Terjerat Pesona Luwina

Terjerat Pesona Luwina
Permintaan terakhir Carlos


__ADS_3

Hari ini telah berganti malam seorang wanita tengah berdiri didepan salah satu tahanan . Sudah setengah jam dia berdiri disana tanpa melakukan apa pun . Didalam ruang tahanan terlihat seorang pria yang telah babak belur dihajar Zus .


Entah apa yang saat ini ada dipikiran wanita itu . Yang pasti bukan lah baik jika melihat ekspresi wajah nya yang muram .Setelah ada pergerakan dari pria itu . Noela melangkah mendekati pria yang sudah tidak punya tenaga .


" Hanya ini ..... " Ucap Noela dengan dingin .


Pria itu mendongakkan kepala nya setelah mendengar suara wanita . Yang sudah lama tidak didengar nya .


" Noela ..." Lirih pria itu dengan mata yang merah .


" Kau terlihat berantakan ....ini baru Zus belum Zero . " Ucap Noela lagi dengan mata yang tajam .


" Eemm.... bunuh saja aku . Dengan begitu aku bisa bertemu dengan kakak ku." Jawab pria itu dengan senyum miris .


" Membunuh mu terlalu mudah ...apa kau tahu bagaimana kami yang selalu merasa bersalah selama ini . Apa kau tahu jika Carlos mengidap kanker yang mematikan .Tanpa kau bunuh pun dia akan mati .Apa selama ini pernah dia mengeluh kepada mu .Semau akan dia lakukan demi diri mu bahkan saat nafasnya terakhirnya ." Ucap Noela dengan mata yang berkaca kaca .


" Apa kau tahu ....kau telah membuat seorang janin yang menjadi yatim . Sebelum dia tahu wajah sang ayah ." Lanjut Noela dengan menundukkan wajah nya menahan air mata nya .


Deg .......

__ADS_1


" A- Apa maksud mu kau hamil?...." Pria itu bertanya dengan tubuh bergetar hebat .Dia tidak menyangka jika hari itu dia akan memiliki keponakan .Yang akan terlahir dari wanita yang saat ini berdiri didepannya .


" Apa kau akan perduli dengan itu ..." Sahut Zus dengan mata yang berkilat tajam .


" Kau dengan tega meninggalkan kami yang telah terdesak .Bahkan kau tega membunuh Kakak mu sendiri hanya untuk menyelamatkan nyawa mu . Cih penghianatan seperti mu tidak pantas bertanya ." Lanjut Zus dengan dipenuhi amarah . Dia masih mengingat apa yang terjadi pada makan itu . Dimana mereka sedang mengintai Eddelwis dan mereka masuk jebakan . Kerena salah satu dari mereka ada yang menghianati mereka malam itu .


" Aku ......uhuk ...." pria itu terbatuk darah .


" Aku tidak akan membiarkan mu mati seperti yang diminta Carlos . Tapi kau juga tidak bisa hidup dengan mudah ." Noela mengucapkan keinginan mendiang suaminya dengan menahan amarahnya .Andai jika waktu itu Carlos tidak memohon untuk membiarkan adiknya untuk tetap hidup . Maka Noela sendiri yang akan membunuh pria yang saat ini ada didepannya .


" He he he. ...dia masih bodoh meski sudah mati .Dia masih melidungi mu dari kematian yang seharusnya kau dapat bertahun tahun lalu ." Zus terkekeh renyah menahan kekesalan yang ada didalam hatinya .Setelah itu dia meraih semua suntikan yang berisi cairan berwarna kuning .


" Dengan ini kau tidak akan bisa mati ." Ucapnya lagi dengan senyum yang mengerikan .


Kerena tidak bisa melawan pria itu hanya bisa menerima apa pun yang sudah diberikan oleh kedua nya .


" Dengan ini luka mu akan sembuh ...Saat big bos datang bersiap lah. " Bisik Zus dengan pelan juga terlihat sangat sinis .


Hanya dengan hitungan menit luka pria itu telah sembuh . Tapi tidak dengan rasa sakit yang dia rasakan semkin bertambah .Jordan dan ayah nya hanya bisa melonggo melihat itu .

__ADS_1


Mereka sudah mendengar jika black shadow memiliki banyak obat obatan . Tapi mereka tidak pernah tahu jika ada yang seperti sekarang.


" Well ... giliran kalian ." Ucap Zus dengan mata yang berkilat kejam .


" Kalian berikan mereka berdua suntikan yang sama . Dengan racun yang bersemayam didalam tubuh kalian ." Ucap Zus kepada 2 orang yang sedang menatap tajam keduanya .


Kedua orang itu saling pandang dan tersenyum aneh . Mereka sudah menuggu waktu ini terlalu lama . Dan sudah waktunya mengembalikan semua kepada kedua orang itu .


" CK CK ....apa sekalian pernah berpikir jika kalian akan merasakan racun kalian sendiri?" Pria berambut pirang itu bertanya dengan sinis .


" Dasar kalian penghinaan ..." Jawab Jacob dengan mata yang berkilat marah . Melihat kedua orang yang saat ini sedang menatapnya dengan sinis .


" Kami tidak berhianat .... bukan kah selama ini kalian hanya memanfaatkan kami saja. Kau mengengkang untuk patuh dengan racun yang kalian letakan di chip yang kalian tanaman ." Jawab pria berambut hitam dengan mendengus kesal .


" Bedeb4h ..... hanya kami yang memliki penawaran nya . Dan jika kami mengaktifkan chip itu kalian juga akan mati ." Sahut Jacob dengan penuh amarah .


" Bodoh .... chip itu sudah tidak ada . Dan kerena bantuan dari black shadow kami bisa terbebas dari racun . Yang sudah kalian tanaman didalam tubuh kami ." Jelas pria rambut pirang .


Mendengar itu membuat pasangan ayah dan anak itu menjadi resah . Bagiamana mungkin bisa racun itu sangat berbahaya . Dan tidak semua orang bisa memiliki penawar nya .

__ADS_1


" Aagrrhh......,"


" Aagrrhh......."


__ADS_2