Terjerat Pesona Luwina

Terjerat Pesona Luwina
Lima tahun kemudian ( End )


__ADS_3

Lima tahun berlalu dengan begitu cepat . Kini pasnagan Oliver bisa bernafas dengan lega . Setelah bisa dipastikan jika racun yang ada didalam tubuh Luwina . Tidak lagi berimbas kepada janinnya . Semau itu sudah dipastikan dengan kecerdasan Sky . Selama ini periode yang lima tahun ini .


Erik yang saat ini sudah berusia 15 tahun terlihat begitu menawan . Tinggi tubuh remaja itu tidak kalah tinggi dari pemuda berusia 20 tahun .Di Mansion besar Subastian terdengar riuh .


" Xera ...jangan menganggu Sky .... Princess ." Teriak Ay dengan kesal . Entah sifat jahil yang itu menurun dari siapa . yang membuat gadis kecil sangat jahil.


" Mom ...lihat Xera selalu saja menganggu ku bermain catur dengan Eros ." Sky mengadu dengan wajah yang memerah .


" Ayo girl ... jangan ganggu mereka ayo kamu bermain sana dengan Alisya ..." Ay berkata dengan suara jengkel .


" Baik mom ...." Jawab Xaviera dengan cemberut menatap.kedua bocah laki laki yang saat ini sibuk dengan catur didepan mereka .Xaviera merasa kesal diabaikan oleh Erik . Yang saat ini tengah mengejar pendidikan nya untuk masuk universitas .Dengan IQ yang tinggi dia bisa menjadi mahasiswa termuda tahun ini . Sedangkan Alden lebih suka jalur normal sehingga masih bisa bersantai . Tapi meski begitu Alden juga tak kalah berprestasi dari Erik . Hanya saja dia lebih suka sekolah dengan normal . San tidak terburu buru seperti Erik .


Ay dengan kesal menuju ruangan kerja suami nya yang berada dilantai 2 . Wanita dua anak itu membuka pintu tanpa mengetuknya lagi . Dia tahu jika Erik berada didalam sana bersama dengan suami dan kakaknya .


" Erik ...bisakah mom minta tolong .?" Tanya Ay dengan wajah muram .


" Tentu nyonya kata kan saja ...." Sahut Erik dengan tatap yang cukup lembut .


" Bisakah kau tinggalkan tumpukan kertas didepan mu . Dan pergi lah temui Xera ,Gadis nakal itu akan selalu berulah jika kau tidak melihatnya ." Pinta Ay dengan senyum kecil .


Erik menatap ketiga pria dewasa yang ada didepannya saat ini.Xavier menganggukkan kepala nya baru lah Erik berdiri .


"Aku akan pergi melihat nya ...." Ucap Erik dengan sopan.


Zero menggelengkan kelapa nya tidak berdaya .Dengan tingkah laku keponakan nya saat ini. Dia bisa mendengar teriak putra dengan yang kesal saat diganggu Xaviera .


" Haish apa jadi nya ...jika Erik pergi meninggalkan kita semua . Apa yang akan dilakukan Xera .?" Zero bertanya dengan wajah lesu .

__ADS_1


" Semoga saja kita bisa memberi pengertian kepada . Dia sudah terlalu tergantung kepada Erik . Selama satu tahun ini Erik berada di asrama untuk menghindarinya. Tapi hasilnya sama saja Xera tidak segan datang mencari Erik di asrama ." Xavier pun pasrah dia juga tidak berdaya .


" Jadi .....Apa Erik akan Benar benar pergi Britannia.?" Anton bertanya dengan pelan .


" Eemm ... disana lebih dekat .Orang yang aku kirim akan pergi kesana dengan saat sudah waktunya . " Zero menjawab sambil memejamkan matanya.


" Ingatlah kalian harus waspada .... seperti ada orang yang sedang mengincar Erik . Apa lagi kesehatan nenek Elma saat ibu benar benar menurun .Aku yakin orang orang yang bersembunyi akan segera menampakkan diri ." Pesan Zero dengan cukup cemas .


" Tenang saja ..Meski Kami bukan seperti mu . Tapi untuk menjaga kami masih tangguh ." Jawab Anton sambil menepuk dadanya .


" Ayo turun sudah waktunya untuk makan malam ." Ucap Xavier setelah pria itu menatap jam yang berada didinding .


Ketiga Pria itu turun dari lantai dua dengan raut yang berbeda . Dengan usia yang tidak lagi muda ketiga masih terlihat menawan .Untuk ukuran usai mereka yang sudah kepala empat .


" Kak Erik .... aku mau makan yang dipangang kak Erik .." Terdengar suara xaviera yahh sangat bersemangat .


Makan malam akan menjadi Medan perebutan adik antara Alden dan Carlos . Luwina wanita itu terlihat berdiri dengan kesal . Saat putra nya tidak mau menggunakan baju yang telah dia siapkan .


" Ayo ...Mami .... aku tidak mau menggunakan baju berwarna merah muda lagi ." Sky berteriak dengan kesal .


" My baby Sky .... itu warna yang cocok untuk mu .Kamu akan terlihat imut saat menggunakan nya. " Luwina berusaha untuk membujuk Sky dengan hati hati . Tapi sayang anak itu tidak mau diolok olok oleh Xera dan yang lainnya .Zero hanya bisa menggeleng tak berdaya dengan tingkah sang istri .


Malam itu bintang bertebaran dilangit menghiasi malam ini. Dikediaman Subastian terlihat begitu menikmati acara yang memang mereka adakan. Hanya untuk merekatkan hubungan keluarga mereka . Semau berkumpul dengan penuh semangat.


" Terima kasih ... ini adalah momen yang indah setelah kita melewati banyak ringtangan . " Lirih Luwina memeluk suaminya .


" Eemm ... semoga saja kita bisa terus seperti ini . Aku sangat bahagia melihat kita bisa berkumpul bersama seperti ini . " Jawab Zero dengan membalas pelukan istrinya . Tawa anak anak menjadi hiburan tersendiri bagi mereka saat ini. Zero pria itu bertekad untuk melindungi tawa yang ada didepannya saat ini . Tapi dia tahu tawa ceria dari keponakan perempuan nya itu akan hilang .

__ADS_1


Pria itu menatap remaja yang berwajah datar sedang memangang beberapa daging yang berada didepan nya .


"Aku harap aku bisa memberi pengertian kepada Xera . Saat Erik sudah pergi bersama mu kak ." Ay berdiri disamping Zero .


" Eemm .... mulai memberi pengertian . Aku tidak tega melihat nya menangis mencari Erik . Hanya tidak melihat nya sehari saja sudah kalang kabut . " Zero mendesah lirih .


" Itu masih bisa diatasi .... jangan sampai saja Erik berlumuran darah lagi seperti beberapa Minggu lalu ." Keluh Xavier dengan lesu .Pria itu berpikir apa selama ini putrinya begitu ketergantungan kepada Erik.


" Haish ...." Zero mendesis tak habis pikir .Saat itu Erik sedang berlatih dengan bondan dihutan . Entah dengan siapa Gadis kecil itu bisa sampai dimarkas Zero . Sehingga melihat Erik berlumuran darah saat tidak terkena sayatan belati Bondan .Yang mengakibatkan Xaviera histeris hingga jatuh sakit .


Malam semakin larut anak anak sudah pergi kekamar mereka masing masing . Para orang dewasa masih berada dihalaman belakang . Untuk menghabiskan waktu untuk berbagi cerita .


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=End \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Terima kasih buat para readers author yang masih setia ....


Sudah mengikuti kisah Zero dan Luwina .Yang pada penasaran dengan Erik ditunggu aja yah ....


Saat ini author belum bisa rilis ..... Ditunggu aja pasti kalian bakalan lebih tegang dari yang sebelumnya .


Ini akan bergenre romance action yah .... Juga latar tempat nya juga bukan Indonesia . Jadi mohon ditunggu dengan sabar .... Ingatkan selalu jika masih ada kesalahan yang dibuat oleh author yang masih tahap belajar ini


Sekali lagi....Terimakasih .....


See you next time ......


Asalamualikum Wr. WB ......

__ADS_1


__ADS_2