
" hmm meskipun kamu seorang perwakilan dari kerajaan tetapi sayangnya kamu mewakili kerajaan sampah " ucapnya lalu menendang sosok pemuda yang tengah mencoba bangkit.
akibat serangan itu sang pemuda terjungkal beberapa meter dari tempat Sebelumnya.
" sa-saya memang lemah, ha ha ta- tapi tak sepantasnya kamu menghina kerjaan yang ku bela " ucapnya lalu berlari menggunakan sisah kekuatanya untuk melancarkan seranganya.
namun belum sempat ia mencapai lawanya sebuah tinju mendarat di perutnya, ia menunduk memegang perutnya namun lawanya tak mengindahkan hal tersebut lalu dengan cepat menendang tepat di wajah pemuda tersebut.
" sampah sadari tempatmu !!" ucapnya dingin.
sekali lagi ia terlempar beberapa meter ia tak berhenti sampai di situ, ia tertelungkup beberapa saat lalu ia kembali berusaha mengangkat tubuhnya namun karena pukulan yang ia terima Sebelumnya sehingga darah segar pun keluar dari mulutnya.
sang pemuda berpakaian emas mengangguk ke arah sang wasit kemudian dengan tergesa-gesa sang wasit menaiki arena bukanya memeriksa pemuda yang terluka ia malah langsung mengumumkan pemenang dari kompetisi tersebut.
suara riuh terdengar dari barisan penonton menyaksikan pertarungan tersebut, seolah- olah mengabaikan pemuda yang kalah dan masih terkapar di atas arena.
mingmei yang menyaksikan dan karena hanya dirinya serta beberapa orang yang mendengar ucapan dari pemuda berpakaian bermotif naga dari pertandingan itu menjadi geram.
ia mengepal tinjunya sekuatnya, aura sekeliling nya mulai lepas beberapa peserta lain yang duduk di sekitar Mingmei kini merasa semakin ketakutan.
kemarahan Mingmei semakin menjadi jadi tak kala melihat para bangsawan dan para petinggi malah memuji pemuda berpakaian dengan motif naga tersebut.
baru setelah itu ada beberapa panitia yang datang mengangkat tubuh dari pemuda yang kalah. saat sang pemuda di angkat sebuah kalimat membuat mingmei semakin memanas bahkan Jiangyinh yang selalu tenang ikut merespon hal itu.
" hahahah kalian dari kerajaan Hei Shu jangan berpikir menjadi phionix dengan kemampuan kalian kodrat kalian menjadi petani jadi kembalilah dan jadi petani saja sana hahahaha " teriaknya mengejek.
__ADS_1
terdengar suara gelak tawa dari para penonton menanggapi lelucon tersebut. pemuda yang menjadi perwakilan dari kerajaan Hei Shu menutup wajahnya dengan lenganya sembari di bawah menggunakan tandu sambil menggerakkan giginya tak kalah mengetahui bahwa dirinya dan kerajaan yang menjadi kampung halamannya sedang di olok - olok.
Jiangying yang terkejut karena menyadari aura membunuh Mingmei langsung memegang tangan dari gadis yang bisa meledak sewaktu waktu itu, sambil menahan kemarahan yang ia pendam.
*sementara itu jauh di atas langit ibukota kekaisaran.
tepatnya di dalam sebuah ruangan yang di dominasi warna putih nyonya Han hanya tertunduk sedih melihat hal itu yang ia saksikan dari sebuah layar di ruangan tersebut. sementara Pandora mulai mengaktifkan sesuatu setelah menyaksikan kejadian itu.
Jiangying dan Mingmei yang menyebut diri mereka berasal dari kerajaan Hei Shu saat mendaftar menjadi emosi tak kalah mendengar candaan yang semua orang anggap lucu.
terutama yang mereka tahu bahwa kerajaan tersebut merupakan kampung halaman dari master mereka yang keduanya telah anggap seperti adik mereka sendiri sehingga kemarahan mereka pun meningkat.
" adik Mei kali ini aku izinkan adik untuk melepas 40 % dari kekuatanmu !!" dengan suara dingin, sementara semua orang yang awalnya terpesona setiap kali mendengar suara Jiangying kini merasa ketakutan dari ucapanya barusan.
" dengan senang hati kakak !!" balas Mingmei dengan nada penuh kemarahan dan kebencian.
sementara mereka yang masih menunggu giliran untuk bertanding mulai memutuskan untuk menyerah ketika mengetahui yang menjadi lawan selanjutnya adalah salah satu dari ke dua sosok gadis yang tengah duduk di belakang mereka.
tak lama kemudian pertandingan dari ke 10 arena telah berakhir dengan suasana jauh lebih panas dari sebelumnya dengan hal itu,
selanjutnya 20 peserta di harap kembali menaiki Arena untuk putaran ke 3 .
begitu panitia meminta para peserta untuk naik, peserta yang baru saja selesai melakukan pertandingan mulai kembali ke kursi mereka dengan wajah senang karena menang ataupun sedih karena kalah.
kecuali bagi mereka yang telah kalah dengan luka mereka langsung di bawah ke tempat pengobatan begitupun yang menang, mereka kembali namun begitu melihat wajah semua orang yang duduk dengan wajah pucat semua peserta yang berniat kembali menjadi ragu melanjutkan langkah mereka.
__ADS_1
7 orang berdiri lalu berjalan dengan cepat bahkan ada yang lari menuju arena dengan wajah lega karena bisa meninggalkan tempat duduk mereka yang penuh akan tekanan serta intimidasi, Mingmeipun mulai berdiri tak ada yang bergerak maupun bersuara karena tegang terutama ketika Mei berjalan di sebelahnya.
Mingmei berjalan dengan tenang dan niat menakutkan yang tersembunyi di dalam hatinya. para penonton yang awalnya bersemangat karena mulai panas akan jalanya pertandingan berubah menjadi diam hanya sebagian kecil yang masih berbicara alasan sehingga hampir sebagian besar penonton terdiam karena terkejut mengenali tudung hitam yang mingmei kenakan.
meskipun hitam polos tetapi pemiliknya telah membuat sesuatu yang mungkin tak bisa di lupakan karena berhasil menyingkirkan hampir 95 peserta dalam sekali gerakan.
sudah banyak orang yang mengetahui kejadian mengerikan di babak penyisihan sebelumnnya yang menyebabkan arena yang terkenal akan ke tahananya hancur yang di akibatkan olehnya. di barisan penonton kini tak seribut sebelumnnya.
karena hampir yang mengisi kursi penonton merupakan mereka yang telah menyaksikan kemampuan Mingmei sehingga hampir 60% orang diam, sehingga bagi mereka yang belum melihat kemampuannya menjadi bingung akan reaksi yang lain.
keluarga kekaisaran dan yang lainya yang sebelumnya tak hadir mulai penasaran akan penyebab dari reaksi yang di tunjukan oleh hampir semua penonton
tak lama kemudian mulai banyak terdengar pembicaraan membahas mengenai dirinya bahkan karena penasaran banyak orang penting yang ikut penasaran dan mulai mencari informasi mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
bahkan sang kaisar sendiri mulai ikut penasaran terlihat ia sedang mendengar sosok pria berpakaian hitam yang tengah menjelaskan dari belakang kursinya yang mengenakan pakaian hitam yang di kenakan panitia.
namun Mingmei tak memperdulikan semua itu ia hanya berjalan tenang sambil menahan kemarahan yang ia rasakan sambil menaiki arena pertandingan begitu ia naik ia melihat sosok pemuda mengenakan baju berwarna orange tengah berdiri dengan tampang percaya diri.
Mingmei pun naik dan berdiri sambil memperhatikan lawanya dengan penampilan pakaian hijau dengan warnah putih di bagian kerah,rambut hitam panjang di kuncir kuda dan mata yang menatap tajam dan hidung yang pas sesuai postur wajahnya dan bibir kecil manisnya menandakan bahwa dirinya bisa di anggap rupawan.
serta aura yang pemuda itu miliki, yang menunjukan bahwa pemuda tersebut berada di pembentukan jiwa tahap 6 sehingga Mingmei paham dari mana percaya diri itu berasal.
karena menurut pengetahuan umum yang tersebar di kekaisaran bahkan di alam kultivator bahwa mereka yang berusia di bawah 20 tahun dan mampu mencapai tahap pembentukan jiwa sudah bisa di anggap jenius berbakat.
meskipun terkadang terdapat jenius yang muncul di sebabkan dukungan dari kekayaan keluarga mereka untuk membeli sumber daya baik itu Pill maupun sumber daya yang lain dan kebanyakan para peserta yang menjadi perwakilan yang berjumlah 50 orang berasal dari kalangan tersebut.
__ADS_1
sehingga bagi peserta seperti Jiangying, Mingmei dan yang lainya yang merupakan peserta tak jelas asal usulnya sering di pandang sebelah mata.