THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
MENJELANG KONFLIK DENGAN KEKAISARAN LANGIT AGUNG


__ADS_3

di dalam ruangan salah satu lantai dari evil monastery.


Zhao Ciyi membuka matanya secara perlahan lalu dengan mata sayup ia bangun dan duduk sebuah selimut dengan motif sulaman phionix emas melorot turun hingga ke pinggangnya.


tiba - tiba sebuah ingatan kembali muncul dalam benaknya ia mengingat ketika ia kehilangan kesadaran setelah meminum teh yang di seduh oleh Ling Xia.


bersama dengan perasaan lega di dadanya ia sedikit terkejut dan bingung karena selama ini ia tak pernah merasakan sensasi seperti itu sejak ia menjadi sosok ratu yang membawa teror dan kematian.


bahkan ia sampai lupa apa nama perasaan tersebut, karena terlalu lama memendam dendam, kebencian, dan dengki yang selalu mendominasi. ia dengan spontan memegang dadanya tiba - tiba ingatan ke 4 sosok yang ia temui dalam mimpi yang tersenyum ke arah dirinya muncul.


Zhao Ciyi tersenyum lembut di ikuti tetesan air matanya setelah menenangkan diri untuk mengolah perasaannya.


ia melihat ke seberang meja yang mana tempat Ling Xia duduk sebelumnnya, namun kursi megah itu telah kosong ia kembali melihat meja namun tak banyak yang berubah.


kecuali cangkir milik Ling Xia sudah tidak ada dan secarik kertas yang di tindih oleh teko, dengan cepat Zhao Ciyi mengambil kertas tersebut, dan melihat bahwa di sana terdapat tulisan tangan yang ia kenali.


" *kak maaf aku melakukan ini kepada kakak tapi yakinlah adik melakukan ini untuk kebaikan kakak, adik tidak kuat melihat kakak terus menerus bekerja Tampa istirahat sedikitpun dan memaksa untuk menyelesaikan semuanya.


aku tahu kakak tidak akan lelah meskipun tidak beristirahat, tapi melihat itu hati adik merasa sakit, meskipun adik telah meminta Kakak berulang kali untuk istrahat tetapi kakak terus berkeras, jadi adik meramu obat yang spesial untuk kakak.


jadi tolong jangan memaksa diri kakak lagi ok,oh iya adik telah menyiapkan teh untuk kakak kalau - kalau kakak sadar dan meresa ingin minum yang manis - manis dan yakinlah adik juga sudah menyingkirkan obat tersebut jadi minumlah dengan tenang*.


jika Kakak ingin bertemu dengan adik, adik tunggu kakak di ruang medis di lantai 1891 ruang perawatan !! "


Zhao Ciyi sedikit marah terhadap dirinya karena sebelumnnya lengah dan berhasil di kelabui oleh adiknya namun lama kelamaan ia tersenyum memahami maksud dari semua itu.


tiba - tiba ia mengingat pesan ibunya yang memintanya untuk menemukan kebahagiaannya, ia lalu tersenyum lembut ia lalu berdiri dan mengaktifkan cincin di tanganya cahaya emas menyeruak keluar dari cincin tersebut tak berselang lama sebuah pintu mewah muncul meskipun tak semewah milik Ling Xia.


pintu tersebut kemudian terbuka yang mana di dalamnya terlihat sebuah pemandangan menara evil monastery lainya yang terdistorsi oleh ruang dan waktu, Zhao Ciyi lalu melangkah masuk setelah ia masuk pintu tersebut lalu menutup dan kemudian menghilang.


sementara itu di ruang pemulihan....

__ADS_1


" ya ampun adik mengapa engkau melakukan hal yang sedemikian rupa terhadap nona Ciyi ??" ucapnya lalu menyeruput cangkir berisi teh.


" adik melakukannya karena adik tidak tahan melihat kakak melakukan tugasnya terus menerus seperti itu !!" jawabnya Ling Xia sambil memakan kue kering.


" kakak paham dengan maksud baik adik, tapi bukankah itu keterlaluan sampai sampai mencampur minuman milik Nona Ciyi dengan obat penenang jiwa, apa adik tidak takut kalau nona Ciyi nanti marah !?!" ucapnya sambil meletakan cangkir tehnya di atas meja, Ling Xia sedikit merinding mendengar itu.


" a-adik lupa, ta- tapi adik sudah meninggalkan pesan untuknya jadi sepertinya kemungkinan untuk kak Ciyi marah akan kecil hahah" jawabnya canggung.


" semoga saja demikian, tapi mengingat kelakuan adik kakak sedikit khawatir hal itu!!" jawabnya sembari menuangkan teko berisi teh hangat ke cangkir miliknya.


" kak jika kakak Ciyi nanti marah apa kakak mau membantu adik ??" ucapnya dengan tatapan memelas.


" kakak ?? tentu Kakak pasti akan membantu adik !!" ucapnya sembari mengaduk cangkirnya yang telah di isi gula berbentuk kotak.


" yehh terimakasih kak !!" berdiri lalu memeluk Tian Xue dan hampir menumpahkan teh miliknya.


" ya ampun adik tenanglah kakak hampir menumpahkan teh kakak !!" ucapnya menasehati adik sekaligus masternya.


tiba - tiba pintu terbuka Ling Xia dan Tian Xue terkejut dan melihat sosok Zhao Ciyi berdiri dengan ekspresi menakutkan. dengan cepat Ling Xia bersembunyi di balik Tian Xue.


Tian Xue sedikit terkejut dengan apa yang di lakukan Ling Xia, Zhao Ciyi lalu berjalan mendekati ke duanya lalu berhenti beberapa langkah dari keduanya.


" adik Ling tolong keluarlah ada hal yang ingin Kakak katakan kepadamu !!" ucapnya dengan senyuman di wajahnya.


" saudari Ciyi tenanglah adik melakukan hal itu demi kebaikanmu !!" jawab Tian Xue mencoba menenangkan Zhao Ciyi.


" tenang ?? fufufu saudari Xue apakah saya saat ini terlihat sedang marah !?!" ucapnya sambil menunjukkan senyum yang di paksakan.


" hahah " tertawa canggung menanggapi pertanyaan Zhao Ciyi. tiba tiba mata Tian Xue melebar menangkap sesuatu di mata Zhao Ciyi dan paham.


Sementara Ling Xia mengintip dari balik Tian Xue dengan ekspresi sedikit takut.

__ADS_1


" adik keluarlah dan hadapi masalah yang sudah kau buat !!" jawab Tian Xue.


" ehh bukankah tadi kakak akan melindungi adik ?? itu tadi yang kakak katakan " tiba tiba sebuah sulur berwarna hitam muncul dan melilit tubuh Ling Xia.


' maafkan kakak adik, tapi cobalah hadapi apa yang kau tabur !!'


Ling Xia terkejut lalu di tarik ke arah Zhao Ciyi, dan lalu di letakan tepat di depan Zhao Ciyi. Ling Xia berusaha melepaskan diri dengan panik Tiba - tiba Zhao Ciyi memeluk Ling Xia lalu berdiri mematung kerena terkejut.


" terimakasih adik untuk semuanya, apa adik tau betapa kakak sungguh bersyukur bisa di pertemukan denganmu !!" ucapnya dengan nada haru.


" sa-sama - sama kak aku juga bersyukur bisa bertemu dengan mu, tapi kak bisakah kakak melepaskan ini dulu !!" ucapnya karena sulur tersebut ikut mengeratkan lilitannya.


" biarkan kakak seperti ini lebih lama !!" ucapnya, bersamaan dengan itu sulur hitam tersebut menguap dan menghilang di gantikan pelukan hangat dari Zhao Ciyi.


Ling Xia lalu membalas pelukan wanita tersebut keduanya berpelukan beberapa saat. Tian Xue hanya tersenyum melihat itu.


sementara itu di pinggiran hutan bayangan kematian....


Ribuan beast tingkat tinggi bergerak dalam kelompok yang besar, beast yang mampu terbang memenuhi angkasa. dari jauh terlihat layaknya awan gelap yang mendekat.


Di antara mereka juga terlihat beast - beast sosok hitam terbang dengan zirah hitam legam dengan tatapan menakutkan dengan sorot mata Semerah darah.


Sementara di permukaan hutan bayangan kematian tanah mulai berguncang semakin keras, beast - beast tingkat rendah mulai melarikan tak karuan karena entah karena isnting atau menyadari sekumpulan hawa mengerikan tengah bergerak mendekat.


tak berapa lama ribuan sosok hitam berzirah hitam dengan mata merah mengerikan beterbangan melewati barisan pepohon dengan tanaman yang di lewati langsung mati akibat hawa kematian yang meresap ke setiap tanam.


di belakangnya ribuan beast dalam jumlah besar menyusul dalam berbagai ukuran beast menakutkan menginjak injak apa yang mereka lewati.


di barisan terdepan terlihat ratusan sosok menakutkan dengan zirah lebih yang menakutkan dari yang lainya menaiki kuda berzirah tak kalah mengerikan di bandingkan yang lain.


**oke guys makasih dah baca karya saya untuk menambah semangat tolong di like meskipun sepi setidaknya kalian tambahkanlah sedikit komentar untuk menyemangati.**

__ADS_1


__ADS_2