Terjerat Hyper Husband

Terjerat Hyper Husband
Bab 89 ~ Mengunjungi Calon Suami!


__ADS_3

Dokter Tina membawa Lolin ke ruangan USG secara diam-diam sesuai dengan permintaan Lolin yang tak ingin seseorang tahu apa yang saat itu dia lakukan.


"Di sini Nona, silahkan berbaring dengan tenang," Lolin pun naik ke atas kasur yang tersedia dan langsung merebahkan tubuhnya di sana.


"Dokter tahu cara menggunakan benda itu?" tunjuk Lolin pada sebuah alat bernama transducer yang ada di tangan Dokter Tina.


"Tentu saja bisa Nona, tapi belum semahir Dokter ahlinya. Tapi Nona tenang saja, saya juga pernah melakukan ini untuk sahabat saya, dan saya akan berusaha melakukan yang terbaik," jawab Dokter Tina agar Lolin yakin padanya.


Dokter Tina mulai mengoleskan cairan ke atas permukaan perut datar Lolin, kemudian menggeser-geser alat di tangannya dan fokus pada layar monitor di samping mereka.


"Astaga!" seru Dokter Tina mengagetkan Lolin.


"Apa yang terjadi, Dokter?" tanya Lolin reflek bangkit.


"Tidak apa-apa, Nona. Berbaringlah sebentar," jawab Dokter Tina kembali fokus.


"Satu, dua, tiga, empat," lanjutnya membatin.

__ADS_1


Dokter Tina melakukannya dengan cepat, karena takut ada yang menyadari aksinya. Meski juga seorang Dokter, tapi dia adalah seorang Dokter umum. Bukanlah seorang Dokter kandungan yang boleh berada di ruangan tersebut.


Setelah memastikan, Dokter Tina langsung menyudahi aksinya. Dokter Tina kembali membawa Lolin menuju ruangannya setelah berhasil mendapatkan foto hasil USG Lolin.


Dokter Tina memberikan foto tersebut seraya menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan sang calon bayi. Lolin hanya mengangguk, padahal dia tidak paham sama sekali.


Yang terpenting, dia sudah dipastikan hamil dengan bukti surat keterangan dari Dokter dan juga foto hasil USG. Itu saja sudah cukup bagi Lolin untuk membatalkan pernikahan yang direncanakan oleh kedua orangtuanya.


Di Mansion Baldev.


"Sayang, kamu sudah pulang? Kamu habis dari mana saja, Sayang?" ujar Mommy Nata menyambut kedatangan sang putri dengan pertanyaan-pertanyaan yang membuat Lolin mengerutkan alisnya heran.


"Tidak jadi karena kondisi Usan sudah membaik. Mommy dan Daddy sengaja pulang cepat karena sekarang juga kita akan berangkat ke kediaman calon suami kamu," terang Mommy Nata dengan senyuman gembiranya, sedangkan Daddy Jackson betah duduk di kursi dengan ekspresi biasanya.


"Calon Suamiku?" tanya Lolin yang tampak linglung.


"Iya, Sayang. Calon Suamimu, kita akan makan malam bersama di sana untuk mendiskusikan tentang acara pernikahan yang akan berlangsung minggu depan," lanjut Mommy Nata menjelaskan dengan penuh semangat.

__ADS_1


Lolin yang semula membatu, kini tersenyum smirk, "Bukankah ini kesempatanku untuk membatalkan rencana pernikahan itu. Ya, aku harus pergi ke sana!" seru Lolin dalam hatinya.


Wanita yang baru saja mengetahui bahwa dirinya tengah berbadan dua itu, terlihat sudah tak sabar ingin menyampaikan berita bahagia itu kepada calon suami pilihan orangtuanya. Karena dengan berita kehamilannya tersebut, sudah dipastikan pihak laki-laki akan membatalkan pernikahan.


Lagian, pria mana yang mau menikahi seorang wanita yang sudah hamil di luar nikah? Dan keluarga terpandang mana yang mau punya menantu bar-bar sepertinya? Lolin tak sabar ingin membatalkan pernikahan itu agar hidupnya kembali bebas dan tidak terkekang.


"Baiklah, Mommy. Tunggulah sebentar, Lolin akan bersiap dengan sangat cantik. Lolin tidak akan lama!" ujar Lolin seraya berlarian menuju lift.


"Tidak perlu terburu-buru, Sayang! Mommy dan Daddy akan menunggu!" teriak Mommy Nata agar terdengar oleh putrinya tercinta.


Tiba di kamar, Lolin langsung bersiap dengan cepat. Untuk malam itu, Lolin kembali pada penampilannya yang seksi persis seperti wanita malam, tak ketinggalan Lolin juga mengaplikasikan full make up ke wajahnya, agar dia terlihat semakin aneh. Setelah selesai, Lolin pun segera turun ke lantai dasar.


"Ayo kita berangkat Mommy, Daddy. Aku sudah siap," ajak Lolin mendahului, sedangkan kedua orangtuanya hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan Putrinya yang tak pernah berubah.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2