
Mata yang tajam menatap sebuah berkas. Bian mengekrutkan keningnya lalu menatap Wan penuh tanya.
"Maaf Tuan, tak ada informasi mengenai nona sebelum ia terdampar di pantai itu." Ucap Wan memberikan informasi yang diperintahkan padanya.
Bian menghela nafas kasar. "Bagaimana bisa tidak ada?" Tanya Bian dengan tatapan tajam.
"Maaf Tuan, saya akan mencari informasi yang lebih detil." Ucap Wan yang tahu Bian tak akan menerima informasi seperti itu. "Saya permisi Tuan." Wan pun bergegas pamit.
'Apa aku meski mencari informasi di bawah laut? dasar ikan duyung.' Batin Bian yang tak mendapat informasi tentang Una. Ia jadi mengira Una benar-benar makhluk laut.
Bian mengambil ponselnya, lalu menelpon seseorang.
"Kamu dimana?" Tanya Bian tanpa basa-basi saat benda pipih itu menempel ke telinganya.
Yang ditelepon menkerucutkan bibirnya. "Halo Mas Bian." Ucap Una terpaksa karena Mama ada di sampingnya.
"Kamu dimana?" Tanya Bian lagi.
"Di- lagi di Mall. Shoping sama Mama." Ucap Una berjalan sambil memegang lengan sang Mama.
"Oh... aku pulang kerja, kamu harus sudah di rumah." Pinta Bian lagi.
"Siapa?" Tanya Mama.
"Mas Bian, Ma."
"Bilang apa dia?"
"Una harus sudah di rumah saat Mas Bian pulang kerja." Ucap Una jujur pada Mamanya.
__ADS_1
Mama mengambil hp Una. " Halo Bian... Una lagi sama Mama." Mama memberi tahu.
"Iya tahu Ma. Jangan Mama buat Una capek keliling-keliling." Bian tahu Mamanya hobi shoping, wanita paruh baya itu bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk shoping.
"Ma... Aku pulang kerja, Mama sama Una sudah di rumah ya." Ucap Bian.
"Nggak bisa. Kami akan pulang malam. Kamu mengganggu kesenangan saja." Mama langsung memutuskan sambungan panggilan itu. Ia menyerahkan hp pada Una dan kembali menjelajah Mall tersebut.
Mereka keluar masuk pertokoan dan butik-butik mewah. Dua ajudan yang dibawa Mama nampak menenteng beberapa bungkusan. Ajudan itu bukan hanya bertugas untuk menjaga keselamatan mereka, tapi juga sebagai asisten untuk membawa barang-barang belanjaan.
Di sebuah pertokoan, mata Una menatap beberapa dasi yang terpajang. Ia ingat Bian selalu memakai dasi.
"Kamu mau membelikan Bian dasi?"
Una tanpa sadar mengangguk dan kaget Mama sudah di sampingnya. Padahal tadi wanita paruh baya itu sedang memilih kemeja.
Tak lama Mama mengajari Una cara memasangkan dasi. Wanita itu tampak fokus melihat tutorial langsung dari sang Mama.
"Kamu coba."
Una pun mencobanya, Mama tetap memberi arahan.
"Gimana Ma?" Tanya Una setelah ia memasangkan dasi.
"Bagus. Kamu mau belikan Bian yang mana?"
Una bingung, ia tak tahu selera Bian seperti apa. Mama pun membantu Una memilih dasi. Hingga terpilih 3 dasi dengan warna kalem.
"Bian, pasti suka." Ucap Mama yakin, karena selama ini Mama juga yang memilihkan Bian dasi.
__ADS_1
"Setelah ini kita cari tas ya." Ajak Mama saat membayar di kasir.
"I-iya Ma."
###
Hari sudah gelap, Bian menunggu di teras rumah. Mama dan Una belum juga pulang dari Mall. Pria itu kesal panggilan teleponnya ditolak Una maupun Mama. Mengirim pesan pun tak ada balasan dari keduanya.
Tak lama berselang, tampak sebuah mobil memasuki bagasi rumah. Bian melihat Mama dan Una turun. Dan para ajudan yang membawa banyak bungkusan hasil shoping 2 wanita itu.
"Apa kalian membeli seluruh barang yang ada di Mall?" Tanya Bian menahan kesalnya. Tadi ia pulang tak melihat Una. Seperti ada sesuatu yang kurang dalam hidupnya.
"Iya, kami membeli seluruh barang di Mall." Jawab mama dengan mode sinisnya.
"Sayang, apa Ibu Suri ini membuat kamu capek?" Tanya Bian melihat wajah Una begitu sangat kelelahan. Mamanya tak ada letihnya saat shoping.
Una cepat menggeleng. "Ng-gak Mas."
"Mas, turunkan aku." Ucap Una karena Bian menggendong dirinya. Ia malu dilihat Mama bahkan beberapa pelayan. Mereka senyum-senyum tak jelas.
"Aku merindukanmu. Tadi sudah kubilang, saat aku pulang kamu harus sudah ada di rumah."
"Ta-tapi..." Una tak tahu mau menjawab apa. Mama yang mengajaknya.
"Bian... Una masih capek itu. Jangan kamu smackdown dia." Teriak Mama yang melihat Bian membawa menantunya berjalan ke kamar mereka.
"Mama mau cepat punya cucu, kan?"
'Dasar Bian..'
__ADS_1