
Dengan racun yang berada didalam tubuh mereka melebihi siksaan pukulan . Racun itu mengerogoti tubuh mereka. Mereka lebih memilih mati dari pada harus disiksa seperti itu .Para mantan anggota Eddelwis juga merasa ngeri dengan yang mereka lihat .
" Untung saja kita tidak merasakan racun itu ." Batin salah satu dari mereka .Saat ini giliran nya berjaga didekat ruangan tahanan . Bisa mendengar teriakan mereka yang kesakitan dengan baik .
" Kenapa...kau ingin membantu mereka.?" Tanya Pria berdiri disampingnya .
" Tidak...aku hanya merasa ngeri saja.Tapi mengingat bagaimana mereka dengan keji aku rasa itu sepadan ." Jawab orang itu dengan miris .
" Bagus ...lah . Bos sangat baik kepada kita yang bisa dipercaya nya . Dan juga ditempat ini semua adalah saudara jadi jangan sungkan jika ingin tahu apa pun . Aku dulu juga sama seperti mu tapi setelah bos mengambil alih kekuasaan. Sekarang tempat ini merupakan rumah bagi kami ." Ucap Pria yang berdiri dengan tatapan sendu .
" Jika bukan bos mungkin kami semau yang ada disini tidak akan pernah tahu bagaimana rasa tidur dengan nyaman .Kami disini bisa bersenang senang dengan apa pun yang kami suka . Bos tidak pernah melarang bahkan dia meminta kami untuk berkeluarga.Mengijinkan kami untuk keluar .Hidup damai, Tapi kami semau tidak meninggalkan bos . Kebanyakan yang sudah berkeluarga juga sering kesini . Mereka akan selalu siap kapan pun saat bos memberi kami misi ." Lanjutnya bercerita dengan senyuman . Pria yang disampingnya tertegun mendengar cerita nya . Dia tidak menyangka jika Zero pemimpin black shadow saat ini yang terlihat kejam begitu loyal dengan anggota nya .
" Ha ha ha ...kau pasti sedang berpikir aku membual.Tspi itu lah kenyataannya aku saja sudah memiliki anak berusia 8 dan 5 tahun ." Ucap Pria itu lagi dengan tawa yang bangga.
" Hah ..... apa kau tidak bercanda?." Mantan Eddelwis terperanjat mendengar nya .
" Ha ha ha ... tentu saja tidak . Aahh aku merindukan putri kecil ku ." Pria itu menjawab dengan semakin bangga .
Lawan bicaranya hanya bisa menggelengkan kepala tidak berdaya . Sampai sekarang dia belum sepenuhnya menyadari jika Black Shadow begitu fleksibel .Tidak ada aturan yang harus mereka patuhi termasuk keluar dari anggota .
Semakin dia mengetahui sifa terjang anggota ini membuatnya semakin nyaman.Apa lagi dengan kenyataan jika para anggota yang ingin berkeluarga pun tidak dipermasalahkan.
__ADS_1
" Sungguh....semau buku tidak bisa dibaca dar sampulnya saja .Aku pikir selama ini kalian tidak pernah berniat berkeluarga . Tapi Kenyataannya telah menampar wajah ku ." Gumam pria itu dengan menunduk .
" Ha ha ha ....apa yang kau dengar menang benar kami kejam tapi untuk melindungi hal berharga untuk kami .Seperti kemarin kami bertempur dengan Eddelwis demi seorang wanita. Kami akan melakukan nya jika wanita itu pantas . Apa lagi dia yang akan menentukan masa depan penerus kami .Jadi kami tidak perlu perintah untuk kedua kalinya .Saat kami mengalami kesulitan bos juga bertindak sama .Dia tidak akan ragu untuk turun tangan sendiri membantu kami ." Pria itu berkata dengan penuh kesombongan . Bukan untuk menyanjung Zero yang menjadi bos mereka tapi itu lah kenyataannya.
Hari berganti dibandara soekarno Hatta, Terlihat sebuah pesawat pribadi yang sudah mendapat kan izin mendarat .Disana juga sudah ada yang menunggu .Saat pesawat mendarat dengan sempurna . Beberapa saat para penumpang turun dari pesawat dengan senyum mengembang . Juga terlihat mereka kelelahan . Setelah menempuh perjalanan yang melelahkan.
" Selamat datang......semoga kalian bisa betah disini ." Sambut Anton kepada para penumpang yang belum pernah datang ke Indonesia .
" Terima kasih tuan ...maaf merepotkan Anda ditengah malam begini harus menjemput kami ." Ucap Noela dengan sopan .
" Tidak masalah... nyonya ini tugas yang mudah . Tapi juga menjengkelkan." Jawab Anton dengan melirik Zus dan Zero dengan sinis .
" CK ....jika tidak ikhlas tidak perlu menjemput kami . Lagi pula kami juga punya rumah disini ." Sahut Zus dengan tak kalah sinis dengan Anton .
" Biar kau tidak tidur dengan istri mu ..." Jawab Zus seenaknya .
Zero hanya bisa menghela nafas berat melihat keduanya sedang bertengkar .Sedangkan Carlos mulai menggeliat mendengar kedua cecok .
" Diam kalian berdua .... jangan ribut kemarikan Carlos jika kau ingin terus ribut ." Sanggah Noela dengan gemas .
" Sayang jangan marah .... ayo aku juga ingi segera tidur bersama mu ." jawab Zus dengan menepuk punggung Carlos . Agar bocah itu tidak terbangun .
__ADS_1
Luwina terkekeh melihat nya dia tidak menduga . Akan melihat dimana Zus akan kalah jika sudah Noela yang mengambil alih .
" Ayo ... kita juga perlu istirahat . Agar besok kita bisa menghadapi princess cerewet itu ." Ucap Zero merangkul bahu Luwina membawa nya kearah mobil yang sudah disiapkan Anton .
" Eemm ... aku juga sangat lelah ." Jawab Luwina dengan lirih . bisa dilihat jika dia kelelahan saat ini apa lagi dengan keadaan nya saat ini.
Zero tidak ingin membebani Luwina dengan fikirkan berat jadi . Dia tidak memberi tahu keadaan luwina saat ini .Apa lagi dia juga belum tahu efek samping dari racun yang saat ini sudah berada di otaknya .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Hallo guys .....
Cerita ini bentar lagi habis ....jadi mohon dukungan nya biar semangat . Setalah ini selesai insya Allah kita lanjut di cerita Erik .
Sekali lagi thanks guys ....
Awalnya aku nulis hanya buat mengisi hari hari aja . Jadi saat melihat para readers Yang cukup banyak itu sudah menjadi motifasi untuk berkarya lagi .
Awalnya aku pikir tidak ada yang suka dengan tulisan ku . Jujur aja aku udah lama ngk pernah nulis sejak lulus SMA .
Aahh ...malah kebanyakan curhat ya udah deh sekali lagi terima kasih .....
__ADS_1
See you next chapter .....
Wasalam .......