Terjerat Pesona Luwina

Terjerat Pesona Luwina
Membereskan masalah


__ADS_3

" Apa kalian ada yang keberatan tentang hal ini ..?" Maxim akhirnya buka suara lagi setelah para parasit itu dibawa pergi .


Semau dewan direksi perusahaan hanya bisa saling pandang sebelum akhirnya mengangguk . Tanda bahwa mereka tidak ada yang keberatan .


" Bagus .. karena tidak ada yang keberatan . Maka segara rilis berita bahwa mulai sekarang Scotly crop berada dibawah tangan nona muda Scotly . Dan minta humas untuk segera menutup skandal nona Margaretha ." Lanjut Maxim dengan tatapan yang kejam .Tidak ada yang berani membantah pria itu apa lagi ada dua orang yang lebih berbahaya .


Zero masih fokus untuk menenangkan Luwina yang saat ini sedang kacau . Setelah meluapkan semua emosinya tapi bayangan malam itu masih terus menghantuinya .Hingga membuat wanita itu bergetar hebat .Zero hanya memeluknya dengan lembut membawa Luwina keruangan yang ada diruangan Ceo .


" Jangan tinggal dia .. aku yang akan mengurus mereka semua . Akan ku pastikan siapa pun yang terlibat akan berakhir mengenaskan ." Ucap David dengan mata berkilat ganas .


" Eemm aku akan menenangkan Aura dulu .Zus akan membantu mu mengurus para Eddelwis yang masih setia dan untuk yang lainnya . Lenyap kan saja jika tidak ingin menyerah ." Sahut Zero dengan sedikit berbisik dia tidak ingin membangunkan Luwina yang sudah terlelap diranjang .


" Eemm .. aku pergi ." Pamit David pria itu pergi dari ruangan itu dengan angkuh dan juga dipenuhi amarah . Maxim yang melihat hanya bisa menunduk hormat .


" Tuan Hadwin ...saya mewakili seluruh keluarga Scotly mengucapkan terima kasih atas pertolongan kalian .Saya tidak tahu dengan apa cara berterima kasih kepada kalian ." Maxim berkata dengan membungkuk hormat .


" Dengan cara membuat para Bedeb4h itu lenyap . Lalu dimana saat ini tua bangka itu berada saat ini?." David bertanya dengan acuh .


" Saya ...juga tidak tahu hanya tuan muda Oliver yabg tahu keberadaan tuan saat ini . Ayah juga tidak mengatakan kemana mereka saat ini ." Jawab Maxim dengan sedih . Sudah hampir 2 bulan jika tuan Scotly tidak kembali maka pria itu sudah tiada saat ini . Tanpa bisa mengucapkan kata maaf untuk putrinya .

__ADS_1


" Baik lah .... aku akan membereskan mereka kau urus yang ada disini . Zero tidak mungkin meninggalkan Luwina dengan keadaan seperti ini ." Ujur David sambil melenggang pergi .Di lobby semua wanita memandang David seperti ingin menelannya .


" Ya ...tuhan siapa pria itu kenapa dia sangat tampan . Dan itu membuat milik berdenyut hanya dengan memandang nya dar jauh ." Ucap Salah satu karyawan wanita .


"Ssuhtt ... lihat betapa cool nya aku bersedia membuka kaki lebar lebar . " Sahut teman nya dengan semangat .


David menghiraukan jeritan para wanita itu segara memasuki mobil yang sudah siap di didepan . Dengan langkah angkuh pria itu berjalan begitu saja melewati para wanita . Yang menatapnya dengan kagum dan juga damba .


" Cih ... kenapa mereka semau memandangi ku seperti tidak pernah melihat pria saja . " Gerutu David yang di sahut kekehan dari Asistenya .


"Bukan kah itu sudah bisa untuk kita .... Aku rasa bukan hanya kita yang dipandang dengan gila seperti itu ." Sahut Asistenya dengan terkekeh pelan .


Sedangkan ditempat Zus saat ini pria itu sedang duduk dengan tenang . Mendengarkan laporan dari anggota nya yang sedang memberi informasi. Tentang markas Eddelwis secara detail .Yah mereka adalah orang yang sudah terbebas dari racun yang diberikan oleh pemimpin Eddelwis .


" Terima kasih setelah ini pergi lah dari sana minta para saudara mu segera kemari agar tidak ada yang curiga . Dan jika pertempuran terjadi kalian bisa aman tanpa harus membunuh mereka . Yang dulu adalah teman kalian . " Ucap Zus dengan tenang sambil menyesap wine .


" Baik lah ... aku akan segera memberi tahu mereka . Lagi pula kami merasa nyaman berada disini . Jadi kami lah yang akan menjaga markas selama kalian membereskan mereka . " Jawab pria itu dengan senang hati .


" Eemm ...jadi nikmati saja waktu kalian disini.Dan jaga mereka bertiga sebentar lagi kalian bisa membalaskan rasa sakit itu kepada orang yang tepat ." Sahut Zus . Pria itu berdiri segera setelah mendapatkan sinyal yang dikirim Zero jika saat ini David menuju markas mereka .

__ADS_1


" Baik lah ... sudah waktunya menyambut tamu . Dan kalian para wanita tolong pergi tamu kali ini tidak suka dengan kalian yang suka menggoda ." Seru Zus dengan mengeringkan mata nya kepada para wanita .


" Yah ...kami juga penasaran dengan tamu itu Zus siapa tahu kami berjodoh ." Keluh salah satu dari mereka .


" Ha ha ha .. tamu kita kali ini kakak ipar bos dan juga sudah berumah tangga . Masih berani menggoda nya aku yakin kalian akan menyesal ." Jawab Zus dengan menggeleng tak berdaya .Mendengar ucapan Zus mereka pun angkat tangan menyerah . Dan kembali ke posisinya masing masing. Zus hanya terkekeh sambil berjalan pergi untuk menyambut David .


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Guys ... mana Kembang kopi nya ...Biar author semangat lagi .


Nah kan cerita ini udah hampir mencapai puncaknya .... Jadi tunggu kelanjutan .


Hah hukuman apa yang harus Zero berikan kepada para parasit .....


Tolong like comen biar aku bisa punya inspirasi lagi untuk menghukum para parasit .


Ditunggu ya guys ....


See you next chapter ...

__ADS_1


__ADS_2