
Saat mereka dalam perjalanan untuk kembali kekantor . kedua hanya saja bungkam tidak ada yang berbicara . Zus hanya fokus dengan kendaraan yang berada di depannya . Sedangkan Zero kembali sibuk dengan beberapa Email yang masuk .
" Bos kita sudah sampai ...aku harus menunggu atau Kembali ?" Zus bertanya dengan lesu.
" Pergilah ... aku akan pulang bersama dengan Aura . " jawab Zero sambil membuka pintu . Dan keluar dari mobil dengan sebuah paperbag ditangannya .Setelah Zero turun baru lah mobil yang dikemudikan Zus melaju meninggalkan pelataran Scotly Corporation.
Zero berjalan dengan aura yang sombong dan juga gagah . Begitu Zero memasuki lobby resepsionis berdiri membungkuk . Menyapa Zero dengan senyum manis . Juga terkesan menggoda pria itu hanya acuh . melangkah menuju lift khusus yang akan membawanya keruangan Ceo .
Ting....
Lift sampai dilantai paling atas dimana ruangan Luwina berada . wanita itu begitu sibuk dengan berbagai berkas yang ada dimeja nya .
Tok tok tok....
" Seperti nya kau begitu sibuk ..sampai tidak menyadari kedatangan ku ." ucap Zero dengan senyum manis . Saat Luwina menoleh kearah nya .
"Aahh ...akhirnya datang juga . Mana baksonya aku harap rasanya sama dengan di Indonesia ." Seru Luwina dengan Mata berbinar cerah .
" Tentu saja .... rasanya enak meski tidak bisa seperti di sana ." Jawab Zero sambil membuka bungkusan yang berisi bakso.
__ADS_1
Harum bakso itu menyebar diseluruh ruangan CEO .Luwina semakin bersemangat untuk segera melahap makanan yang ada didepannya .
" Pelan pelan...makan lah ." Ucap Zero dengan lirih . saat melihat begitu antusias nya sang istri .Pria itu menatap Luwina yang sedang makan dengan lahap .Zero tersenyum senang melihat Luwina menyukai nya .
" Eemm ..ini enak ...yah meski tidak bisa persisi . Tapi ini sudah cukup untuk memenuhi rasa ingin ." Ucap Luwina setelah memakan bakso beberapa suap .
" Yah...untung saja ada . Jika tidak aku yakin sampai sekarang Zus masih merengek . " Jawab Zero memijit pelipisnya .
"Bersabar lah .... itu cobaan sebelum nanti kita juga bisa punya." Sahut Luwina sambil mengusap perutnya yang rata .
" Eemm ..tenang saja ,aku begitu berpengalaman dalam mengurus bayi . Dari Carlos hingga Eros ,aku sering memandikan mereka saat bayi ." Ucap Zero dengan menepuk dada nya dengan bangga .
" Benarkah ... kami bisa menjaga mereka .?" Luwina bertanya dengan mata berbinar .
" Oke ...nanti kamu harus mengajari ku untuk merawat bayi . saat kita bisa memilikinya ." Pinta Luwina dengan gembira .Keduanya menghabiskan waktu bersama dengan saling bercanda . Meninggalkan setumpuk pekerjaan yang menggunung dimeja kerja .
Dikediaman Scotly terlihat sepi hanya ada pelayan yang terlihat. Mondar mandir untuk melakukan pekerjaan mereka .Ditanam belakang tuan Scotly duduk dikursi ronda . Ditemani Baweli yang berada disampingnya dengan penuh perhatian .
" Baweli ... Ingat lah tetap berada dirumah ini saat nanti aku telah tiada . " Ucap tuan Scotly dengan lemah .
__ADS_1
" Tuan...apa yang anda pikirkan .Aku akan selalu berada disisi anda . Jadi jangan berbicara kematian saat ini anda harus semangat . Tidak ingin kan anda melihat cucu anda ." Baweli berusaha untuk member semangat kepada sang tuan .
" Aku tahu tubuh ku ...Baweli aku sudah tidak bisa lagi bertahan lama . Jadi aku harap semua orang bisa bersiap saat aku pergi .Tolong jaga Delova bantu dia merawat anak anak nya . Saat dia sudah memiliki anak ,Aahh pasti anak mereka sangat lucu ." tuan Scotly berkata dengan lemah .
" Tuan ..apa perlu saya panggilkan nona muda saat ini .?" Baweli bertanya dengan sedih .
"Tidak dia...pasti sudah sangat lelah saat ini .Belum lagi suaminya yang manja itu ." Jawab Tuan Scotly sambil terkekeh senang .Saat mengingat bagaimana tabiat sang menantu .
" Anda benar .... aku tidak tahu jika tuan muda begitu mencintai nona . Hingga seperti sekarang ini sungguh cinta yang indah ." Sambung Baweli menatap ke jauh sana .
" Yaeh ...aku selalu berdoa mereka selalu bahagia ." Jawab tuan Scotly dengan senyum yang mengembang dibibir pucat nya .
" Mari tuan ...sudah waktunya anda untuk istirahat ." Ajak Baweli sambil mendorong kursi roda tuan Scotly masuk kedalam rumah .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Sorry guys jika tidak bisa up dengan benar ... kerena cerita kita yang satu ini sudah mencapai puncaknya.
Jadi jangan terlalu menunggu ingin tinggal tamat aja.
__ADS_1
Sekali lagi terima kasih buat dukungan kalian semua ....
Semoga kalian juga bisa merasa kan kepuasan dari cerita ini .