
Zero hanya bisa tersenyum ringan saat mendengar ucapan Ben .Apa yang dikatakan oleh pria tua itu benar Erik seperti keduanya jika sudah serius .Tapi juga lebih menyeramkan jika sudah marah itulah yang saat ini bisa Zero tangkap dari Erik .
" Darah lebih kental dari pada air .." Ucap Zero didalam hati .Bagiamana pun Erik adalah keturunan klan mafia yang sangat ditakuti .
" Tuan Scotly apa kau tidak keberatan jika nanti Erik meminjam kekuasaan mu .?" Tanya Zero sambil mencibir .
"Jika itu diperlukan aku tidak masalah aku sudah menyerahkan itu kepada mu ." jawab tuan Scotly dengan tenang tidak ada raut kecewa dari wajah pria itu .
" Erik bagaimana menurut apa kau perlu kekuasaan Scotly.Jika nanti kau memutuskan untuk kembali .?" Zero bertanya dengan mata tajam .
" Eemm ... kita beda negara ,jadi aku tidak tahu . Jika disini aku bisa menggunakan mu dan juga Subastian. Tapi aku tidak ingin jika nanti masalah ku membuat tuan susah ." Jawab Erik dengan mengerutkan kening .
" Kau tidak ini Tuan mu susah atau takut nona kecil mu terluka .?" Sahut Zero sambil mencibir bocah itu .Zero tahu pasti apa yang saat ini sedang dipikirkan nya .
" Eemm ..." Jawab Erik .Setalah itu hening tidak ada yang berbicara sampai kepala pelayan datang mengatakan jika makan siang sudah siap .
__ADS_1
Diapartemen Luwina saat ini wanita itu sedang sibuk dengan aktifitasnya . Dengan sangat cekatan dia mengolah berbagai sayuran untuk dijadikan makanan .Setelah beberapa saat masakan itu selesai .
Setelah menata makan dimeja di membersihkan diri nya terlebih dulu sebelum makan .Tak butuh waktu lama untuk nya hanya beberapa menit saja , wanita itu keluar dengan wajah yang berseri memandang hasil karya nya .
" Aahh ... akhirnya aku bisa makan dengan tenang .Selamat makan ...." Ucapnya dengan senyum lembut .Saat ini tidak ada wajah yang dipenuhi dengan kaca mata tebal itu . Yang ada hanya wajah cantik dan mata hazel yang jernih .
Sampai dering ponsel membuat Luwina mengerutkan kening .Bertanya tanya siapa yang menghubunginya saat hari libur .Setelah melirik ponselnya dia tersenyum lembut dengan cepat menekan tombol hijau .
"Mom ..... aku merindukan mu ." Ucap Luwina saat panggilan sudah terhubung .Dimana terdapat wajah cantik dari wanita paruh baya .
" Mom ... juga sayang . Kapan kau kembali kesini sweet kami merindukan mu ?." Wanita itu bertanya dengan suara yang sangat lembut .Berbeda jika ada yang membuat wanita paruh baya itu kesal .
" Aahh ... aku hampir lupa dengan itu , Kau benar sebentar lagi akan ada tambahan anggota baru keluarga kita .Apa kau bisa kembali secepat mungkin sayang?." Wajah wanita itu terlihat muram saat ini . Meski Luwina bukan lahir dari rahimnya tapi kasih sayang nya luar bisa sama dengan anak kandung nya sendiri .
" Mom ... tenang saja aku baik baik saja disini .Aku akan kembali jika aku sudah berhasil menyingkirkan nya mom ." Jawab Luwina dengan tegas dan kilatan amarah yang terpancar dari mata wanita itu .
__ADS_1
" Lakukan yang terbaik sayang .Kami disini selalu mendukungmu .Berhati hati lah selalu , Dan bagaimana dengan bos mu apa dia pernah menindas mu ?." Wanita paruh baya itu bertanya dengan serius .
" Mom ....jangan pasang wajah begitu .Bos ku baik bahkan keluarga nya juga baik. Jadi mom tenaga saja tidak akan ada yang berani menindas putri mu ini ." Ucap Luwina dengan bangga .Dengan begini dia berharap sang mommy tidak akan terus khawatir tentang nya .Sedangkan wanita itu tersenyum dengan senang melihat putrinya terlihat lebih hidup saat ini .
" Oke .... mom akan pergi menemani Daddy mu makan kau juga cepat lah selesaikan makan mu .Jangan buang buang makan jika tidak habis kau bisa memberikan nya kepada pengemis ." Pesan wanita itu dengan lembut .
" Yes ... mom jangan khawatirkan apa pun ." Sahut Luwina dengan tegas .
Setalah sambung terputus apartemen kembali hening hanya suara dentingan sendok dan garbu yabg terdengar .Luwina kembali melanjutkan makan nya yang sempat tertunda oleh panggilan telfon yang baru saja selesai .
Luwina dengan cekatan membersihkan semau sisa makan yang baru saja disantapnya .Kadang dia miris jika mengingat dulu saat ibu kandung masih ada .Dia bersyukur memiliki keluarga nya yang sekarang yang penuh kasih sayang.
🌺🌺🌺🌺🌺
Guys .... aku butuh kopi nih tolong dikasih kopi nya ....
__ADS_1
Like comen and vote juga ya ....
Untuk sekarang belum tegang ya guys ... tunggu bentar lagi aja .