
saat berkultivasi sebuah informasi masuk ke dalam kepala Ling Xia, merasa bahwa ide tersebut sangat luar biasa Tampa di sadari Ling Xia pun tersenyum, bersamaan dengan itu dia membuka mata dan meninggalkan ruangan tersebut.
saat berada di lobi Ling Xia meminta Pandora memperlihatkan gambaran dari keseluruhan hutan bayangan kematian tak berapa lama di melihat seksama kondisi dari pusat hutan bayangan kematian.
" Pandora kirimkan pesan ke pada Zhao Ciyi untuk membersihkan seluruh dataran dari wilayah ini dan ini lalu laporkan kepadaku hasilnya !!" perintahnya sambil menunjuk wilayah kepada asisten kepercayaannya.
〚 BAGAIMANA DENGAN SELURUH ITEM YANG BERADA DI DALAM HUTAN TERSEBUT 〛
" ah kau benar jadi perintahkan beberapa squadron prajurit untuk menguumpulkan semua yang ada jangan sisahkan satupun mungkin di masa depan akan berguna " ucapnya mengingat bahwa di tempat itu terdapat ribuan item yang di tinggalkan para prajurit yang masih belum di ketahui asalnya. mendengar itu Pandora terdiam sesaat.
〚 MASTER PERINTAH DARI MASTER TELAH DI KIRIMKAN 〛
" Bagus kalau begitu saatnya kita menjenguk nyonya Han " menyapu udara tak berapa lama semua gambaran transparan tersebut menghilang.
beberapa menit yang lalu..
seorang wanita yang terbaring di atas tempat tidur giok yang berfungsi sebagai alat penyembuh bagi siapa saja yang berbaring di atasnya entah itu jiwa, roh maupun fisik semuanya dapat di sembuhkan dengan mudah.
wanita itu mulai membuka matanya secara perlahan tepat ketika cahaya tertangkap oleh ya sebuah langit langit putih dengan lampu bersinar terang menyambutnya. kebingungan dengan apa yang di lihat karena tampak asing dengan cepat dia bangun terduduk seketika karena panik dia mencoba menggerakkan tanganya namun entah mengapa tangan kanannya terasa berat dengan cepat dia menoleh.
dia sedikit terkejut ketika melihat seorang gadis remaja sedang tertidur sambil menggenggam tanganya, sementara sang gadis yang merasakan gerakan dari tangan tersebut pun terbangun dengan cepat matanya menangkap menangkap sosok wanita yang tengah Kebingungan.
__ADS_1
tak berapa lama mata gadis remaja tersebut mulai meneteskan air mata tak kala terkejut melihat wanita yang sangat dia sayangi, berbeda dengan gadis itu wanita tersebut menjadi terkejut melihat perubahan ekspresi yang di tunjukan sosok yang masih meneteskan air mata di hadapanya.
masih dalam keadaan bingung tiba tiba dia merasakan sesuatu ketika menatap mata dari anak itu ada perasaan tidak asing dadanya merasakan kerinduan terhadap sosok yang telah ia anggap meninggal beberapa tahun yang lalu. belum sempat memproses perasaanya dia di kejutkan oleh gadis remaja yang kini memeluknya.
" i-ibu hig hig aku sangat merindukanmu maaf karena Ying Er baru bisa menyelamatkan ibu !! " ucapnya histeris sementara sang wanita sedikit terkejut atas apa yang baru saja dia dengar. terutama namanya yang merupakan nama panggilan untuk anaknya semasa masih kecil.
" Yi-ying Er ??"ucapnya Tampa sadar dengan mata mulai berkaca kaca.
ada ribuan kata yang ingin dia ucapkan namun rasa sesak di dadanya akan kebahagiaan yang menyelimutinya membuat mulutnya terasa kaku setelah matanya mulai meneteskan air mata dan memeluk gadis tersebut dengan sangat erat seperti takut melepas gadis itu.
" apa kau Ying Er ku ??" ucapnya memastikan telinganya tak salah mendengar sebelumnya.
" benar ibu ini Ying Er anakmu " jawabnya terhadap pertanyaan wanita yang ada di hadapannya. mendengar itu mereka berpelukan semakin erat.
salah satu tangan nyonya Han terangkat meminta agar Mingmei mendekat Tampa sadar Mingmei bergerak sendiri mendekati tempat tidur begitu dia cukup dekat dengan sigap nyonya Han menarik Mingmei dan memeluknnya erat dan melepaskan ribuan kerinduan yang dia simpan sangat lama.
" menurutmu apa aku boleh masuk sekarang ??" ucap Ling Xia yang berada di balik pintu sambil menatap ke dalam ruangan tersebut.
〚 MUNGKIN SEBAIKNYA MASTER MENUNGGU SEDIKIT LEBIH LAMA 〛
mendengar jawaban dari Pandora Ling Xia tersenyum sembari tetap melihat kondisi di dalam kamar tersebut. beberapa saat kemudian nyonya Han melepas pelukanya.
__ADS_1
" nah sudah sudah sekarang aku ingin bertanya dari mana saja kalian selama ini ? kenapa tak pulang atau setidaknya kirimkan kabar ke ibu i i Bu sangat khawatir karena ..!!! ucapnya lalu kembali menitikan air mata.
Jiangying menyeka air mata dari ibunya dengan senyuman hangatnya, sementara Mingmei masih berdiri sambil menahan tangisannya agar tidak pecah.
" ceritanya panjang ibu intinya aku dan Mingmei telah bertemu dengan sosok master yang hebat yang menyelamatkan kami ketika kami di kejar para pembunuh...!!" mendengar itu wajah nyonya Han terkejut.
"apa?? pembunuh ?? " ucapnya Tampa sadar ucapnya bingung karena kenyataan yang ia dengar bahwa anaknya di bunuh oleh bandit yang menyerang kereta anaknya ketika menuju tempat pengasingan.
setelah itu Jiangying dan Mingmei mulai menceritakan semua yang telah mereka lewati selama masa pelarian ketika bertemu para pembunuh mencari tabib untuk mengobati racun di dalam tubuhnya serta saat Ling Xia beserta kakek neneknya, Tian Xue dan juga Zhao Ciyi serta beberapa penduduk desa Hong Nang yang sesekali datang ke klinik sebagian pelanggan.
dan tentu saja semua cerita tersebut adalah sebagian dari kebenarannya keduanya menutupi mengenai keberadaan alam batin milik Ling Xia, prajurit kematian masa pelatihan, serta kisah penyerangan terhadap hutan bayangan kematian yang di mana keduanya terlibat karena hal itu merupakan perintah dari Ling Xia sendiri.
dan tak lupa pula mereka juga menceritakan makanan serta minuman dan beberapa hal yang sangat luar biasa kepada wanita yang terduduk di tempat tidur yang melihat ke dua gadis itu bercerita silih berganti, nyonya Han tersenyum mendengar kisah ke dua gadis di hadapannya hingga pada saat cerita mengenai penyelamatan nyonya han yang di rencanakan oleh Ling Xia sendiri.
bersamaan dengan itu pintu kamar tersebut terbuka ketiganya menatap ke arah pintu tersebut di sana terlihat sosok gadis kecil.
" apa aku boleh masuk ??" tanya Ling Xia takut mengganggu ke 3nya.
"master cepat masuk dan sapa ibuku " ucapnya girang lalu berlari menuju Ling Xia lalu mengajaknya masuk, berbeda dengan raut wajah Jiangying.
'gadis kecil ?' batin nyonya Han lalu berbalik ke arah Mingmei yang masih berdiri " Mei apa benar gadis kecil itu adalah master kalian ??" mendengar itu Mingmei tersenyum.
__ADS_1
" benar nyonya dia adik Ling sekaligus master kamu berdua " ucapnya sambil menatap Ling Xia yang berjalan mendekat " salam kepada master " ucapnya sambil memberi hormat Ling Xia tersenyum ke arah Mingmei lalu menatap nyonya Han.
" salam bibi perkenalkan saya Ling Xia !!"