TERLANJUR JATUH CINTA

TERLANJUR JATUH CINTA
TJC EPISODE 49


__ADS_3

"Tidak ada penjelasan atau konfirmasi apapun itu! Saya tulus mencintai istri saya. Dan jika di antara kalian ada yang berani merendahkan istri saya. Maka saya tidak akan tinggal diam, saya akan menghancurkan kalian. Camkan itu." Tegas Gio. Dia merangkul istrinya untuk masuk ke dalam mobil.


Melihat reaksi suaminya. Aulia semakin jatuh cinta kepada Gio. Dia tidak pernah mendapatkan perilaku seperti itu. Tapi sekarang, Aulia bersyukur karna mendapatkan itu dari sosok Gio.


Cup!


Aulia mengecup pipi Gio. "Terimakasih, suamiku."


"Hanya pipi saja?" Gio mengangkat alisnya.


Aulia mencubit pinggang suaminya. "Pinggang ku masih sakit!" Sentak Aulia. Dia kesal karna suaminya itu benar-benar!! Nikmat hahaha.


"Tapi enak, kan?"


"Iya enak, eh.."


Gio tertawa lepas. Dia sungguh sangat gemas dengan istrinya ini.


Keduanya langsung menuju ke rumah Aulia yang berada di blok A. Selama perjalanan menuju rumah Aulia. Gio selalu bertanya bagaimana masa-masa remaja Aulia?


Aulia menceritakan bagaimana masa remajanya. Dia bahkan menceritakan juga bagaimana kisah cinta mony£t nya.


"Oh jadi mantan suamimu itu Reyendra?"


"Kamu kenal?" Tanya Aulia.

__ADS_1


Gio menganggukan kepalanya. Lagi pula siapa yang tidak mengenali sosok Reyendra. Seorang CEO sukses yang berhasil menaiki posisi pertama sebagai kategori perusaan terbesar di dunia.


Sesampainya di rumah Aulia. Mereka langsung disambut dengan para tetangga kepo.


"Wah hebat ya.. si Aulia merantau eh balik-balik bawa laki." Celetuk salah satu tetangga yang memancing keributan.


Tangan Gio mengeras. Dia ingin memberikan pelajaran kepada tetangga istrinya itu.


Namun terlebih dulu Aulia menahan tangan suaminya. Dia menggelengkan kepalanya. "Tidak, jangan dengarkan mereka." Ucap Aulia.


Ibunya Aulia langsung mempersilahkan anak dan menantunya itu untuk masuk ke dalam rumahnya.


"Bagaimana kabarmu, bu?" Tanya Gio. Dia menanyakan tentang bagaimana kabar ibu mertuanya itu.


"Sudah. Sebaiknya kalian beristirahat lah dulu. Biar Agam, sama ibu." Lanjut Ibunya Aulia sambil menggendong baby Agam.


Aulia menganggukan kepalanya. "Aku titip bentar ya, bu."


Aulia dan Gio berlanjut masuk ke dalam kamar Aulia. Kamar yang sangat rapih. Banyak foto-foto masa kecil Aulia. Bahkan masih ada foto yang dimana saat itu Aulia baru tumbuh gigi.


"Astaga... mas! jangan diliat, aku malu!" Sentak Aulia. Dia menghalangi suaminya yang tengah memangdangi foto-foto dulunya.


Gio menarik Aulia ke dalam pelukannya. "Kenapa mesti malu? Aku suamimu." Ucap Gio. Dia mencubit hidung Aulia.


"Tetap saja aku malu. Itu masih bucek ihhh!!"

__ADS_1


"Hahaha... justru kamu sangat manis. Aku jadi ingin memakanmu kembali." Bisik Gio. Dia meniup telinga Aulia.


Gluk!


Aulia menelan ludahnya dengan susah payah. Astaga! apa-apaan ini? suaminya meminta kembali? bisa-bisanya encok dia!


Melihat raut wajah istrinya. Gio tertawa lepas. Dia memeluk Aulia dan membawanya ke atas kasur empuk. "Aku tidak akan memakanmu, sayang. Aku hanya ingin ...."


Aulia mengerutkan keningnya. Dia masih belum paham dengan apa yang dimaksud oleh suaminya.


Saat mengikuti arah mata suaminya. Aulia langsung menimpuk suaminya. "Dasarr!! mesyuuuuuuummm!!!"


"Mesuum sama istri sendiri, tidak ada salahnya."


"Ahh... tidak!!"


Kali ini Aulia tidak bisa menghindar lagi dari suaminya. Rasanya sungguh aneh saat bersama Gio. Lebih nikmat tentunya hahaha.


"Hanya ini saja!"


"No!"


"Tidak sayang!!"


Gio tertawa kembali. Dia ingin melakukannya lagi. Baginya, istrinya itu sudah menjadi candu untuknya.

__ADS_1


__ADS_2