
Mantan anggota Eddelwis menyuntikkan racun yang sama dengan yang ada ditubuh mereka . Kepada pasnagan ayah dan anak brooks .Mereka tidak menghiraukan teriak dan makian dari kedua orang itu .
Tak lama datang seorang wanita dengan pakai nya cukup seksi . Dengan ciri khasnya baju hitam yang terbuka .Melihat itu Jordan tidak lagi terkejut.Yang ada dimatanya hanya lah kebencian kerena telah tertipu .
"Kau masih berani datang dihadapan ku .Setelah kau menipu ku selama ini ." Jordan berkata dengan lirih setelah merasakan racun yang masuk kedalam tubuhnya .
"Kenapa aku tidak berani . Ini adalah wilayah ku apa yang harus aku takutkan?." Tanya Clara dengan sinis . Dia berjalan mendekati adik Carlos yang saat ini telah lebih baik .
" Arnov .... Aahh bukan haruskah aku memanggil mu Zaender saat ini .?" Clara mendekati pria itu dengan tersenyum sinis .
" Claudia.... Apa yang kau lakukan disini?." Pria itu bertanya dengan lirih .
" Tentu saja untuk membunuh mu ...Tapi mati terlalu mudah untuk mu . Memang benar apa yang dikatakan bos ." Jawab Clara dengan seriangai kejam nya .
" Clau.....Aku tahu aku salah . " Sahut pria itu menunduk cemas ." Bisakah kau membantu ku untuk lepas dari sini ?." Lanjutnya bertanya dengan mata sedih .
__ADS_1
" Cih sekali penghianatan selama nya akan menjadi penghianatan.Aku bukan lah lagi Claudia yang naif dan bodoh .Saat ini aku Clara salah satu anggota black shadow ." Sahut Clara dengan sombong .
" Jika saja ... bos mengijinkan ku membunuh mu aku akan melakukan nya dengan senang hati . Agar kau bisa bersujud dibawah kaki Carlos dan juga anak ku." Seru Clara dengan air mata yang mengalir begitu saja.
" Anak .... apa maksud mu ?." Pria yang bernama Arnov itu bertanya dengan tergagap . Tidak mungkin jika dia memliki anak bersama dengan wanita yabg saat ini menatapnya dengan nyalang. meski ada air mata yang membasahi pipinya .
Arnov tidak pernah menyangka akan kembali melihat wanita polos dan lugu yang pernah dicintainya .Hanya kerena ambisi nya dia meninggal wanita itu .
" Aku minta maaf .... Clau . Bunuh lah aku jika itu bisa membuat mu bahagia . Aku tahu aku salah tidak seharusnya aku meninggal mu saat itu ." Ucap Arnov dengan bibir yang bergetar .
" Aku pikir dengan membunuh mu anak ku bisa hidup kembali .Apa Jika aku membunuh mu aku bisa kembali kepada keluarga ku .?" Clara berteriak dengan marah . Sambil melayang kan sebuah tendangan kepada pria itu .
Disisi lain Zero sedang mengawasi apa yang dilakukan oleh Clara saat ini .Pria itu duduk sambil memompa dagu dengan tenang .Dan tidak terpengaruh oleh apa pun .
" Big bos .... bagaimana jika Clara membunuhnya?." Jackson bertanya dengan lirih .
__ADS_1
" Biarkan asal jangan salah satu dari kita . Agar kita tidak merasa bersalah kepada mendiang Carlos .Lagi pula saat ini Clara bukan lagi wanita bodoh ." Jawab Zero dengan tenang .
" Apa yang dikatakan bos benar, Jadi biarkan saja jika Clara membunuhnya ." Sahut Zus tak kalah geram .Noela hanya bisa mengangguk pelan mereka sudah melaksanakan permintaan dari Carlos .Hidup mati Arnov saat ini tergantung Clara .Akan mengampuni nya atau tidak .
" Lalu bagaimana dengan ketiga orang yang ada diruangan sebelah?." Tanya Noela sambil melirik Zero .
"Mereka urusan Aura , Tapi yang pasti mereka akan mati ." Jawab Zero dengan seringai kejam .Pria itu mengeluarkan sebuah botol cairan yang dia dapatkan dari Erik .Melihat botol kecil itu semua orang saling lirik dengan penuh penasaran .
" Suntikan ini kepada Enrico,.... " Perintah Zero dengan kalem. Tapi semau orang tahu jika itu bukan lah hal bagus .
Radit yang melihat cairan itu bergidik ngeri karena dia tahu Erik pernah memberikan cairan itu kepada salah satu . Orang yang pernah mencoba untuk mengusik keluarga Subastian .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Guys .... like comen ya ....
__ADS_1
Jangan lupa pula mampir di # My Genius Baby # .