
Author pov
hidup akan terus berjalan suka maupun duka sudah menjadi hukum alam bahkan bumi masih berputar pada poros nya , semua akan bertemu dengan waktu hingga waktu nya kembali ada pertemuan pasti ada perpisahan .
Kalina menatap jendela wajah yang masih terlihat cantik itu sangat bersedih semua menjadi cepat berlalu , hari ini adalah peringatan kepergian Nyonya Kim walapun sudah berlalu tapi dia tetap sedih akan meninggal nya sang ibu .
" sayang aku tau ini sangat sulit tapi kamu harus mengikhlaskan kepergian ibu . " Kris memeluk Kalian dari belakang
" aku masih belum bisa membahagiakan ibu daddy . " ucap Kalina
" tidak sayang ibu pasti bangga mempunyai putri seperti mu , anak2 sedih melihat mu seperti ini bahkan cucu kita juga ikut khawatir . " bujuk Kris
Kris membalikan tubuh sang istri mata cantik yang terlihat sembab di usap secara perlahan .
" wajah ini kenapa tidak berubah sama sekali? bahkan selalu membuat ku jatuh cinta setiap saat, betapa banyak aku harus berterima kasih pada Tuhan karena bisa memiliki mu . " tangan kekar Kris membelai wajah Kalina
" masih bisa saja merayu nya tolong ingat umur dad . "
" hey aku masih muda sayang lihat masih tampan bukan . "
pintu terdengar di ketuk si hot grandpa terlihat sangat kesal , karena acara romantisan dengan sang istri terganggu .
" mom ayo kita makan ku mohon jangan bersedih lagi . " Ares masuk kedalam kamar
" siapa yang mengizinkan mu masuk ! menganggu saja . "
" Aku hanya ingin melihat ibu ku pak tua . " sanggah Ares
" siapa yang bilang tua sialan ! "
bahkan Kris dan Ares masih sering berdebat membuat Kalina tidak bisa berkata2 .
Brakk
ketiga orang dewasa itu terlonjak ketika pintu kembali di buka dengan tidak santai .
" daddy bilang jangan merusuh ! " omel Ares
di pintu terlihat 2 sosok remaja tampan bahkan wajah itu terlihat seperti photo copy Ares , tubuh tegap nya membuat para kaum hawa terpesona .
" maaf dad kami juga ingin melihat grandma . " ucap Sean
" tolong jangan mengomel lagi . " tambah Kean
si kembar tumbuh menjadi para pria rupawan bibit keluarga Wu tidak pernah gagal .
" tapi jangan seperti ini ribut sekali sudah berapa kali dad bilang ! "
" cih tidak berkaca sekali . " ujar Kris
" diamlah tolong urus cucu mu itu . "
" kenapa aku kau itu ayah mereka ! yang benar saja Ares Wu ! "
" cukup hentikan apa kalian tidak bosan setiap hari bertengkar , Grandma baik2 saja sayang ayo kita turun untuk makan malam . " Kalina menghampiri ke 2 cucu nya
" ayo Grandma kita tinggalkan dua pria tua ini . " ucap Kean
" sialan ! " umpat Kris dan Ares secara bersamaan
mereka pun turun ke bawah semua orang sudah menunggu .
...
Siena ketinggalan bus terakhir dia sedang duduk halte pasti papa nya akan bertanya macam2 , kadang Jeno overprotective pada dia maklum sama pernah muda .
" masih di sini? bahkan ini sudah malam . " ujar seorang pria
gadis cantik itu menoleh tidak asing dengan suara ini .
" Lexsy? itu kamu kan? " ujar Siena
pria itu pun turun dari motor lalu membuka helm telihatlah wajah tampan itu .
" ketinggalan bus lagi? "
" iya kamu dari mana malam2 begini? " tanya Siena
__ADS_1
" harusnya aku yang bertanya begitu , ini sudah malam masih saja berkeliaran . " ucap Lexsy
" hey aku baru dari perpustakaan kota mencari buku untuk tugas besok , lagian ini baru pukul 7 malam . "
mereka pun tumbuh menjadi anak yang cantik dan tampan .
" ayo pulang aku antarkan sebelum papa Jeno mengomel . " ajak Lexsy
" baiklah . "
Siena pun memakai helm dan naik ke motor dia memeluk Lexsy agar tidak terjatuh , anak2 itu kini sudah kelas 1 Senior High School mereka selalu bersama2 .
tak lama kemudian mereka pun sampai di rumah Siena .
" ayo masuk dulu dan makan malam di sini . " ajak Siena
" tidak perlu aku akan pulang saja . "
" sekali2 makan di rumah ku ! "
" ck sudah sana jangan brisik masuklah . " sifat cool sang papa sangat menurun padanya
lalu seorang pria terlihat menyusul keluar .
" ayo masuk jagoan . " ajak Jeno
" selamat malam papa . " Lexsy pun membungkuk memberi salam
" mama memasak banyak hari ini , pasti dia senang kamu ikut makan malam . "
" tapi aku belum belum izin . "
" tidak masalah nanti papa bilang pada Leon kamu akan pulang terlambat . "
Jeno pun segera membawa Lexsy untuk bergabung .
...
setelah selesai makan malam Alana sedang asik mengecat kuku .
" sama aku juga belum mengerjakan nya . "
" ish ku pikir sudah selesai . "
" tenang kita lihat punya kak Ezra . "
Alana pun berlari karena tidak berhati2 dia hampir terpeleset , tapi sepasang tangan kekar menahan pinggang nya .
" ceroboh sekali . "
" Askaaaa aku rindu " Alana langsung menenggelamkan wajah nya di dada bidang Aska
" ya aku juga merindukan mu . "
" kenapa tidak bilang2 akan ke sini daddy Araga mana? "
" tidak ikut kalau begitu aku menemui yang lain dulu . " Aska mengecup kening Alana
lalu Alana pun segera pergi ke kamar Ezra si jenius terlihat sangat sibuk .
" kakak.." panggil si manis
" hm? "
" aku ingin meminta sesuatu boleh? "
" pasti PR mu belum di kerjakan , buku nya ada di tas . " ujar Ezra
" hehe tau saja Terima kasih kakak . " Alana pun mengecup pipi Ezra
Aska sedang berbincang dengan para orang dewasa , bahkan semua sedang berkumpul suasana terasa hangat .
" jadi kenapa si tihang tidak ikut mampir kemari? " tanya Kris
" akan mampir besok sekalian dengan mommy Airin Grandpa eh maksud ku daddy . " ucap Aska
" jadi mereka sekarang sudah di Mansion? " Gavin meminum teh nya
__ADS_1
" iya ayah mereka sudah disana . "
" aku merindukan kak Airin . " ujar Kanaya
" besok mereka akan ke sini sayang . " Ares mengecup punggung Kanaya
" jadi hari ini kamu menginap di sini saja . " Yena mengusap kepala Aska
" tentu bunda . "
Alena dan Elina membawa kudapan yang baru selesai di buat , Arka juga datang dengan membawa berbagai kue .
" makanan datang.. " ucap Alena
" wah mommy dan mama membuat ini semua? "
" tentu saja tampan jadi ayo makan yang banyak. " jawab Elina
" daddy juga ikut membantu boy . " protes Arka
" kamu ikut membantu membuat kerusuhan Jung . " timpal Kris
" enak saja aku ikut memasak dad ! "
Ansel pun yang baru selesai mandi ikut bergabung disana
" bahkan aroma nya sampai ke atas sayang . " Ansel mengecup pipi dan istri
Elina menyikut perut Ansel karena main nyosor saja di depan banyak orang .
" cih jangan mengumbar kemesraan di sini turunan siapa kau ini ! " cibir Kris
" lihat sifat tidak tau diri nya kambuh lagi . " ucap Ares
" tolong jangan mulai lagi kalian berdua . " ujar Kalina
mereka pun langsung terdiam ketika sang ibu negara sudah berucap .
...
sedangkan di belakang tedengar suara bising di sepanjang lorong , bau amis begitu begitu menyeruak baju Kean sudah penuh dengan darah
splass
wajah Sean terciprat noda merah itu
" sudah hentikan ayo berkumpul di sana . " Sean mengusap wajah nya
" duluan saja dan jangan mengganggu ku ! "
" nanti mommy bertanya bodoh lagian daging itu sudah tidak berbentuk ! "
" aku belum selesai masih ingin mencoba pisau yang di belikan daddy Araga . "
" besok masih bisa kita belum mengerjakan tugas sekolah . "
" ah benar aku lupa . "
Kean melempar pisau dan mengganti baju terlebih dulu sebelum masuk ke rumah , baru saja masuk si kembar di suruh membeli beberapa kaleng bir oleh Ares .
mereka pun pergi walaupun dengan setuja kata umpatan , mata Kean memicing ketika melihat saudara nya sedang berbincang dengan seorang pria .
" itu Livy atau mata ku yang salah? " tanya Kean
" ya itu dia sedang apa malam2 begini? " ucap Sean
Livy terlihat memberontak ketika pria tesebut menarik2 dia dengan kasar .
" berani sekali baj*ngan itu menyentuh nya . " Kean segera berlari
sedangkan Sean berjalan dengan santai mengikuti dari belakang , sepertinya malam ini harus sedikit berolahraga .
Hai love ketemu lagi nih
sehat selalu makasih buat dukungan kalian semua
sampai bertemu di next episode
__ADS_1