Sugar Family

Sugar Family
Bagian 52


__ADS_3

Author pov


kini malam pun tiba semua orang sedang makan kecuali Kris dia belum pulang jadi tidak tau kalau jagoan nya sudah ada di rumah , Kalina sangat senang dengan kepulangan putranya wanita cantik itu menangis bahagia semua orang menyambut Ares dan dia akan balas dendam pada sang ayah .


" kenapa tidak bilang akan pulang sekarang? aku bisa menjemput di bandara . " ujar Gavin


" aku ingin memberikan kejutan . " jawab Ares


" senang sekali bisa melihat mu Lion ayo makan yang banyak . " Yena memberikan bulgogi pada nya


" Terima kasih ya kak . "


" lalu apa tugas mu sudah selesai di Italy? " sang ibu bertanya


" tentu saja mom aku selesai . "


" uuh pulang dari Italy tapi tidak bawa oleh2 ! " protes Alena


" maaf prinses sebagai gantinya kamu boleh meminta apa saja pada ku . " Ares mencubit gemas pipi adik nya


" dad kapan pulang? " tanya Ansel


" mungkin sebentar lagi tadi dad menguhubungi mom akan terlambat . "


mereka pun kembali mengobrol menghabiskan waktu bersama malam pun larut semua orang sudah tidur , Ares masih menikmati wine nya di pantry dan suara mobil terdengar masuk pekarangan lalu terdengar suara langkah .


" Ansel kamu belum tidur? " tanya Kris


seketika mata tajam Kris melebar ketika melihat seseorang berbalik dengan wajah yang amat datar .


" siapa kau? berani sekali masuk rumah orang tanpa izin ! " ujar Ares


" prince? ka-mu pulang? " Kris dengan segera menghampirinya


kini mereka saling berhadapan Kris melihat tatapan asing tidak mungkin yang di bilang Araga itu benar !


" Ares.."


tangan Kris menyentuh pipi Ares ternyata ini bukan mimpi


Tak


dengan segera Ares menyingkirkan tangan itu dari wajah nya


" jangan menyentuh ku ! pergi aku tidak mengenal mu . "


" jangan bercanda dengan ku ! " ucap Kris


" tapi aku tidak pernah bercanda dengan orang asing . "


rasa lelah yang Kris rasakan berubah menjadi kesedihan apa katanya orang asing?


" maafkan dad jangan marah lagi prince bukan nya aku tidak peduli , tapi demi kesembuhan mu memang harus begini . " si hot daddy langsung memeluk Ares


" sudah ku bilang jangan menyentuh ku ! " Ares mendorong hingga Kris mundur


" aku ayah mu . " Kris berucap lirih


" jangan membual . "


" aku ayah mu hiks.. aku yang menyuplay bibit pada rahim ibu mu ! itu buka-n bualan , kau adalah hasil kerja keras di kamar kosan waktu itu . " Kris terisak sambil terduduk di lantai


Ares hanya melongo melihat ayah nya menangis seperti bocah 3 tahun .


" bahkan hanya dengan gaya sederhana kau hadir dan sekali tanam langsung jadi , aku ayah mu sungguh . "


mata yang berair hidung memerah bahkan isakan begitu terdengar kenapa begitu menggemaskan sekali Kris Wu ! apa ini benar si kejam .


" hahahaha sudah jangan menangis nanti yang lain bangun big baby . " Ares berjongkok dan menepuk pundak Kris


" kau mengenalku? " tanya Kris


" tentu saja kau ayah ku ! Terima kasih untuk pertunjukan nya . "


" iblis sialaaaaannn ! kau mengerjai ku? hancur sudah harga diri ini tuhan . " Kris menutup wajah nya


tawa begitu bergema ini sudah pukul 01.00 malam dan masih ada hiburan dengan segera Ares lari ke atas .


" jangan pergi kau anak kurang ajar ! akan ku coret kau dari KK Ares Wuuuuu . " teriak Kris


malam ini sangat menyenangkan melihat si kepala keluarga yang baru pulang kerja di buat menangis siapa suruh mengurung nya .


...


pagi pun mulai menjelang di kediaman Wu sudah heboh karena acara kelulusan sekaligus perpisahan tiba Vinson sudah tampan dengan balutan jas nya , begitu juga Mark dan Diana sayang grandpa dan grandma tidak ada mereka sedang berlibur ke Eropa menghabiskan waktu berdua .


" ayah cepatlah nanti terlambat ish ! " omel Vinson

__ADS_1


" ini masih jam 7 pagi Xavier . " Mark datang sambil membawa kopi


" tapi nanti kalau macet bagaimana ayah . "


" tidak akan boy percaya pada ku . "


" ini jas nya jangan lupa pakai . " Diana turun perempuan itu sudah terlihat cantik


" Terima kasih sayang . " ucap Mark


" ini rambut kamu ko berantakan sini bunda rapihkan . "


Diana pun merapihkan rambut Vinson dan mereka segera bersiap pergi ke sekolah .


...


begitu juga dengan Leo dan Kaira mereka sudah bersiap Kanaya sangat cantik begitu juga dengan Leon .


" prince dasi mu sedikit miring . " Kaira menghampiri Leon


" Terima kasih mama . "


" anak mama sudah besar tak terasa kini sudah masuk universitas , sudah dapat kampus nya? " tanya Kaira


" sudah satu kampus dengan kak Ares hanya saja aku jurusan analis . " jawab Leon


" baguslah setidaknya di sana ada kaka mu . "


" papa ayo berangkat . " ucap Kanaya


" iya sayang sebentar papa habiskan dulu kopinya semangat sekali . " ujar Leo


setelah semua selesai mereka berangkat ke sekolah di sana Kris sudah ada wajah tampan itu terlihat kesal , kejadian semalam masih membuatnya dongkol karena menangis di depan Ares .


" kalian sudah di sini ternyata . " ucap Leo


" iya takut terlambat hay Kaira . " Kalina pun memeluk nya


" kaka cantik banget . " ujar Kaira


" kamu juga terlihat sangat cantik lhoo . " jawab Kalina


lalu terlihat Mark dan Diana masuk kedalam kebetulan Yena juga hadir tentu dengan Gavin sekalian datang untuk Vinson .


" bundaa.." Yena memeluk ibunya


" selamat pagi bunda juga ayah . " sapa Gavin


" selamat pagi tampan bagaimana kerja sama kemarin berjalan lancar? " tanya Diana


" semua nya berjalan lancar bunda . " jawab Gavin


" ada apa dengan wajah mu Kris Wu? " Leo duduk di samping nya


" ck gak usah tanya2 ! " omel Kris


" ada yang kurang jatah . " bisik Mark


" haha mungkin Kalina bosan dengan pria sepertinya , ada yang bakal jadi duda nih . " ejek Leo


" kalian ingin ku kirim ke alam baka ya? " si hot daddy memberikan tatapan tajam


" duh jangan baper dong mana mungkin Kalina berpaling dari kaka yang tampan ini . " ucap Mark


" katakan apa mau mu? jangan merayu . " ujar Kris


" aku butuh sponsor untuk membuat project baru jadi kaka harus berinvestasi di firma ku . " bujuk si bungsu


" ya "


tak lama kemudian acara pun di mulai masing2 siswa di panggil ke podium untuk menyerahkan surat kelulusan , tepuk tangan terdengar riuh para ayah sibuk mengambil gambar mereka heboh sendiri di sana bahkan Jaemin turut hadir .


" halo mom dad " sapa Arka


" halo dokter Jung sudah datang ternyata . " jawab Kalina


" iya saya baru datang kebetulan tadi ada pasien dadakan . "


" jika tidak ada jadwal kita akan mengadakan makan malam , apa bisa bergabung? "


" tentu saya akan datang Terima kasih sudah mengundang mom . "


" pasti akan lebih menyenangkan jika banyak orang , jangan lupa ajak Jeno biar tambah ramai di rumah . " Kalina tersenyum


Arka pun kembali berbincang semakin hari si dokter makin akrab dengan keluarga calon mertua .


...

__ADS_1


di rumah sakit Ares menatap malas pada Jinan dan Ren mereka menempel terus bahkan tidak membiarkan dia beranjak kemana pun , mereka berdua sangat rindu tidak berkomunikasi selama satu bulan jadi wajar saja .


" bisakah kalian menyingkir dari ku ! " protes Ares


" tidak mau kami rindu . " ucap Jinan


" tapi tidak begini tangan ku pegal ! lepaskan ayo kita makan . " Ares melepaskan genggaman pada tangan nya


" nanti hilang lagi ! " timpal Ren


" aku takan kemana2 ayo pergi ke kantin . "


mereka pun pergi ke kantin bersama bukan hanya Ren dan Jinan tapi seluruh staff rumah sakit merindukan si petugas hot dari forensik itu .


" setelah sekian akhirnya kita bertemu . " seorang pria menyapa mereka


" selamat pagi dokter Park . " sapa Ares


" selamat pagi kemana saja? " dokter Park duduk bergabung


" saya memiliki sedikit urusan . "


" dia memang so sibuk sekali dok . " sela Ren


" tapi syukurlah kamu sudah kembali bahkan dokter Jung terlihat galau di tinggal oleh mu , termasuk 2 bocah ini mereka seperti kehilangan induk nya . " ucap dokter Park


" ish kita bukan anak ayam ! " protes Jinan


waktu memang cepat berlalu setelah berbincang 3 sekawan itu pergi kembali ke ruang identifikasi Ares sudah memberi laporan jika sudah masuk , Profesor Lee sempat menolak karena mengingat Ares baru pulang tapi dia mengatakan bahwa sudah baik2 saja .


Ares membuang sarung tangan nya dan pergi ke ruang ganti melepas baju yang sudah penuh darah , dia harus segera pulang ibunya bilang akan ada makan malam bersama untuk merayakan kelulusan dan terdengar dering ponsel .


Ansel Calling..


" ada apa? " tanya Ares


" kaka sudah pulang? apa masih di rumah sakit? "


" aku masih di rumah sakit , sebentar lagi pulang apa makan malam nya jadi? "


" kebetulan jemput aku sekalian , makan malam nya jadi . "


" memang nya kamu dimana? "


" aku dari apartemen mengambil berkas untuk mendaptar ke kampus , aku tunggu di halte tadi dad hanya membawa satu mobil . "


" hm . "


Pip


sambungan pun terputus Ares segera berganti baju untuk menjemput adik nya .


...


In Halte


Ansel duduk menunggu di halte tumben sekali suasana nya sepi bahkan hanya dia sendiri tapi ini baru jam enam sore , setelah acara kelulusan tadi dia pergi ke apartemen mengambil formulir karena ayah nya hanya membawa satu mobil dia naik taxi .


" jadi ini si bocah pengganggu . " ucap seseorang


" siapa? " tanya Ansel


" kau tidak perlu tau siapa aku tapi jauhi winter ! "


Ansel menatap bingung kenapa pria ini menyebut nama kekasih nya .


" gak jelas banget apa masalah mu? " Ansel berucap sinis


" dia hanya milik ku bodoh ! "


" dalam mimpi mu kau ini siapa? jangan macam2 dengan dia , pergilah aku tak ada waktu meladeni orang seperti mu . " ujar Ansel


Bugh


tubuh Ansel terjembab ke depan karena seseorang memukul nya dengan balok punggung nya sakit sekali .


" bocah tak tau diri harusnya kau yang menjauhi Winter ! putuskan dia . " pria itu menjambak rambut Ansel


" takan per-nah . " Ansel meringis demi apapun punggung nya sakit


" brengs*k hajar dia ! "


lalu 2 pria mulai memukuli Ansel dia tak celah untuk melawan karena sebelum nya sudah di serang dari belakang , sedangkan Ares menuju ke halte untuk menjemput adiknya agar bisa cepat sampai di rumah .


Hai love ketemu lagi sama aku


sehat selalu buat semuanya

__ADS_1


sampai bertemu di next episod


__ADS_2