Sugar Family

Sugar Family
Bagian 91


__ADS_3

Author pov


satu minggu sudah beralu Elina dan Ansel pergi ke Russia berbulan madu ke pulau yang di beli oleh Araga aktivitas mulai kembali seperti biasa , semua sudah masuk kuliah kecuali si pengantin baru ada cerita yang tak boleh di lewatkan kini Vinson mulai dekat Riyu .


" kenapa tidak mengajak ku makan ! " omel Jaewu


" jangan so mengomel Na dari tadi kau asik dengan Jasmine . " jawab Jeno


" hehe maaf Jung kekasih ku minta di temani mengerjakan tugas . " Jaewu pun duduk


bahkan kini Jaewu sudah menemukan pengganti dia resmi jadian dengan Jasmine , ternyata jatuh dari tangga membuat putra tunggal Na itu mendapat jodoh .


" kalian sudah disini saja . " ucap Vinson


" Hai teman2 selamat siang . " Riyu meletakan tas nya


" Hai Riyu semakin terlihat cantik saja . " puji Jeno


" ketauan Siyeon mati kau Jung ! " sela Jaewu


" iya udah jadi papa masih sempet bilang cantik sama cewe , aku aduin mama Siena di usir kau dari kamar ! " tambah Vinson


" aku hanya memuji salah ku dimana? bilang saja kau cemburu , cepat tembak Riyu jangan kau ikat dengan harapan ! " ujar Jeno


Vinson melayangkan tatapan tajam Jeno kalau ngomong suka kelewat jujur , sedangkan Riyu sudah tersipu malu .


" pacar kamu kemana Na? dia tidak ikut makan siang? " tanya Riyu


" Jasmine kebetulan ada kelas ingin pesan apa? biar aku yang pesankan . " Jaewu membuka buku menu


" samakan saja Na.. oh iya selamat atas pernikahan mu Jeno , aku terkejut dalam waktu 4 hari kamu nyusul Ansel maaf aku tidak hadir . " ujar Riyu


" hehe tidak papa waktu itu hanya keluarga dekat saja yang hadir . " ucap Jeno


mari kita berikan satu kejutan lagi ketika pernikahan Ansel selesai selang 4 hari Jeno yang menyusul tapi sayang nya itu adalah privat wedding , bahkan tak ada yang datang kecuali semua orang terdekat nya Kris benar2 di buat tak bisa bernapas karena Sieyon tidak ingin pesta .


" ayah dan ibu sudah berangkat lagi ke London? " tanya Vinson


" iya mereka berangkat tadi pagi . "


Tuan dan Nyonya Jung sudah kembali ke London jadi mansion di tempati oleh Jeno dan Sieyon mereka juga pengantin baru , tapi walaupun privat wedding hadiah tentu saja berjejer membuat silau pandangan mobil sport berwana merah yang Jeno pakai adalah salah satu kado dari Kris


" ish pinggang ku pegal sekali ! " seorang pria baru datang


" oh ada dokter Analis rupanya silahkan duduk . " sapa Jaewu


" berikan jus mu pada ku Na aku haus . " pinta Leon


" penelitian mu baru berkahir? " tanya Vinson


" ya kau tau itu sangat menjengkelkan ada zat yang harus di rubah , Profesor Min jahat sekali pada ku . " keluh Leon


" beliau ingin kamu pintar Leon . " hibur Riyu


" dia sudah pintar dari lahir Riyu buku adalah segala nya untuk dia . " sela Jaewu


" hari ini adalah kerja lapangan untuk memperaktekan desain baru , jadi maaf aku tak bisa mengantar mu pulang . " Vinson melihat ke arah Riyu


" tidak papa kalau aku masih 3 hari lagi untuk praktek lapangan , kita beda kelompok bisa nya juga selalu satu tim . " ucap Riyu


" cieee yang gak mau di tinggal . " goda Jaewu


" apasih Na bukan gitu maksud ku . " wajah cantik Riyu sudah memerah


mereka pun melanjutkan kembali makan siang lalu berpisah karena Jeno masih ada kelas begitu juga Jaewu , Riyu pulang di jemput supir lalu Vinson segera menuju aula dia akan tugas lapangan dengan para kaka tingkat .


" dengar hari kita akan tugas langsung memperlihatkan desain pada Arsitek ternama , kita beruntung di undang oleh pemilik firma jadi jangan lewatkan kesempatan . " ujar ketua tim


" baik kak . " ucap mereka dengan serempak


" nanti di sana kalian jangan banyak tingkah perbaiki desain yang masih jelek itu . " Eric menatap sinis para adik kelas nya


" iya kak kita sudah siapkan desain baru . " ucap Risa


" kau juga Vinson desain mu masih saja payah ! tidak seperti desain ku , harusnya kau contoh dengan baik . " omel Eric


" maaf kak . " ujar Vinson


" perasaan desain mu lebih baik dari pada kak Eric bahkan beda jauh, ini terlihat sangat berkelas hanya orang profesional yang tau teknik gambar ini . " bisik Risa


" biarkan saja jangan di hiraukan . "


tentu karena Vinson belajar langsung dari sang ayah setiap malam dia belajar dengan Mark mereka pun berangkat , tak lama kemudian sampai di sana Vinson terkejut ketika tau ternyata firma ayah nya yang jadi tempat praktek


" gila gedung ini bagus banget ! " heboh Eric


" iyalah yang punya Arsitek ternama tidak sabar bertemu dengan beliau . " jawab si ketua tim bernama Aron


mereka berjumlah 10 orang dan 5 lainya adalah kelompok Vinson .


" ayo masuk jangan norak jika sudah bertemu beliau , walaupun bertemu untuk pertama kali tetaplah santai . " ucap Aron


" pertama kali apanya aku bosan melihat wajah pak tua itu setiap hari . " gunam Vinson


mereka pun masuk kedalam begitu antusias untuk bertemu lulusan terbaik kampus .

__ADS_1


...


In Russia


kegiatan panas berakhir ketika Elina merasakan perutnya menghangat Ansel terjatuh di samping si cantik , mereka masih terengah bahkan keringat masih berucucuran pendingin ruangan seolah tak berfungsi .


" terima kasih sayang . " ujar Ansel


" haha ternyata kamu lucu ini sudah kewajiban ku tidak perlu berterima kasih . " Elina mengusap keringat di dahi sang suami


" semoga cepat on going ya biar Siena , Ezra , sama si kembar dapet teman baru . " Ansel mengusap perut Elina


" kaya film on going . " si cantik tertawa pelan


" masih gak nyangka kamu yang akan menjadi istri ku pertemuan singkat berkahir di pelaminan . "


" apa kamu mencintai ku? "


" tentu saja aku mecintai mu . " Ansel menatap manik indah Elina


" aku juga mecintai mu..sekarang aku punya nama yang akan ku sebut dalam untaian doa , meminta Tuhan untuk selalu menjaga mu dan belajar menjadi istri yang baik untuk mu . "


" tidak ada yang sempurna sayang menerima kekurangan kita masing2 sudah cukup untuk ku , eum kita ingin punya berapa baby? bagimana jika 5 anak? " tanya Ansel


" kamu ingin membuat club Volly? sedikasih nya aja . " Elina memukul dada bidang Ansel


" gak papa biar dad makin pusing . "


mereka tertawa di Rusia mereka menghabiskan waktu bersama mengunjungi banyak tempat romatis .


....


In Mansion


Arka sedang bingung kini Alena marah karena tadi malam dia tak menuruti keinginan si cantik untuk membeli petasan , si dokter heran untuk apa coba? di bawah Arka masih membujuk istrinya yang masih bersifat judes .


" sayang udah jangan marah saya minta maaf . " ucap Arka


" pergi sana jangan menganggu ! " usir Alena


" kamu ko aneh minta petasan buat apa? masa iya saya beli benda itu . "


" gak usah banyak tanya kalau gak mau beliin ! dasar pelit . "


" bukan saya pelit tapi itu bahaya kita makan yu dari tadi kamu belum makan . " bujuk Arka


" makan saja sendiri . "


" please gak biasa nya kamu kaya gini , saya jadi pusing . "


nahkan salah lagi dari tadi Arka salah terus di mata sang istri , gara2 Alena merajuk dia jadi tak masuk kerja .


" bukan begitu maksud nya dear . "


" aku laper pengen makan ! " ucap Alena


" katakan ingin apa hm? nanti saya beli . "


" gak usah beli aku pengen telur mata sapi tapi putih telur nya yang harus di tengah . "


wajah tampan Arka mendadak blank dia tidak mengerti dengan permintaan sang istri .


" mungkin maksud kamu kuning telur . "


" ish bukan tapi putih telur nya yang harus di tengah ! "


" mana ada sayang dimana2 kuning telur yang di tengah . " protes Arka


" ya kamu ubah dong ! "


" gak bisa saya bukan pesulap . "


" kamu udah gak sayang sama aku malam ini tidur di luar . " mata cantik Alena sudah berkaca


" lhoooo ko gituu tunggu kamu mau kemana? " teriak Arka


Alena pergi ke atas meningalkan Arka yang tengah frustasi .


" kamu lihat tidak berkas dad? " Kris datang sambil membawa kopi


" mana ku tau dad yang simpan kenapa malah bertanya ! " jawab Arka dengan nge gas lalu menyusul Alena


Kris pun hanya melongo dia hanya bertanya


" berani sekali kau membentak ku dasar menantu sialaaaaaan ! " teriak Kris


" ada apa dad? kenapa berteriak? " tanya Kanaya


" tidak papa sayang belajar nya sudah? "


mereka pun duduk Kalina sedang di dapur membuat kudapan .


" sebentar lagi kelulusan mu pasti sedih tidak dapat hadir? " tanya Kris


" engga ko nanti bisa di rayain di rumah bareng daddy sama yang lain . " Kanaya tersenyum manis

__ADS_1


" eum ingin menyewa hotel untuk perayaan? "


" ya ampuun tidak usah dad makan malam bersama saja sudah cukup . "


lalu Kalina datang sambil mebawa kudapan bertepatan dengan Yena yang baru pulang dari rumah grandpa Wu .


" aku pulang . " ucap Yena


" welcome home kemari duduk mom buat kudapan kita makan . "


" cucu daddy dari mana? abis main . " Kris menggendong baby Gray


" nih aku bawakan mandu dari bunda . " Yena memberikan laper bag pada Kanaya


" wah makasih ya kak . "


" Alena turun cemilan sudah siap ajak sekalian suami mu . " ucap Kalina


siang ini berkumpul bersama di temani cemilan lezat buatan di si mommy cantik .


...


In Apartemen


hari sudah mulai sore Leon masih mengerjakan tugas nya Viona membawa minuman dingin dia minta di jemput dari rumah sakit , menaruh nampan bersama dengan beberapa makanan kecil untuk pria tampan itu .


" sayang dari sibuk terus . " rengek Viona


" sebentar lagi selesai . "


" saya tidak suka di abaikan tampan ! " Viona meringsek masuk dalam pangkuan Leon


" turun dulu . "


" tidak mau ingin di sini saja janji tidak nakal . "


Leon mengerjakan tugas dengan Viona di pangkuan nya sebentar lagi harus melakukan zoom dengan Profesor Min .


" kamu turun dulu ini Profesor Min memanggil . " pinta Leon


Viona turun dan duduk di bawah kursi Leon menupuk buku agar posisi laptop bisa lebih tinggi sebatas bahu .


Zoom Mode On..


" selamat sore Profesor Min apa jawaban langsung di bahas saja? "


" tentu apa sudah di perbaharui? " tanya Profesor Min


" sudah komposisi zat sudah di ubah . " Leon melirik Viona yang sudah berada di tengah2 pahanya


" bagus jadi apa saja yang di ubah? "


" zat yang tadi di campurkan di ganti oleh zat A dimana cairan asam akan beraksi cepat , jadi untuk membuat kandungan baru ha.." mata Leon memejam ketika merasakan ada yang bermain dengan aset nya


Viona secara diam2 berhasil membuka resleting pria tampan itu dia ingin tertawa ketika melihat reaksi tekejut Leon .


" ada apa Leon Wu lanjutkan jawaban mu . "


" ah iy-a maaf Profesor . " Leon berusaha menahan tangan Viona tapi tidak berhasil


dia langsung melanjutkan zoom tapi Viona semakin menjadi kini otak Leon menjadi tidak fokus .


" saya akan memberi cara agar bisa menentukan rumus dengan cepat . " ucap Prof Min


Leon mengangguk tapi dia ingin menangis dengan kelakuan si kekasih hati tangan nya mencengkram erat pinggiran meja , mencoba tak mengeluarkan suara aneh tapi sulit sekali keringat sudah mulai bercucuran .


" apa kamu baik2 saja Leon? kenapa berkeringat begitu . "


" saya bai-k hanya ughhh.." Leon menunduk


" katakan saja jika sakit zoom akan saya tunda besok . "


Leon masih menunduk ketika akan mencapai puncak dia membekap mulut agar erangan tidak tidak terdengar , Viona mengecup bibir Leon dan tersenyum puas ketika cairan hangat dia rasakan .


" pergilah ke rumah sakit Leon kenapa terangah begitu , apa perlu saya panggilkan ambulans? " tanya Profesor Min dengan panik


" tidak usah saya sudah mend-ingan hanya butuh istirahat . "


" baiklah kita akhiri saja zoom ini . "


" Terima kasih dan maaf Profesor . " ujar Leon


panggilan pun berkahir dan Viona langsung tertawa dengan keras .


" menyenangkan bukan di berikan servis ketika sedang zoom? " tanya Viona


" bagaimana jika tadi ketauan ! "


" buktinya kamu mencapai puncak dengan selamat hehe . "


Viona bediri mengambil tisu basah dan wajah Leon memerah ntah karena malu atau apa dia tak habis dengan kelakuan si dokter cantik .


hai ketemu lagi maaf ya baru up lagi hehe


selamat beraktivitas dan sehat selalu

__ADS_1


sampai bertemu di next episod


__ADS_2