
Zhao Ciyi termenun akan wajah yang sesaat ia lihat sebelumnya namun dengan cepat ia kembali tersadar, Ling Xia yang melihat wajah kakaknya itu sekaligus tangan kanannya sedikit risau dengan ekpresi sesaat yang di tunjukan oleh Zhao Ciyi.
namun ia akan bertanya lain waktu agar Zhao Ciyi tak terlalu terkejut akan hal itu lagi pula Ling Xia juga melihat ekspresi Zhao Ciyi yang nampak bingung meskipun sesaat. Ling Xia kembali berdiri lalu berbalik menatap para jendral dan wakilnya.
" KALIAN TIDAK PERLU MENGHAWATIRKAN HAL YANG SEDEMIKIAN RUPA JADI AKU PERINTAHKAN KALIAN UNTUK BERDIRI SEKARANG JUGA !! " teriak Ling Xia dengan cepat semua yang hadir di dalam tenda Megah itu berdiri dengan posisi tegap, Ling Xia yang melihat itu tersenyum sambil mengusap matanya.
"DAN JUGA SAYA TIDAK MENYUKAI PEMIKIRAN BODOH SEPERTI ITU, YANG BERPIKIR BAHWA KEMATIAN KALIAN AKAN MEMUDAHKAN RENCANAKU JADI MULAI SEKARANG SIAPAPUN YANG BERPIKIR DEMIKIAN AKAN DI JATUHI HUKUMAN BERKULTIVASI DI LANTAI 1700 , APA KALIAN PAHAM ??" teriak Ling Xia. mendengar itu semua jendral dan bawahanya terkejut.
para jendral dari ras beast memasang wajah bingung dan tanda tanya besar di kepala mereka. namun tak ada waktu bingung karena junjungan mereka telah memberi perintah.
paham atau tidak paham harus paham demikianlah aturan yang mereka ketahui jika yang terkuat berkata demikian maka bawahanya tidak boleh bertanya melainkan hanya harus mengangguk.
alasanya jika mereka bertanya maka nilai mereka menurun di mata sang junjungan mereka, itulah pemahaman yang sering menyebabkan ke salah pahaman yang menyebabkan sebuah rencana yang suatu saat akan tersendat.
" SIAP YANG MULIA " ucap mereka serempak.
"SEKALI LAGI APA KALIAN PAHAM ??" tambah Ling Xia.
" SIAP YANG MULIA " kini teriakan mereka lebih keras dari sebelumnya.
" bagus... kalau begitu bubar kecuali untuk ratu Zhao Ciyi tetap tinggal !!" perintah Ling Xia,Zhao Ciyi sedikit terkejut akan hal itu lalu semua jendral mulai berjalan keluar satu persatu setelah di berikan perintah yang sedemikian rupa oleh Permaisuri mereka.
kini di dalam tenda itu tersisah Ling Xia, dan Zhao Ciyi yang masih dalam keheningan bahkan setelah para jendral pergi lebih dari 10 menit berselang.sementara Zhao Ciyi memasang wajah bingung dan risau sehingga Ling Xia memutuskan untuk bertanya.
" kak ada apa kenapa kakak terlihat gelisah ??" tanyanya dengan tatapan khawatir, Zhao ciyi yang menyadari hal itu sedikit terkejut.
" tidak adik Ling semuanya baik - baik saja !!" jawabnya sambil tersenyum namun Ling Xia mengetahui bahwa Zhao Ciyi menyembunyikan sesuatu darinya di karenakan kemampuanya di masa lalu yang dengan mudah mengetahui apa yang di sembunyikan pihak lain sehingga tidak sulit bagi Ling Xia untuk mengetahui hal apa yang orang lain sembunyikan.
__ADS_1
terutama Zhao Ciyi yang memperlihatkan ekspresi serta raut wajah yang sedih di waktu bersamaan meskipun ia tersenyum namun jelas bahwa ada hal lain yang mengganggu dirinya, namun Ling Xia tak memiliki hak untuk memaksa Zhao Ciyi untuk mengutarakan isi hatinya sehingga ia hanya dapat menahan rasa penasarannya hanya untuk dirinya sendri.
" jika kakak belum bisa mengatakannya maka saya sebagai adik kakak tidak memaksa, jadi jika sudah waktunya saya harap kakak tidak keberatan untuk menceritakan hal itu kepadaku ink" ucap Ling Xia penuh perasaan. Zhao Ciyi kembali terkejut.
namun kini sorot matanya yang menyimpan kegelisahan kini telah tergantikan dengan sorot mata yang di penuhi rasa sayang kepada gadis kecil yang kini ia tatap, dalam hati Zhao Ciyi ia dapat merasakan ketulusan seperti itu merupakan hal yang sangat berharga.
" baiklah adik kecilku " lalu ia memeluk Ling Xia, Ling Xia hanya tersenyum bahagia dan membalas pelukan tersebut ia dapat merasakan kehangatan dari sosok yang telah ia anggap sebagai kakaknya sendiri dari pelukan sederhana itu, mereka berpelukan cukup lama.
***
sementara itu di atas prefound ark berukuran raksasa yang berada jauh di atas langit ibukota kekaisaran, di salah satu ruangan terlihat 3 perempuan yang tengah duduk sambil bercengkrama penuh canda dan tawa.
" haaa sungguh aku tak menyangka bahwa nona Ling sungguh luar biasa... maksud ibu lihat semua ini bahkan makanan yang di sebut eskrim ini sungguh luar biasa " pujinya penuh semangat sambil menatap sekelilingnya yang di penuhi furniture - furniture yang luar biasa mewah.
yang baru kali ini ia lihat nyonya Han juga kagum dengan tempat permandian hangat dan juga makanan semuanya merupakan kemewahan yang bahkan ia yakin bahwa kaisar juga belum tentu bisa merasakan kemewahan itu.
" benarkah ??, haa ibu tak sabar ingin kesana " nyonya Han senang.
" tenang ibu saat kita tiba di sana biar Mei dan kak jiang yang mengajak ibu berkeliling nanti, tentu setelah semua tugas kami selesai di sini nanti !!" ucap Mingmei lalu memasukan sesendok eskrim ke mulutnya.
" hmmm.. memangnya ke dua anak gadisku ini punya tugas apa dari nona Ling ??" ucapnya penasaran.
" untuk saat ini kami berdua harus mengikuti kompetisi dan setelah itu masih ada tugas lain tapi adik Ling belum mengatakan apa tugasnya !! " ucapnya Jiangying sambil menyeruput secangkir teh.
" tetapi satu hal yang ibu masih membuat ibu penasaran, sebetulnya nona Ling ini siapa sebenarnya ??" tanyanya kepada putri - putrinya.
" kalau ibu bertanya seperti itu, kami pun tidak tahu persis siapa sebenarnya adik Ling tapi satu hal yang kami tahu bahwa jika ada mengganggu atau mengancam entah itu adik Ling sendiri ataupun orang terdekatnya maka jawabannya sudah pasti bagi para pengganggu adalah bencana " jawab Jiangying sambil berpikir lebih lanjut, sementara nyonya Han sedikit resah dan ada juga terkejut yang terlihat memancar dari matanya.
__ADS_1
" benar ibu bahkan bagi kami yang telah menjadi muridnya dan juga sekaligus kakaknya masih belum mengetahui siapa adik Ling sesungguhnya, ada banyak rahasia di dalam rahasia miliknya, tetapi satu hal yang kami tahu ia adalah adik kecil kami yang tersayang, benarkan kak jiang ?? " Jiangying hanya ternsyum penuh arti atas pendapat dari mingmei, mendengar itu membuat nyonya Han menjadi semakin penasaran akan latar belakang milik Ling Xia.
" tapi bukankah kurang sopan memanggil nona Ling sebagai adik ??" tanya nyonya Han lebih lanjut.
" sebenarnya yang meminta kami untuk menjadi Kakak dari adik Ling adalah adik Ling sendiri, sehingga kami tak bisa menolak hal tersebut terutama apa yang telah ia lakukan untuk kami dan juga sebenarnya ibu kami berdua juga memiliki kakak namanya kak Tian atau lebih lengkapnya Tian Xue dia..." namun kata - kata Mingmei membuat nyonya terkejut dan dengan cepat memotong ucapan mingmei.
"hmmm?? kalau begitu di mana ia sekarang ?? ibu ingin bertemu dengannya !!" sambil menatap ke dua putrinya silih berganti.
" kalau kakak Tian Xue ia sekarang sedang melakukan sesuatu kalau tak salah ia sedang melanjutkan kultivasinya bukan kah begitu Adik Mei ?? " pertanyaan Jianying ke pada Mingmei yang berniat menyuapi mulutnya dengan sesendok eskrim. mendengar itu ia menghentikan niatnya dan menjawab pertanyaan dari kakaknya.
" ah benar, kak Tian sedang berkultivasi untuk saat ini tapi nanti saat ia selesai kami akan memperkenalkan ibu dengan kakak Tian nanti jadi bersabarlah ibu !!" ucapnya lalu kembali memasukan sesendok es krim ke mulutnya.
" ibu jadi tidak sabar ingin bertemu dengan nona Tian ini " ucapnya lalu termenung sesaat. ia tak menyangka ke 2 putrinya ternyata telah melakukan sesuatu yang bahkan ia sendiri tak pernah bisa membayangkan keduanya dapat lakukan.
sehingga ia menjadi semakin sayang kepada putri putrinya namun di saat bersamaan ia juga merasa sedih karena di masa lalu ia tak bisa melindungi ke dua putrinya dengan baik, namun dalam hatinya ia juga merasa lega karena bisa bertemu mereka dalam keadaan sehat dan terutama keduanya terlihat bahagia akan keadaan saat mereka saat ini.
yang di masa lalu tak bisa ia berikan ke pada ke dua putri putrinya, Tampa sadar ia mulai menitikan air mata menangisi kekurangannya di masa lalu melihat hal itu Jiangying dan Mingmei ikut merasa sedih akan ekpresi yang di perlihatkan oleh ibu mereka.
" ibu ada apa ??" tanya Jiangying yang melihat ibunya menata ke arah dirinya dan Mingmei sambil menitikan Air mata mendengar itu nyonya Han sedikit terkejut dan dengan cepat mengusap air mata di pipinya.
" tidak tidak ibu tidak apa apa hanya saja ibu sungguh bersyukur bisa bertemu dengan kalian lagi !!" bersamaan dengan itu air mata nyonya Han semakin deras keluar nyonya Han mencoba menutupi wajahnya dengan ke dua tanganya.
Jiangying dan Mingmei yang melihat itu saling bertatapan sesaat lalu memutuskan berdiri dan langsung memeluk ibunya hingga ia merasa tenang.
** pemberitahuan bahwa setiap 2 - 3 hari setiap chapter akan di rilis pukul 20.00 paling lambat pikul 23.00 jadi terimakasih telah membaca karya saya untuk up crazynya maaf di undur dulu untuk kak Lipo sekali lagi maaf karena ada urusan mendesak kemarin jadi maaf yah 🤧 !!
dan untuk para pembaca jangan lupa tinggalkan like dan jejaknya meskipun hanya satu atau dua huruf saya harap kalian berkenang melakukan hal itu kalau begitu sampai jumpa **
__ADS_1