Terjerat Hyper Husband

Terjerat Hyper Husband
Bab 92 ~ Gigoloku Calon Suamiku!


__ADS_3

"A-apakah putra kalian adalah—"


"Apa yang terjadi?" potong suara baritone yang jelas Lolin kenali.


Lolin menelan saliva bersusah payah, lututnya lemas, tubuhnya bergetar, napasnya seakan berhenti detik itu juga. Perlahan Lolin membalikkan badan, dalam hati Lolin berdoa semoga apa yang kini dia pikirkan tidaklah benar.


Namun, tebakannya tidak meleset sedikit pun. Pria yang memotong pertanyaan benar-benar adalah pria yang tidak dia harapkan kehadirannya, pria yang selama sebulan ini berusaha dia hindari, dan pria itu adalah pria yang sama yang telah membuatnya hamil. Dan parahnya, pria itu pula yang akan dijodohkan dengannya.


Lolin tak dapat berkata-kata, lidahnya terasa kelu, matanya masih membulat sempurna, mulutnya masih terbuka lebar. Sulit baginya untuk menerima kenyataan yang harus ditelannya pahit.


Kurang lebih dua bulan Lolin berusaha menciptakan citra buruk untuknya, bahkan rela hamil dengan menyewa seorang gigolo. Berharap perjodohan dan rencana pernikahan itu dibatalkan bila dirinya hamil di luar nikah dengan seorang gigolo di club malam.


Namun, manusia hanya bisa merencanakan dan Tuhan yang menentukan. Berusaha sekuat tenaga mengubah takdir, tetapi takdirnya berkata lain. Semua yang Lolin lakukan sia-sia, hasil mengkhianati usahanya.


Siapa sangka, gigolo yang disewanya selama ini adalah calon suami yang memang dijodohkan untuknya. Singkatnya, Lolin hamil dan dihamili oleh calon suaminya sendiri. Pria yang seharusnya dia hindari, malah dia sendiri yang memasang badan dan masuk dalam jeratan pria hypersex itu.

__ADS_1


Nasi sudah menjadi bubur, menyesalinya pun terlambat, tak ada yang dapat Lolin lakukan. Selain tercengang melihat senyuman nyalang pria yang kini berjalan semakin dekat dengannya.


"Bodoh, aku memang bodoh. Bagaimana bisa aku menyewa seorang gigolo yang ternyata adalah calon suamiku sendiri," batin Lolin menjerit, menyesal apa yang kini terjadi padanya.


"Maaf, karena aku terlambat bergabung. Apakah terjadi sesuatu? Kenapa Mommy Anya dan Mommy Nata menangis?" tanya Luke dengan ekspresi santainya. Dari raut wajahnya jelas terlihat bahwa pria itu selama tertawa bahagia merayakan kemenangannya. Sedangkan Lolin kembali dibuat terkejut akan kenyataan kalau Luke dan keluarganya sudah saling mengenal, dan itu artinya dia telah dijebak dan kemudian dijerat.


"Lolin hamil, Sayang. Calon istrimu hamil," jawab Mommy Anya bersemangat. Sedangkan Luke membatu kala mendengar apa yang Mommy-nya ungkapkan.


Luke menatap Lolin yang juga menatapnya tajam, berita kehamilan Lolin tentu mengejutkan bagi pria berusia tiga puluh tahun itu, Luke tak bisa berkata-kata.


"Benarkah, Sayang? Apa kamu benar-benar hamil?" tanya Luke ingin memastikan, akan tetapi Lolin tak menjawabnya. Lolin hanya terus menatap setiap orang dengan tangan mengepal sempurna, jelas terlihat amarah yang begitu besar melandanya.


"Ini ada surat keterangan dari Dokter dan juga foto usgnya," Mommy Nata mengulurkan kedua benda itu, Luke membacanya sekilas dan kembali menatap Lolin tak percaya.


Entah apa yang terjadi padanya, tapi yang pasti Luke tiba-tiba menangis haru. Pria matang itu seakan tak percaya kalau sebentar lagi dia bukan hanya akan menjadi seorang suami. Tapi, juga akan menjadi seorang Daddy.

__ADS_1


"Jadi, semua ini sudah kalian rencanakan? Kalian menjeratku?" tanya Lolin menekan suaranya.


"Sayang, semua ini Mommy lakukan demi kebaikanmu sendiri," bujuk Mommy Nata mendekati Putrinya, mengulurkan tangan akan menyentuh pundak Putrinya tercinta.


Namun, dengan kasar Lolin menepis tangan Mommy Nata, membuat geram Daddy Jackson, tapi Mommy Nata langsung menghentikan Daddy Jackson yang tampaknya ingin memarahi Putrinya.


"Ini semua memang direncanakan, tapi keberhasilan rencana ini adalah atas kehendak Tuhan," balas Luke.


"Kalian semua jahat!"


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2