
Sesuai dengan misi yang sudah diperintahkan oleh Zero . Para anggota mulai berkumpul sedangkan yang menjalankan misi juga kembali .Mereka semua bertanya tanya sudah lama bos mereka memberi misi pribadi seperti ini .
" Apa kalian tahu apa inti dari misi kali ini? Kami harus menyelesaikan misi dengan cepat kali ini .?" Tanya Salah satu anggota dengan memicingkan mata .
" Aku rasa ini ada kaitannya dengan penyerangan bos beberapa waktu lalu .Lagi pula selama ini Eddelwis juga sudah mencari masalah dengan kita ." Jawab Teman nya .
"Eemm kau benar dengan begini kita juga bisa menjalankan misi dengan lancar ." Sahutnya lagi dengan senyum .
Setelah Zero mengumumkan misi dalam waktu satu Minggu anggota black Shadow . Sudah harus menyelesaikan misi dan kembali kemarkas besar .Kecuali yang saat ini berada Jerman .
Semingu berlalu disebuah bangunan yang terlihat menyeramkan dari luar itu .terdapat banyak orang dengan tudung hitam sedang berkumpul. Mereka terlihat saling berbincang dengan ramai .Juga mereka terlihat damai tidak ada keributan atau rasa iri .
Zero yang sengaja duduk dengan tenang sambil menyesap Anggur yang ada di gelasnya .Mata tajam itu memindai sekitarnya dan memastikan jika mereka semua sudah datang .
" Sudah lengkap bos ... mereka semua sudah datang . Kecuali mereka yang berada di jerman dan yang berada di Indonesia sebagian pulang . " Ucap Zus melaporkan .
" Eemm .. biarkan mereka melepas lelah terlebih dulu ." Jawab Zero acuh .
Setelah menunggu beberapa saat akhirnya Zero beranjak dari tempat duduk nya . Pria itu berdiri dengan mengangkat gelas nya .
__ADS_1
" Selamat datang kembali saudara ku .Aku minta maaf karena mengumpulkan kalian secara mendadak . Kalian juga tahu jika selama ini Eddelwis selalu menganggu kalian menjalankan misi .Jadi mulai malam ini kalian bisa membersihkan mereka dengan cara paling bersih ." Ucap Zero dengan lantang dan juga menekan .
" Bos .... apa ini hanya murni untuk menyingkirkan mereka atau ada yang memberi pesanan .?" Seru salah satu anggota .
" Eemm ... sebelum nya ini masalah pribadi tapi juga kita memiliki dukungan dari keluarga Hadwin ." Jawab Zero dengan tenang.
" Maksud mu ...kita akan berkolaborasi dengan mafia kota sebelah ?" Tanya yang dengan semangat .
"Iya ... dan untuk misi kali ini Zus yang akan memimpin ." Sahut Zero dengan tegas .
Yang disebut oleh sorakan dari para anggota yang membuat Zero hanya bisa menggelengkan kepala .
" Tentu saja .... " Sahut mereka dengan gembira .Jika Zero akan membunuh tanpa menyiksa maka berbeda dengan Zus dia lebih suka menyiksa musuhnya terlebih dulu .Melihat jawaban serempak dari anggota nya Zero hanya bisa tersenyum miris .
Sedangkan diapartemen Luwina wanita itu sedang duduk didepan leptop . Yang saat ini memperlihatkan cctv disebuah kamar . Dari rekaman itu terlihat sepasang paruh baya sedang berbaring setelah melalukan olah raga .
" Cih ..sungguh menjijikkan kenapa mereka tidak sadar dengan usia . Masih bermain gila seperti sekarang ." Gerutu Luwina mencibir pasnagan itu .
" Tapi kenapa orang itu hanya diam saja dan membiarkan mereka ....?" Tanya Luwina kepada dirinya sendiri .Dia mulai menyadari jika selama ini tuan Scotly hanya diam saja .Yang kini menjadi pertanyaan wanita itu kemana saat ini tuan Scotly berada .
__ADS_1
Dia sudah berada di perusahaan Scotly hampir 1 bulan . Tapi pria tua itu tidak pernah muncul sejak Zero membeli saham .
" Apa aku harus bertanya kepada Bos ... Tapi jika itu aku lakukan itu hanya membuang waktu saja ." gumam Luwina dengan kesal .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Huh ... Zus jangan terlalu sadis ya ...
kami menunggu mu ..
Maaf guys baru bisa Up karena sedang sibuk ...
Jadi mohon dukungan nya ya ..
like comen dan vote ....
Juga kembang kopinya ....
See you next chapter ..
__ADS_1