
PINGGIRAN IBU KOTA KEKAISARAN LANGIT AGUNG
sebuah prefound ark berukuran raksasa sedang berdiam jauh di atas langit Tampa tanda tanda akan melakukan pergerakan sedikitpun, meskipun memiliki ukuran yang luar biasa besar namun tak ada seorang pun yang menyadari keberadaan dari perfoud ark raksasa tersebut, itu di karnakan teknologi kamuflase yang sangat luar biasa sehingga tak akan bisa di sadari dengan mudah sementara itu di salah satu ruangan tersebut terlihat 2 sosok gadis berusia 16 hingga 20 sedang melihat layar dengan seksama.
di layar tersebut terlihat barisan begitu banyaknya kereta yang di tarik oleh beast dengan berbagai ukuran serta penduduk dan para kultivator yang berencana untuk melihat acara yang akan di adakan setiap tahun di kekaisaran tersebut namun bukan itu yang mereka perhatikan melainkan di mana mereka akan melakukan pendaratan. hingga pada akhirnya mereka menemukan tempat yakni hutan yang tak jauh dari sana.
【 bersemangat 】 " nona sepertinya tempat ini cukup bagus untuk kita jadikan tempat untuk mendarat !!" ucapnya sambil menunjuk salah satu di ruangan tersebut terlihat di layar sebuah pohon dengan ukuran lumayan besar dan sedikit rimbun sehingga tak akan menarik perhatian orang orang yang sedang berlalu lalang di jalan yang tak jauh dari hutan kecil tersebut.
【 berpikir sejenak 】 " seperti yang adik Mei katakan kita akan masuk dari sana !! " tepat setelah menyetujui rencana Mingmei mereka lalu mengenakan jubah berwarna putih dan sepasang topeng giok putih yang hanya menutupi bagian mata, mereka menggunakan itu di karenakan hal itu merupakan perintah dari master mereka dan dengan patuh menuruti perintah tersebut.
〚 SESUAI DENGAN PERINTAH MASTER KALIAN BERDUA DI HARAPKAN MENGIKUTI KOMPETISI INI LALU MENGENAI HASIL DARI PERTANDINGAN ITU TERSERAH KALIAN DAN UNTUK LANGKAH BERIKUTNYA AKAN DI INSTRUKSI OLEH MASTER SENDIRI 〛
mendengar hal itu ke 2 wanita tersebut memberikan hormat ke arah layar tersebut, meskipun awalnya mereka sangat terkejut terutama dengan teknologi yang baru saja mereka lihat namun karena instruksi yang di berikan oleh Ling Xia sehingga mereka bisa dengan cepat beradaptasi terhadap teknologi yang berada di prefound ark tersebut bahkan bisa di bilang kehidupan mereka berdua sudah hampir sama dengan kehidupan manusia di era moderen sehingga mereka tak lagi terlalu pusing dengan apa yang ada di prefound ark tersebut.
【 memberi hormat 】 " Kami siap menjalankan perintah master !!" ucap mereka serempak.
〚 MASTER JUGA MEMBERI INSTRUKSI TAMBAHAN YAKNI KALIAN DI PORBOLEHKAN MEMBUNUH LAWAN KALIAN JIKA PIHAK LAIN MEMBAHAYAKAN NYAWA KALIAN DAN JIKA HAL BURUK TERJADI DAN MENGANCAM JIWA KALIAN MAKA PERFOUND ARK SECARA AUTOMATIS AKAN MENGAMBIL TINDAKAN AGRESIF TERHADAP ANCAMAN DAN JUGA MASTER BEHARAP KALIAN DAPAT BIJAKSANA SELAMA KALIAN BERADA DI SANA SEHINGGA HAL TERSEBUT TIDAK TERJADI 〛
__ADS_1
【 memberi hormat 】 " sesuai keinginan Master !!" jawab mereka. setelah itu mereka yang telah mengenakan jubah putih dan topeng giok putih bersiap untuk berangkat.
lalu Mingmei yang mengenakan baju berwarna biru muda mengeluarkan kabut darah miliknya dan masuk kedalamnya di susul oleh wanita berbaju putih polos yang tak lain dan tak bukan adalah jiangying.sementara itu di balik pohon muncul sekumpulan kabut merah dan lambat laun mulai membesar seukuran pemilik dari tehnik tersebut, Mingmei yang muncul terlebih dahulu lalu memeriksa sekelilingnya menggunakan kesadaran-nya dan setelah aman mereka pun keluar dari hutan tersebut.
mereka memutuskan untuk berjalan ke sana karena bagaimanapun jiangying dan Mingmei telah mengetahui aturan dari wilayah ibukota kekaisaran yang melarang siapapun untuk terbang di atas wilayah ibukota kekaisaran dan jika ada yang melanggar secara automatis akan memicu peringatan dari arai yang menutupi ibukota kekaisaran dan dengan cepat para penjaga akan langsung menangkap pelanggar tersebut.
tak berapa lama sebuah gerbang berukuran besar terlihat di depanya terlihat penduduk, pedagang dan para kultivator yang sedang mengantri untuk masuk melalui gerbang tersebut meskipun ramai Jiangying dan Mingmei bisa masuk dengan lancar Tampa kendala, tepat ketika mereka memasuki ibukota kekaisaran mereka di sambut dengan penampilan yang penuh hiruk pikuk orang - orang yang tengah melakukan kegiatan mereka masing-masing.
kedua gadis itu mengabaikan semuanya dan berencana mencari penginapan yang terdekat namun hingga matahari tepat di atas kepala mereka tak ada satupun penginapan yang kosong semuanya terisi penuh, meskipun jiangying dan Mingmei tidak terlalu bermasalah untuk menginap karena terdapat perfoud ark yang nyaman untuk mereka tempati namun alasan mereka mencari penginapan di karnakan hal itu merupakan perintah dari master mereka agar tidak menarik perhatian dari siapapun dan untuk berjaga jaga jika terjadi sesuatu yang tak di inginkan.
karena tak kunjung menemukan tempat mereka berdua memutuskan untuk mencari restoran agar mereka dapat makan sekaligus untuk mencari informasi penginapan di daerah tersebut. ke dua gadis itupun menemukan sebuah restoran yang terlihat cukup mewah yang bertuliskan restauran permata langit dengan ukuran bangunan yang memiliki 7 lantai yang membuatnya menonjol di bandingkan restoran di sekitarnya.
setelah tiba di dalam ke duanya melihat ruangan yang akan membuat orang orang akan tertegung melihat dokorasi mewah yang terpajang di sana namun bagi jiangying dan Mingmei yang telah ribuan tahun menikmati makan siang dan makan malam mereka di ruangan yang memiliki kemegahan yang bahkan ruang tahta kekaisaran tak ada apa apa nya di bandingkan ruangan tersebut.
di dalam terlihat beberapa orang pria yang sedang menikmati makan siang mereka terlihat juga beberapa kultivator dari clan atau sekte juga sedang asik mengobrol dengan rekan mereka. setalah mengamati sejenak ke dua gadis itu memutuskan untuk makan siang di meja yang berada tepat di samping jendela.
mereka pun melangkah namun karena decit suara kayu di salah satu bagian lantai sehingga semua yang sedang hadir di sana memperhatikan Jiangying dan Mingmei namun entah mengapa suasana menjadi sunyi hanya ada suara langkah kaki kedua gadis tersebut yang terdengar, tepat ketika mereka duduk ruangan sepenuhnya sunyi Jiangying yang duduk melepaskan tudungnya tepat ketika itu rambut hitamnya tergerai lurus memperlihatkan indahnya rambut miliknya membuat siapa saja terpukau.
__ADS_1
menyadari akan hal itu membuat semua orang semakin intens memperhatikan mereka sementara itu Mingmei yang mulai risih mengeluarkan isyarat mengangkat tangan untuk memanggil pelayang namun tak ada seorangpun yang merespon, Mingmei yang semakin risih akhirnya memukul meja dengan sedikit kekuatan namun karena suasana yang sunyi membuat suaranya terdengar keras. karna suara dentuman tersebut membuat semua yang sebelumnya tenggelam dalam pikiran mereka masing masing akhirnya kembali sadar dan dengan gelagapan kembali melanjutkan kegiatan yang sebelumnya terhenti. sementara itu seorang pelayang wanita dengan tergesa-gesa sedang berlari ke arah ke 2 gadis tersebut.
【 gelagapan 】 " ma-maaf nona jadi bisakah saya menulis pesanan nona ??" ucapnya dan sedikit mencuri curi pandang melihat jiangying yang hanya terduduk diam.
【 sedikit jengkel 】 " aku pesan yang kamu rekomendasikan !!" jawab Mingmei singkat karena moodnya sedang jelek di karenakan pelayang yang datang terlambat.
【 sedikit risau 】 ka-kalau begitu bagaimana denhan nona ?? " ucapnya menatap jiangying yang sedang berpikir.
【 memutuskan 】 " kalau begitu aku pesan yang sama seperti saudariku !!" ucapnya di akhiri dengan senyuman, membuat pelayang tersebut sedikit terkejut meskipun dia juga perempuan namun dia tahu bahwa wanita di hadapanya sangat cantik.
【 berdiri sejenak 】 " ba-baiklah kalau begitu mohon tunggu sebentar !!" ucapnya lalu pergi menuju dapur.
setelah beberapa saat seorang pelayang datang dan membawa pesanan Jiangying dan Mingmei setelah itu pelayang tersebut pergi tak berapa lama keduanya duduk dengan elegan sambil menikmati pesanan mereka meskipun Sebelum-nya mereka menarik perhatian namun karna kini Jiangying dan Mingmei telah melepas jubah mereka sehingga sekali lagi mereka kembali menjadi pusat perhatian baik itu dari pelanggan yang telah hadir sebelum-nya maupun yang baru saja masuk kerestoran tersebut, selain cara makan mereka yang anggung dalam menikmati hidangan restoran tersebut penampilan yang di perlihatkan ke dua gadis tersebut dapat membuat siapa saja terpesona sehingga para kaum Adam di sana selalu mencoba mencuri - curi pandang ke arah ke dua gadis tersebut yang tengah asik menikmati makanan mereka.
* terimakasih atas likenya hmmm aku sangat bersyukur karena bintang penilaian atas karyaku yang sebelumnya menurung menjadi 4.2 kini kembali menjadi 5.0 jadi saya berharap tolong dukungannya supaya saya bisa up tiap hari meskipun ceritanya tergolong lambat sehingga banyak pembaca yang mudah bosan jadi mungkin nanti saya akan up 2 chapter setiap hari jadi tolong tambahkan komentar nya yah
oh iya ngga lama lagi nih novel ringan saya berniat menambahkan cerita romancenya yang mungkin akan muncul di chapter 100 lebih tapi ini masih di pertimbangkan mengingat kondisinya
__ADS_1
jadi tolong jaga kesehatan di musim penghujan ini jangan lupa bawa payung lipat atau mantel karena kondisi sekarang yang sering ngga pengertian oke *