Terjerat Pesona Luwina

Terjerat Pesona Luwina
Masuk perangkap


__ADS_3

Jordan membawa wanita itu kelantai atas yang tersedia kamar untuk para pelanggan yang ingin bermalam . Setelah mereka sampai dikamar yang dipesan jordan wanita itu masih senantiasa merancau.


"Will aku membenci mu .... sungguh akan ku buktikan jika bisa mendapatkan pria yang lebih mencintai ku. "Rancau wanita itu dengan sedih .


" Will ..aku tahu kau masih mencintai ku kan buktinya kau disini aku mencintai mu Will ." Lanjutnya lagi dengan setengah sadar .


" Nona ... aku bukan Will . Nona siapa nama mu ?." Tanya Jordan dengan membelai wajah wanita itu .


" Will kau lupa nama ku ... aku Clara Will hiks ... hiks .... Will ." Sahut Clara dengan menangis sedih .Entah siapa yang memulai lebih dulu . Dengan gerakan pelan dan pasti mereka berdua berciuman dengan penuh gairah .


" Will ... akan ku buktikan jika kau tidak akan pernah bosan dengan ku . "Ucapan nya dengan mengebu gebu .


Jordan hanya bisa menerima semua serangan yang dilakukan Clara dengan senang hati .Tanpa dia sadari jika dia sudah masuk kedalam perangkap yang dibuat oleh Zero .


Disela sela des4han yang keluar dari mulut Clara .Wanita itu tersenyum puas karena rencana awal sudah berhasil . Tinggal menunggu waktu saja untuk sepenuhnya menaklukkan pria yang saat ini sedang mencumbunya .


Zus yang mendapatkan kabar dari anak buahnya yang ada di club hanya bisa tersenyum miring . Dia senang jika wanita berhasil melakukan misi untuk mendekati Jordan .

__ADS_1


" Bagus ... biarkan saja saat ini . Dia tahu apa yang harus dia lakukan untuk selanjutnya ." jawab Zus dengan riang .


Dengan begini semau akan selesai dengan waktu yang singkat . Dan tidak perlu buangan tenaga , Dia tahu Zero lebih suka berakhir dengan tenang dan kejam tanpa harus ada pertumpahan darah .


Hanya saja saat ini Zus masih memikirkan ucapan Zero . Yang memintanya untuk menyelidiki siapa pria yang saat ini sedang dekat dengan Noela .


" Hah ... harus kah aku melakukan nya ? . Tapi sudah lah ." Zus berhenti berfikir untuk saat ini dia ingin masalah Zero selesai terlebih dulu .Pria itu berusaha untuk memejamkan mata nya tapi bayangan Noela, yang tersenyum senang saat menerima bunga membuat nya tidak bisa tidur .


" Sialan....Zus sadarkah jangan berfikir yang tidak tidak ... mungkin saja bunga itu dari salah satu teman lama atau apa lah ." Batin Zus berteriak dengan kesal .


" Maaf Aura aku pulang terlambat .... " Bisik Zero dengan pelan . Dia membawa Luwina kekamar dengan menggendongnya.


Zero membawa Luwina kekamarnya dia meletakkan diranjang king size itu . Dengan hati hati agar wanita itu tidak terbangun . Setelah menyelimuti Luwina Zero memutuskan untuk membersihkan diri dulu sebelum ikut menyusul tidur .


Tak butuh waktu lama Zero selesai mandi dengan hanya mengunakan bathroop . Pria itu naik keatas ranjang untuk bergabung dengan Luwina.


" Selamat malam ....Aura aku mencintai mu ." Bisik Zero sambil mengecup kening Luwina dengan lembut .

__ADS_1


Meski tidak ada balasan dari Luwina zero cukup senang ,dengan Luwina yang bergeser untuk mencari kehangatan dari tubuhnya. Pria memeluk erat tubuh wanita yang menjadi pujaannya itu .


Sedangkan di sebuah apartemen Margaretha terlihat sedang menikmati malam panjangnya . Dengan mengundang beberapa pria untuk menemani nya . Dia menunggu jordan tapi pria itu tidak datang . Sehingga dia memanggil mereka untuk menghiburnya .


" Aahh .... iya itu kalian sungguh bisa membuat ku selalu puas ." Ucap Margaretha dengan wajah memerah karena gairah .


" Nona ....kami akan melakukan yang terbaik untuk mu ." Jawab Salah satu pria itu yang saat ini sedang bermain dengan inti tubuh Margaretha .


" Iya..... la- lakukan .... Yes ... Aahh..." Teriak Margaretha dengan puas saat gelombang itu datang .


Ketiga pria itu melakukan yang terbaik untuk bisa membuat Margaretha paus . Jika wanita itu puas maka mereka akan mendapat bayaran yang banyak .


" Nona ... kami akan memanjakan mu ...apa kita bisa memasuki mu sekarang.?" Pria yang bermain dibagian atas Margaretha bertanya sambil berbisik ditelinga nya .


" Tentu ... masuki aku buat aku menggila dengan service kalian . " Jawab Margaretha dengan nafas yang memburu .


Mereka bermain dengan sangat liar yang bisa membuat siapa pun merasa jijik . Kegilaan Margaretha semakin menjadi saat dia sedang marah .Dia akan melampiaskan semua nya dengan bercinta .

__ADS_1


__ADS_2