Terjerat Pesona Luwina

Terjerat Pesona Luwina
Jangan menghubungi ku saat ini


__ADS_3

Margaretha kembali kerumah keluarga Scotly dengan wajah merah Karena menangis .Juga kesal dan marah mendengar hinaan yang terlontar dari mulut pria yang didambakan nya .


" Mom....mommy aku tidak terima dipermalukan seperti ini mom ..hiks Zero ... dia .." Ucap Margaretha mengadu kepada mommy nya .


" Sudah jangan nangis dong sayang nanti cantik berkurang .Tenang saja oke pria dia tidak akan bisa lari dari kamu ." Ucap Debora untuk menenangkan Margaretha yang sedang kalut .


" Mom ....Zero menghina ku dia berkata kau hanya anak haram keluarga ini .Dia bilang aku ini palsu ma ,dan dia tidak juga keluarga tidak punya perjanjian pernikahan dengan ku ma ." Adu Margaretha dengan wajah sembab .Selama ini dia memang tidak tahu apa pun yang sudah terjadi dengan keluarga Scotly .Dia hanya tahu dia datang kekeluarga ini beberapa tahun silam .Dan menjadi nona muda keluarga .


Debora yang melihat putri nya menangis semakin membenci Luwina . Mata wanita paruh baya itu dipenuhi nafsu membunuh saat ini .


" Tidak akan kau biarkan kau mengusik keluarga ku lagi .aku sudah sudah payah untuk menyingkirkan mu dan juga wanita Jal4ng itu .Cih ... kau hanya gadis naif yang tidak memilik kekuasan lihat saja nanti ." Batin Debora semakin dipenuhi amarah saat mengingat bagaimana dia dulu bisa kalah dengan seorang wanita sederhana itu .


Selama ini tuan Scotly membiarkan diri nya bertingkah selayaknya nyonya dirumah ini .Tapi tidak memilki kekuasaan mutlak ,Segala urusan rumah tangga diserahkan kepada kepalan pelayan yang merupakan pelayan pribadi ibu Luwina dulu .


" Sayang ....pergilah mandi dan bersihkan dirimu .jangan terpaku ucapan pria itu tujukan kepada nya jika kau adalah wanita hebat . Aku yakin dia akan bertekuk lutut kepada mu ." Ucap Debora memberi nasehat kepada anaknya .


"Eemm ....aku tahu mom akan membuatnya hanya aku yang bisa dia lihat untuk selama nya, hanya aku wanita yang pantas bersanding dengan nya ." Jawab Margaretha dengan rasa percaya diri yang sudah meningkat lagi .


Setalah Margaretha pergi raut wajah Debora berubah . Wanita itu segera menghubungi seseorang untuk menyingkirkan Luwina .


"Apa saja yang kau lakukan hah ... kenapa sampai sekarang anak sialan itu masih bernafas ." Ucap Debora dengan Geram .


" Bersabarlah ....sepertinya ada yang melindungi anak itu .Kita harus tetap pada rencana kita saat ini ." Sahut dari balik telfon .

__ADS_1


" Dan ingat jangan menghubungi ku saat aku sedang bersama nya ." Lanjut orang itu dengan suara tertahan .


" Baik ... cepat singkirkan anak sialan itu .Kau harus tahu anak itu baru saja membuat anak ku malu .Dan juga merasa terhina dari pria yang menjadi incarannya." Ucap Debora dengan geram .


" Katakan kepada nya pria itu kan menjadi milik nya .Aku tidak bisa lama lama sekarang nanti malam aku akan datang kekamar mu ." Ucap Pria itu dari balik telfon .Meski dengan suara yang lebih kecil dan juga terdengar suara gemercik air .


Telfon terputus setelah pria itu menutup panggilan . Dia juga merasa geram demi seorang wanita yang dia cintai . Dia harus menghianati majikannya sendiri sampai akhirnya dia tahu jika majikan nya sekarang itu adalah saudaranya berbeda ibu .


Maka itu dia berniat untuk mengambil semua kemuliaan yang dimiliki . Termasuk nama Scotly dia juga anak pria tua itu tapi kenapa dia hanya menjadi pesuruh .Dan tidak memilik nama belakang yang sama .


Setalah kelaut dari kamar mandi pria itu merubah raut wajah nya lagi .


" Maaf tuan ..... saya lama didalam karena sakit perut ." Ucap Pria itu mencari alasan .


" Eemm... baik tuan saya permisi terlebih dulu ." Jawab Asistennya itu dengan senyum yang dipaksakan .


Pria itu keluar raut wajah marah terlihat dengan jelas .


" Aku akan membiarkan ini untuk sementara waktu ... cepat tau lambat semau nya akan menjadi milik ku ." Ucapnya didalam hati .


Sedangkan tuan Scotly hanya bisa menghela nafas sesak . Pria paruh baya itu mengeluarkan obat dari dalam lacinya .Dengan gerakan cepat pria itu menenggak obat itu saat tubuhnya sudah mulai lemas .


" Tahun .... biarkan aku hidup lebih lama lagi .Aku hanya ini memberikan yang terbaik untuk putri ku .Biarkan aku membereskan semau ringtangan yang sedang menghadangan setiap langkahnya ." Ucap Tuan Scotly lemas . Racun yang sering dia minum dari asistennya itu membuat tubuhnya semakin tidak bertenaga .Pria itu menghubungi sahabatnya semoga saja orang itu mau membantunya .

__ADS_1


" Ben .... bisakah kau membantu ku mengatur waktu untuk bertemu dengan Zayden ." Ucap Tuan Scotly saat setelah mendapatkan jawaban dari balik telpon .


" .........."


" Terima kasih Ben.... Tolong bantu aku menemukan putri ku .Aku rasa putra Oliver tahu keberadaannya saat ini aku hanya percaya kepadanya untuk menjaga putri ku ." Jawab Tuan Scotly dengan lemah .


".............."


" Baiklah ..... aku akan menunggu terima kasih Ben ." Sahutnya dengan senyum lemah .


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Ada yang masih ingat Ben ..... yah yang ada di pelakor sah ...ya guys .


Disini dia juga akan hadir loh ......


Yuk kita lanjut semoga kalian semua betah bersama dengan novel novel ku ini .


Guys ....jangan lupa kirim Kembang kopi nya .


See you


Next chapter ......

__ADS_1


__ADS_2