
Author pov
kini malam pun tiba semua orang sedang makan kecuali Kris dia belum pulang jadi tidak tau kalau jagoan nya sudah ada di rumah , Kalina sangat senang dengan kepulangan putranya wanita cantik itu menangis bahagia semua orang menyambut Ares dan dia akan balas dendam pada sang ayah .
" kenapa tidak bilang akan pulang sekarang? aku bisa menjemput di bandara . " ujar Gavin
" aku ingin memberikan kejutan . " jawab Ares
" senang sekali bisa melihat mu Lion ayo makan yang banyak . " Yena memberikan bulgogi pada nya
" Terima kasih ya kak . "
" lalu apa tugas mu sudah selesai di Italy? " sang ibu bertanya
" tentu saja mom aku selesai . "
" uuh pulang dari Italy tapi tidak bawa oleh2 ! " protes Alena
" maaf prinses sebagai gantinya kamu boleh meminta apa saja pada ku . " Ares mencubit gemas pipi adik nya
" dad kapan pulang? " tanya Ansel
" mungkin sebentar lagi tadi dad menguhubungi mom akan terlambat . "
mereka pun kembali mengobrol menghabiskan waktu bersama malam pun larut semua orang sudah tidur , Ares masih menikmati wine nya di pantry dan suara mobil terdengar masuk pekarangan lalu terdengar suara langkah .
" Ansel kamu belum tidur? " tanya Kris
seketika mata tajam Kris melebar ketika melihat seseorang berbalik dengan wajah yang amat datar .
" siapa kau? berani sekali masuk rumah orang tanpa izin ! " ujar Ares
" prince? ka-mu pulang? " Kris dengan segera menghampirinya
kini mereka saling berhadapan Kris melihat tatapan asing tidak mungkin yang di bilang Araga itu benar !
" Ares.."
tangan Kris menyentuh pipi Ares ternyata ini bukan mimpi
Tak
dengan segera Ares menyingkirkan tangan itu dari wajah nya
" jangan menyentuh ku ! pergi aku tidak mengenal mu . "
" jangan bercanda dengan ku ! " ucap Kris
" tapi aku tidak pernah bercanda dengan orang asing . "
rasa lelah yang Kris rasakan berubah menjadi kesedihan apa katanya orang asing?
" maafkan dad jangan marah lagi prince bukan nya aku tidak peduli , tapi demi kesembuhan mu memang harus begini . " si hot daddy langsung memeluk Ares
" sudah ku bilang jangan menyentuh ku ! " Ares mendorong hingga Kris mundur
" aku ayah mu . " Kris berucap lirih
" jangan membual . "
" aku ayah mu hiks.. aku yang menyuplay bibit pada rahim ibu mu ! itu buka-n bualan , kau adalah hasil kerja keras di kamar kosan waktu itu . " Kris terisak sambil terduduk di lantai
Ares hanya melongo melihat ayah nya menangis seperti bocah 3 tahun .
" bahkan hanya dengan gaya sederhana kau hadir dan sekali tanam langsung jadi , aku ayah mu sungguh . "
mata yang berair hidung memerah bahkan isakan begitu terdengar kenapa begitu menggemaskan sekali Kris Wu ! apa ini benar si kejam .
" hahahaha sudah jangan menangis nanti yang lain bangun big baby . " Ares berjongkok dan menepuk pundak Kris
" kau mengenalku? " tanya Kris
" tentu saja kau ayah ku ! Terima kasih untuk pertunjukan nya . "
" iblis sialaaaaannn ! kau mengerjai ku? hancur sudah harga diri ini tuhan . " Kris menutup wajah nya
tawa begitu bergema ini sudah pukul 01.00 malam dan masih ada hiburan dengan segera Ares lari ke atas .
" jangan pergi kau anak kurang ajar ! akan ku coret kau dari KK Ares Wuuuuu . " teriak Kris
malam ini sangat menyenangkan melihat si kepala keluarga yang baru pulang kerja di buat menangis siapa suruh mengurung nya .
...
pagi pun mulai menjelang di kediaman Wu sudah heboh karena acara kelulusan sekaligus perpisahan tiba Vinson sudah tampan dengan balutan jas nya , begitu juga Mark dan Diana sayang grandpa dan grandma tidak ada mereka sedang berlibur ke Eropa menghabiskan waktu berdua .
" ayah cepatlah nanti terlambat ish ! " omel Vinson
__ADS_1
" ini masih jam 7 pagi Xavier . " Mark datang sambil membawa kopi
" tapi nanti kalau macet bagaimana ayah . "
" tidak akan boy percaya pada ku . "
" ini jas nya jangan lupa pakai . " Diana turun perempuan itu sudah terlihat cantik
" Terima kasih sayang . " ucap Mark
" ini rambut kamu ko berantakan sini bunda rapihkan . "
Diana pun merapihkan rambut Vinson dan mereka segera bersiap pergi ke sekolah .
...
begitu juga dengan Leo dan Kaira mereka sudah bersiap Kanaya sangat cantik begitu juga dengan Leon .
" prince dasi mu sedikit miring . " Kaira menghampiri Leon
" Terima kasih mama . "
" anak mama sudah besar tak terasa kini sudah masuk universitas , sudah dapat kampus nya? " tanya Kaira
" sudah satu kampus dengan kak Ares hanya saja aku jurusan analis . " jawab Leon
" baguslah setidaknya di sana ada kaka mu . "
" papa ayo berangkat . " ucap Kanaya
" iya sayang sebentar papa habiskan dulu kopinya semangat sekali . " ujar Leo
setelah semua selesai mereka berangkat ke sekolah di sana Kris sudah ada wajah tampan itu terlihat kesal , kejadian semalam masih membuatnya dongkol karena menangis di depan Ares .
" kalian sudah di sini ternyata . " ucap Leo
" iya takut terlambat hay Kaira . " Kalina pun memeluk nya
" kaka cantik banget . " ujar Kaira
" kamu juga terlihat sangat cantik lhoo . " jawab Kalina
lalu terlihat Mark dan Diana masuk kedalam kebetulan Yena juga hadir tentu dengan Gavin sekalian datang untuk Vinson .
" bundaa.." Yena memeluk ibunya
" selamat pagi bunda juga ayah . " sapa Gavin
" selamat pagi tampan bagaimana kerja sama kemarin berjalan lancar? " tanya Diana
" semua nya berjalan lancar bunda . " jawab Gavin
" ada apa dengan wajah mu Kris Wu? " Leo duduk di samping nya
" ck gak usah tanya2 ! " omel Kris
" ada yang kurang jatah . " bisik Mark
" haha mungkin Kalina bosan dengan pria sepertinya , ada yang bakal jadi duda nih . " ejek Leo
" kalian ingin ku kirim ke alam baka ya? " si hot daddy memberikan tatapan tajam
" duh jangan baper dong mana mungkin Kalina berpaling dari kaka yang tampan ini . " ucap Mark
" katakan apa mau mu? jangan merayu . " ujar Kris
" aku butuh sponsor untuk membuat project baru jadi kaka harus berinvestasi di firma ku . " bujuk si bungsu
" ya "
tak lama kemudian acara pun di mulai masing2 siswa di panggil ke podium untuk menyerahkan surat kelulusan , tepuk tangan terdengar riuh para ayah sibuk mengambil gambar mereka heboh sendiri di sana bahkan Jaemin turut hadir .
" halo mom dad " sapa Arka
" halo dokter Jung sudah datang ternyata . " jawab Kalina
" iya saya baru datang kebetulan tadi ada pasien dadakan . "
" jika tidak ada jadwal kita akan mengadakan makan malam , apa bisa bergabung? "
" tentu saya akan datang Terima kasih sudah mengundang mom . "
" pasti akan lebih menyenangkan jika banyak orang , jangan lupa ajak Jeno biar tambah ramai di rumah . " Kalina tersenyum
Arka pun kembali berbincang semakin hari si dokter makin akrab dengan keluarga calon mertua .
...
__ADS_1
di rumah sakit Ares menatap malas pada Jinan dan Ren mereka menempel terus bahkan tidak membiarkan dia beranjak kemana pun , mereka berdua sangat rindu tidak berkomunikasi selama satu bulan jadi wajar saja .
" bisakah kalian menyingkir dari ku ! " protes Ares
" tidak mau kami rindu . " ucap Jinan
" tapi tidak begini tangan ku pegal ! lepaskan ayo kita makan . " Ares melepaskan genggaman pada tangan nya
" nanti hilang lagi ! " timpal Ren
" aku takan kemana2 ayo pergi ke kantin . "
mereka pun pergi ke kantin bersama bukan hanya Ren dan Jinan tapi seluruh staff rumah sakit merindukan si petugas hot dari forensik itu .
" setelah sekian akhirnya kita bertemu . " seorang pria menyapa mereka
" selamat pagi dokter Park . " sapa Ares
" selamat pagi kemana saja? " dokter Park duduk bergabung
" saya memiliki sedikit urusan . "
" dia memang so sibuk sekali dok . " sela Ren
" tapi syukurlah kamu sudah kembali bahkan dokter Jung terlihat galau di tinggal oleh mu , termasuk 2 bocah ini mereka seperti kehilangan induk nya . " ucap dokter Park
" ish kita bukan anak ayam ! " protes Jinan
waktu memang cepat berlalu setelah berbincang 3 sekawan itu pergi kembali ke ruang identifikasi Ares sudah memberi laporan jika sudah masuk , Profesor Lee sempat menolak karena mengingat Ares baru pulang tapi dia mengatakan bahwa sudah baik2 saja .
Ares membuang sarung tangan nya dan pergi ke ruang ganti melepas baju yang sudah penuh darah , dia harus segera pulang ibunya bilang akan ada makan malam bersama untuk merayakan kelulusan dan terdengar dering ponsel .
Ansel Calling..
" ada apa? " tanya Ares
" kaka sudah pulang? apa masih di rumah sakit? "
" aku masih di rumah sakit , sebentar lagi pulang apa makan malam nya jadi? "
" kebetulan jemput aku sekalian , makan malam nya jadi . "
" memang nya kamu dimana? "
" aku dari apartemen mengambil berkas untuk mendaptar ke kampus , aku tunggu di halte tadi dad hanya membawa satu mobil . "
" hm . "
Pip
sambungan pun terputus Ares segera berganti baju untuk menjemput adik nya .
...
In Halte
Ansel duduk menunggu di halte tumben sekali suasana nya sepi bahkan hanya dia sendiri tapi ini baru jam enam sore , setelah acara kelulusan tadi dia pergi ke apartemen mengambil formulir karena ayah nya hanya membawa satu mobil dia naik taxi .
" jadi ini si bocah pengganggu . " ucap seseorang
" siapa? " tanya Ansel
" kau tidak perlu tau siapa aku tapi jauhi winter ! "
Ansel menatap bingung kenapa pria ini menyebut nama kekasih nya .
" gak jelas banget apa masalah mu? " Ansel berucap sinis
" dia hanya milik ku bodoh ! "
" dalam mimpi mu kau ini siapa? jangan macam2 dengan dia , pergilah aku tak ada waktu meladeni orang seperti mu . " ujar Ansel
Bugh
tubuh Ansel terjembab ke depan karena seseorang memukul nya dengan balok punggung nya sakit sekali .
" bocah tak tau diri harusnya kau yang menjauhi Winter ! putuskan dia . " pria itu menjambak rambut Ansel
" takan per-nah . " Ansel meringis demi apapun punggung nya sakit
" brengs*k hajar dia ! "
lalu 2 pria mulai memukuli Ansel dia tak celah untuk melawan karena sebelum nya sudah di serang dari belakang , sedangkan Ares menuju ke halte untuk menjemput adiknya agar bisa cepat sampai di rumah .
Hai love ketemu lagi sama aku
sehat selalu buat semuanya
__ADS_1
sampai bertemu di next episod