THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
UJIAN LANGIT


__ADS_3

HUTAN BAYANGAN KEMATIAN


di dalam yang gelap meskipun siang tetap saja kondisi di dalam hutan tersebut terlihat layaknya malam karena hutan yang sangat rimbung akibat tak pernah tersentuh selama jutaan tahun akibatnya pohon di hutan tersebut memiliki ukuran serta bentuk daun yang menyerupai payung sehingga tidak ada cahaya yang dapat menembus kanopi dari pohon tersebut.


baberapa hewan berukuran besar berjalan melewati sela sela pohon dengan ukuran yang berpariasi mulai dari 2 meter hingga 5 meter memperlihatkan bahwa hutan tersebut merupakan rumah bagi berbagai beast, serangga, dan tentu saja tanaman yang dapat membahayakan jiwa seseorang jika tak melangkah dengan hati hati di dalam hutan yang gelap itu.


tidak jauh dari tepian hutan tersebut terdapat Padang ilalang yang cukup luas terlihat di sana sesosok wanita dan beberapa prajurit mengenakan zirah yang mengerikan yang mengeluarkan aura hijau menakutkan dari sela slea zirah mereka semua tanaman yang mereka pijak mati karena pancaran aura tersebut, tak jauh dari kelompok itu terlihat sesosok gadis memakai baju berwarna biru muda sedang duduk bersila sambil berkultivasi.


tak lama berselang cahaya matahari mulai di tutupi oleh awan yang berwarna hitam yang menandakan akan turun hujan, sosok - sosok tersebut mulai menatap ke atas langit kecuali gadis yang sedang terduduk denga tenang.


【 manatap keatas 】〘 sepertinya sudah akan di mulai !! 〙 ucap gadis itu dengan suara yang menakutkan bagi mereka yang belum terbiasa.


【 berbalik arah lalu berjalan 】〘 semuanya mundur jangan ada yang mengganggu, dan bunuh siapapun yang mendekat !!! 〙 perintahnya kepada bawahannya yang mengenakan zirah yang mengerikan.


【 memberi hormat 】〘 SESUAI KEINGINAN YANG MULIA 〙 ucap mereka kompak lalu mulai terbang menuju setiap penjuru tempat tersebut untuk menjalangkan tugas yang di intruksikan kepada mereka, sementara sang wanita pergi beberapa meter dari sana.


berselang beberapa lama langit mulai semakin gelap dari sebelumnya, angin kencang mulai berhembus membawa hawa dingin serta menggerakan semua daun di pohon, awan mulai bergerak berputar dengan pusatnya berada di atas kepala sosok yang sedang duduk bersila di tengah Padang ilalang tersebut.

__ADS_1


suara keras dari petir dan Guntur mula terdengar di sertai bebepa kilatan cahaya yang di hasilkan dari fenomena alam, hal ini terjadi cukup lama hingga sebuah petir keluar dari pusaran tersebut dan menghantam sosok wanita yang tengah duduk itu, namun seolah olah tak terjadi apa-apa gadis tersebut masih duduk dengan tenang kecuali semua ilalang di sekitarnya telah terbakar akibat petir sebelum-nya.


tak berselang lama langit yang sebelumnya bergemuruh semakin mengganas intensitas petir dan gemuruh yang di keluarkan semakin banyak sehingga membuat siapa saja menjadi ketakutan, semua beast yang berada di hutan yang memiliki tingkatan lebih rendah mulai mencari tempat berlindung takut jika ada hal yang tak di inginkan terjadi, sebuah kilatan petir kembali menyambar gadis tersebut kekuatan dari petir tersebut telah meningkat dua kali dari petir sebelumnya membuat tanah di sekitar wanita itu mulai retak, bau hangus dari tanah mulai menyeruak keluar.


namun seolah - olah tak ada yang terjadi sosok wanita itu masih duduk dengan tenang petir kembali menyambar kekuatan petir kini tiga kali lebih kuat dari sebelumnya. sehingga menyebabkan tanah di sekita sosok tersebut mulai berlubang, sementara itu sosok wanita belum terluka namun kerusakan mulai terlihat di pakaiannya yang ia kenakan.


【 menatap kagum 】 ' sungguh hebat baru kali ini aku melihat kekuatan petir langit sekuat itu, namun yang membuatku penasaran tehnik apa yang di latih olehnya sehingga pengujiannya menjadi semengerikan ini !! ' pikir sosok wanita yang berdiri cukup jauh dari wanita tersebut.


DI BENTENG GIOK HITAM...


fenomena alam yang terjadi di hutan bayangan kematian juga dapat terlihat dari benteng tersebut dari kejauhan cahaya dari petir langit terlihat bersinar cerah sehingga menarik beberapa perhatian beberapa orang hingga dan mulai banyak prajurit yang ikut berkumpul untuk melihat hal tersebut tidak terkecuali para kultivator.


【 menatap sosok berbaju putih 】 " maafkan saya atas kurangnya pengetahuan saya tapi apa itu ujian langit ?? " ucapnya salah satu prajurit berzirah dengan wajah bingung.


【 melipat tangan di dada 】 " masterku pernah bilang jika ada yang telah mencapai tahap tertentu maka langit akan memberikan ujian berupa Sambaran petir dan sosok tersebut namun itu bukan sebatas Sambaran bias karna akan di pastikan bahwa orang itu bisa memiliki tubuh yang kuat jika dia berhasil menyerap kekuatan dari petir tersebut !! " ucapnya bangga sambil menganggukan kepalanya " tapi yang kutahu jika itu manusia maka dia akan berada di tahap saint namun jika di itu beast maka !! " ekpresi wajahnya mulai khawatir.


mendengar hal itu membuat semua yang ada di sana yang sebelumnya memasang wajah kagum terhadap penjelasan pemuda itu namun mendengar kalimat terakhir membuat mereka tersadar bahwa tak ada satupun manusia yang berani masuk jauh ke dalam hutan bayangan kematian, apalagi cahaya tersebut terlihat Sangatlah jauh menyadari hal itu membuat mereka semua memasang wajah khawatir karena ekpresi pemuda tersebut serta hal yang baru saja mereka sadari membuat tempat itu di selimuti keheningan, suasana yang hening di pecahkan oleh beberapa sosok yang datang.

__ADS_1


【 berjalan dengan tenang 】 " ada apa ini, kenapa kalian berkumpul di sini ??" ucapnya tegas, melihat sosok tersebut sontak membuat semua prajurit yang sebelumnya diam terkejut dan memberi hormat.


【 Memberi hormat 】 " HORMAT KAMI KEPADA TUAN GU WANG !! " ucap mereka serempak.


【 berdiri dengan ekspresi penasaran 】 " sudah cukup, siapapun coba jelaskan ada apa ini ??" ucapnya kepada prajurit dan kultivator di sana.


【 memberi hormat 】 " maaf tuan Gu kami berkumpul di sini sedang melihat proses ujian langit !!" ucap salah satu komandan, meskipun komandan jendral Gu memiliki posisi yang tinggi namun jika keadaan bukan hal formal atau bertugas dia lebih memilih untuk di sebut tuan di bandingkan menyebut pangkatnya di tambah lagi saat ini adalah saat istirahat.


【 menerima hormat 】 " ujian langit dimana ??" ucapnya spontan karna tertarik ingin melihatnya, mendengar hal itu sang komandan menujuk ke ke arah hutan bayangan kematian melihat ke arah yang di tunjukan bawahanya tiba - tiba membuat ekspresinya berubah, dari yang sebelumnya tertarik berubah menjadi khawatir karena menurutnya itu bukanlah ujian langit untuk manusia melainkan Beast.


【 menatap risau 】 " sudah berapa kali petir yang menyambar ??" ucapnya sambil menatap kilatan cahaya yang jauh di tengah hutan.


【 merasa grogi akibat ekspresi yang ditunjukkan atasannya 】 " untuk saat ini jika tidak salah sekitar 3 kali !!" jawabnya, mendengar hal itu membuat sosok pria tersebut menjadi khawatir dengan apa yang sedang terjadi di dalam hutan bayangan kematian. 'jika sudah 3 kali berarti... di dalam sana adalah beast tingkat nirwana' pikirnya.


berbeda dengan manusia, cultivator manusia baru mengalami ujian langit jika sudah berada di tahap Saint puncak namun hal itu tidak dapat terjadi jika manusia atau beast yang akan mengikuti ujian berada di tempat lain terlindung seperti dalam gua atau tempat yang tidak berkontak langsung dengan langit atau memiliki penghalang di sekitarnya sehingga menghalangi petir yang akan menjadi ujian.


berbeda dengan beast mereka akan mengalami ujian langit jika mereka sudah berada di tingkat nirwana.

__ADS_1


【 dengan wajah panik 】 " cepat laporkan kepada ke kaisaran untuk mengirim prefound ark untuk menjemputku !! " perintahnya kepada bawahannya, mendengar hal itu pria yang berada di belakangnya memberi hormat lalu pergi meninggalkan sosok yang di hormatinya.


__ADS_2