Terjerat Pesona Luwina

Terjerat Pesona Luwina
Kebahagian Luwina lebih penting


__ADS_3

Setelah berkendara cukup lama kedua nya sampai di masion milik zero .Saat mereka turun dari mobil mereka disambut dengan ceria oleh dua gadis kecil . Yang dengan wajah yang memerah bisa membuat siapa saja tidak tahan .


" Papi .... akhirnya papi pulang .." Teriak Xera sambil melompat kearah Zero .Disusul oleh Alysa yang ikut melompat kearah pria itu .


" Tentu saja girl ... papi pasti pulang .Apa saja yang kalian berdua lakukan seharian ini?." Zero bertanya dengan menciumi pipi gembul keduanya .


" Eemm...kami jalan jalan belanja dan bermain dengan Kakak Abang dan Carlos ." Jawab Xera dengan wajah mengemaskan .Keduanya berada di gendongan Zero dengan mudahnya .


" Wah ... apa tidak ada yang merindukan papi membuat papi sedih ." Ucap Zero memasang wajah sedih .Yang membuat Luwina tertawa lirih . Dia tidak akan menduga jika Zero bisa merajuk kepada anak kecil .


" Luwi ... apa yang kau tertawakan .?" Zero bertanya sambil menatap Luwina dengan penuh kasih sayang .


"Tidak ada sir .... saya permisi ." Jawab Luwina yang kasih terlebih dulu sambil terkekeh geli .Sampai didapur dia baru berhenti saat melihat Ay dan Zahra yang sibuk dengan masakan khas Indonesia. Mata Luwina bersinar cerah saat melihat berbagai masakan yang sudah hampir siap .


" Nyonya ... ini semua masak kalian ..?" Luwina bertanya dengan berbinar .


" Tentu ... apa kau tertarik dengan mereka kau bisa mengajari mu .Untuk beberapa makan kesukaan kakak itu ." Jawab Ay dengan senyum lembut .Yang membaut Luwina tersipu malu .


" Eemm.. apa itu tidak kan merepotkan Anda nyonya .?" Luwina bertanya lagi dengan senyum .


" Tentu ... kami bisa mengajari mu . " Jawab Zahra dengan membawa sebuah sup di mangkuk .

__ADS_1


" Ini ... nama nya garang asem ini juga termasuk kesukaan kakak ." Sambung Ay dengan bangga .Luwina semakin antusias dengan berbagai masakan yang sudah tertata rapi dimeja .


" Nyonya .. yang ini apa kenapa rasanya pedas tapi juga sangat enak .?" Tanya Luwina dengan kepedasan saat mencoba sambal yang dibuat kedua wanita itu .


" Ha ha ha .... itu sambal Luwi tentu saja itu cabai dan yang dihaluskan dan juga ada beberapa bahan lain ." Sahut Ay sambil tertawa saat melihat reaksi Luwina .


" Tapi ini enak meski pedas ." Seru Luwina sambil meneguk air yang diberikan Zahra .


" Tentu ... itu menjadi favorit banyak orang Indonesia termasuk saya ." Sambung Zahra dengan senyum manis .


" Aahh ... Jika aku dan waktu juga ingin kenegara kalian .Dan kalian harus menemani ku berkeliling ." Seru Luwina dengan semangat . Entah sejak kapan mereka begitu akrab ,tanpa mereka sadari jika ada seorang pria yang sedang menatap mereka dengan gemas .


Dikota lain keluarga Hadwin sedang berkumpul dimeja makan . Dengan formasi yang kurang lengkap , Namum mereka masih menikmati makan itu dengan bercanda .


" Bagaimana apa pria itu ... baik untu Luna kita .?" Tanya Tuan besar Hadwin menatap putranya yang sibuk dengan anaknya .


" Untuk saat ini ...dia cukup bisa dipercaya ." Jawab David dengan acuh sambil menyuapi sang putra .


" Aku harap dia tidak akan mengecewakan kita ."Sahut nyonya Hadwin dengan senyum lembut .


Sebelum mereka selesai makan ponsel David berdering cukup keras . Pria itu dengan engan membuka pesan yang masuk .Seketika membulatkan matanya setelah melihat video yang baru saja dikrim oleh Zero .

__ADS_1


" Ppffftt.... " Hampir saja David menyemburkan air yang diminumnya .


" Hubby ... apa yang terjadi sampai kau tersedak .?" Tanya Istri David dengan penasaran .


" Maaf wife ... ini tuan oliver baru saja mengirim video Luna senang bercanda dengan dua orang wanita . " Jawab David dengan mengambil ponselnya dan menunjukan video itu kepada keluarganya .


Dimana video itu menunjukan Luwina sedang mencoba berbagi masakan dari kedua wanita cantik itu .Sampai Luwina kepedasan mencoba sambal yang baru saja jadi . Yang membuat kedua wanita itu terkekeh dengan melihat ekspresi wajah luwina .


" Aku tidak menyangka jika Luna akan dengan mudah bergaul dengan mereka dan seperti nya mereka muslim ." Ucap tuan Hadwin dengan sedikit gusar .


" Dari mana Dad ... bisa menyimpulkan jika mereka muslim selama ini Zayden tinggal di negara ini . " Sahut David dengan memiringkan kepala nya .


" Kau bisa melihat sendiri ... wanita itu berbaju tertutup dan juga dengan kepalanya .Dan mereka dari Indonesia disana mayoritas muslim ." Ucap Tuan besar Hadwin .Ruangan makan itu hening seketika sampai nyonya Hadwin angkat bicara .


" Aku rasa itu tidak masalah yang penting Luna nyaman bersama dengan mereka ." Ucap Nyonya Hadwin dengan bijak .


" Aku rasa apa yang dikatakan ....mommy benar selama itu bisa membuat Luna kita bahagia itu sudah cukup . "sahut tuan hadwin dengan tegas .Mereka tidak mempermasalahkan hal itu yang penting Luwina bahagia itu sudah cukup .


🌺🌺🌺🌺🌺


Yuhuuu .... Kopi nya mana

__ADS_1


__ADS_2