
Seninggu kemudian.
Hari itu adalah hari paling bersejarah, hari yang paling ditunggu-tunggu oleh keluarga Marit dan juga keluarga Baldev, karena tepat di hari itu kedua keluarga besar Marit dan Baldev resmi akan bersatu. Mereka akan bersatu menjadi besan yang menggemparkan seisi kota. Bukan hanya keluarga yang bersatu, tetapi juga dua perusahaan raksasa LM Grup dan juga TB Grup.
Pesta pernikahan super meriah itu digelar di kediaman keluarga Marit dengan desain yang luar biasa mewahnya. Tak main-main, karpet disepanjang lantai dirancang khusus dengan taburan bunga mawar asli yang mengeluarkan wewangian yang membuat para tamu undangan terlena.
Tirai-tirai berwarna putih bersih terjuntai di setiap dinding Mansion mewah itu. Sedangkan langit-langitnya juga rancang dari campuran bunga Juliet Rose dengan berbagai varian warna. Entah berapa dana yang dihabiskan hanya untuk membeli bunga terlangka dan termahal di dunia itu.
Selepas dari itu semua, desain interior Mansion Marit benar-benar luar biasa indah. Bahkan, mampu mencuri perhatian salah satu tamu undangan paling spesial malam itu, yaitu Prince Delix calon raja negera Oesteria kedepannya. (Next, akan publish novel tentang Prince Delix Lance)😍.
Selain tamu spesial itu, juga ada pejabat-pejabat penting dua perusahaan raksasa LM dan TB Grup, tak ketinggalan beberapa karyawan lainnya. Dan yang pastinya, dari kedua belah pihak keluarga Marit dan Baldev.
Selain itu, seluruh Adik-adik pantai asuhan Nora dan Dokter Tina juga hadir meramaikan. Mulai hari itu, anak-anak panti akan menjadi tanggung jawab keluarga Marit sepenuhnya. Mereka membangun gedung sekaligus sekolah keagamaan langsung di panti yang pembangunannya akan sangatlah mewah dan megah. Hal tersebut tentu saja membuat Nora dan Dokter Tina merasa sangat bahagia.
Di dalam kamar pengantin wanita, Lolin dan Nora telah selesai di make up dan juga telah mengenakan gaun pengantin super indah dengan desain simple namun detail. Gaun seharga hampir satu triliun itu melekat sempurna di tubuh ideal keduanya. Karena baik Lolin maupun Nora dikarunia bentuk tubuh yang begitu seksi bak gitar spanyol.
"Astaga, kalian berdua kenapa bisa secantik ini? Jangan sampai bidadari melihat kalian berdua," tutur Mommy Anya membuat Lolin dan Nora kebingungan. Apakah maksud Mommy Anya mereka cantik seperti bidadari.
"Memangnya kenapa kalau bidadari melihat kita berdua?" tanya Lolin penasaran.
"Kalau bidadari melihat dua menantu Mommy ini, sudah dipastikan bidadari itu akan iri melihat kecantikan kalian berdua," jawab Mommy Anya mengatakan kalau Lolin dan Nora sangat cantik melebihi seorang bidadari.
"Mommy bisa saja. Dengan perut buncit dan tubuh bengkak begini, seksi dan cantik dari mananya?" Nora tersenyum kecil, seraya memperlihatkan bagian tubuhnya yang sedikit berisi. Hanya perasaan Nora saja, karena jelas tubuhnya yang sedikit berisi justru membuatnya semakin seksi. Hal itu juga terjadi kepada Lolin. Keduanya benar-benar memiliki tubuh dengan porsi yang begitu sempurna.
__ADS_1
"Mommy serius, Sayang. Sewaktu muda dulu, tubuh Mommy juga seksi, tapi tidak seseksi kalian berdua. Bagaimana Luke dan Tien tidak Tokcer, kalau lawannya membuat nagih seperti kalian berdua," balas Mommy Anya tak henti memuji. Mendengar itu, Lolin dan Nora hanya tersipu malu.
"Apakah sudah siap?" tanya Mommy Nata yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar tanpa permisi.
"Ya Tuhan, Lolin yang mana ini?" tanya Mommy Nata kebingungan karena tak mengenali Putrinya sendiri.
"Aku di sini, Mommy," sahut Lolin.
"Astaga, kalian berdua apakah aku lahirkan bersamaan? Nora, apakah kamu adalah anakku yang hilang?" tanya Mommy Anya takjub melihat kedua pengantin yang begitu mempesona. Nora tersenyum lepas mendengarnya.
"Kalau Nora kembaranku, Kak Lolan mau Mommy ke manakan?"
"Haha ... Kau benar sayang. Oh iya, sudah siap bukan? Kalau sudah ayo kita turun sekarang, acara sudah akan dimulai," ajak Mommy Nata menggandeng Putrinya, Lolin. Sedangkan Mommy Anya menggandeng menantunya yaitu Nora.
Lolin dan Mommy Nata menuruni anak tangga satu persatu, disusul oleh Nora yang digandeng oleh Mommy Anya. Para tamu undangan tak berkedip sama sekali kala melihat betapa cantik dan anggunnya kedua pengantin wanita di malam itu. Tak hanya tamu undangan pria, tapi juga tamu undangan wanita terpesona dan tampak sangat iri dengan kesempurnaan Lolin dan Nora.
Luke dan Tien terlihat tercengang, keduanya tak menyangka kalau dua bidadari yang berjalan ke arah mereka, sebentar lagi akan menjadi milik mereka seutuhnya. Lihatlah bagaimana merahnya kedua pipi Kakak Adik itu, tak disangka dua pria yang terlihat dingin dengan tatapan tajam, juga bisa merasakan gugup yang luar biasa.
Ketika Daddy Jackson dan Ibu panti menyerahkan tangan lembut Putrinya masing-masing, saat itu pula Luke dan Tien langsung menyambut tangan pasangan mereka masing-masing. Lolin berusaha menahan tawanya kala merasa lucu melihat tangan Luke yang bergetar dan terasa dingin saat menyentuhnya.
Tak hanya Luke yang bergetar tangannya, tapi sang adik yaitu Tien juga tak kalah bergetarnya. Kedua pengantin pria itu merasa gugup yang luar biasa, berbeda dengan Lolin dan Nora yang terlihat biasa saja.
Luke dan Tien berjalan beriringan, menggandeng pasangan masing-masing menuju altar. Tiba di altar, barulah tiba-tiba Lolin merasa sangat gugup. Entah kenapa bisa begitu, tapi yang pasti Lolin berusaha menenangkan dirinya.
__ADS_1
Apalagi saat mengucapkan janji suci, entah kenapa Lolin merasa lidahnya kelu seakan merasa bisu. Kata per kata Lolin ucapkan dengan terbata. Kali itu, giliran Luke yang menertawakannya.
"Lihat saja, aku akan menghukummu malam ini!" tekan Lolin geram.
"Aku menantikan hukuman itu, Sayang." balas Luke tersenyum puas.
.
.
.
Lolin Baldev
Luke Marit
__ADS_1