Terjerat Pesona Luwina

Terjerat Pesona Luwina
Persiapan pernikahan


__ADS_3

Setelah memastikan keadaan tuan Scotly saat ini dalam keadaan baik baik saja . Zero memutuskan untuk menikahi Luwina dalam dua hari .Setelah berbicara dengan tuan Scotly dan juga kepada adiknya .Serta kepada para saudaranya yang berada di London .


Mereka mendukung keputusan Zero saat ini Lagi pula sudah cukup untuk apa yang sudah mereka lalui . Sudah waktunya kedua nya untuk menikmati kebahagiaan bersama keluarga kecil .


" Kak...aku sudah menghubungi butik untuk menbawakan gaun pengantin untuk Luwina .Juga jas untuk mu jadi jangan pergi kemana mana sebelum mereka datang. " Ucap Ay dengan penuh semangat menyiapkan pernikahan sang kakak.


" Eemm ..aku akan menunggu mereka datang. Aku sudah meminta Bondan datang membawa beberapa berkas untuk diperiksa ." Jawab Zero dengan memutar mata nya malas .Dia yang akan menikah malah adiknya yang heboh .


" CK ... ayo lah Kak apa ku sudah menyiapkan cincin untuk pernikahan kalian saat ini . Jangan bilang kau tidak akan mengganti cincin yang ada dijari tangan Luwina saat ini ." Ay berseru dengan gemas melihat kakaknya tidak bergeming . Dengan memandang Luwina yang berada disampingnya .


" Ayo lah ...Sweety aku sudah menyiapkan semua itu dari dulu . Tapi sayang nya untu cincin aku tetap akan meminta Luwina memakai yang sekarang . Itu cincin yang sudah turun temurun berada di di keluarga kita ." Zero memberi penjelasan kepada Ay kenapa dia tidak mengganti cincin itu .


" Oohh...aku begitu ..." Jawab Ay dengan lirih .


" Sudah jangan sedih bukan kah kamu juga memiliki hal yang sama dengan luwina . " sambung Zero saat melihat adiknya bersedih .


"Eemm ..aku rasa itu benar .Hah sudah bersiap aku yakin mereka akan segera datang ." Ucap Ay dengan kembali tersenyum .Zero benar dia juga menjaga pusaka dari keluarga Subastian saat menikah dengan Xavier .

__ADS_1


" Mom...apa nanti mereka juga membawa baju cantik untuk ku.?" Xaviera bertanya dengan polosnya .


" Tentu ...saja mom sudah memesan nya untuk putri cantik mom. Jadi jangan khawatir tentang itu ." Jawab Ay dengan senyum lembut penuh dengan kasih sayang . Xavier tersenyum melihat sang istri begitu senang . Dia akan membiarkan istrinya yang sibuk dengan persiapan pernikahan Zero .


" Sayang jangan terlalu lelah ...ini hanya akad yang akan dilakukan bukan pesta besar ." Seru Xavier dengan lembut .


" Aku tahu ...tapi aku juga tidak mau membuat kita malu jika didepan besan ." Jawab Ay dengan menggelengkan kepala .


" Aku rasa kita tidak perlu mengudang banyak tamu kan ...lagi pula aku tidak memliki banyak kerabat ." Luwina angkat bicara setelah memahami apa yang diinginkan oleh Ay saat ini .


" Baik baiklah ...lakukan apa pun yang membuat mu senang ." Zero pasrah dengan adiknya saat ini. berdebat pasti kalah apa lagi Xavier akan selalu mengiyakan keinginan istrinya .


Setelah perdebatan diantara mereka datang lah pegawai butik. yang membawa beberapa gaun untuk dicoba Luwina .Mereka membawa sebuah kotak panjang yang berisi gaun indah .



yang Harus dicoba oleh Luwina wanita itu menatap kagum kepada gaun itu . Gaun berwarna putih itu indah dan elegan tapi juga sopan . Tidak terlalu terbuka untuk nya dia cukup senang dengan pilihan calon iparnya ini .

__ADS_1


" Bagaimana ini cocok untuk pesanan anda nyonya ..?" tanya pegawai butik yang datang membawa gaun itu .


" Ini indah apa masih ada yang lain ...?" Tanya Ay dengan senang .


" Ada nona sebentar kami akan menunjukan nya ." jawab pegawai itu dengan sopan . Siapa yang tidak tahu nyonya muda Subastian ini .



Pegawai itu menujukkan lagi salah satu koleksi terbaik mereka saat ini . Tapi yang ini cukup terbuka di bagian belakang punggung nya . Zero mengerutkan keningnya seakan tidak setuju . Dengan gaun yang diperlihatkan oleh pegawai butik kali ini.


" Apa ini tidak terlalu terbuka ....?" tanya Zero dengan memicingkan mata nya .


" Sepertinya begitu ..." Jawab Luwina setelah mengamati gaun itu lagi .


"Eemm tapi ini lebih bagus dari yang sebelumnya ." Sahut Ay dengan mengusap dagunya dengan berpikir sesuatu .


" Ada lagi ....tuan jika yang ini kurang cocok ." Jawab Pegawai itu dengan cepat membuat salah satu koleksi yang sudah disiapkan .

__ADS_1


__ADS_2