
Seharian ini mereka hanya menghabiskan waktu untuk berdua . Para pengintai juga sudah pergi untuk melanjutkan misi mereka yang lain . Hanya saja Jackson pergi kekantor dengan cemberut .
" Aaahh .... sialan kenapa kau harus terjebak dengan tumpukan dokumen ini. Hah ... seharusnya aku ikut misi mereka malam ini." gerutu Jackson dengan kesal .
"Huh ....sabar sabar .....tenang cepat selesaikan ini dan bisa pergi dengan mereka malam ini." Ucap Jackson yang mencoba untuk menyemangati diri sendiri .
Tak lama pintu ruangan Zus diketuk dari luar setelah pintu terbuka terlihat seorang wanita dengan kaca mata masuk . Wanita itu membawa beberapa map yang ada dipelukannya .
" Permisi Sir .... ini ada beberapa yang perlu anda lihat sebelum besok diserahkan kepada Sir Oliver. " Ucap Maely dengan tenang .
" Huh... apa masih ada lagi yang belum kau bawa kemari?." Jackson bertanya dengan kesal .Jika masih banyak lagi dia bisa terlambat untuk mengikuti misi kali ini .Apa lagi ini misi besar tidak mungkin dia melewatkan kesempatan bagus .
" Eemm ....saya rasa sudah tidak ada lagi sir ...jadi saya permisi . "jawab Maely berpamitan untuk pergi .
" Huh...pergilah ." Sahut Jackson dengan mendengus kesal ." Ya Tuhan .....kuat pengikut mu ini ." Ucap Jackson meratapi nasibnya saat ini .
" Zus sialan lihat saja nanti jika dia tidak memberi ku bagaian yang tetap akan ku cincang kau ." Lagi lagi Jackson mengerutu kesal .Dengan segala kekesalan yang dirasakan pria itu hanya bisa mengerjakan semua yang menumpuk dengan cepat .
" Hacim..."
Zus bersin saat dia sedang membersihkan pisau pisau yang akan digunakan nya . Para anggota yang mendengar itu pun saling pandang . Apa yang Zus akan sakit padahal misi akan mereka lakukan malam ini .
__ADS_1
" Bos .... apa kau sedang sakit ..?" Tanya Salah satu anggota dengan mengerut kan kening .
" Tidak ... aku tidak sakit tapi entah kenapa aku bisa bersin. Mungkin karena tempat ini berdebu ." Jawab Zus dengan heran .
" Mungkin ....saja ada yang dengan memarahi mu dibelakang ."Anggota lain yang baru datang berkata sambil meletakan sebuah kotak .
" Cih siapa juga yang berani?...." Zus mengangkat bahunya dengan acuh ." Apa semua sudah ada disini?."Zus kembali bertanya saat melihat kotak yang diletakan oleh orang itu .
" Eemm ....itu semua yang diberikan Erik untuk aku bawa kesini .Huh untuk saja tidak ada yang curiga dengan ini ." Ucpannya dengan bangga .
" Sekarang istirahat lah setelah perjalan jauh .Kerena nanti malam kan melelahkan ." Ucap Zus sambil memperhatikan isi kotak itu .
" Iya ..tentu saja jika bukan kerena kotak itu penting tidak mungkin aku sendiri yang mengantarnya . Meski sudah ada bondan yang mengirim nya aku masih harus kesini . Lalu dimana Big bos kau belum melihatnya ?." Radit bertanya dengan jengkel . Selain kotak yang harus dia bawa dia juga membawa sebuah tas hitam yang berisi berkas yang harus Zero lihat .
Setelah itu Radit pergi menuju ruangan yang terdapat banyak nya kamar . Radit berjalan menuju salah satu ruangan yang bisa dia gunakan jika berada disini .
Cklek .....
" Aahh.... akhirnya aku bisa juga tidur disini lagi ." Ucap Radit sambil merebahkan tubuhnya diatas ranjang .Yang terlihat bersih meski sudah lama dia tinggal .
Tak butuh waktu lama setelah selesai mandi dia segera tertidur dengan lelap .Sampai sebuah sentuhan membangunkan nya .Terlihat seorang wanita tengah tersenyum disamping nya dengan menggoda .
__ADS_1
" Butuh pijatan ekstra ?." Wanita bertanya dengan lembut dan menggoda .
" Tidak pergilah ....jangan mengganggu ku tidur ." Ucap Radit dengan sarkas .
" Huh....kenapa kau selalu menolak jika aku memberi perhatian kepada mu ?." Tanya wanita itu dengan cemberut .
" Pergilah ... Cerry aku mengantuk . Lagi pula aku tidak berminat kepada mu...." Radit mengusir wanita itu dengan kejam .
" Cih ... selalu saja ." Ucap Wanita itu dengan kesal setelah itu wanita itu berbalik dengan kesal .Melihat wanita itu pergi Radit hanya bisa menggelengkan kepala . Dan Kemabli untuk tidur .
" Cih ... menganggu orang saja . apa dia tidak lelah melakukan nya ." Gerutu Radit sambil memejamkan matanya .
Wanita itu keluar dengan kesal apa lagi terdengar tawa yang terdengar mengejek nya .Itu membuat nya semkin kesal saja melihat seorang wanita dengan baju hitam ketat .Yang membungkus tubuhnya dengan sempurna .
"Diam lah .... apa yang sedang kau tertawa kan .?" Sergah Cerry dengan kesal .
" Sudah lah ... dia tidak akan mau dengan kita .Lagi pula misi malam ini perlu energi yang besar . Jadi gunakan saja untuk itu jangan menganggu orang lain ." Ucap Clara dengan senyum mengembang dari bibir seksinya .
" Hah .... aku merindukan misi yang sempurna ini ." Lanjutnya dengan dengan terkekeh sebelum pergi .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
__ADS_1
Sorry guys .... kemarin ngak bisa up karena pergi kerumah sakit lagi untuk kontrol kesehatan nenek aku .
Semoga kemarin kontrol terkahir dan bisa terus sehat .