THE HIDDEN QUEEN

THE HIDDEN QUEEN
INTROGASI 1


__ADS_3

πŸ€— Hay semua sebelum membaca πŸ€—


Tolong klik tombol πŸ‘, Eiitttss jangan lupa juga dengan komentarnya yang positif dan membangun πŸ™.


Dan saya akan sangat senang jika para pembaca sekalian mau memberikan VOTE kepada saya, jadi saya tunggu nih vote dari kalian heheh πŸ˜‹!! ... πŸ˜‰πŸ˜‰


πŸŽ‰HAPPY READING ALLπŸ€—


Di dalam ruangan selebar 8 mΒ² dengan sebuah meja berwarna hitam dan 2 buah kursi yang terlihat mencolok karena berada tepat di tengah ruangan tersebut, tiba tiba terdengar suara suara pintu yang terbuka meskipun tiba tiba 2 orang berbaju zirah hitam berjalan sambil menyeret seorang pria berbaju putih yang sudah tak memiliki kekuatan bahkan untuk berdiri sekalipun, ketiganya langsung menghampiri salah satu kursi.


Kemudian mendudukkan pria berbaju putih dengan paksa yang saat ini terlihat acak acakan disertai dengan berbagai luka di wajahnya di tambah lagi karena warna baju yang ia kenakan berwarna putih sehingga dapat dengan jelas memperlihatkan bahwa tidak hanya wajah tetapi tubuhnya juga terdapat luka, terlihat darah segar yang masih merembes melewati sela sela kain yang ia kenakan.


Salah satu prajurit kemudian memborgol ke kaki pria tersebut kekursi yang saat ini ia duduki sementara yang satunya memasangkan rantai dari borgol di ke 2 tangan pria tersebut ke atas meja dan kemudian mengunci ke dua tangan pria tersebut.


Setelah yakin semua terkunci dengan benar ke dua prajurit tersebut kemudian berbalik lalu berjalan menuju sudut ruangan, tak berselang lama suara pintu kembali terbuka kembali terdengar kini 1 sosok lainya memasuki ruangan tersebut sambil di kawal 2 prajurit memakai zirah hitam yang sama.


kemudian pria yang berjalan paling depan menghampiri kursi satunya lalu duduk sementara ke dua prajurit dengan zirah hitam yang mengawal kemudian pergi sudut lain untuk berdiri sambil mengawasi pria berbaju putih yang mana kepalanya saat ini bertumpu ke atas meja tanpa tanda tanda pergerakan sama sekali.


" Kau cukup keras kepala wahai manusia, jadi bisakah kau bicara saja sekarang ?? karena tak perduli selama kau diam itu akan sia sia saja karena entah kekukuhanmu yang bertahan lebih lama atau kesabaranku yang habis lebih dulu " Ucap sosok berzirah hitam yang duduk.


Namun tak ada respon sama sekali dari pria berbaju putih tersebut, melihat hal itu sosok yang duduk menganggukkan kepalanya ke arah prajurit yang berada di pojokan dan di balas dengan anggukan setalah itu sang prajurit kemudian melangkah maju sambil mengeluarkan sebatang tongkat hitam dari balik punggungnya kemudian dari ujungnya terlihat percikan cahaya.


Tak pikir panjang sosok prajurit yang membawa tongkat tersebut kemudian menusukan ujung tongkat yang terdapat percikan itu ke arah pinggang pria berbaju putih tersebut yang sontak membuat tubuh pria tersebut menggelinjang sekuat tenaga akibat tersengat listrik dari tongkat tersebut.

__ADS_1


Hal itu bukan hanya sekali ataupun 2 kali tetapi hingga beberapa kali dan hal itu di hentikan ketika sosok pria berbaju hitam yang terduduk mengangkat tangannya sehingga membuat prajurit yang akan menusukan tongkatnya berhenti lalu kembali ke posisinya sebelumnya.


" Apakah kamu akan tetap diam ?? " Suara tersebut kembali terdengar dari arah sosok prajurit yang duduk di hadapnya.


Tetapi sekali lagi ia tak mendapatkan respon yang ia harapkan sehingga sosok prajurit berzirah hitam tersebut kembali emosi terlihat sekujur tubuhnya mulai mengeluarkan aura hitam pekat yang mengerikan ia kemudian berniat memukul kepala pria tersebut yang masih menempel di atas meja karena lemas oleh sengatan listrik dari tongkat sebelumnya.


Namun belum sempat tangannya mencapai kepala pria tersebut kemudian sebuah suara wanita terdengar sehingga menghentikan apa yang akan di lakukan oleh sosok berzirah tersebut.


" Apakah komandan Raj ingin membunuhnya ?? " Pria yang di maksud oleh suara wanita itu kemudian menoleh.


" Tepat seperti yang wakil Shi maksud pria ini tak kunjung membuka mulutnya sehingga membuatku frustasi dan merasa jengkel dengan sikapnya !! " Balas sosok tersebut.


" Komandan bisa izinkan saya untuk melanjutkan interogasinya ?? " Ucap sang pemilik suara tersebut.


Mendengar itu sosok berbaju zirah tersebut kemudian berdiri lalu berjalan hingga sosok tersebut tak terlihat lagi di layar.


" Dengan senang hati komandan !! ".


Tak berapa lama pintu kembali terdengar terbuka dan suara langkah kaki lainya terdengar, terlihat sosok wanita dengan tinggi 170 cm dengan postur tubuh ramping dan menarik bagi kaum Adam tetapi tetap saja ia juga mengenakan armor hitam seperti pria sebelumnnya sehingga membuat siapa saja menjadi takut.


" Untuk kalian berempat bisakah kalian meninggalkan kami ?? " Ucapnya lalu menarik kursi kemudian duduk bersamaan dengan itu ke empat penjaga saling memandang satu sama lain.


" Apa kalian tak dengar ucapan saya ?? " Tanya sosok wanita tersebut lagi, ke empatnya kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut.

__ADS_1


Sang prajurit wanita tidak langsung mengintrogasi melainkan ia mengibaskan tangannya di atas meja untuk mengeluarkan cangkir dan teko dari dalam cincin miliknya.


" Jadi apa sekarang aku harus meminum racun haa ?? " tanya pria berbaju putih tersebut.


" aaahhh tidak tidak, ketimbang aku membunuhmu dengan racun bukankah lebih baik jika aku langsung memakanmu langsung ?? " jawabnya lalu menuangkan teh ke dalam cangkir, sementara itu sang pria berbaju putih menjadi bergidik sesaat.


" Hahahaha itu benar hahahaha " Tawanya frustasi dan untuk menutupi rasa takutnya.


" Silahkan !! " Sambil meletakan secangkir teh tersebut ke depan pria tersebut.


Sang pria berbaju putih kemudian mengangkat kedua tangannya lalu mengangkat cangkir tersebut, ia tak langsung meminumnya melainkan menghirup aromanya.


" hmm teh ceisan es putih... hahaha sungguh teh berkualitas tinggi " Ucapnya kagum akan teh yang saat ini berada di cangkirnya " hmmm tapi dengar nona aku tak akan berbicara meskipun kamu memberiku ini sabanyak lautan " tambahnya lalu menenggak teh tersebut.


" Tentu saja tidak itu hanya untuk membuat tubuhmu lebih segar, jadi bagaimana ?? " Tanya sang prajurit wanita.


" Seperti namanya ini sungguh menyegarkan " ucapnya lalu meletakkan cangkir tersebut.


" Jadi dengan cara apa anda akan mengintrogasi ku, memukuliku, mencambukku, membakar ku atau dengan tongkat aneh itu lagi ??, Itu tak akan berhasil karena saya tak akan pernah mengkhianati tuan saya !! " Ucapnya penuh percaya diri.


" Hahaha tentu bukan karena aku sehingga kamu berbicara malainkan kamu sendiri yang akan mengatakan nya Tampa aku menyentuhmu sedikitpun !! " Balas sang prajurit berzirah tersebut.


Pria berbaju putih tersebut terkejut mendengar ucapan sosok yang ada di hadapanya saat ini...

__ADS_1


Terimakasih atas kunjungannya dan jangan lupa sebelum membaca kelanjutannya tolong klik tombol πŸ‘ yaahh !!....


Kalau bisa tolong di berikan komentar serta sarang dalam mengembangkan cara penulisan untuk karya saya, tetapi jika semuanya merasa sudah puas akan karya saya ini tolong berikan vote-nya. πŸ˜‰πŸ˜‰


__ADS_2