
Bismillahirrahmanirrahim
Hai semuanya, yuk mampir ke novel author yang lainnya. Coba saja dulu siapa tahu suka dan berlanjut baca sampai selesai.
Jangan lupa VOTE, LIKE, dan KOMEN ya. Terima kasih.
"Terima kasih sudah mengantarkan saya pulang," ucap Naya tulus.
__ADS_1
"Sama-sama, nanti saya bantu kamu mencarikan pekerjaan." Jawab Aldo sebab tadi mereka berbincang-bincang sehingga Aldo tahu kalau Naya sedang mencari pekerjaan.
"Sekali lagi terima kasih." Naya membalikkan badan kemudian masuk ke dalam rumah sedangkan Aldo sudah langsung pergi setelah Naya masuk.
"Pulang dengan siapa kamu?" sentak seseorang duduk di kursi tamu.
Naya menoleh. "Bukan urusanmu," jawabnya simpel melanjutkan langkahnya ke kamar.
Naya menghempaskan tangan Tristan secara kasar. "Apa urusanmu sampai kamu mencerca pertanyaan kepadaku? mau aku selingkuh ataupun tidak itu urusanku," sentaknya.
__ADS_1
"Kau...!" Tristan mengangkat tangannya.
"Ayo tampar! Pukul aku semaumu! Aku sudah tidak peduli lagi dengan hubungan ini. Kamu selingkuh aku mendua. Kamu bersama yang lama dan aku bersama yang baru. Jadi jangan pernah ikut campur urusanku, Tristan!" sentak Naya mendorong dada Suaminya.
"Kau itu istriku dan kau tidak boleh selingkuh dengan siapapun!" sentak Tristan tak terima ada pria lain yang mendekati Naya.
Naya menoleh tersenyum sinis, "Kamu juga suamiku, tapi kamu selingkuh bahkan kalian melakukan hubungan intim tanpa adanya tali pernikahan. Jadi jangan pernah salahkan aku selingkuh sebab kaulah yang memberikan contohnya!" tunjuk Naya tak lagi hormat dan santun kepada suaminya.
Naya berjalan kemudian masuk kedalam kamarnya dan, blug.... Naya membanting pintu kamar secara kasar.
__ADS_1
Tristan mematung melihat sikap Kanaya yang berubah. Dia mengacak-acak rambutnya tak terima Naya berubah apalagi selingkuh darinya.