicau dengan merdu matahari bersinar dengan cerah menyambut hari baru , Kalina sudah sibuk di dapur membuat sarapan seperti biasa tapi dia terkejut ketika sepasang tangan kelar memeluk nya .
" selamat pagi dunia ku . " sapa Kris
" selamat pagi dad tunggulah di sana nanti akan ku buatkan kopi . " ujar Kalina
" aku ingin di sini saja nanti kalau jauh2 bisa kangen . " jawab si hot daddy
sedangkan Ansel yang akan membawa air putih ingin sekali muntah mendengar ucapan sang ayah kenapa semua orang di rumah ini bucin sekali , di ruang tamu kaka sulung nya sedang so romantis pria itu semalam menangis mendengar kabar bahagia dari Yena dan meminta maaf .
" tolong jangan menghalangi jalan dad . " ujar Ansel
" pergi jangan menggangu ! aku sedang ingin berduaan bersama istri ku . " protes Kris
" sudah bangkotan dan akan menjadi kakek jangan banyak tingkah . " jawab Ansel
mata tajam Kris melotot mendengar ucapan putranya bocah ini minta di cekik .
" sayangg lihat Ansel membuly ku ! " rengek Kris pada Kalina
" dia hanya bercanda dad walaupun mau jadi kakek tetap tampan ko . " ucap Kalina
" benarkah? berikan aku morning kiss . " Kris memajukan bibirnya
si mommy hanya tersenyum dan mengecup suami nya mereka pun segera sarapan karena Alena dan Ansel harus segera ke kampus , setelah selesai mereka berpamitan pergi Kris mengantar nya sedangkan Ares dan Gavin pergi ke perusahaan .
" kenapa bukan dad saja yang ambil sih ! " omel Ares
" setelah mengantar si kembar dad harus segera ke ilsan , lagi pula kamu tidak ada jadwal kan . " jawab Gavin
Kris meminta Ares membawa berkas kontrak dan mengantar nya pada grandpa Wu karena dia tak ada jadwal dirumah sakit , mereka pun tiba di kantor dan segera masuk keruangan tapi seketika wajah Gavin memucat melihat pria paru baya yang duduk di sofa .
" selamat pagi putra ku . " sapa seorang pria
sontak tangan nya mencengkram Ares dan berjalan mundur
" keluar dari sini ! " bentak Gavin
Ares yang melihat wajah gusar si sulung langsung menggenggam nya .
" maaf ini bukan panti jompo anda salah masuk . " ujar Ares
" bocah sialan jaga bicara mu ! " amuk Tuan Kim
jika ingin tau siapa pria tua yang sedang berdebat beliau adalah ayah kandung Gavin yaitu Tuan Kim .
" apa kamu tidak merindukan ku Gavin Kim? diangkat menjadi putra sulung oleh orang terkaya di negeri ini , membuat kau lupa diri sampai melupakan ayah kandung mu sendiri dasar anak durhaka . " ujar Tuan Kim
" namanya Gavin Wu dan tidak ada kata durhaka ketika menghadapi kelakuan ayah koslet macam anda , kemana saja baru datang? bukan nya anda sudah membuang kaka ku? beginilah akibat ketika banyak nyemil bunga kecubung . " timpal Ares
" diam bodoh aku tidak bicara dengan mu ! kenapa diam saja bela aku anak sialan . " teriak Tuan Kim pada Gavin
" pergi dari sini ay-ah . " ucap Gavin
" bagus sekali kelakuan mu dasar anak tidak tau diri berani mengusir ayah kandung nya ! aku menyesal membiarkan mu lahir ke dunia , harusnya dulu ku singkirkan..kau sama saja seperti ibu mu merepotkan ! "
" kaka ku juga menyesal harus terlahir dari bibit diskonan seperti anda Tuan untung saja dia tampan , tidak seperti mu sudah minim wajah di tambah minim ahlak bahkan Rubby jauh lebih baik dari mu . " sela Ares
" diam kau bocah brengs*k atau aku akan melenyapkan mu ! . " ancam Tuan Kim
Tuan Kim marah sekali kurang ajar bocah satu ini ! sedangkan Ares hanya tersenyum remeh mendengar itu , ayo kita bertaruh jika tua bangka ini macam-macam siapa yang akan lebih dulu menghadap Tuhan .
Hai ketemu lagi sama aku love
bahagia selalu ya buat kalian semua
__ADS_1
sampai bertemu di next episod