Terjerat Pesona Luwina

Terjerat Pesona Luwina
Rencana ayah dan anak brooks


__ADS_3

Dor ......


Suara tembakan menggema diseluruh ruangan tahanan itu . Dengan tangan yang gemetar Luwina melepaskan tembakan kepada Debora .Wanita paruh baya itu mengerang kesakitan saat timah panas bersarang di kakinya .


" Aagrrhh Jal4ng ....sialan aku akan membunuh mu ." Debora meraung marah juga erangan kesakitan merasakan sakit saat timah panas itu bersarang dikakinya.


" Kau apa yang kau lakukan ..... berhenti jangan lakukan itu . Zayden lepaskan mom kau bisa merelakan apa pun kepada ku . Lepaskan mom jauhkan wanita ****** itu dari mom ." Margaretha juga berteriak penuh amarah .


" Cih....siapa yang kau panggil ******? Tidak kau sadar nona wanita yang kau panggil ****** itu terhormat . Bukan kah yang ****** disini itu kau ." Zero berdecih penuh amarah .


" Aku ingin tahu apa yang aku lakukan? .Kau ingin membunuh ku bukan kah sudah kau lakukan?. Jadi sekarang aku hanya menuntut balas apa yang kalian berdua lakukan . Paman sekarang kau berteriak , Apa kau tidak ingin tertawa malam itu kau tertawa bahagia saat kau menembak mom ?" Luwina berkata sambil memiringkan kepalanya .Dari mata wanita itu bisa terlihat adanya kebencian yang menumpuk .


" Yah begitu lah yang aku rasakan nona aku juga tidak berdaya saat .Pria ini menembak mom malam itu . Aku juga ingin membunuh nya tapi aku hanya anak kecil berusia 10 tahun apa yang bisa aku perbuat .?" Luwina bertanya kepada Margaretha dengan senyum menyeringai kejam .


" Aku mohon lepaskan mommy ku ... aku akan bersujud kepada mu . " Suara Margaretha bergetar penuh amarah . Dia ingin menolong Debora tapi sayang dia tak berdaya . Melihat Luwina yang saat ini sedang menyiksa Debora.


" Aura .... kemari apa tangan mu sakit . Seharus nya kau katakan saja kepada ku jika ingin memukul nya . Lihat tangan mu memerah sekarang ." Ucap Zero dengan lembut. Pria itu meniup tangan Luwina yang membuat wajah Luwina merah karena malu .


"Ehem .... bisa kalian jangan menunjukkan kemesraan kalian disini." Ucap David dengan mencibir keduanya .


"CK .. menganggu saja .," Sahut Zero dengan kesal .


"Sweety sudah puas belum .... ini sudah larut malam bagaimana jika kita lanjutkan lagi besok .?" David bertanya membelai rambut pirang luwina.

__ADS_1


" Eemm ....aku rasa itu lebih baik aku juga sudah mengantuk ." Jawab Luwina dengan muka malas .


" Baik lah ... ayo pergi dan kau pastikan wanita tidak mati kehabisan darah . Karena besok dia masih harus menjalani hukumannya ." Ucap Zero sambil menggandeng Luwina keluar dari sel tahanan.


Mereka meninggalkan ketiga dengan keadaan yang menyediakan . Apa lagi Debora yang terus merintih kesakitan akibat tembakan yang dilakukan Luwina .


" Bedeb4h lepaskan kami .... " Teriak Enrico .saat melihat mereka semua keluar dengan senyum puas .


Dilain tempat disebuah markas yang terlihat suram . Seorang pria sedang mengamuk kepada pria muda yang ada didepannya.


" Apa yang sudah kau lakukan bodoh ... bagiamana bisa kau tidak tahu jika Enrico telah menghilang.?" Jacob Brooks berteriak marah kepada putra nya .


"Aku seharusnya bertanya kepada mu dad ...bukan kau tahu aku sedang pergi keluar kota untuk mengantar barang kesana." Jawab Jordan yang tak kalah marah . Dengan tuduhan yang yang dilakukan oleh ayah nya .


"CK ... ****** tidak berguna itu untuk apa kita berpegang teguh kepada mereka dad . Lihat mereka saat ini berada ditangan black shadow. Hanya kerena mereka bodoh yang bisa bisa nya kalah dengan mereka ." Sahut Jordan dengan duduk santai .


" Dad tidak mau tahu kita harus bisa ... mendapatkan mereka untuk merebut kekuasaan Scotly dengan. Jika kita bisa mendapatkan nya maka kita bisa bersaing dengan kekuasaan kerajaan." Seru Jacob dengan penuh ambisi .


Terlihat adanya ambisi yang lebih besar terpancar dari mata pria tua itu.Sedangkan Jordan hanya bisa tersenyum mendengar ucapan dari Daddy . Orang yang telah membesarkan dengan penuh kekerasan .sejak kematian sang ibu yang dia sendiri sudah lupa bagaimana rupa nya .


" Tenang saja... mereka akan kita dapatkan kembali begitu pula dengan Scotly crop . Juga termasuk dengan pewaris Scotly jadi aku bisa membuang Margaretha . Wanita tidak tahu diri itu." jawab Jordan dengan penuh keyakinan .


" Kau yakin dengan apa yang kau bicarakan saat ini.?" Jacob bertanya dengan tajam .

__ADS_1


" Tentu...kau tahu wanita yang bersama ku saat ini adalah pewaris dari Scotly crop .Yang dinyatakan mati puluhan tahun lalu ." Jawab Jordan dengan bangga . Dia telah mendapatkan informasi tentang Clara . Wanita itu hilang ingatan sehingga dia tidak tahu siapa dia sebenarnya nya .


Informasi yang sudah disiapkan oleh Zero dari jauh jauh hari . Sehingga dengan mudah bisa menjebak Jordan kedalam perangkapnya. Yang sudah dibuatnya untuk membuat pria itu tak berdaya melawan nya .


" Bagus .... dengan begitu kita bisa dengan segera mengusai kekuatan dan juga kekuasaan bangsawan Scotly ." Suara Jacob terdengar sangat senang berbeda dari yang sebelumnya .


" Jadi Dad ... jangan pernah ikut campur lagi nikmati saja para wanita yang sudah aku siapkan . " Seru Jordan terdengar lembut tapi juga ada makna lain dari ucapan itu.


" Baik ... lakukan buat kekuasaan kita semakin berkembang . Agar kita bisa menguasai kekayaan yang melimpah ini . Tapi sebelum itu musnahkan dulu Black Shadow . Karena mereka akan menjadi penghalang kita ." Ucap Jacob dengan senang .


" Tentu .... " Jawab Jordan dengan menyesap wine yang ada didepannya .


Pasangan ayah dan anak itu menikmati malam mereka ditemani para wanita cantik . Yang mereka milik selama ini untuk memuaskan hasrat . Tanpa keduanya sadari jika semau yang mereka rencanakan telah terdengar jelas ditelinga lawan.


🌺🌺🌺🌺🌺


Guys ....


Like comen nya mana ....


Kok sepi....


Kasih kembang kopi nya juga yah biar author nya semangat up .

__ADS_1


__ADS_2