TERPERANGKAP JODOHKU

TERPERANGKAP JODOHKU
BAB 58


__ADS_3

"Hi...jangan meledekku, kalian akan tahu kalau nanti sudah menjadi seorang suami..." Kata Alghi sambil tertawa juga, seraya meletakan makanan didepan Ameldita.


"Sayang ini makanannya..., jangan dengarkan ocehan mereka sayang, mereka memang kerjaannya ngeledekin orang terus..." Ucap Alghi.


Sementara papa Aldiando dan papa Ghian mereka lagi berbincang dengan kolega bisnisnya, hingga ada salah satu kolega bisnisnya yang dari jepang, mereka datang sedikit terlambat karena Mr.Yukito harus menunggu putrinya dulu menyelesaikan pekerjaannya, tapi anaknya ini ingin ikut juga ke acara ultahnya mama Fiandra, karena ingin bertemu teman kuliahnya yaitu Alghi, dia bernama Royko Yukito, dia pun sempat mengejar cinta Alghi, namun tak berhasil, gadis ini sedikit pemaksa apa pun yang dia inginkan harus didapatkan tak peduli orang disekitarnya terluka.


Dulu kalau saja Alghi tak menolaknya untuk meminum anggur yang dia berikan, hampir saja Alghi kena one night stand bersama gadis itu, karena minumannya ternyata dicampur obat perangsang dan yang terkena adalah Bram temannya Alghi.


Semenjak kejadian itu Alghi sering menghindar darinya, dan dia memutuskan untuk menerima cintanya Dina.


Kini gadis itu sudah tahu kalau Alghi telah menikah dengan anak konglomerat dan raja bisnis yang sangat berkuasa, namun etah kenapa dia tetap ingin menemui Alghi, dan rasa cintanya semakin dalam saja. Dasar gadis liar, gila kali ya.


"Selamat ulang tahun nyonya Fiandra, sorry kami terlambat datang." Ucap Mr.Yukito seraya tersenyum dan memberikan tangannya untuk berjabatan.


"Thank you so much sir, is ok..., silahkan nikmati pestanya." Kata mama Fiandra seraya tersenyum juga.


'Apakah anda datang sendiri Sir..." Ucap papa Ghian.


"Saya datang bersama putri saya, tapi lagi ke toilet dulu, kebetulan istri tak bisa ikut karena sedang tidak sehat." Sahut Mr.Yukito.


"Baiklah kalau begitu silahkan nikmati hidangannya tuan, sorry cuma seadanya saja, dan besok insya Alloh ada pesta berikutnya Sir..." Kata papa Ghian.


"Ok Mr.Ghian, thank you..." Ucap Mr.Yukito.


"Halo tuan Alghi, apa kabar, lama tak jumpa, tahu-tahu sudah menikah?" Sahut Mr.Yukito lagi, menoleh ke arah Alghi.


"I'm well (saya baik), terimakasih sir..., kenalkan ini istri saya Ameldita Pranata." Ucap Alghi memperkenalkan istrinya.


"Oh ok...nice to meet you Mrs.Alghiantara (senang bertemu dengan anda nyonya Alghiantara)." Sahut Mr.Yukito sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya.


"My pleasure (sama-sama)..." Ucap Ameldita menerima jabatan tangannya.

__ADS_1


"Silahkan tuan nikmati pestanya..." Kata Alghi sambil menganggukkan kepalanya.


"Thanks Mr.Alghi..." Ucap Mr.Yukito.


Dan pesta ulang tahun mama Fiandra pun masih berlangsung, mereka semua menikmatinya dengan penuh kebahagiaan.


"Sayang sebentar ku ambil minum dulu ya..." Kata Alghi, lalu dia pergi ke tempat minuman yang tersaji setelah Ameldita menganggukkan kepalanya.


Ketika Alghi sedang menuangkan minuman ke gelasnya tiba-tiba ada suara yang menyapa dari belakangnya.


" Halo Alghi how are you (Halo Alghi apa kabar), long time no see (lama tak jumpa)."


Alghi menoleh terhadap suara itu, dia mengerutkan keningnya mengingat-ingat siapa dia.


"Hi I'm fine...so sorry who are you? (Hi saya baik, maaf siapa kamu)?"


"Apa kau lupa? Aku Royko Yukito teman kuliahmu dulu?" Kata Royko seraya tersenyum manis.


"Oh... ok, ok, Royko...apa kabar?" Kata Alghi.


"He he iya Alhamdulillah..., gimana kamu sendiri apa sudah menikah? Dan apa yang kau lakukan disini?" Kata Alghi heran, kenapa wanita ini hadir diultah mamanya.


"Saya kesini nganterin my dady karena my mom lagi sakit, jadi tidak bisa memenuhi undangan papamu, dan sampai saat ini saya belum menikah, masih menunggu jodoh yang tak pasti he he..." Ujar Royko.


"Sorry...ku harap secepatnya mendapatkan jodoh, dan silahkan nikmati pestanya..." Kata Alghi seraya tersenyum, ketika mau melangkah tiba-tiba wanita itu mau terjatuh, otomatis Alghi menolongnya dengan menarik tangan wanita itu supaya berdiri tegap kembali, dan disaat bersamaan Ameldita menuju ke arahnya.


"Kak Al...!" Panggil Ameldita yang terkejut melihat adegan tersebut.


Alghi menoleh dan refleks melepaskan pegangan tangannya terhadap Royko, haduh hatinya galau pasti sang istri marah, karena salah paham, siap-siap perang dunia ke 5 dimulai.


"Sayang...kenalkan ini Royko Yukito teman kuliah dulu..." Sahut Alghi menghampiri sang istri yang sedang dalam bad mood, nampak sudah mukanya yang tak bersahabat.

__ADS_1


"Royko ini istriku Ameldita..."Ucap Alghi lagi seraya merangkul bahu sang istri.


"Hi...senang bertemu dengan anda Mrs.Alghiantara..." Kata Royko seraya mengulurkan tangannya untuk berjabat.


"Sama-sama..." Sahut Ameldita seraya tersenyum, dia memaksakan diri untuk bersikap normal, seolah tak menghiraukan adegan tadi, padahal hatinya merasa panas, ingin rasanya meluapkan marahnya saat itu juga.


"Istrimu cantik sekali Al, sangat serasi denganmu." Ucap Royko.


"Tentu saja pilihanku tak pernah salah..." Kata Alghi seraya meletakkan gelas minumnya.


"Terimakasih, atas sanjungannya..." Ucap Ameldita ramah.


"Ok...silahkan nikmati pestanya..." Kata Alghi.


"Ok...thank you Al..." Ucap Royko.


"Al kau semakin tampan dan berkarisma, aku benar-benar menginginkanmu, tak peduli kau sudah menikah." Guman Royko dalam hatinya.


"Baiklah ku ke belakang dulu ya..." Sahut Ameldita pamit pada mereka, kalau sudah begini dia merasa boring, ingin cepat-cepat pulang.


"Sayang mau kemana, tunggu...!" Kata Alghi mengejar sang istri dan dia mengekor dibelakangnya.


"Aku lelah kak, mau pulang duluan, kak Al lanjutkan saja..." Ucap Ameldita tak ingin membahas kejadian yang terlihat dimatanya tadi, dia berusaha menepis segala rasa cemburunya, rasa kesalnya dia tahan.


"Tidak sayang...kita pulang sama-sama ya, yang tadi tidak seperti yang kau bayangkan, Royko mau terjatuh lalu sepontan aku menolongnya, maafkan jika membuat hatimu kecewa." Tutur Alghi berusaha menjelaskan apa yang terjadi , takut istrinya salah paham.


"Is ok kak...no problem don't worry..." Kata Ameldita seraya menghampiri kedua orang tuanya juga sang mertua, dia pamit mau pulang duluan.


Tak sepatah kata pun keluar dari mulut Ameldita, dia malas berdebat, meskipun hatinya sangat sakit etah kenapa dia merasa gak rela suaminya bersentuhan dengan wanita lain, walau pun sebatas pertolongan, lalu dia mendudukkan tubuhnya dimobil, dan Alghi mengikutinya.


"Sayang apakah baik-baik saja? Kenapa diam terus...?" Ucap Alghi sambil memasangkan sabuk pengamannya, dan menatap wajah cantik sang istri.

__ADS_1


"Meldi baik-baik saja, sedikit lelah..." Kata Ameldita.


"Halo anak-anak dady, baik-baik ya disana jangan membuat momy repot." Sahut Alghi mrngelus perut sang istri yang lagi memejamkan mata.


__ADS_2