
Author pov
walaupun kadang semesta membuat kita menangis tetapi tak di pungkiri kadang membuat nyaman menganggap seolah di sinilah kita akan hidup , tetapi itu hanya sementara ada kehidupan yang jauh lebih indah suatu saat nanti pasti akan merasakan nya .
" sayang apa kamu lembur lagi malam ini? " tanya Riyu
" aku tidak tau memang kenapa? " Vinson mengambil omlet
" aku ingin ke rumah ibu boleh menginap tidak? ibu juga merindukan Livy . "
" tentu saja boleh kebetulan ada beberapa desain yang belum selesai . "
" Terima kasih sayang . "
lalu Mark datang bersama dengan Livy juga Diana mereka bergabung sarapan .
" selamat pagi ayah..bunda . " sapa Riyu
" selamat pagi menantu cantik ayah . " jawab Mark
" harus nya kamu bangunkan bunda untuk membuat sarapan bersama . " ucap Diana
" tidak papa bunda biar aku saja . "
" ibu aku ingin roti saja tidak ingin nasi . " pinta Livy
" grandpa ambilkan untuk princes cantik ini . " Mark mengambil roti dengan coklat
" oh iya aku ingin meminta izin untuk menginap di rumah ibu apa boleh? " Riyu menatap pada kedua mertua nya
" tentu saja pergilah kamu pasti rindu mereka . " Diana tersenyum hangat
" apa aku harus ikut? " tanya Livy
" iya nenek merindukan mu . "
" tadinya aku ingin menginap di rumah grandpa Kris eh daddy Kris maksudnya , karena kemarin dad bilang sudah membelikan boneka baru . "
" hanya satu hari nenek rindu dengan mu . " bujuk Riyu
" iya baiklah . "
" tidak papa nanti grandpa bilang pada daddy Kris boneka itu simpan dulu saja , setelah kamu kembali bisa di ambil nanti . " Mark mengusap rambut Livy
" Terima kasih grandpa . "
jika ada yang betanya kemana Tuan dan nyonya Wu mereka sedang di Jepang berlibur mengahabiskan masa tua .
...
In Mansion
tak jauh berbeda keluarga Kris juga sedang menyiapkan sarapan di awali pagi yang berisik dengan berbagai teriakan .
" apa rapat hari ini jadi? " Yena menaruh segelas teh
" iya sayang tapi bagaimana dengan anak2 ya? ini giliran ku menjemput . " ucap Gavin
" kalau begitu biar saya aja yang jemput kak . " Arka datang dan bergabung di sana
" kamu tidak ke rumah sakit? "
" tidak saya libur hari ini jadi kaka bisa rapat . "
" Terima kasih dokter Jung . "
di dapur Kanaya sedang memotong sayuran dan Alena mencuci daging lalu Elina menyiapkan bumbu2 .
" mom ini sayuran tambah lagi? " tanya Kanaya
" tidak sudah cukup . " jawab Kalina
" ini daging di potong bagimana? " Alena membawa nya pada Elina
" kita akan membuat bulgogi jadi iris tipis saja . " ucap Elina
para perempuan cantik ini sibuk menyiapkan hidangan Yena juga menata piring dan lanjut membantu di dapur .
...
di belakang Kris seperti biasa mengurus Rubby dan anak2 nya Ramon sudah mandi terlebih dulu agar tidak repot .
" nah sekarang cucu Grandpa sudah cantik dan dan tampan . " ujar Kris
" pagi-pagi sudah mengurus angsa . " cibir Kean
__ADS_1
" terserah aku apa itu masalah? " protes Kris
" kenapa mereka boleh memanggil Grandpa aku tidak boleh? "
" mereka kesayangan ku . "
" itu tidak adil . " sela Sean
" sudah pagi-pagi jangan mengajak dad berdebat sana siap2 . "
" aku ingin sarapan dengan goreng angsa muda itu terlihat lezat . " ujar Sean
" aku setuju . " tambah Kean
" kalian berdua benar2 halal untuk di lelang ! " omel Kris
si kembar pergi meninggalkan Kris yang terlihat jengkel dia juga ikut menyusul .
" putra mu menyebalkan . " adu Kris pada Ares yang sedang minum teh
" tapi mereka cucu mu . " jawab Ares
" kau sama saja sialan . "
" kenapa sih pagi2 udah ngomel aja dad . " ujar Ansel
" kakak dan keponakan mu sudah berbuat ulah di mana istri ku? "
" mommy sedang membuat sarapan . "
Kris pergi ke dapur dia akan mengadu pada istri nya .
" papa tolong bantu aku mengikat rambut . " Alana menghampiri Ansel
" papa tidak yakin hasilnya akan bagus tapi sini biar coba dulu . "
" iya asal jangan seperti daddy Arka tidak bisa mengikat dengan baik . " keluh Alana
" daddy mu hanya bisa memeriksa detak jantung saja . "
Ezra sudah siap dengan seragam begitu juga dengan Alvin mereka terlihat rapi .
" sejak kapan dasi di pakai jadi ikat pinggang? " tanya Ares
" ini celana nya kegedean ! " protes Kean
" ini ganti pakai ikat pinggang ku . " Ezra memberikan pada Kean
" makasih . "
" jangan lupa kancingkan baju mu ini masih pagi udah buat daddy Ares emosi . " putra semata wayang Gavin ini membantu merapihkan penampilan Sean
" ada aja tingkah kalian . " tambah Alvin
sarapan pun siap dan mulai makan setelah banyak drama yang terjadi .
...
In Office
Ansel masih berkutat dengan berkas hari ini pekerjaan banyak sekali belum lagi ada rapat karena tidak ada sekertaris , kemarin dia mengundurkan diri karena suaminya pindah tugas ke luar negri .
" maaf menganggu waktu anda presdir . " ucap seorang wanita di interkom
" ada apa? "
" calon sekertaris anda sudah datang apa ingin melakukan wawancara sekarang? "
" ya suruh dia masuk . "
Ansel sudah mempunyai perusahaan sendiri awalnya bukan perusahaan besar tapi dengan kerja keras , menjadi semakin berkembang sama sukses dengan perusahaan si sulung belum lagi Araga yang menjadi investor .
Tok
Tok
terdengar suara ketukan pintu .
" masuk . "
" selamat pagi presedir saya adalah calon sekertaris anda . " ujar seseorang
tunggu kenapa suara ini tidak asing Ansel pun melihat dan terkejut .
" Winter? kamu sedang apa di sini? "
__ADS_1
" melamar jadi sekertaris . "
" kamu yang akan menjadi sekertaris ku? " tanya Ansel
" jika lulus apa saya boleh duduk presedir? "
" ah iya maaf silahkan duduk . "
Winter memutuskan pulang dari Prancis dia melanjutkan kuliah dan pulang ke Seoul sedangkan Yerin masih di sana .
" bagimana kabar mu? " Ansel melonggarkan dasi
" kabar ku baik kamu tidak banyak berubah . " Winter tertawa kecil
" tentu aku berubah menjadi lebih tampan tentu nya , sekarang kamu tinggal dimana? "
" aku tinggal di apartemen dan sedang mencari pekerjaan , jadi bisakah saya menjadi sekertaris anda presedir? " ujar Winter
" tentu baiklah kita mulai wawancara nya . "
Ansel mengajukan beberapa pertanyaan sesuai dengan aturan kantor tak lama kemudian selesai dan sesorang mengantar teh .
" apa suami mu mengizinkan kamu tinggal di Seoul? " tanya Ansel
" aku belum menikah . "
jawaban itu membuat si tampan terkejut dia kira Winter sudah menikah dan sama2 mempunyai anak .
" sungguh? jangan bercanda . "
" aku serius Ansel hanya belum menemukan yang cocok saja , pasti putra sudah besar bisakah aku bertemu dengan pangeran kecil mu? "
" ya nanti mainlah ke sana aku benar2 terkejut ku pikir kamu sudah menikah . "
" aku ingin berkarir dulu . "
mereka pun membicarakan banyak hal kini Winter resmi menjadi sekertaris Ansel dan akan bekerja mulai besok .
...
In Hospital
Ares sedang beristirahat di sofa setelah melakukan pembedahan tak peduli ada noda darah di baju nya dia tetap santai , lalu seseorang masuk sambil membawa data untuk laporan visum .
" kak ini laporan sudah lengkap jadwal ku hanya setengah hari . " ucap Jeno
" kamu taruh saja di meja jadi akan pulang sekarang Jung? "
" iya nanti ada dokter Jinan yang menganganti kenapa rindu? jadi tak mau ku tinggal . " Jeno tertawa
" pergi saja bocah ! "
" iya sekalian ketemu dengan Ansel . "
" mau apa? "
" nanti akan di adakan acara Reuni kampus kak kalau begitu aku pergi dulu . " ujar Jeno
" katakan pada Ren dia sedang dia bawah untuk membeli beberapa minuman dingin . "
" iya kak . "
Jeno pun keluar dan memberitau pada Ren jika Ares memesan minuman .
Jaewu Calling..
" ada apa Na? "
" kita jadi makan bersama tidak? "
" jadi ini aku akan pergi kamu sudah selesai mengajar? "
" sudah jadwal ku hanya satu kalau begitu langsung ke caffe saja . "
" iya Ansel bilang dia juga sedang dalam perjalanan ke sana . "
" baiklah hati2 di jalan . "
Pip
Jaewu kini sudah menjadi dosen sastra mereka berhasil mencapai impian masing2 Jeno masuk kedalam mobil , jalanan cukup padat hari ini dia pun sampai berbarengan dengan Ansel yang baru tiba tapi si bungsu Jung bingung ketika melihat ada perempuan turun dari mobil Ansel .
Hai nih di lanjut silahkan di nikmati
pada susah inget sama anak2 tapi nekat minta lanjut kalian gemesin banget deh
__ADS_1
lanjut di sini aja ya gak di bikin book baru repot cari sampul hehe .
sampai bertemu kembali