Terjerat Hyper Husband

Terjerat Hyper Husband
Bab 36 ~ Dirundung!


__ADS_3

Tien diam-diam melirik Nora karena dia tahu Nora tak menyukai putih telur. Pria tampan itu mengerutkan keningnya kala melihat Nora yang tampak sangat menikmati sarapannya pagi itu.


"Begaimama rasanya, Sayang?" tanya Mommy Anya pada Nora yang tampak begitu menyukai hidangan.


"Sangat enak, Nyonya. Bolehkah saya ambil lagi?" izin Nora membuat Tien semakin keheranan.


"Tentu saja, Sayang. Ayo makan sepuasnya," balas Mommy Anya ramah.


Setelah menyelesaikan sarapannya, Nora membantu Tien membawa tasnya. Ketika Tien telah masuk ke dalam mobil, barulah Nora masuk kembali ke dalam rumah.


Di meja makan, sudah tak lagi ada Mommy Anya, sepertinya dia telah pergi ke ruang keluarga atau mungkin kembali ke kamarnya. Namun yang pasti, di ruang makan hanya ada seorang palayan yang memasang wajah tak suka pada Nora.


"Kemari," panggilnya beserta isarat tangan.


"Ada apa, Bik?" tanya Nora mendekat.


"Apa kamu bilang? Bik?" ketusnya membuat Nora terdiam dengan menunduk takut.


"Maaf, Kak," ralat Nora langsung mengubah panggilannya.


"Sekarang kamu bersihkan meja, bersihkan juga dapur, dan jangan lupa cuci semua piring-piring yang kotor," titahnya akan pergi begitu saja.

__ADS_1


"Tunggu, Kak!" cegat Nora.


"Apa?" sahut palayan itu ketus.


"Nyonya Anya mengatakan kala tanggung jawab saya hanya di lantai dua," terang Nora.


"Kamu sarapan di lantai berapa?" balas palayan seksi bernama Jina itu.


"Satu," jawab Nora pelan.


"Ya sudah, tunggu apalagi? Lakukan tugasmu sekarang," setelah mengatakan Kalimatnya, Jina langsung pergi begitu saja, meninggalkan Nora dengan beberapa pelayan lainnya.


"Kamu tidak perlu khawatir, Rose dan saya akan memban—"


"Tidak apa-apa, kalian berdua pergi saja. Hanya sedikit bebersih, setelah itu selesai," tutur Nora yang tak ingin menyusahkan dua pelayan yang terlihat masih sangat muda.


"Dia itu kepala pelayan di Mansion ini, dia akan membenci siapa pun yang mendekati Tuan Tien. Bukan hanya temperamen Tuan Tien yang menjadi alasan tidak ada pelayan yang sanggup, tetapi juga karena kepala pelayan Jina. Kamu harus berhati-hati berhadapan dengannya," kini pelayan muda yang bernama Lena menerangkan dengan detail kepada Nora.


"Saya mengerti, terima kasih banyak karena sudah memberitahu saya," ucap Nora tulus.


"Tidak perlu sungkan, kita berdua pergi dulu. Semangat!"

__ADS_1


"Semangat!" balas Nora juga memberi semangat.


Selepas kepergian dua pelayan baik sebelumnya, Nora langsung membersihkan meja dimulai dengan memindahkan piring kotor ke tempat pencucian piring.


Bersih-bersih serta mencuci piring adalah pekerjaan yang ringan bagi Nora. Namun, tidak untuk saat ini. Selama mengandung, pekerjaan seringan apa pun akan terasa berat bagi Nora. Akan tetapi, Nora harus melakukannya. Itulah janjinya kepada calon bayinya.


Selama mencuci puring berlangsung, entah sudah berapa kali Nora balik balik toilet untuk meredakan mualnya. Hingga akhirnya, bersih-bersih dan mencuci piring berhasil Nora selesaikan.


"Cuci ini juga!" ketus Jina yang tiba-tiba datang dengan membawa lagi beberapa piring kotor. Nora patuh dan kembali mencuci piring-piring itu.


"Nora, Nora sayang," panggil Mommy Anya menuju dapur.


"Iya, Nyonya," jawab Nora juga ikut berteriak.


"Awas kamu!" Jina mendorong Nora, untung Nora masih bisa menyeimbangkan tubuhnya hingga tak berakhir di lantai. Tak terbayangkan apa yang akan terjadi kepada calon bayinya kalau sempat dirinya benar-benar berakhir di lantai.


"Kamu di sini, Sayang? Kenapa ada di dapur? Mommy mencarimu di lantai atas, tapi kamu tidak ada."


"Tadi saya—"


"Nona Nora memaksa ingin membantu saya membersihkan ruang makan dan dapur, Nyonya. Saya sudah memaksanya untuk pergi ke lantai atas, tapi teygap saja Nona tidak mau. Dia bilang juga harus membersihkan dapur karena ikut makan di sini," potong Jina membuat Nora terdiam.

__ADS_1


"Astaga, Sayang. Kan sudah Mommy katakan, tugasmu hanya di lantai atas yaitu di kamar Tien. Ayo ikut Mommy," ajak Mommy Anya dan Nora pun mengekor di belakangnya.


__ADS_2