Terjerat Hyper Husband

Terjerat Hyper Husband
Bab 26 ~ Makan Malam!


__ADS_3

"Turun dan ambil makanan untukku," titah Tien lalu pergi masuk kembali ke dalam kamarnya.


"Aku terlalu berharap banyak padanya, mana mungkin dia menawariku makan," Nora turun ke lantai bawah dengan langkah gontainya.


"Nora, tunggu ... Tien ada di mana, Sayang?" tanya Mommy Anya yang kini menyantap makan malamnya dengan seorang pria yang begitu mirip dengan Tien, melihat wajah itu, Nora yakin kalau itu adalah Daddy Marit Ayah kandung Tien Marit.


"Tuan meminta saya untuk membawa makan malamnya ke kamar karena dia merasa lelah," jawab Nora sopan sambil membungkukkan tubuhnya.


"Benarkah? Pelayan tolong siapkan makanan untuk Tien," titah Mommy Anya pada pelayan lain, Nora pun merasa tidak enak hati. Dia hanya membantu di tempat.


"Nora, kemari dan duduklah. Ayo kita makan malam bersama," ajak Mommy Anya langsung berdiri kemudian memaksa Nora untuk ikut menyantap makan malam bersamanya.


Seorang pelayan menatap Nora dengan tatapan tajam, Nora merasa takut karena paham situasi. Itulah alasan kenapa Nora menolak sebelumnya, bukan hanya karena merasa tak pantas, tapi Nora juga tidak ingin mendapatkan musuh.


"Ayo ambilah, Sayang. Jangan malu-malu, masalah Tien urusan belakangan. Dia jarang makan malam," Mommy Anya mendekatkan beberapa makanan vegetarian ke hadapannya.

__ADS_1


Nora menutup mulutnya rapat, kemudian langsung bangkit dan menjauh. Daddy Marit, Mommy Anya, dan seorang pelayan menatapnya heran.


"Ada apa, Sayang? Apa kamu tidak bisa makan-makanan ini?" tanya Mommy Anya khawatir.


"I-iya, Nyonya. Bo-bolehkah saya meminta beberapa roti dan susu saja?" pinta Nora sambil membungkukkan badannya.


"Tentu saja, Sayang." Mommy Anya tersenyum. Mendapat izin, Nora langsung pergi mengambil roti dan menuangkannya dengan susu seperti biasa yang dirinya lakukan. Setelah itu, Nora membawa mangkuk makanya ke lantai atas bersama dengan makanan vegetarian untuk Tien.


"Ada apa dengan gadis itu? Kenapa selera makannya sama sepertimu saat mengandung Tien?" tanya Daddy Marit pada Sang Istri tercinta.


Tiba di depan kamar, tak lupa Nora mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk. Melihat Nora yang telah datang, Tien seketika langsug menyingkirkan laptopnya.


"Kau makan makanan aneh itu lagi?" tanya Tien heran kala melihat Nora yang juga membawa semangkuk roti dengan kuah susu di dalam nampang yang dibawanya.


"Berat badanku naik begitu drastis, aku harus diet dengan ketat," jawab Nora dan Tien pun mengabaikan, karena dirinya akui ada beberapa perubahan di setiap lekuk tubuh Nora. Anehnya, Tien malah menyukai perubahan itu.

__ADS_1


Tien memang pencinta wanita dengan dua gundukan dan bo kong yang besar. Namun, biasanya Tien tak menyukai wanita dengan tubuh terlalu berisi di bagian perut, kedua paha, dan lengan. Bagi Tien, tubuh Nora sebelumnya adalah tipe idealnya, karena berisi di bagian-bagian favoritnya. Tidak dirinya sangka, bila Nora akan lebih menggoda dengan tubuh yang cukup berisi khususnya di bagian perut yang tampak sedikit membuncit.


"Kau mau ke mana?" cegat Tien melihat Nora yang sedikit menyingkir setelah menyiapkan makanan untuk Tien.


"Takut tergoda dengan makanan itu," Nora nyengir kuda.


"Makan saja, tubuhmu tidak terlalu buruk," ujar Tien sambil melahap makanannya dengan santai.


"Tidak terlalu buruk, itu artinya cukup buruk." balas Nora tapi Tien tak lagi membalasnya.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2