Terjerat Pesona Luwina

Terjerat Pesona Luwina
Kehangatan didalam kegelapan .


__ADS_3

Sedikit demi sedikit anggota Eddelwis berkurang banyak tanpa disadari oleh ketua nya .Hanya dalam waktu 2 Minggu racun yang ada ditubuh ke lima orang yang ditawan Zus sudah dilepaskan .Tapi racun itu tidak bisa bersih dengan sempurna dan butuh waktu.


Tapi mereka sudah cukup senang bisa terbebas dari racun terkutuk itu .


" Kalian kembali lah kemarkas Eddelwis agar mereka tidak curiga . Dengan begitu kalian bisa menghasut teman kalian yang. Agar bisa terbebas dari racun itu ." Ucap Zus dengan suara dingin . Zero hanya menatap mereka berlima dengan tenang .


" Baik .... kami berterima kasih kepada kalian . Dan kami akan membalas ini dengan sebaik mungkin . Dan untuk mereka yang ini terbebas dari racun tentu kami akan membawa nya kesini .Kami cukup menderita dengan adanya racun itu . Dan sekali lagi terima kasih. " Jawab Salah satu dari mereka dengan mata yang cerah . Wajah mereka juga terlihat lebih baik dari sebelumnya . Meski racun itu belum bisa dikeluarkan semuanya .


" Eemm ..aku harap kalian tahu cara berterima kasih dengan tidak pernah ikut dalam pertempuran nanti jika itu terjadi . "Sahut Zero sambil menyesap anggur yang ada di gelasnya .


" Kami tahu ... kami tidak mungkin bisa melupakan nya . Meski harus mati kami tidak masalah , Lebih baik mati dari pada hidup dengan racun yang akan menyiksa kami . " Seru pria jangkung itu dengan tegas . Zero bisa merasakan adanya kilatan amarah dari mata pria itu .


" Aku tahu ... itu kalian para pembunuh bayaran . Yang lebih baik anti dari pada dikendalikan orang lain dengan cara licik ." Jawab Zus . Dia tahu bagaimana rasanya karena dulu sebelum Zero bertekad mengambil alih organisasi . Dia dia dan para saudaranya yang lain juga merasakan apa yang dirasakan oleh ke lima orang itu .


" Baik lah kalian bisa kembali .... dan gunakan cara manual jika ingin memberi kabar atau misi .Karena untuk saat ini kalian belum bisa bergabung dengan kami Secra resmi ." Zus memberi instruksi kepada ke lima nya .

__ADS_1


" Eemm ... kami mengerti ." Jawab mereka dengan serempak .


" Kalua begitu kami akan pergi . Dan terima kasih kami akan datang sesuai dengan jadwal yang sudah kalian berikan ." Ucap Salah satu dari mereka berpamitan dengan engan.


Entah kenapa mereka disana sebagai musuh awalnya . tapi para anggota menerima mereka dengan tangan terbuka . Mereka bisa merasakan kehangatan meski hidup dalam kegelapan .


" Zus ... seperti nya mereka engan untuk kembali kemarkas mereka ." Ucap Zero sambil memicingkan matanya .


" Yah mereka merasa nyaman disini . Karena kami semua menerima mereka dengan tangan terbuka ."Sahut Jackson yang baru saja selesai dengan apa yang dilakukan .


" Cih ... sudah selesai cukup cepat ." Zus mencibir dengan geram .


" Lalu apa yang akan kita lakukan selanjutnya .?" Lanjutannya bertanya sambil merebahkan tubuhnya disofa .


" Tidak ada biarkan mereka .... yang melakukan nya . Saat ini aku akan fokus kepada perusahaan dulu . Saat ini saham Scotly crop sedang menurun akibat skandal Margaretha . Jadi banyak pemegang saham yang akan menjualnya . " Ucap Zero dengan tenang .

__ADS_1


" Apa kita kan ikut membelinya ...?" Jackson bertanya dengan memiringkan kepalanya .


" Iya .. tapi tapi menggunakan nama orang lain . Dan juga sudah waktunya kita menghilangkan kesenangan orang itu ." Jawab Zero dengan mata yang berkilat tajam .


" Iya ... aku hampir lupa ini sudah hampir satu Minggu . Aahh... nanti aku juga mau melihat pertunjukan bagus ." Sahut Zus dengan semangat .


" Cih daripada melihat pertunjukan ... lebih baik kau segera temukan pria mana yang mencoba mendekati Noel ." Jackson berkata dengan mencibir Zus .Dia geram dengan saudaranya yang satu ini dari dulu pengecut jika berurusan dengan perasan .


" Kenapa kau malah membahas hal lain sih .."Zus mendengus dengan kesal.


" Apa yang dikatakan Jack itu memang benar Zus . Sebaiknya kau mengurus masalah ini , Jangan sampai kau menyesal untuk kedua kalinya . Apa lagi saat ini kita tidak mengenal pira itu . Jadi Zus kami akan mendukung mu untuk mendapatkan nya saat ini ." Sahut Zero dengan nada bijak tidak ada lagi meremehkan dari suara pria itu .


" Eemm...." Sahut Zus dengan malas . Dia sendiri belum bisa berbicara dengan jujur kepada Noela . Sampai sekarang dia tahu jika Noela masih menyimpan cinta nya hanya untuk mendiang Carlos .


Zero yang melihat Zus muram hanya bisa menggelengkan kepala . Begitu juga Jackson yang tak habis pikir dengan jalan pikiran Zus saat ini . Kedua pria itu hanya bisa mendukung keputusan Zus apa pun itu meski itu akan sekali lagi menyakiti perasaan nya .

__ADS_1


" Apa pun keputusan mu kami akan mendukung mu ... jadi jangan pernah takut untuk mengambil keputusan . Bagaimana pun Carlos sudah menganggap dirimu sebagai ayah nya sendiri . Jadi lakukan yang terbaik untuk mereka ." Ucap Zero memberi Zus kelonggaran untuk memilih keputusan .


Zus hanya bisa diam mendengar ucapan Zero bos sekaligus saudaranya itu . Dia tahu apa yang diinginkan oleh kedua saudaranya .


__ADS_2