Terjerat Pesona Luwina

Terjerat Pesona Luwina
Kekesalan Zero


__ADS_3

Setelah berkendara cukup lama kedua nya sampai di perusahaan. Zero turun dari mobil dengan wajah cemberut dan juga seperti sedang menahan sesuatu .Sedangkan Luwina turun dengan wajah merah yang menimbulkan banyak pertanyaan .


" Luwi apa yang sedang terjadi ... apa kau bertengkar dengan bos .?" Noela bertanya dengan penasaran .


" Eemm ....tidak itu ... eemm...bagaimana ya .," Jawab Luwina dengan wajah yang semakin merah .Yang membuat mereka bertanya tanya tentang apa yang terjadi .


" Yah sudah lah .. aku tidak perduli yang penting kita kerja bukan hanya ikut bos ." sahut Patricia dengan sarkas .


" Eemm ...kak sebenarnya bos sedang menahan sesuatu ... itu tapi bos tidak mu dan lebih memilih untuk menahannya. " Bisik Luwina ditelinga Noela agar tidak ada yang mendengarnya .Bahkan Noela sendiri hampir tidak mendengar nya.


" Hah....kau tidak sedang bercanda kan dia menahan itu ha ha ha ha ....." Tawa Noela menggema sampai terdengar ke luar .


" Kak ... kenapa malah tertawa ." Seru Luwina dengan wajah yang memerah .Melihat hal itu Noela semakin tertawa keras, Yang membuat sekertaris lain bingung .


Sedangkan dikantor Zero pria itu langsung masuk kekamar mandi . Zus yang sedang didalam pun kaget dengan apa yang sedang terjadi .Tak lama terdengar suara air gemericik air, hampir setengah jam baru lah Zero keluar dengan wajah yang memerah .


" Bos ... apa yang sedang terjadi kau ...?" Tanya Zus dengan cekikikan sendiri saat menyadari jika bosnya sedang menyalurkan hasratnya sendiri .


" Diam lah Zus ... " Seru Zero dengan geram .dia tidak menyangka akan mengalami hal ini .


" Ha ha ha ... boa kau lucu kenapa tidak memanggil salah satu dari mereka untuk membantu mu bos ." Zus terkekeh saat melihat zero yang kesal dengan godaan yang dia lancarkan.


" Diam ...Zus aku sudah bilang tidak akan melakukan nya dengan wanita mana pun lagi ." Jawab Zero semakin kesal .

__ADS_1


" Ha ha ha ... aku salut pada mu bos biasa nya tiap hari kau selalu berganti wanita tapi sekarang malah menahannya . ha ha ha ha ..." Tawa Zus semakin menggelegar .


" Tertawa lah sampai puas Zus ... untuk hari ini kau ku biarkan tertawa . Tapi ingat kau yang memimpin misi ." Ucap Zero dengan datar .


" Aahh ..bos kau terbaik siap laksanakan ." Sahut Zus dengan senang hati .Memimpin misi adalah wewenang mutlak untuk menghabisi musuh .Dan itu sudah lama tidak dilakukan bosnya .


Zus keluar dengan wajah senang saat mendapat perintah dari bosnya . Apa lagi menjadi pemimpin misi , Sudah lama dirinya tidak melakukan misi paling hangat menemani Zero .


" Luwi ... Bos minta kopi tolong buatkan juga untuk ku ya ... aku tunggu disini ." Ucap Zero saat masuk keruangan sekertaris .


" Mr ..apa anda tidak membohongi ku kan ."Sahut Luwina dengan memicingkan mata .


" Tentu tidak Luwi ... sudah buat kan saja ." Jawab Zus dengan menahan senyumnya .


" Oohh my God .... ini sesuatu yang luar bisa ..." Seru Noela dengan tertawa gembira.


"Iya ...aku tidak sabar memberi tahu Jackson pasti dia akan lebih senang dari pada kita berdua ." Sahut Zus masih tertawa .


" Hah ....lalu kapan kau berhenti seperti bos eemm ..?" Tanya Noela yang membuat Zus membeku .


" Hemm... akan ku lakukan saat aku sudah menemukan penggantinya .Dan aku juga tidak butuh yang itu aku masih punya kau Carlos dan juga bos serta yang lainnya itu saja sudah cukup ." Jawab Zus dengan lirih .


Sedangkan sekertaris lain hanya bisa saling pandang tidak mengerti apa maksud dari kedua nya .

__ADS_1


" Terserah kau saja Zus ... aku selalu mendukung apa pun yang kalian lakukan .Saat ini hanya kalian dan Carlos yang aku punya . Jadi Kemabli lah apa pun yang terjadi kau tidak ingin lagi kehilangan salah satu dari kalian ." Sahut Noela dengan lirih dan juga senyum miris . Saat dia mengingat suaminya harus meregang nyawa dipelukannya saat menjalankan misi.


Zus tak lagi berpikir dua kali untuk menarik Noela kedalam pelukannya.Zus memeluk Noela dengan erat tanpa perduli jika ada yang melihat .


Jackson yang bersandar dipintu pun hanya bisa terdiam saat mendengar pembicaraan mereka berdua .Dia tahu sampai sekarang Noela masih belum bisa menerima kenyataan jika kehilangan suaminya .


" Ehemm... bisa kah kalian berhenti saling memeluk aku juga mau ." Seru Jackson membuyarkan keduanya .


" Cih ...dasar Sirik ..." Cibir Zus sambil menoleh Jackson tanpa melepaskan pelukan nya .


" CK CK ..dasar modus ... " Sahut Jackson . " Noel ayo pergi kita makan siang sekalian menjemput Carlos ...Aahh aku merindukan anak itu ." Lanjutnya dengan wajah senang .


" Heh...kau tidak bisa menjemputnya sekarang . Kau masih punya banyak tugas sekarang , Aku harus menjalankan misi jadi kau menggantikan ku ." Seru Zus dengan merangkul saudaranya itu .


" Sial ... kenapa bukan aku yang ikut ...bos kau tidak sayang lagi kepada ku ." Teriak Jackson sambil berlari keruangan Zero .


Mereka berdua hanya bisa menggelengkan kepala saat melihat Jackson bertingkah seperti itu .Sedangkan Zus hanya melirik Patricia seakan menegaskan posisi Noela yang tidak akan tergantikan hanya dengan trik licik wanita itu .


🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Guys ....like comen dan vote ...


Jangan lupa kembang kopi nya ...

__ADS_1


__ADS_2