Ternyata Kamu

Ternyata Kamu
Taman


__ADS_3

***


Sesampainya di taman, keduanya pun duduk berdampingan dengan masing-masing di ujung kursi.


Sasa pun menyiapkan makan siang untuk Rafi, Rafi hanya bisa diam dan memperhatikan gerakan pujaan hatinya yang sangat serius itu, ingin sekali rasanya ia segera memiliki Sasa.


Setelah menyiapkan segalanya, Sasa pun mengalihkan tatapannya ke arah Rafi. Sasa yang melihat Rafi sedang menatapnya menjadi salah tingkah.


Kaakk. ucap Sasa sambil melambaikan tangannya di depan wajah Rafi


Rafi yang tadinya serius menatap Sasa, terkejut akan gerakan Sasa dan salah tingkah karena ketahuan sedang memperhatikannya.


Makan kaak, sebelum makanannya terlalu dingin. ucap Sasa memecah keheningan dan menyerahkan makan pada Rafi


Rafi pun makan dengan lahapnya karena makanan yang dibuat Sasa sangatlah enak mengalahkan masakan restoran.


Kamu nggak makan??? tanya Rafi menghentikan makannya dan menatap Sasa


Nggak kak. ucap Sasa kemudian berpura-pura menyibukkan dirinya dengan hpnya


Melihat tingkah Sasa, Rafi pun menghentikan makannya dan meminum air yang dibawakan Sasa. Sas yang sadar akan hal tersebut pun menghentikan kegiatannya dan fokus pada Rafi.


Kenapa kak??? Nggak enak yah, sorry banget kak. ucap Sasa merasa bersalah pasalnya ia sudah sangat berusaha memasak sebaik mungkin namun nyatanya makanan yang dibuatnya belum bisa masuk dalam masakan yang disukai Rafi


Enak kok, cuman aku nggak mau makan sendiri aja. ucap Rafi cuek


Kaaakkk, makan lagi nih. Masih banyak. ucap Sasa sambil mengarahkan makanan ke mulut Rafi


Aku udah kenyang. ucap Rafi tanpa melihat Sasa


Kakkkk. ucap Sasa meletakkan makanan yang dipegangnya tadi kemudian beranjak dari duduknya dan berlutut di hadapan Rafi sambil membujuknya untuk makan kembali


Rafi yang memang akan selalu kalah jika Sasa mengeluarkan jurus andalannya itu akhirnya menyerah dan kembali makan


Yaudah kakak makan tapi kamu juga makan yah, yakali kakak makan, kamu sibuk sendiri dengan hp kamu itu. ucap Rafi kesal sambil melirik hp Sasa


Ok kak. ucap Sasa kemudian ikut makan


Beberapa menit kemudian, keduanya pun telah selesai makan. Dan masih ada beberapa menit sebelum waktunya Rafi kembali bekerja, Sasa pun memutuskan untuk mengatakannya sekarang. Ia tidak ingin menunda-nunda lagi, takutnya semakin ia menunda, sesuatu yang tidak diinginkan akan terjadi.


Hmm kak. ucap Sasa sambil menatap Rafi serius


Hm kenapa??? tanya Rafi sambil menatap Sasa juga


Aku mau ngomong sesuatu. ucap Sasa gugup


Ini juga kamu ngomong Reina. ejek Rafi sambil tertawa


Ihh kak serius. Kesal Sasa


Ini juga kakak serius. ucap Rafi masih sambil tertawa


Udah deh, nggak jadi. ucap Sasa mengalihkan tatapannya


Gitu aja ngambek, kamu mau ngomong apa emangnya. ucap Rafi kembali serius


Ka...k ke..ma..rin. ucap Sasa terbata-bata, jujur saja ia sangat takut mengatakan ini pada Rafi

__ADS_1


Kemarin kenapa??? tanya Rafi menatap serius Sasa


Sasa menarik napas dan mengeluarkannya pelan-pelan.


Kemarin aku dibully kak. ucap Sasa pelan


Rafi yang mendengarnya pun terkejut dan mengepalkan tangannya. Inilah yang ia takutkan jika ia tak berada dekat dengan Sasa, tapi mau bagaimana lagi. Memang begitulah jadinya. Rafi berusaha meredam amarahnya supaya Sasa tak takut padanya. Ia bersumpah akan membalas siapa pun yang berani melukai Sasa.


Siapa??? ucap Rafi tegas


Sasa yang mengerti akan pertanyaan Rafi pun segera menjawab sebelum keberaniannya hilang.


Kak Ririn kak. ucap Sasa sambil menutup mata dan menundukkan kepalanya


Sialll, aku janji Reina, aku bakal balas perlakuan dia ke kamu. ucap Rafi marah


Nggak kak. ucap Sasa cepat sambil mengangkat kepalanya dan menatap Rafi memohon


Nggak bisa gitu, kalau nggak di balas dia akan semena-mena sama kamu. ucap Rafi tak terima, menurutnya Sasa terlalu baik pada setiap orang. Orang seperti Ririn nggak pantas dibaikin.


Reina mohon kak, Reina mengatakan ini pada kakak bukan agar kakak membalas perlakuan dia, tapi Sasa berusaha jujur pada kakak apa yang Reina alami. Bukankah kita harus saling jujur. ucap Sasa menenangkan Rafi


Baiklah, tapi harus hati-hati okeyy. ucap Rafi pasrah sambil mengusap kepala Sasa


Okey kak. ucap Sasa sambil tersenyum manis kepada Rafi, ia akhirnya lega karena telah mengatakan segalanya


Sasa pun melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya dan ternyata waktu istirahat makan siang hampir habis.


Kakak masuk gih yang giat kerjanya, aku pulang dulu. ucap Sasa sambil bersiap-siap untuk pulang


Okey boss. ucap Sasa sambil terkekeh


Mereka pun berpisah, Sasa kembali ke rumahnya dan Rafi memasuki kantor untuk melanjutkan pekerjaannya.


Beberapa menit di perjalanan, akhirnya Sasa sampai di rumahnya juga. Rumahnya terlihat masih sepi, mungkin kedua adiknya sedang keluar dan untuk orang tuanya memang selalu pulang saat malam tiba karena mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing.


Assalamualaikum. ucap Sasa saat memasuki rumahnya


Waalaikumussalam non. jawab pembantu yang memang dipekerjakan oleh orang tuanya


Bi, Santi dan Sinta belum pulang. ucap Sasa sambil duduk di sofa yang terletak di ruang tamu


Sudah non, cuman beberapa menit yang lalu keluar lagi. jelas pembantunya


Kemana bi??? tanya Sasa penasaran


Nggak tau juga non. jawab pembantunya


Ohh baiklah bi, kalau gitu aku ke atas yah bi. ucap Sasa sambil tersenyum pada pembantunya itu


Iyya non. ucap pembantunya sambil menganggukkan kepalanya dan kembali bekerja


Di kamar Sasa langsung merebahkan tubuhnya yang terasa sangat lelah setelah aktivitasnya hari ini. Sebelum menutup matanya tak lupa ia mengabari Rafi bahwa dirinya sudah sampai di rumah dengan selamaaaaaattt😆


Kak, aku udah sampai di rumah nih😉


Sasa

__ADS_1


Ok, selamat beristirahat😘


Rafi


Sasa yang melihat pesan Rafi pun hanya tersenyum dan kemudian mematikan hpnya, segera menuju alam mimpi.


Tok tok tok


Kakkkkkkkk. teriak Santi sambil mengetuk pintu kamar kakaknya itu


Sasa yang sedang tidur nyenyak pun tersentak karena mendengar orang mengedor-ngedor pintu kamarnya. Sasa pun bangun dan membuka pintu kamarnya sambil menatap adiknya itu dengan kesal


Kenapa sihh??? ucap Sasa mengucek matanya dan memperbaiki ikat rambutnya


Udah sholat belum??? tanya Santi sambil menaikkan satu alisnya


Belum. ucap Sasa sambil menatap jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya


Santi hanya menatap kakaknya sambil tersenyum menahan tawanya.


Astaga, udah jam segini. Kenapa kamu baru bangunin kakak sih. kesal Sasa kemudian menutup pintu kamarnya membuat Santi terkejut, Santi pun mengusap dadanya untuk menetralkan keterkejutannya


Kak udah sholat, kakak turun yah. Ditungguin mama papa. teriak Santi kemudian meninggalkan kamar kakaknya itu


Sasa yang mendengarnya pun segera sholat, ia sebenarnya bertanya-tanya Tumben orang tuanya cepat pulang. Ini bahkan masih jam 5 sore. Namun, tak berlama-lama, ia segera membuang pikirannya itu dan berusaha sholat dengan khusyuk.


Setelah melaksanakan sholat, Sasa pun segera turun dan menghampiri kedua orang tuanya yang sedang mengobrol dengan kedua adiknya di ruang keluarga.


Kenapa ma, pa??? tanya Sasa sambil duduk di dekat kedua adiknya


Nanti kita akan keluar makan malam. Kamu pakai baju yang sudah dibelikan adik kamu dan jangan lupa berdandan secantik mungkin. jelas mamanya membuat Sasa mengerutkan alisnya


Cuman makan malam kan?? Kenapa mesti dandan dan pakai baju baru, aku punya banyak baju ma. ucap Sasa penasaran


Kakak tinggal ikutin aja susah banget. ucap Sinta tertawa yang membuat Sasa menatap jengah adiknya itu 


Kamu akan tau nanti Sa. ucap Papanya menengahi anak-anaknya


Yaudah pah, mana bajunya??? ucap Sasa pasrah kemudian menatap kedua adiknya


Ambil aja di kamar. ucap Sinta sambil menunjuk kamarnya


Sasa pun segera menuju kamar adiknya sambil melirik adiknya tajam.


Kenapa kita nggak kasi tau kak Sasa saja yang sebenarnya??? tanya Santi karena pikirnya tak ada salahnya memberitahu


Biar surprise gitu San. ucap Sinta jengkel pasalnya saudara kembarnya itu terlalu polos menurutnya


Kedua orang tuanya pun hanya tersenyum menatap kedua anaknya, mereka tak menyangka anak-anaknya sudah besar sekarang.


***


Gimana guys???


Like, vote & Comment yah


I love you all🥰

__ADS_1


__ADS_2