Terjerat Hyper Husband

Terjerat Hyper Husband
Bab 90 ~ Mengungkapkan!


__ADS_3

Hampir setengah jam di perjalanan, akhirnya mobil berhenti di kediaman mewah keluarga Marit. Lama berdiam di luar negeri, membuat Lolin tak mengenal siapa laki-laki yang dijodohkan padanya.


Melihat Mansion yang tak kalah mewah dari Mansionnya, tentu saja laki-laki itu bukanlah orang sembarangan di kota Oesteria.


"Ayo, Sayang," ajak Mommy Nata menuntun Putrinya untuk keluar dari mobil. Lolin pun menyambut uluran tangan Sang Mommy.


"Ke mana mereka? Kenapa tidak menyambut kedatangan kita?" tanya Lolin karena tidak ada tuan rumah yang menyambut kedatangan mereka. Yang ada hanyalah boddyguar dan pelayan yang mengantar menuju pintu utama.


"Nata, Jackson, dan calon menantuku, astaga kamu cantik sekali sayang. Akhirnya kalian sampai juga, ayo silahkan masuk," sambut Mommy Anya dengan raut wajah bahagianya.


"Apa terjadi sesuatu, Anya? Kenapa wajahmu terlihat panik?" tanya Mommy Nata seraya berjalan masuk ke dalam rumah mewah dan duduk di sofa berdesain cantik bergaya Eropa.


"Tidak apa-apa, hanya saja kondisi dua Putraku sedang tidak stabil. Barusan Tien tiba-tiba pingsan, tapi beberapa menit kemudian dia sudah sadar kembali dan baik-baik saja. Nah, itu dia," tunjuk Mommy Anya seraya menunjuk Tien dan Nora yang duduk berdampingan.


"Astaga, apa dia calon menantumu juga. Dia terlihat cantik dan anggun, sudah berapa bulan ini?" Mommy Nata meninggalkan Lolin putrinya, kemudian bergegas mendekati Nora yang tampil anggun dengan perut buncitnya.


"Tiga bulan, Tente," jawab Nora dengan senyuman manisnya.


"Lolin, Sayang. Lihatlah, Tien dan Nora ini juga akan menikah minggu depan. Kalian akan menikah diwaktu yang bersamaan. Ah, tidak sabarnya," tutur Mommy Nata tak berhenti tersenyum senang.

__ADS_1


Mommy Nata mendekati Tien dan Nora, berbeda dengan Mommy Anya yang malah mendekati Lolin. Sedangkan Daddy Jackson dan Daddy Linton memilih duduk di sofa dan sedikit berbincang tentang perusahaan.


"Ayo duduklah calon menantuku," titah Mommy Anya menuntun Lolin untuk duduk. Sedangkan Lolin seakan tak percaya dengan apa yang terjadi saat ini. Bagaimana mungkin keluarga itu tidak ilfil dengan penampilan menornya.


"Calon mempelai pria satu lagi di mana ini?" tanya Mommy Nata yang duduk di sebelah Nora.


"Sepertinya tadi sedang bersiap, sebentar lagi dia akan turun. Sembari menunggu bagaimana kalau kita bicarakan lebih dulu tentang persiapan pesta minggu depan," lanjut Mommy Anya.


"Setuju. Tapi, sepertinya segalanya telah siap," balas Mommy Nata yang bingung harus membahas apa. Karena jelas Persiapan pernikahan sudah selesai jauh-jauh hari.


"Benar apa yang Nata katakan, Sayang. Semuanya sudah siap, tidak ada yang perlu kita bahas lagi. Saat ini kita hanya perlu mengenalkan Lolin dengan calon suaminya, Putraku." sambung Daddy Linton.


"Ide bagus," balas Mommy Nata.


"Tunggu!" cegah Lolin.


"Ada apa, Sayang?" tanya Mommy Anya yang duduk di samping Lolin.


"Ada sesuatu yang ingin aku sampaikan kepada kalian semua," tegas Lolin membuat semua orang menjadi penasaran.

__ADS_1


"Ada apa, Sayang? Ayo katakan, apa yang ingin kamu katakan? Kita semua pasti akan mendengarkannya," sahut Mommy Anya yang terlihat begitu menyukai calon menantunya satu itu.


"Aku akan mengatakan sebuah kenyataan yang kemungkinan sulit untuk kalian terima. Dan aku yakin kalian semua akan sangat menciku bila mengetahuinya, terutama Mommy dan Daddy, maaf karena aku tidak bisa menjadi Putri yang seperti kalian inginkan," tutur Lolin berakting sendu menatap kedua orangtuanya.


"Lolin Sayang. Apa yang kamu maksud? Jangan lakukan hal yang aneh, hentikan permainanmu, Sayang," larang Mommy Nata memohon dengan ekspresi wajahnya.


"Lolin tidak main-main, Mommy. Lolin serius," tegas Lolin.


"Ayo katakan, Sayang? Apa yang sebenarnya terjadi?" desak Mommy Anya penasaran.


"Aku ....


.


.


.


Jangan lupa votenya Guys,😘

__ADS_1


__ADS_2