Sugar Family

Sugar Family
New episode SF 7


__ADS_3

Author pov


Alena meremas botol dengan kuat ketika mendengar percakapan di mobil apa tadi ingin di ajak oleh Arka , wanita ini benar2 ingin mati rupanya lihat saja jika sampai berani menyentuh Arka dia ambil bola mata nya .


" jal*ng ini lancang sekali ! " dumel Alena


" i'm homeee.." ujar seorang pria tampan


Arka masuk ke rumah tapi tidak ada yang menyambut tapi sang istri sedang duduk di ruang tamu .


" sayang ko gak jawab? saya udah pulang lhoo . " Arka mengecup pundak Alena


" jangan cium-cium sana pergi ! "


" kenapa marah2? perasaan saya tidak berulah . "


hati Alena menjadi kesal ketika nama Arka di sebut oleh si ular .


" pergi ganti baju lalu makan . "


" jawab dulu kalau suami sedang bertanya . " suara Arka berubah menjadi tegas


oh sial jangan sampai si dokter Jung ini malah balik marah .


" ada yang pengen di ajak ke hotel sama kamu . " ujar Alena


" kamu ini ngomong apa sih saya gak ngerti . "


" udah lupain aja maaf aku udah bicara ngelantur sama gak jelas . " Alena langsung memeluk Arka


" kalau lagi ada masalah cerita jangan buat khawatir , saya bakalan dengerin mommy Alena jangan sedih lagi . "


" maafin aku . "


" iya sayang gak papa . "


lalu ada seseorang yang baru sampai rumah


" ciee lagi pada pelukan aja nih . " ujar Kanaya


" wah bawa apa itu banyak sekali . " tanya Alena


" makanan kak tadi mama yang masak buat kita semua . "


" wah saya jadi laper . " ucap Arka


tak lama suara mobil terdengar suara para bocah terdengar rusuh .


" kami pulanggg.." teriak Sean


" welcome home Kids . " jawab Kanaya


" oh aku lupa jika yang menjemput mereka hari ini Jeno dan Jaewu . " ucap Alena


" kaka tumben udah pulang? " Kanaya melihat ke arah Ansel


" dia ingin di jemput . " Ansel menenteng tas milik Alvin


" daddy Arka aku kangen . " Siena berlari dengan semangat


" halo prinses daddy juga kangen . " Arka pun menggendong Siena


" bunda di mana? " tanya Ezra


" bunda masih di butik tampan sekarang ganti baju lalu kita makan siang . " ucap Alena


" baik mom . "


" hari ini panas sekali . " Jaewu pun duduk sambil menyalakan AC


" kamu tidak mengajar Na? " tanya Arka


" jadwal ku hanya satu kak . "


Kean berjalan kebelakang melihat kolam ikan yang begitu cantik karena di hias oleh tanaman air , dia jadi ingat dengan tugas dari Miss Kei lalu ke gudang membawa alat untuk memotong .


" pasti tamanan milik ku paling bagus . " Kean turun ke kolam dan memotong pohon di pinggiran


Jeno yang baru dari kandang Rubby hampir tak bisa bernapas ketika melihat tanaman di sana sudah tak terbentuk , apalagi pohon yang di rawat Ares kini sudah tumbang di tambah harga yang fantastis karena itu tamanan langka .


" boy apa yang sedang kamu lakukan? " tanya Jeno dengan syok


" aku sedang mengambil pohon mini untuk tugas papa . " jawab Kean dengan senyuman


" hah? tapi itu.." Jeno bahkan tak bisa berkata2


Mansion kembali kedatangan tamu seorang pria masuk kedalam .


" sono a casa ( aku pulang ) " ujar Araga


" wah daddy Araga datang.. Aska aku kangennn sama kamu . " Livy langsung memeluk Aska


" perché non ti sei cambiato in bei vestiti? ( kenapa belum berganti baju tampan? ) " Araga ke mengecup kening Sean


" Ho fame quindi dopo voglio mangiare subito ( aku lapar ingin langsung makan saja ) " jawab Sean


sedangkan yang lain menyiapkan makan siang Araga bilang pada Kalina dia akan datang si mommy juga sedang pergi .


" apa kamu akan menginap? " tanya Alana pada Aska


" tentu tapi dimana Kean? "


" tidak tau tadi dia pergi ke belakang . " jawab Alvin


" nanti setelah makan kita main . " ajak Jaehyuk


" tentu . " ujar Aska


" anak-anak makanan sudah siap . " teriak Kanaya


" ayo makan . " ajak Lexsy


" kalian pergilah dulu aku akan menyusul Kean . "


Aska pergi ke taman belakang dia penasaran sedang apa saudara nya di sana .


" buon pomeriggio papà dov'è Kean? ( selamat siang papa dimana Kean? ) " tanya Aska pada Jeno

__ADS_1


" selamat siang jagoan dia ada di kolam . " jawab Jeno


setelah itu dia segera bergegas menyusul ke sana .


" che altro problema stai creando? ( masalah apalagi yang sedang kamu buat?) " tanya Aska


" Non accusarmi solo di fare compiti stupidi ! ( jangan asal menuduh aku sedang mengerjakan tugas bodoh ! ) " protes Kean


" mangiamo insieme ( ayo makan bersama ) " ajak Aska


Kean pun beranjak dari kolam dan segera ikut makan siang bersama .


...


In Hotel


Leon baru sampai di hotel tapi hotel ini milik keluarga Wu dia mengambil kunci kamar dan menuju ke ruang VIV , Winter senang mungkin jika dia menjadi nyonya Wu bisa memiliki hotel pribadi wanita itu akan meminta pada daddy Wu .


" cepatlah masuk . "


" wah bagus sekali aku suka Leon , jadi ayo kita menghabiskan waktu di ranjang . " ucap Winter


" dalam mimpi mu . " ujar Leon dengan datar


" lalu untuk apa kemari ! "


" kau pikir aku sudi menyentuh mu? bahkan aku sudah memiliki permata tak mungkin ku tukar dengan sampah , ini peringatan pertama jauhi Ansel dan jangan buat masalah ! berhenti menjadi wanita murahan . "


" jadi kau ke sini hanya ingin membahas masalah yang tidak penting , kau membuang waktu ku brengs*k ! " teriak Winter


" tentu saja penting kau mengusik kehidupan saudara ku ! "


" haha bukan salah ku Ansel masih sangat mencintai ku , kau terlalu ikut campur dalam kehidupan orang lain . "


" Ansel bukan orang lain dia keluarga ku . " sanggah Leon


" lalu kenapa? "


" kau masih beruntung yang memberikan peringatan pertama adalah aku , bagaimana jika langsung kak Ares atau tidak daddy? " Leon mengcengkram pipi Winter


" lepaskan ini sakit ! "


" jangan sampai hidup mu berkahir pergilah menjauh . "


" aku mencintai Ansel . "


Brakk


Leon mendorong tubuh Winter hingga terjatuh ke lantai si cantik sudah menangis karena merasakan sakit .


" kau tidak mengerti bahasa manusia . " tangan Leon turun ke leher jenjang Winter


" uhukk...lepa-s Leon aku tidak bisa bernapas . " Winter mencoba melepaskan tangan Leon


" seharusnya kau di lenyapkan secara langsung saja , tidak perlu di berikan peringatan segala kak Ares yang perlu mengurus ini atau mungkin Alena . " cengkaraman itu kian mengerat


Winter melemas dan Leon melepas cekikan nya menghempaskan dia ke lantai , lalu duduk di kursi sambil menuangkan Wine .


" aku akan mengadukan ini pada Ansel dia harus tau semua keluarga nya adalah pembun*h " ucap Winter dengan lirih bahkan suara dia hampir menghilang


" kalian keterlaluan lihat saja Ansel benar2 akan membenci kalian semua , bahkan akan ku buat dia menyesal karena terlahir dari keluarga Wu ! "


" ah berisik sekali diamlah atau kusuntikan cairan racun ini dan kau tidak akan bisa bicara lagi . " Leon mengeluarkan botol kecil


lalu Leon berjongkok dan Winter meringis ketika rambut panjang nya di cengkram erat .


" peringatan pertama sudah ku lakukan jika masih nekat itu terserah , mungkin kamu ingin berakhir seperti Krystal selamat menyusul urusan mu kini dengan kak Ares . "


Winter hanya menangis leher jenjang itu sangat sakit , bahkan terlihat sangat memar Leon pun pergi dan ada 3 pria masuk .


" antar wanita itu ke apartemen dan perlihatkan pada ibunya jika dia sendiri yang menantang maut . "


" baik Tuan . "


setelah selesai Leon segara pulang tugas sudah terlaksana .


...


di ruangan gelap dan bau amis begitu menyengat yang pasti membuat orang ingin muntah Kris berkutat dengan pisau kesayangan .


" senang bertemu dengan anda Tuan Wu . " sapa seseorang


" oh ternyata kamu Geral ayo masuk di mana si tihang? "


" Tuan kim di luar sebentar lagi masuk . "


lalu Araga masuk kedalam bahkan sepatu mahal itu harus menginjak genangan cairan merah yang kental .


" kau ini sedang apa? " tanya Araga


" memasak tadi ada tikus nakal yang berulah . " jawab Kris


" dasar tidak waras . " maki si uncel ice


" jadi ada apa hm? "


" saya sudah menemukan pelaku teror tempo hari ini ada hubungan nya dengan Tuan Leo , dendam masa lalu menjadi masalah utama . " Geral membuka obrolan


" wah cepat sekali di temukan kamu memang bisa di andalkan Geral . " puji Kris


tentu Geral sudah sangat terlatih apalagi didikan Araga membuat dia menjadi pria yang tangguh dan dingin , hujamam peluru tak membuat dia gentar bahkan sudah terbiasa menghadapi itu semua .


" Kim Hanbin atau biasa di panggil Simon seorang pemuda yang sudah lama tinggal di London , putra tunggal dari Kim Yeri yang sampai saat ini masih mengalami gangguan jiwa karena di tolak oleh Tuan Leo . " ujar Geral


" ah wanita itu ternyata . " Kris terkekeh pelan


" ada fakta yang sedikit lucu dia adalah anggota Black Widow yang sedang anda pegang di Inggris , bagaimana mungkin dia tidak tau jika yang sedang di usik adalah keluarga pimpinan nya sendiri . " Geral menatap Araga sambil tertawa


Araga juga ikut tertawa bukan hanya di italy tapi di Inggris si uncle juga punya dunia bawah .


" kalau begitu biarkan bocah manis itu bermain dulu lakukan penjagaan , jangan sampai kesayangan ku tersentuh . " ujar Araga


" ck merepotkan sekali ! " omel Kris


" ingat Geral lakukan penjagaan yang ketat dia tidak boleh menyentuh keluarga ku terutama Kalina , semesta ku tidak boleh terluka jika sampai terjadi aku sendiri yang akan turun tangan . "


" tentu Tuan ku anda tidak perlu khawatir saya akan urus semua . " jawab Geral

__ADS_1


" kau tidak khawatir pada ku? " sela si hot grandpa


" tidak . "


" hey mana boleh begitu aku ini suami adik mu baj*ngan ! " protes Kris


" lalu? "


" aiihh dasar kakak ipar Sint*ng ! " Kris melemapar pisau nya


" aku sint*ng kau gila sama saja bukan . " timpal Araga


lalu mereka berkahir berdebat dengan berbagi kata-kata mutiara .


...


Leon memarkirkan mobil dia sedikit santai karena Lexsy sudah di mansion istrinya juga sudah pulang di rumah sakit .


Klangg


dia meringis bahkan terasa pusing ketika tutup panci menyapa kepala nya , baru saja membuka pintu sudah di sambut dengan sangat indah .


" shhh..sial kepala ku sakit . " desis Leon


" untuk apa pulang pergilah untuk bersenang2 di hotel hiks.." ucap Viona dengan terisak


tentu saja dia juga terkejut melihat sang istri menangis ada yang salah paham .


" dengarkan aku semua itu tidak benar . "


" diam aku melihat GPS ponsel mu jika kau menuju hotel ! ulat bulu mana yang menggoda mu ku suntik mati sekalian . "


Leon pun menghampiri Viona bahkan dia merasa sedang mendapat instan karma , baru saja membuat luka pada Winter sekarang kening dia juga memar .


" tidak kamu salah paham aku sedang mendapat tugas dari kak Ares . "


" pembohong ! "


" demi Tuhan aku tidak berbohong Viona Wu . "


untuk membuat Viona percaya Leon mengambil ponsel dan menelpon seseorang , Ares menjawab panggilan nya dan menjelaskan semua pada si dokter cantik .


" puas? "


" eum kamu tidak bilang pada ku . " Viona menunduk karena sudah durhaka melempar suami nya dengan tutup panci


" harus ada hukuman untuk kecemburuan mu yang tidak berdasar sayang . " Leon mengangkat Viona dan di dudukan di kursi pantry


" maafkan aku darling.. "


" lain kali jangan begini tak peduli secantik apapun wanita di luar sana , perempuan yang kini sudah di samping ku akan tetap menjadi wanita tercantik . kamu pemilik tahta tertinggi di hati ku tak ada yang lain tak mungkin aku mendua sama saja aku mengingkari janji pada Tuhan , dalam janji itu akan selalu berada di samping mu dalam keadaan suka maupun duka sayang . " Leon menyatukan kening nya dengan Viona


perkataan itu sontak membuat Viona semakin menangis , dia sangat senang mendengar kata menyentuh hati dari si kaku .


" aku mencintaimu..hanya mencintai mu Viona . "


" aku juga mencintai mu darling maaf hiks . "


" baiklah ku maafkan tapi 5 ronde untuk siang ini ya . " ujar Leon


" tentu prince . "


tanpa banyak kata Leon langsung membawa Viona ke kamar , tak perlu menunggu malam untuk bermain sekarang juga bisa .


...


In Mansion


Ansel sedang duduk di teras depan sambil menikmati sekaleng bir ini memang sudah malam tapi di belum mengantuk , dering ponsel terdengar Ansel pun mengangkat panggilan itu .


Winter Calling..


" apa? "


" aku ingin memberitahu mu sesuatu . "


" besok saja di kantor aku ingin beristirahat . "


" ini bukan tentang perkerjaan ! tapi tentang para saudara busuk mu . " ucap Winter


" kenapa tidak jelas menelpon hanya untuk marah2 , kamu sedang mabuk? sudahlah tak penting sekali . "


" tanyakan pada Leon apa yang tadi dia lakukan di hotel , melukai ku hanya karena aku menolak untuk di tiduri memperlukan wanita seperti tak punya harga diri . "


mata Ansel membulat tunggu apa dia tak salah dengar .


" jangan bicara sembarangan kamu sudah sangat lancang ! " sanggah Ansel


" terus saja kau mengelak tapi itu fakta nya semua saudara mu itu brengs*k , di tambah pembun*h sungguh mengerikan kamu tumbuh dalam keluarga seperti itu . " Winter tertawa di sebrang sana


" tutup mulut mu sialan jangan bicara yang macam2 tentang keluarga ku ! " bentak Ansel


" dari dulu kamu selalu di bodohi kau pikir aku pergi meninggalkan mu karena siapa? saudara mu yang menyuruh , mereka yang mengancam ku untuk pergi agar kau mau menerima perjodohan itu ! "


" cukup . "


" menyingkirkan orang2 tak bersalah kamu tau tidak mantan sekretaris kak Gavin? , dia tidak ada kan? keluarga mu melenyapkan nya ! karena mereka tidak setuju dia menikah dengan kaka mu kejam sekali ! "


" tidak mungkin itu tidak benar . " sanggah Ansel


" silahkan kamu tanyakan pada mereka jika tidak percaya . "


Pip


ponsel Ansel terjatuh ke lantai dia sangat syok dengan obrolan bersama Winter , lalu seseorang datang dan memarkirkan motor .


" kenapa masih di luar . " tanya Ares


" apa kau pernah melenyapkan seseorang? " Ansel memandang sang kaka


Ares mengernyit tidak mengerti dengan pertanyaan adik nya ah mungkin dia terlalu banyak minum bir .


Hai ketemu lagi di minggu malam


sehat selalu ya mine


sampai bertemu di next episode

__ADS_1


__ADS_2